6 Film Komedi Romantis Lawas Ini Nggak Bosan Untuk Ditonton Berkali-kali. Nomor 2 Favorit!

6 Film Komedi Romantis Lawas Ini Nggak Bosan Untuk Ditonton Berkali-kali. Nomor 2 Favorit!

990
Film komedi romantis selalu sukses bikin kita happy dan makin semangat, ya Ma. Di antara 6 film komedi romantis ini, mana favorit Mama?

Hi, Ma, gimana kabarnya hari ini? Anak-anak sudah diantar ke sekolah? Kemeja kerja Papa sudah disetrika? Makan malam sudah siap? Awas jangan sambil hangus, ya Ma, soalnya suka masak disambi nonton film komedi romantis, kan? Hihihi, ayo ‘ngaku, Ma, kalau sambil melakukan pekerjaan rumah, perhatian kita terbagi dengan televisi! Habis mau bagaimana lagi, berbagai serial drama dari berbagai belahan bumi sungguh bertaburan di sana!

Di awal tahun ‘90an dulu, telenovela dari negara-negara latin mengudara di langit kita.

Saat ini, yang sedang populer itu didatangkan dari dataran Asia Selatan sana, macam India dan Turki, maupun yang diimpor dari Asia timur seperti Korea dan Thailand. Fiuh!

BACA JUGA


5 Cara Menjadi Ibu Rumah Tangga Super Ala Film Joy - You Can Do It Too, Ma!

5 Cara Menjadi Ibu Rumah Tangga Super Ala Film Joy - You Can Do It Too, Ma!

Ibu rumah tangga selalu berusaha menjadi seorang Mama yang super. Film Joy berkisah tentang seorang ibu rumah tangga yang berjuang untuk ...

Read more..

Tapi, ingatkah Mama akan film-film komedi romantis yang menemani perjalanan kita semasa remaja dulu? Film-film dari belahan barat bumi yang dikemas dengan manis dan lucu, yang berhasil membuat kita melayangkan imaji?

Siap-siap ber-flashback ya, Ma. Rocking Mama sudah merangkumkan beberapa film komedi romantis di akhir tahun '90an dan di awal tahun 2000an hasil karya penduduk Hollywood sana!


1. While You Were Sleeping

Kisah drama komedi romantis yang released tahun 1995 ini menyenangkan, bukan Ma?

Seakan-akan, kejadian dalam film yang dibintangi Sandra Bullock dan Peter Gallagher ini bisa juga terjadi pada kita.

I mean, suatu waktu dulu, pernah kan, Mama bertemu dengan seseorang yang tampan dan baik hati, rajin lagipula pintar, gemar menabung dan pandai mengaji? Eh, itu mah mas Boy ding, ahahah!

Lalu, setelah berkali-kali, pertemuan itu berubah menjadi khayalan. Bagaimana jika si tampan itu menjadi kekasih hati, yang selalu ada menemani? Ah….

Demikianlah yang terjadi pada Lucy Ellenore Moderatz, seorang gadis petugas stasiun. Hari-harinya dipenuhi berbagai macam wajah, tapi hanya Peter Callaghanlah yang lekang di ingatan.

Jadi wajar kan, bila Lucy berkhayal Peter adalah tunangannya? Wajar kan, bila khayalannya itu tak sengaja terucap hingga didengar oleh seseorang hingga seluruh orang benar-benar mengira keduanya bertunangan? Wajar juga kan, bila kemudian tetiba hidup Lucy dipenuhi cinta dari keluarga ‘tunangannya’?

Walaupun sang tunangan itu tidak tahu-menahu dan tengah berbaring di rumah sakit dalam keadaan koma, karena didorong jatuh ke rel kereta, dan Lucy menyelamatkannya….

So, keep on imagining, Ma! Who knows, that a part of your imagination will come true. Seperti Lucy yang akhirnya dilamar betulan oleh sang cinta sejati, yaitu Jack, adiknya Peter. Eh gimana? Ah sudahlah, mending kita nonton lagi aja yuk filmnya!

2. You’ve Got Mail

Film ini juga sepertinya bisa saja terjadi pada kita, deh Ma.

Hayo ngaku, siapa yang dulu tidak pernah email-emailan, bertukar chat dengan seseorang tak dikenal, di dunia maya sana?

Siapa yang pernah jadi ‘LibraGirl’ atau ‘Kejora80’ atau nama-nama on air lainnya? Yang mengabiskan waktu dengan ketawa-ketiwi dan curhat-curhat lebay pada ‘HandsomeBoy’ atau ‘JajakaBdg’? Saya pernah. Dengan seseorang bernama ‘Sam123’, yang padahal nama aslinya adalah Samijo…

Oke, kembali ke film, ceritanya, pada saat itu Kathleen sedang menjalin hubungan dengan Frank, seorang kolumnis di sebuah Koran. Namun dalam ketidakpastian hubungan, Kathleen sang ‘Shopgirl’ selalu sharing dengan lebih nyaman pada kangmas ‘NY152’.

Ia bercerita tentang apa saja, termasuk tentang toko kecilnya yang terancam punah gegara sebuah jaringan toko terkenal ingin melebarkan sayap di kotanya. Lalu, keunikan hubungan ala dunia maya pun bergulir….

Tanpa Kathleen sadari, ‘NY152’ adalah Joe, si empunya jaringan toko terkenal itu. Sebaliknya, Joe juga tak tahu kalau 'Shopgirl' adalah pemilik toko yang ingin dibabatnya. Jadi Joe tetap menyemangati dan memberi saran pada Kathleen, sang saingan bisnis.

Kathleen pun tanpa ragu mengungkapkan kekagumannya atas nasihat-nasihat Joe, sang ‘pengancam’. Well, sudah bisa ditebak, akhirnya keduanya dalam posisi kesel-keselan karena teman curhat maya mereka ternyata adalah musuh. Dan sudah bisa ditebak juga kalau akhirnya mereka sama-sama menyadari, bahwa si musuh adalah orang yang sebenarnya paling memahami mereka.

Sepertinya, filmnya Meg Ryan dan Tom Hanks ini bagus juga untuk reminder ya. Kan sekarang, media chatting semakin banyak tuh. Selingkuhan dan poligami rawan terjadi! Yuk ah, ajak Papa nonton ini lagi!

BACA JUGA


7 Film Keluarga Tak Biasa yang Bisa Mama Tonton Akhir Pekan Ini Bersama Keluarga

7 Film Keluarga Tak Biasa yang Bisa Mama Tonton Akhir Pekan Ini Bersama Keluarga

Di rumah saya, film keluarga menjadi salah satu media pemersatu. Bila salah satu anggota keluarga duduk manis depan televisi, yang lain ...

Read more..

3. Bridget Jones’ Diary

Ini juga, sungguh pernah terjadi pada (beberapa di antara) kita, Ma!

Perempuan, berumur 30 tahunan, (merasa) hidupnya tidak karuan, kelebihan berat badan, dan tidak punya pacar! Padahal, waktu semakin berlalu, dan banyak orang (juga orang tua) berusaha menjodohkan dengan si anu dan inu yang tidak menarik minat sama sekali. Phew!

Oleh sebab itu, Bridget memutuskan untuk membuat rekapan kesehariannya dengan sejujur-jujurnya pada sebuah diary.

Dia akan menurunkan berat badan, mengurangi alkohol dan rokok, dan punya pendamping hidup! Itulah makanya dia tergila-gila pada hubungannya dengan si Boss, yang berakhir dengan kenyataan pahit bahwa sang pujaan bertunangan dengan wanita lain.

Bridget juga terus berbentrokan dengan Mark, yang dikenalnya sedari kecil, yang selalu dipandangnya sebelah mata sebagai seorang pria, walaupun lama-lama ya lucu juga.

