1 Rahasia Agar Manajemen Waktu Mama Lebih Baik dan 24 Jam Tak Terasa Kurang Lagi (Termasuk untuk Stay at Home Moms)

1 Rahasia Agar Manajemen Waktu Mama Lebih Baik dan 24 Jam Tak Terasa Kurang Lagi (Termasuk untuk Stay at Home Moms)

1.9K
Manajemen waktu nggak hanya milik pebisnis lho. Ibu rumah tangga seperti kita, juga perlu mempunyai manajemen waktu yang baik.

Duh, rasanya barusan melewati pagi yang heboh, kok sudah pagi lagi? Baru saja melewatkan hari Minggu, tahu-tahu sudah Sabtu lagi. Sering merasa waktu berlari begitu cepat, Ma? Iya, kalau semua bisa dibereskan dengan baik, sih waktu yang cepat itu bisa jadi karena Mama begitu asyik menjalani rutinitas. Namun, kalau ternyata waktu 24 jam sehari itu sering terasa kurang, berarti ada yang salah dengan manajemen waktu Mama.

Rasanya begitu melelahkan bukan, pontang panting sana sini, sibuk, tak sempat istirahat, namun tetap saja tugas tak terselesaikan.

Tapi, apakah kemudian Mama melihat orang-orang di sekeliling Mama? Barangkali Mama akan melihat ada orang yang bisa mengerjakan berbagai hal, padahal dia juga hanya punya 24 jam sehari seperti halnya Mama. Dia juga mengurus rumah, anak, suami, sempat belanja, bahkan sempat bersosialisasi.

Kok bisa ya?



Rahasia untuk bisa mengerjakan berbagai hal dalam sehari sebenarnya sangat sederhana, yaitu manajemen waktu. Bagaimana kita bisa menggunakan waktu seefektif mungkin. Tahu nggak sih, Ma, bahwa waktu kalau dianggap sebagai musuh maka dia akan benar-benar bagaikan musuh yang tak punya belas kasihan. Namun, kalau waktu dianggap sebagai teman dan partner kita beraktivitas, dia pun menjadi sahabat kita yang paling setia.

Waktu merupakan sesuatu yang begitu fleksibel, bahkan bisa dilipatgandakan jika perlu, untuk memberi kita keuntungan.

Bagaimana caranya?

Ada satu rahasia manajemen waktu yang harus Mama ketahui.

Seorang konsultan manajemen waktu dari Harvard University USA, Alan Lakein, MBA mengatakan, bahwa waktu adalah hidup. Ia tak dapat diulang dan diganti. Bila kita memboroskannya, maka itu berarti Mama telah memboroskan hidup. Namun, bila Anda menguasainya, maka Mama akan dapat menguasai hidup dan mengambil manfaat terbaik dari hidup Mama sendiri.



Sepertinya kita harus membenarkan pendapat Lakein tersebut nih, Ma. Jika waktu yang ‘hanya’ 24 jam sehari itu bisa kita manfaatkan dengan baik, maka kita pasti akan dapat melakukan banyak hal. Namun jika tidak, ya sudah, waktu akan hanya lewat begitu saja tanpa meninggalkan bekas. Ia akan terus pergi, tak akan mau menunggu.

Masih menurut Alan Lakein dalam bukunya yang berjudul How to Get Control of Your Time and Your Life, apa yang disebut dengan ‘tak cukup waktu’ atau ‘tak punya waktu’ itu tak pernah ada. It's only in your mind! Sehingga dalam pemanfaatannya demi manajemen waktu dengan lebih baik ini, kita sebaiknya memakai asas efektif daripada efisien.

Mengapa demikian?

Efektif itu berarti berhasil guna, Ma, so kita harus memilih tugas terbaik yang hendak dilakukan dari semua kemungkinan tugas yang ada atau tersedia, kemudian melakukannya dengan cara yang benar. Pilihlah pekerjaan yang sudah pasti menampakkan hasil dengan cepat dan nyata.

Sedangkan tugas atau pekerjaan yang memerlukan pemikiran lebih mendalam atau kita belum tahu cara menyelesaikannya bagaimana, geserlah pada prioritas berikutnya.

Begitu juga untuk tugas-tugas yang hasilnya nggak jelas. Misalnya, mainan media sosial. Apa yang Mama hasilkan? Kalau tidak nyata, lebih baik geser ke prioritas berikutnya.

Efektif memang berarti prioritas.

Intinya adalah dengan melakukannya secara tepat, kita juga telah menentukan prioritas dan menjatuhkan target atas prioritas-prioritas pekerjaan yang sudah kita pilih tersebut.

Mengambil pilihan tugas dan bagaimana kita menggunakan waktu dengan tepat itu jauh lebih penting daripada melakukan semua pekerjaan yang datang pada kita sekaligus secara efisien.

“Efisien memang baik, tapi efektifitas jauh lebih baik diambil sebagai pilihan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.” Demikian jelas Lakein.

Jadi, coba Mama bisa tengok kembali jadwal pekerjaan dan tugas-tugas rutin harian Mama. Jika terlalu banyak hasil yang nggak nyata, lebih baik geserlah prioritasnya.



Jika Mama sering beralasan ‘terlalu sibuk’ untuk menyelesaikan sesuatu, maka yang harus diperbaiki pertama kali adalah manajemen waktu Mama. Mungkin saja Mama belum efektif menggunakan waktu Mama. Banyak orang lain yang jauh lebih sibuk, namun berhasil menyelesaikan lebih banyak hal. Mengapa? Karena manajemen waktu mereka lebih baik. Mereka bisa memilih mana yang dikerjakan lebih dulu dengan cepat dan tepat, dan mana yang bisa dikerjakan setelahnya.

Bukankah waktu yang mereka miliki tidak lebih banyak dari waktu yang Mama punya juga? Sama-sama hanya punya waktu 24 jam kan?

Yuk, atur lagi manajemen waktu Mama dengan menetapkan prioritas dan juga target atas prioritas Anda tersebut.

Jangan biarkan waktu berlalu begitu saja, karena berarti Mama hanya membuang-buang hidup Mama.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "1 Rahasia Agar Manajemen Waktu Mama Lebih Baik dan 24 Jam Tak Terasa Kurang Lagi (Termasuk untuk Stay at Home Moms)". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar