5 Cara Sederhana Membahagiakan Suami Agar Pernikahan Mama Awet

5 Cara Sederhana Membahagiakan Suami Agar Pernikahan Mama Awet

1K
Membahagiakan suami memang sudah menjadi tugas kita, Ma. Bahkan kita harus mementingkan kepentingan suami di atas anak-anak!

Ketika Mama menikah, Mama mungkin sangat takjub dengan kondisi diri sendiri. Bagaimana takdir menghadirkan seorang suami, boleh dibilang adalah orang lain, dalam kehidupan Mama. Di hari-hari ke depan sosok suami ini mungkin menggantungkan seluruh hidupnya pada Mama.

Ternyata Ma, sebagai seorang istri, Mama harus sangat hati-hati menjaga perasaan belahan jiwa tersebut. Ingat kan Ma, iklan “Mulutmu Harimaumu”? Jangan biarkan hal-hal kecil yang secara tak sadar Mama ucapkan ke suami, ternyata berakumulasi dan menghancurkan pernikahan yang seharusnya indah dijalani ini.


BACA JUGA


7 Hal Ini tentang Suami Ini Tak Pernah Mereka Katakan, Istri Harus Tahu dengan Sendirinya!

7 Hal Ini tentang Suami Ini Tak Pernah Mereka Katakan, Istri Harus Tahu dengan Sendirinya!

Setelah sekian lama menikah, masalah komunikasi antara suami istri masih terus dalam proses pembelajaran. Yahhh ... karena berbeda dengan ...

Read more..


Berikut 5 cara sederhana membahagiakan suami


1. Hidup sesuai kemampuan


Mama mertua saya menasihati bahwa berapa pun uang belanja yang diberikan suami ke istri, harus dibarengi dengan ucapan terima kasih dan rasa syukur.

Ternyata nasihat ini sangat ampuh.

Coba bayangkan, Ma, bila menganggap pemberian suami selalu kurang. Mama terlalu mengharap apa-apa ada dari suami, bukan apa adanya. Padahal suami telah berjuang dengan segala daya upaya membahagiakan Mama, sebagai istrinya.

Dengan ucapan terima kasih, suami akan semakin menyayangi Mama, dan menambah semangatnya untuk mencari rezeki. Lagipula, banyak cara kok, Ma, untuk menambah uang belanja bila dirasa kurang.


2. Jangan terlalu banyak komplen


Mama mungkin hari ini kesal ke tetangga yang parkir sembarangan di depan pagar rumah. Kesal dengan wajah yang berminyak, atau blender yang tiba-tiba macet. Kemudian kesal karena bawang putih mahal, dan rumah berantakan tak berkesudahan.

Jangan semua diceritakan dan ngomel panjang-pendek ke suami ya, Ma!

Bayangkan, suami pulang kantor lalu diberondong dengan celotehan negatif Mama. Hal-hal negatif itu bisa sangat menguras energi lho. Dia bisa makin capek demi mendengar semua komplen Mama.

Di sisi lain, para suami baik hati itu, sangat ingin istrinya bahagia. Maka bila Mama ngomel-ngomel terus, Papa akan patah hati karena tidak bisa membahagiakan Mama. Sesekali boleh, sih, kesal. Tapi jangan terus-terusan ya Ma!


3. Mementingkan suami


Mama mungkin secara tak sadar lebih mementingkan anak-anak, keluarga Mama, teman-teman Mama, karier dan potensi diri, dibandingkan kepentingan suami.

Bila Mama lakukan terus menerus sepanjang waktu, maka dalam jangka panjang hal ini menghancurkan harga diri Papa, sebagai suami.

Cobalah introspeksi, dan saling menghargai satu sama lain. Letakkan kepentingan suami di atas yang lain.

Sepertinya kontradiksi ya, Ma. Bukankah kepentingan anak-anak di atas segalanya?

Well, tahukah Ma, anak-anak justru senang bila papa-mamanya mempunyai ikatan perkawinan yang kuat, Begitu banyak pasangan bercerai akhir-akhir ini, karena ternyata mereka lalai untuk peduli dan saling mencintai satu sama lain terlebih dahulu.

Dengan saling menghargai satu sama lain, Mama dan suami akan menemukan banyak kegembiraan bersama.


BACA JUGA


Semakin Rekatkan Hubungan Suami Istri dengan Beberapa Ritual Sebelum dan Sesudah Bercinta Ini Yuk, Ma, Pa!

Semakin Rekatkan Hubungan Suami Istri dengan Beberapa Ritual Sebelum dan Sesudah Bercinta Ini Yuk, Ma, Pa!

Hubungan suami istri yang hanya menjadi rutinitas, dan dianggap tugas atau kewajiban, lama kelamaan bakalan membosankan! Coba rasakan ...

Read more..


4. Menolak keintiman


Suami sebagai laki-laki normal mengharapkan hubungan fisik sebagai tanda kasih sayang Mama kepadanya.

Sex merupakan salah satu bentuk sakral dalam menunjukkan kasih sayang dalam sebuah pernikahan. Mama pasti mengharapkan bahwa Papa menganggap Mama sebagai satu-satunya perempuan di dunia, dan hanya berhubungan secara intim dengan Mama seorang, bukan?

Hati-hati menolak keintiman dengan suami ya, Ma! Walaupun sedang tidak mood, usahakan tetap melayaninya selagi bisa.


5. Selalu berterus terang


Bedanya antara perempuan dan laki-laki dalam berkomunikasi adalah, perempuan dianggap sering berbelit-belit. Sedangkan suami mempunyai gaya komunikasi terus terang.

Nah, bila ada masalah atau unek-unek, cobalah sampaikan apa adanya dengan terus terang. Jangan sampai Mama pasang muka cemberut, dan ketika ditanya, jawabannya, "Nggak apa-apa!", dengan ketus sambil Mama mengharap, suami akan tahu dengan sendirinya. Bercuma buang-buang waktu saja.


BACA JUGA


Agar Hubungan Suami Istri Tetap Solid Setelah Anak-anak Hadir, Maka Lakukanlah 5 Hal Ini Mulai Sekarang!

Agar Hubungan Suami Istri Tetap Solid Setelah Anak-anak Hadir, Maka Lakukanlah 5 Hal Ini Mulai Sekarang!

Kehidupan suami istri setelah punya anak membuat kita perlu melakukan adaptasi besar-besaran ya, Ma. Sewaktu masih berdua saja, kepentingan ...

Read more..


Itulah beberapa tips untuk membahagiakan suami, Ma. Ingat, suami yang riang akan semangat mendampingi Mama sampai akhir zaman. Amin!

Stay in love, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Cara Sederhana Membahagiakan Suami Agar Pernikahan Mama Awet". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hani Widiatmoko | @handayaniwidiatmoko

hai...saya Hani. Blog saya http://www.haniwidiatmoko.com

Silahkan login untuk memberi komentar