5 Kondisi Selama Masa Nifas Berikut Ini Tak Pernah Dijelaskan dalam Buku dan Dokter Mana Pun!

5 Kondisi Selama Masa Nifas Berikut Ini Tak Pernah Dijelaskan dalam Buku dan Dokter Mana Pun!

1.9K
Nggak ada yang memperingatkan kita akan terjadinya beberapa hal berikut yang bakalan harus kita hadapi selama masa nifas. Nggak ada.

Nggak semua hal tentang masa nifas dibahas di buku-buku lo, Ma. Bahkan kadang-kadang dokter juga nggak bahas lebih detail dengan Mama, karena dirasa kurang penting.

Padahal, you know what. Justru pada masa nifas, realita hidup yang sebenernya akan menggigit kita.


BACA JUGA


Setelah Melahirkan, Ini Dia 7 Penyesalan yang Biasanya Dirasakan oleh Seorang Mama Baru!

Setelah Melahirkan, Ini Dia 7 Penyesalan yang Biasanya Dirasakan oleh Seorang Mama Baru!

Setelah melahirkan, hidup seorang perempuan akan berubah. Pastikan tak ada penyesalan menyertainya

Read more..


5 Kondisi selama masa nifas ini cukup melelahkan, tapi tak pernah diperingatkan oleh buku dan dokter mana pun

1. BAK


BAK secara spontan tanpa bantuan kateter pertama kali—kebanyakan dapat dilakukan dalam 8 jam pertama setelah persalinan—adalah tantangan tersendiri bagi para ibu baru.

Untuk Mama yang bersalin secara normal, biasanya merasa takut akan nyeri akibat vagina yang baru saja dilewati oleh bayi. Apalagi kalau ada robekan hingga harus dijahit ya. Sedangkan bagi Mama yang bersalin dengan bius epidural, akan menyebabkan syaraf tubuh di bagian pinggul ke bawah mati rasa, sehingga sulit BAK atau keinginan untuk BAK antara hilang dan timbul.

Kalau gangguan ini terus berlangsung, bisa memicu infeksi saluran kemih akibat menumpuknya residu urin di kandung kemih. Bakteri Eschericia coli akan masuk dari luka trauma kandung kemih saat bersalin maupun saat pemasangan kateter hingga tumbuh menjadi infeksi.

Atasi dengan:

  • Banyak minum air putih agar memperkuat isyarat tubuh untuk BAK
  • Berjalan dapat memicu proses BAK lebih mudah
  • Kompres perut dengan air hangat atau air dingin untuk memicu dorongan BAK
  • Lakukan BAK dengan posisi duduk di toilet, atau gunakan pispot kalau nggak ada toilet duduk
  • Begitu air seni keluar, biarkan saja dan jangan ditahan. Rasa nyeri yang menggigit dan panas adalah wajar. Untuk mengatasinya, tarik napas dalam kemudian embuskan perlahan.
  • Gunakan air hangat untuk cebok agar luka perineum nggak nyeri
  • Keringkan dengan cara ditepuk-tepuk. Gunakan handuk yang kering, bersih dan lembut.
  • Konsultasikan dengan bidan atau dokter untuk mendapatkan bladder training, yaitu latihan otot perut bawah dan katup kandung kemih agar berfungsi optimal pasca melahirkan.


2. Mandi


Acara mandi pertama kali pasca operasi caesar dan selama masa nifas adalah mimpi buruk. Ada luka operasi pada abdomen yang nggak boleh terkena air, yang sangat sensitif dan nyeri bahkan setiap kali kita bergerak.

Banyak mama baru memilih seka tubuh saja selama beberapa hari pasca operasi caesar karena nggak berani mandi. Padahal kebersihan tubuh yang nggak maksimal akan dapat menimbulkan gangguan kulit, bau tak sedap, dan perasaan nggak nyaman lo.

Begitu balutan luka operasi caesar dan kateter Mama dilepas, maka sebaiknya Mama segera mandi. Lakukan beberapa hal berikut untuk membantu diri Mama sendiri:

  • Mintalah bantuan perawat atau Papa selama mandi yang pertama kali.
  • Lakukan mandi dengan gayung atau shower. Kalau mau pakai shower, mendingan gunakan shower tangan, Ma, bukan yang pancuran.
  • Mandilah dalam posisi duduk.
  • Siram badan secukupnya. Luka operasi caesar yang ditutup perban anti air nggak perlu dibasahi, tapi kalau kena percikan ya biarkan saja.
  • Keramas dengan menundukkan kepala saat membilas dengan air.
  • Sabun badan perlahan, naikkan kaki ke toilet atau gunakan sikat panjang untuk menjangkau daerah tertentu sebelum bisa berbalik atau membungkuk.
  • Keringkan tubuh baik-baik, jaga agar pembalut luka operasi caesar tetap bersih dan kering.



3. BAB


Proses bersalin dapat menyebabkan otot sekitar perut teregang berlebih dan mengalami kelelahan selama masa nifas. Selain itu, usus juga mengalami dampak persalinan sehingga belum berfungsi dengan normal. Ditambah lagi kita yang makannya kurang asupan serat, atau kurang cairan sejak ketuban pecah, proses BAB setelah bersalin pun makin sulit.

Selain itu, pada mama dengan keluhan wasir saat hamil, proses BAB akan terasa makin sulit karena mungkin terjadi pembengkakan di sekitar anus akibat mengejan saat bersalin.

Sulit BAB dapat berujung pada sembelit. Ini memicu ketidaknyamanan pada luka operasi caesar maupun pasca melahirkan vaginal.

Atasi dengan:

  • Konsumsi banyak sayuran, buah dan biji-bijian serta cukup minum air putih sehingga BAB lancar
  • Jalan kaki dapat memicu aktivitas otot perut dan mempermudah BAB.
  • BAB dalam posisi duduk akan lebih meminimalkan tekanan pada genital.
  • Tetap sabar ya, Ma, agar lebih mudah mendapatkan refleks saat BAB. Pancing dengan menyalakan keran air, karena pada beberapa orang, suara air dapat menimbulkan efek keluarnya BAB.
  • Jangan mengejan terlalu keras untuk menghindari wasir. Pancing dengan melakukan napas panting (mengembuskan napas pendek-pendek seperti gerakan meniup)
  • Konsultasikan pada dokter, apakah Mama perlu mengonsumsi obat pencahar agar BAB lebih lancar.


BACA JUGA


Ibu Melahirkan Ada Baiknya Melakukan Sit Moon Period Ini Agar Proses Pemulihan Lebih Cepat Dan Tubuh Makin Fit!

Ibu Melahirkan Ada Baiknya Melakukan Sit Moon Period Ini Agar Proses Pemulihan Lebih Cepat Dan Tubuh Makin Fit!

"Sitting for a Moon", atau biasa juga disebut sebagai "sit moon period", dan dalam bahasa Mandarin disebut "Zuo Yue Zi", adalah sebuah ...

Read more..


4. Batuk, tertawa dan bersin


Yeah, pasca operasi caesar dan selama masa nifas, beberapa hal mudah terasa begitu sulit dilakukan, di antaranya adalah batuk, tertawa dan bersin, karena akan menimbulkan kontraksi otot perut. Hal tersebut bisa menimbulkan rasa nyeri di bekas luka operasi caesar.

Bahkan pada kasus ekstrem, gerakan tersebut bisa lo, Ma, membuat jahitan meregang terutama jika terjadi sebelum 7 hari pasca operasi. Ouch!

Yuk, Ma, lakukan berikut agar Mama lebih nyaman:

  • Selalu tahan perut dengan kedua tangan atau bantal di bagian luka sayatan operasi saat akan batuk, tertawa atau bersin.
  • Tarik napas dalam-dalam saat terasa akan batuk, tertawa atau bersin.
  • Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat jika batuk Mama mulai mengkhawatirkan.


5. Tampil cantik saat dijenguk


Setelah melalui proses persalinan yang lama, menguras energi dan menyebabkan kita kehilangan banyak darah, penampilan Mama bisa saja menjadi pucat, kuyu dengan mata yang sembap selama masa nifas.

Kalau sudah begini, maka kita kadang jadi kurang pede saat ketemu dengan orang. Saat kedatangan tamu yang mau jenguk, jadi malas menemui.

Atasi dengan:

  • Pilih baju atasan yang berwarna gelap, jika Mama ingin mengalihkan fokus dari bagian dada yang membesar akibat menyusui.
  • Sisir rambut , atau kuncir ekor kuda kalau rambut Mama panjang.
  • Kenakan make up ringan yang dapat digunakan cepat, misalnya gunakan foundation yang berbentuk bedak, lipgloss sewarna dengan bibir, atau blush on berbentuk krim.
  • Gunakan penjepit bulu mata untuk membuat mata kuyu terlihat lebih besar dan cerah.
  • Gunakan tetes mata untuk menyegarkan mata Mama yang kurang tidur.
  • Kalau harus foto-foto maka pilih angle dari sudut terbaik, misalnya agak tertutup bayi pada bagian yang dirasa kurang nyaman.


BACA JUGA


2 Jenis Perawatan Setelah Melahirkan yang Bisa Mama Lakukan Sendiri di Rumah Ini Akan Membuat Mama Segera Pulih. Cobain Deh!

2 Jenis Perawatan Setelah Melahirkan yang Bisa Mama Lakukan Sendiri di Rumah Ini Akan Membuat Mama Segera Pulih. Cobain Deh!

Perawatan setelah melahirkan yang bisa kita lakukan sendiri di rumah secara tradisional. Iya, kuncinya hanya satu, yaitu telaten dan ...

Read more..


Nah, Mama. Meski terlihat sepele, namun beberapa hal di atas memang genggeus banget kalau dibiarkan. Semoga Mama bisa menjalani masa nifas yang menyenangkan ya.

Jangan lupa penuhi nutrisi tubuh Mama agar segera pulih ya!

Tetap sehat, dan salam untuk si baby ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Kondisi Selama Masa Nifas Berikut Ini Tak Pernah Dijelaskan dalam Buku dan Dokter Mana Pun!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar