13 Tanda Mama Adalah Teman yang Buruk - Ckckck!

13 Tanda Mama Adalah Teman yang Buruk - Ckckck!

296
Teman yang baik adalah teman yang bisa diajak dalam beragam situasi. Bukan begitu, Ma?

Teman yang baik akan ada saat Mama sedang mengalami keterpurukan. Ikut bersedih, merasakan apa yang Mama rasakan, sambil tak lupa menyemangati dan menghibur. Ia pun hadir dalam setiap momen bahagia Mama. Untuk menyelamati, mendoakan dengan tulus.

Pokoknya, teman sejati selalu siap menemani kapan pun diperlukan, because that's what friends are for.

Lalu, apakah Mama termasuk tipe teman yang seperti itu?


BACA JUGA


Hati-Hati! 7 Tipe Teman Berikut Ini Bisa Bikin Mama Bangkrut Dadakan!

Hati-Hati! 7 Tipe Teman Berikut Ini Bisa Bikin Mama Bangkrut Dadakan!

Seorang teman seharusnya bisa membawa hal baik pada kita. Namun, ternyata nggak semua begitu. Ada juga yang malah bikin kita bangkrut! Ouch

Read more..


Atau jangan-jangan, Mama adalah teman yang buruk, seperti berikut ini.

1. Bermuka Dua


Ini jelas sebuah karakter yang sangat tidak terpuji, Ma. Mama bisa mengucapkan kata-kata semanis madu bila berhadapan dengannya, namun di belakang, Mama menggunjingkannya karena satu dan lain hal.

Biasanya sih, karena iri. Iri karena wajah Mama tidak sekinclong wajahnya. Outfit Of The Day Mama tidak mendapat 'like' sebanyak yang ia dapatkan, dan sebagainya.


2. Berkhianat

Jahat sekali, bila Mama melakukan ini pada sang sahabat. Misalnya, ia cerita tentang ide kreatifnya untuk memasarkan produk, lalu Mama diam-diam mendiskusikannya dengan atasan. Mempatenkan ide itu atas nama Mama!

Atau, saat ia curhat tentang seseorang teman satu gang, lalu keesokan harinya Mama nonton bioskop berdua dengan si teman dalam curhatan itu. Oops!


3. Ingkar Janji

Mama sering menjanjikan seorang teman sebuah kencan makan siang? Lalu tiba-tiba, ada saja alasan Mama untuk membatalkannya. Misalnya karena ada teman lain yang mau mentraktir, atau karena Mama lebih tertarik dengan ajakan shopping oleh suami.

Kau yang berjanji, kau yang mengingkari, Ma.


4. Materialistis

Kalau dilihat-lihat, friendlist Mama di media sosial semuanya adalah para 'The Haves'? Orang-orang yang selalu nyaman berkendaraan jika bepergian? Yang rajin posting foto-foto liburan dan makanan mewahnya? Yang pakaian, aksesoris, gawainya selalu keluaran terbaru?

Mama tidak nyaman ya, berteman dengan yang si A yang berfoto dengan warung kecilnya yang ramai dikunjungi pelanggan? Atau si B, yang sibuk berbagi kisah parenting hasil pengalaman dengan anak-anaknya?

Oh, gitu ya.


BACA JUGA


6 Tipe Teman Berbahaya Ini Perlu Mama Hindari Demi Kewarasan dan Kesehatan Jiwa!

6 Tipe Teman Berbahaya Ini Perlu Mama Hindari Demi Kewarasan dan Kesehatan Jiwa!

Teman, bisa membuat diri kita "kaya" namun juga bisa membuat diri kita "menyedihkan". Mau yang mana, tergantung kita sendiri yang memutuskan ...

Read more..


5. Mendominasi

Bila dalam setiap acara, Mama sering menyela pembicaraan orang lain, maka Mama adalah teman yang senang mendominasi.

Jika seseorang bercerita tentang liburan, Mama menyelanya dengan kisah liburan Mama yang lebih fantastis. Kalau ada yang curhat tentang ARTnya yang menyebalkan, Mama langsung ngaburudul ngomongin si ART yang kelakuannya kelewatan.

Pokoknya, cerita Mamalah yang paling wow, hingga Mama harus sampai mengecilkan ceritanya orang.


6. Suka meminta-minta

Ini sangat mengesalkan lo, Ma!