Bagitulah nasib Bridget, sudah jatuh, tertimpa tangga, dan tertabrak stum pula. Eh, ya ngga segitunya juga siy...

Hal yang sama yang mungkin pernah terjadi juga dalam hidup kita, ya kan Ma? But life goes on without waiting.

Mama berhasil untuk menyelesaikannya dan menjadi ibu sekaligus istri yang sukses seperti sekarang ini, demikian juga Bridget.

Tapi, benarkah demikian? Ambil limun dan popcorn yuk, kita tonton lagi aja kelakuan Renee Zelwegger, Hugh Grant, dan Collin Firth ini!

4. Maid In Manhattan

Kalau film komedi romantis yang satu ini mirip dengan kisah klasik Cinderella, Ma.

Seorang wanita dari kalangan bawah yang dipersunting pangeran. Begitu juga yang terjadi pada Jennifer Lopez dan Ralph Fiennes di film ini. Ralph menjadi Christopher, seorang Senator yang kaya raya dan terkenal, sedangkan Jenifer hanyalah petugas cleaning service hotel, Marissa. Bedanya, Cinderella yang ini sudah janda dan punya satu anak, hihihi!

Tapi, anak adalah pemersatu, setuju kan?

Ty-lah yang kemudian berhasil membujuk ibunya untuk memaafkan Christopher hingga akhirnya mereka resmi menjadi pasangan yang (dua-duanya) sukses dalam karir kepolitikan. Eh sebentar, memaafkan karena apa? Karena Chris menuduh Marissa adalah wanita penipu. Yang menjerat pria-pria kaya dengan pesonanya demi keuntungan pribadi.

Lalu, apakah memang demikian maksud Marissa, yang seumur-umur hanya mendedikasikan diri pada pekerjaan demi menunjang hidupnya dan sang anak tercinta? Menipu bagaimana, wong Marissa hanya ‘pinjam’ sebentar sebuah overcoat bulu putih nan cantik, yang tidak akan pernah dimilikinya, milik tamu hotel yang kamarnya sedang dia bersihkan saja kok!

Cuma pinjam sebentar buat jalan-jalan, sementara pemiliknya sedang ada urusan! Dan, salah siapa, jika Chris lalu jatuh cinta padanya, mengira dirinya seorang wanita bangsawan? Justru lelaki itulah yang rendahan, menilai wanita hanya dari mantel bulunya!

Seru ya, Ma? Kalau lupa tentang ending-nya, monggo melipir ke toko DVD, hihihi!

BACA JUGA


Pelajaran dari Film Logan - Ini Dia Beberapa Adegan yang Membuktikan Bahwa Menjadi Orangtua Itu Berat

Pelajaran dari Film Logan - Ini Dia Beberapa Adegan yang Membuktikan Bahwa Menjadi Orangtua Itu Berat

Logan, sang superhero bercakar besi, ternyata harus "bertekuk lutut" di depan seorang anak remaja. Apalagi kita, yang hanya bersenjatakan ...

Read more..

5. What Women Want

Film komedi romantis yang mengawali milenum kedua alias released di tahun 2000 ini lumayan mewakili perempuan, Ma. Lihat saja judulnya.

Ceritanya, Nick yang adalah seorang pria tampan selalu mengira dirinya adalah makhluk kesayangan Tuhan. Ia dikagumi para pria, sekaligus dicintai para wanita.

Toh, Nick, yang diperankan oleh Mel Gibson, memang sukses, baik dalam karir maupun kehidupan sosialnya. Ia hanya tinggal selangkah saja di kantor, menuju posisi yang diimpikan, sampai kenyataan membuatnya terpana.

Sang Bos memilih untuk menempatkan Darcy, orang luar, untuk posisi tinggi itu. Untuk sebuah perusahaan yang akan me-launch produk kewanitaan, seorang perempuan manis dan cerdas seperti Helen Hunt terasa lebih representatif, bukan?

Begitulah, akhirnya Darcy menjadi atasan Nick di kantor. Ia membagikan seperangkat produk yang akan dilempar ke masyarakat itu pada para bawahan, agar lebih terasa ‘feel’nya saat menjual.

Dan Nick terpaksa mencoba produk-produk wanita itu di rumahnya walaupun harus dengan kondisi mabuk! Hey tunggu, jangan dicap jelek dulu, pria sejati mana yang kuat hatinya untuk memakai kuteks dalam keadaan sadar?

Saat mabuk itulah, Nick tidak sengaja jatuh ke dalam bathtub berisi air dengan tangan memegang hairdryer. Hasilnya? Ia kesetrum berat dan entah mengapa, jadi bisa mendengarkan pikiran wanita.

Ia bahkan tahu apa yang dipikirkan anjing pudel betina sekalipun! Nah, dengan wajah tampan dan ‘bakat’ baru itu, wanita mana yang tak akan tekuk lutut padanya?

Dengan hati jahat, ia lalu bermaksud merebut posisi Darcy di kantor dengan ‘mencuri dengar’ pikiran sang atasan cantik itu. Nick akan mendahului setiap langkah Darcy dalam presentasi, dan memakai ide briliannya dalam penjualan produk.

Berhasilkah? Mari kita setel lagi filmya sambil pesan pizza yuk, Ma!

6. 50 First Dates

Kalau semua wanita di film-film di atas berada dalam kondisi sehat wal afiat, lain halnya dengan Lucy, pemeran utama di film tahun 2004 ini. Drew Barrymore di sini memang tetap terlihat cantik, segar, dan seksi, ahahah! Tapi ia mengalami kecelakaan parah tepat di hari ulang tahun ayahnya, yang membuatnya menderita semacam hilang ingatan jangka pendek, atau short-term memory loss secara permanen.

Jadi, ingatannya hanya sebatas hari itu saja, tidak lebih, dan tidak bisa bertambah. Lucy hanya mampu mengingat bahwa hari itu ayahnya berulang tahun, jadi ia akan membeli sarapan di restoran, lalu pulang dan merayakannya. Kejadian apapun setelah itu, tidak akan tersimpan di otaknya. Hilang begitu saja.

Adalah Adam Sandler, yang berperan sebagai Henry, yang kemudian jatuh cinta kepadanya.

Walaupun awalnya bingung (well, siapa yang tidak?) menghadapi kenyataan bahwa pujaan hatinya itu tidak akan ingat namanya lagi keesokan hari, namun ia tak gentar.

Berbagai upaya ditempuhnya, sampai membuatkan video yang menyatakan bahwa Lucy dan dirinya adalah sepasang suami istri. Video itu merangkum semua kejadian penting selama mereka merajut asmara, supaya Lucy bisa menerima Henry, dan tidak terkaget-kaget saat bangun tidur mendapati seorang pria asing tidur di sebelahnya.

BACA JUGA


Film Beauty and the Beast dan Nilai-Nilai yang Bisa Kita Ajarkan pada Si Kecil Melaluinya

Film Beauty and the Beast dan Nilai-Nilai yang Bisa Kita Ajarkan pada Si Kecil Melaluinya

Beauty and The Beast, film animasi dari Disney yang kini diproduksi kembali, menampilkan sesuatu yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Dan ...

Read more..

Semua film komedi romantis di akhir tahun ‘90an dan di awal tahun 2000an ini layak untuk ditonton lagi, kok Ma. Apalagi, semakin ke sini semakin jarang ada sajian komedi barat yang jauh dari gurauan seputar seks.

So, what are you waiting for, ayo ajak Papa ke kamar dan beromantis-komedian berdua!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "6 Film Komedi Romantis Lawas Ini Nggak Bosan Untuk Ditonton Berkali-kali. Nomor 2 Favorit!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar