6 Cara Menata Ruangan Sempit Agar Rumah Mama Terlihat Lega dan Nyaman Ditempati

6 Cara Menata Ruangan Sempit Agar Rumah Mama Terlihat Lega dan Nyaman Ditempati

3K
Cara menata ruangan sempit rumah Mama adalah salah satu trik agar rumah terlihat lega dan tidak sesak. Nah, salah satu hal yang bisa Mama akali dengan pemilihan warna untuk cara menata ruangan sempit.

Hi, Ma, apa kabar? Sudah menyeruput secangkir kopikah pagi ini? Hm, ngomong-ngomong soal kopi, saya jadi ingat, kemarin diajak ber-rendevouz oleh seorang teman lama di sebuah kedai kopi. Kali itu, topik bahasan utama kami adalah lahan perumahan, yang semakin ke sini semakin sempit dikarenakan jumlahnya yang tidak seimbang dengan laju petumbuhan penduduk. Nah, inilah yang menjadi sumber masalah bagi kebanyakan orang, ruangan menjadi sempit dan terkadang dijejali beragam model furniture hingga bikin rumahnya kelihatan sesak. Makin ke sini, makin banyak orang yang mencari cara menata ruangan sempit agar rumah terlihat lega. Barangkali Mama salah satunya?

Menurut sang teman yang kebetulan mengambil S2 di bidang Real Estate, satu manusia itu idealnya mempunyai ruang 10 meter2, atau sekitar 3x3 meter persegi, sebagai tempat tinggalnya. Alasannya, karena ruang sebesar itu cukup membuat seseorang leluasa bergerak dan berpikir. Padahal kan, sekarang ini, tipe-tipe rumah itu kebanyakan yang 4L -Lu-lagi-lu-lagi. Mau nyaman bagaimana, kalau tempatnya sempit dan belum lagi rumah berantakan? Hmpf! *tarik nafas dan kembali bersyukur atas atap yang menaungi kita, seberapapun luasnya!

Mengenai itu, Rocking Mama ingin berbagi cara menata ruangan yang terbatas nih. Yuk disimak!

1. Warna terang

Cara menata ruangan sempit yang pertama adalah pemilihan warna interior. Sebaiknya Mama memilih warna terang untuk ruangan di rumah.

Ruang yang sempit, tentu saja, terasa lebih luas dengan warna dinding yang terang. Terang membuat segalanya lebih jelas terlihat, karena dalam ruangan yang sempit, pandangan itu terbatas.

Warnai keempat dinding ruang kecil Mama dengan warna-warna netral yang lebih seperti kuning gading, krem, abu-abu muda, atau putih. Variasi warna terang yang bukan earth color seperti kuning atau hijau kurang disarankan untuk ruangan sempit, kecuali jika dibarengi dengan pencahayaan yang tepat sehingga tetap nyaman di mata.

Namun, Mama dapat menggunakan warna-warni terang lainnya itu sebagai aksen yang menyegarkan sebagai dekorasi, seperti gambar bunga yang berwarna merah merona dengan sebuah daun hijau segar di tengah ruangan, atau sebuah gunung yang biru sejuk dengan separuh matahari kuning mengintip dibaliknya.

Alternatif lain adalah dengan menggunakan wall paper yang, tentu saja, berwarna dasar netral. Sedikit percikan warna-warni terang dari motif yang dipilih pasti akan menyenangkan. Yang jelas, dominasi warna gelap seperti abu tua, biru donker, atau hitam adalah A Big No!

2. Furnitur yang besar

Menurut Max Humphrey, seorang desainer interior kenamaan di Portand, Amerika, ruangan kecil bukan berarti harus meninggalkan furniture besar. Malahan katanya,
“I always recommend buying the absolute biggest sofa that will fit in the space because if you’re anything like me, chances are that’s where you’ll spend most of your time lounging around. Plus, it’s no fun trying to stretch out on a loveseat.”

Yup, namanya rumah sendiri, jadi yang menghabiskan banyak waktu di sana ya kita sendiri. Nah, seperti kebanyakan dari rumah bertipe kecil, ruang tamu hampir selalu digunakan sebagai ruang keluarga. Tidak ada lagi space untuk dibagi-bagi antara ruang tamu dan ruang keluarga. Bila tamu datang, seluruh keluarga mengungsi ke kamar dan menonton tv bersama di dalam. Tapi kalau tidak ada tamu, semua akan berkumpul dan menikmati sofa di ruang bersama itu. Dan most of the time, kita tidak kedatangan tamu, bukan? Kecuali Pak RT atau sanak keluarga dekat. Pertemuan dengan tamu yang lain dapat dilakukan di luar, di berbagai café yang bertaburan, menggantikan fungsi ruang tamu di rumah.

So, big-comfy sofa is a must! Taruh sofa empuk dan nyaman yang bisa menampung seluruh keluarga kecil Mama di rumah. Jangan korbankan kehangatan berbagi sofa dan menggantinya dengan satu set furnitur ruang tamu minimalis yang kursinya kecil-kecil dan sempit. Tentu saja, pemilihan sofa besar itu juga disesuaikan dengan ruangan. Satu buah 3-seater bernuansa netral dan satu ottoman cukup. Siapkan saja karpet dan beberapa bantal besar sebagai tambahan saat seluruh anggota keluarga berkumpul nanti malam. Jangan lupa, selimuti bahu sofa dengan kain Bali bermotif cantik sebagai aksen, ya Ma.

3. Cermin Ajaib

Salah satu trik jitu untuk memberi efek besar pada ruangan adalah dengan memasang cermin. Jadi, belilah sebuah cermin berukuran cukup besar untuk menghiasi salah satu dinding ruangan kecil Mama. Kalau memungkinkan, letakkan cerminnya di seberang jendela, berhadap-hadapan dengan pemandangan luar sehingga seakan-akan ruangan Mama memiliki dua jendela. Bisa dibayangkan, ruangan dengan dua jendela pada sisi kiri dan kanan tentu terasa lega bukan?

Oya, pilih cermin yang senada dengan warna dinding atau wallpaper, ya Ma. Sesuaikan juga dengan model furnitur ruangannya. Cermin berbingkai klasik tentu akan terlihat serasi dengan ruang berdekor vintage, sementara cermin dengan frame kotak akan berpadu manis dengan furnitur yang serba modern dan edgy.

Happy mirror hunting, Ma!

4. Furnitur Fungsi Ganda

Buat para Mama yang senang menyimpan banyak cadangan barang, tentunya ruangan sempit sangat memusingkan. Mau taruh di mana?? Well, don’t you worry, Ma! Tinggal datangi rumah-rumah mebel setempat, dan request furniture yang bisa multi-fungsi.

Tempat tidur, misalnya. Mama bisa minta dibuatkan sedikit ruang tambahan di bawah kasur untuk menyimpan cadangan bed cover dan selimut. Minta juga tambahan tempat di atas lemari guna menaruh beberapa koper dan travelling bag. Bagaimana dengan sepatu-sepatu? Gambarkan sebuah lemari tipis yang tinggi untuk ditempelkan di satu sisi dinding dekat pintu dapur, dengan pintu kaca ataupun cermin, dan berikan pada si tukang mebel. Pastikan lemari tersebut tipis dan praktis, tapi dapat menyembunyikan banyak sepatu. Supaya lebih bermultifungsi, bolehkan saja anak-anak menempelkan kreasi gambarnya di pintu kacanya. Semua orang yang masuk dapur dapat melihat hasil kreativitas kebanggaan mereka.

Yang jelas, apapun cadangan barang Mama yang berharga dan dibuang-sayang itu bisa disimpan, asalkan Mama mampu mendiskusikannya dengan pak tukang mebel. Okay, Ma!

5. Lupakan Sekat

Saat ini, para penata ruangan sudah tidak lagi memberikan sekat-sekat pada properti bertipe kecil. Entah apa jadinya, bila rumah yang (rata-rata sekarang ini) memiliki lebar 6 meter, setiap ruangannya harus dibatas-batasi dengan dinding (kecuali kamar loh yaa..). Setelah ruang tamu, ada tembok. Lalu ruang keluarga, lalu tembok, lalu dapur. Rubuhkan saja, Ma! Berikan kesempatan pada mata untuk melihat yang luas, tidak berbatas 3x3 saja.

Sebagai gantinya, Mama bisa menaruh sepotong pembatas berbahan kayu dengan tanaman di atasnya. Atau, mampir saja ke toko-toko furnitur yang lengkap untuk melihat-lihat beragam pembatas ruangan yang lucu-lucu. Alternatif lain, just lay down different colors of carpets or rugs. Karpet dengan motif berbeda untuk setiap ruangan juga bisa diartikan sebagai pembatas. Yang jelas, tinggalkan sekat berupa lemari kaca besar berisi beberapa set cangkir, ya Ma. It’s so last decade!

6. Kaki yang Langsing

Satu tips terakhir dari Rocking Mama untuk ruangan sempit adalah; kaki yang langsing untuk semua perabotan rumah. Mama boleh mengisi ruang tamu sekaligus ruang keluarga yang tidak luas dengan sofa besar. Tapi, pilih sofa yang berkaki. Lemari pakaian bisa jadi tinggi besar dengan space untuk koper di atasnya. Namun, carilah yang berkaki. Begitupun dengan tempat-tempat tidur, beli yang ada kakinya.

Seperti juga seorang wanita yang berkaki jenjang, kaki yang langsing memberikan efek yang ringan (walau barangnya berat, uhuk, abaikan kaki berbetis talas bogos inih!). Furnitur yang tanpa kaki hanya akan membuatnya terlihat lebih besar dan berat. Tapi, rajin-rajin juga menyapu bawahnya, ya Ma!

BACA JUGA


Yuk, Menata Rumah dengan Metode KonMari Demi Hidup Mama yang Lebih Nyaman dan Lebih Baik!

Yuk, Menata Rumah dengan Metode KonMari Demi Hidup Mama yang Lebih Nyaman dan Lebih Baik!

Menata rumah menjadi PR besar bagi sebagian mama, apalagi kalau rumah sudah penuh dengan timbunan barang. Tapi dengan metode KonMari, menata ...

Read more..

Hmm, sudah mengerti serunya memiliki ruangan sempit, kan Ma? Yuk, jawab tantangan mengenai ruang kecil dengan kreasi padu-padan warna dan furnitur seperti tips diatas! Jangan menunda untuk praktek cara menata ruangan sempit ini, ya, Ma! Dijamin deh rumah bakal terlihat lega dan nyaman untuk ditempati.

Selamat menata ruangan, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "6 Cara Menata Ruangan Sempit Agar Rumah Mama Terlihat Lega dan Nyaman Ditempati". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)