Bayangkan bagaimana perasaan teman Mama, kalau lagi makan siang bersama, tiba-tiba Mama mencomot udang goreng tepungnya. Atau, jika sedang 'ngafe bareng teman satu gang, lalu Mama mencicipi satu per satu minuman yang dipesan.

Alih-alih memesan lebih untuk berbagi dengan yang lain, Mama lebih memilih minta dibagi. Hvft!


7. Baperan

Zaman sudah semakin canggih. Berita semakin wara-wiri di internet, tapi baca yang 'nyelekit sedikit, Mama ngambek. Berasa postingan itu ditujukan ke Mama.

Teman meng-upload foto keluarganya yang harmonis, Mama sedih karena semalem baru bertengkar dengan Papa. Sebuah artikel tentang tips menabung di-share, Mama tersinggung karena uang belanja sudah habis di pertengahan bulan.

Duh, Ma!


8. Play Victim

Rasanya, semua orang sudah tahu kisah rumah tangga Mama yang tragis deh. Lalu, setiap ada arisan, Mama minta menangnya didahulukan.

Kalau ada pengajian, Mama yang paling merasa harus dapat sumbangan. Bahkan di grup sekolah anak-anak pun, Mama curhat sedemikian rupa sehingga dibebaskan dari iuran bulanan!

Ya ampun, Ma!


BACA JUGA


Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

Sahabat baik, seharusnya kehadirannya bisa membuat kita jadi bahagia. Tapi jika tidak? Well, tak ada yang tak bisa dilepaskan kan

Read more..


9. Tidak Bisa Simpan Rahasia

Pagi tadi, seorang teman SMA curhat tentang suaminya yang KDRT, lalu siangnya berita itu sudah ramai menjadi bahan diskusian di grup?

Waduh, kenapa bisa begitu, Ma? Karena Mama ingin mencarikan solusi yang terbaik untuknya? Tapi, masa harus cerita pada semua orang di grup?


10. Suka Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan

Mama tidak diajak ketemuan lagi sama orang-orang? Mungkin karena setiap ada acara, Mama 'memaksa' orang membeli produk Mama?

Di acara akikahan, Mama membawa satu tas penuh perlengkapan bayi, mulai dari sabun mandi, sampo, cream ruam, dan sebagainya.

Saat kongko asyik dengan teman-teman, Mama malah justru mengeluarkan bermacam sosis, nuget, kebab, dan kawan-kawan di atas meja?

Atau, saat reunian, Mama malah sibuk prospek sana-sini supaya mereka bergabung jadi downline di MLM Mama?

Duh Ma, lihat-lihat acaranya dong.


11. Kepo

Kenapa sih, si anu bicara serius dengan si inu di reunian kemarin? Lalu, ibu tetangga depan kenapa matanya sembap? Dan, mamanya si Boy, teman sekolah si kecil, kenapa mobilnya ganti-ganti terus?

Semuanya Mama tanyakan ke orang lain, yang mungkin tidak tahu jawabannya, juga tak peduli akan masalahnya. Kenapa sih, Ma, kepo aja?


12. Cuek

Apa kalau orang bercerita tentang masalahnya dan minta nasihat, pandangan mata Mama malah ke mana-mana? Atau, jika ada berita musibah seorang teman di grup, Mama sekadar baca tanpa meninggalkan jejak simpati?

Lalu, bila tiba waktunya kumpul bersama, Mama malah menghindar tanpa berita?

Cuek banget sih, Ma!


13. Menebarkan Kebencian

Saat ini, timeline sosial media banyak berisi tentang kecaman dan protes. Dan, salah satunya dari akun Mamakah?

Ada berita tentang kesalahan pemerintah, langsung Mama share? Ada postingan tentang perilaku seorang pemuka agama, ikut Mama bagikan? Artis Y dikabarkan berpoligami, Mama gunjingkan di wall Facebook Mama?

Tanpa cek dan ricek keaslian beritanya, ya? Semua yang heboh langsung saja Mama bagikan. Bahkan Mama pun tak baca dulu beritanya?

Duh, Mama. Ckckckck.



Haduh Ma, kalau hanya ada satu saja kebiasan buruk Mama yang seperti di atas itu, tolong segera dihiangkan, ya. Tapi, kalau sampai ada dua-tiga di antaranya yang menjadi karakter Mama, jangan heran bila semua teman jadi menghindar, ya.

Yuk, kita instrospeksi diri lagi, supaya bisa menjadi orang yang menyenangkan dan baik untuk diajak berteman.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "13 Tanda Mama Adalah Teman yang Buruk - Ckckck!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar