6 Langkah Dampingi Anak Belajar Bahasa Inggris Sendiri di Rumah demi Bekal Masa Depannya Nanti

6 Langkah Dampingi Anak Belajar Bahasa Inggris Sendiri di Rumah demi Bekal Masa Depannya Nanti

1.8K
Belajar bahasa Inggris sejak dini? Kenapa enggak? Dan kalau bukan dari kita, lalu dari mana lagi anak-anak akan bisa belajar bahasa Inggris untuk yang pertama kali?

Belajar bahasa Inggris sejak dini? Kenapa enggak?

Anak-anak kita lahir sebagai generasi alfa yang sangat lekat dengan teknologi. Tanpa diajari pun, mereka akan dengan mudah bisa mengoperasikan dan menguasai gadget yang bahkan baru pertama mereka pegang. Dan, bahasa apakah yang dipergunakan sebagai bahasa pengantar di sebagian besar alat-alat berteknologi tinggi saat ini?

Right. Bahasa Inggris.

Dan kalau bukan dari kita, lalu dari mana lagi anak-anak akan bisa belajar bahasa Inggris untuk yang pertama kali?

Lagipula, zaman sekarang gitu ya, semua serba kompetitif. Dan kita sebagai orangtua, harus bisa membekali anak dengan segala macam hal yang memungkinkan mereka untuk bisa survive ke depannya. Dan kebutuhan akan kemampuan berbahasa selain bahasa ibu, akan membuat anak saya punya keunggulan yang bisa dia gunakan kelak di masa pendidikan, pergaulan maupun dunia kerja.

Dan, kapan lagi sih saya memulainya, kalau nggak sekarang, saat dia masih berada dalam golden age, usia di mana dia akan bisa dengan mudah menyerap apa yang dilihat, didengar, dan dirasakannya?

Dan kemudian, permasalahan pun muncul.

Banyak orangtua yang nggak tahu dari mana mulai mengajari anaknya berbahasa Inggris. Saya juga gitu. Belum lagi kalau orangtuanya juga merasa belum fasih-fasih amat berbahasa Inggris. Takut ngajarinnya salah, kan hasilnya juga bakalan salah terus. Orangtua pun jadi nggak pede. Apalagi kultur di sini, kalau kita berbahasa Inggris, dianggap sok. Kalau salah, bukannya dikoreksi, malah dibully. Hadeh deh ah!

Padahal, Ma, sebenarnya bahasa Inggris yang kurang sempurna itu seharusnya nggak jadi masalah dan nggak kemudian jadi menghentikan niat kita untuk mengajarkan bahasa internasional ini pada si kecil. Hal utama yang perlu Mama punya adalah antusiasme berbahasa Inggris setiap hari, keberanian untuk mengajarkannya pada anak, dan pujian serta apresiasi yang banyak bagi diri sendiri maupun bagi si kecil.

Anak-anak bakalan ikut termotivasi juga kok, kalau Mama tampak begitu antusias berbahasa Inggris. Toh, pada dasarnya mereka itu selalu pengin tahu dan haus akan sesuatu yang baru. Asal pemicunya tepat, kita pun dengan mudah bisa mengajak mereka belajar bahasa Inggris.

Mereka akan butuh waktu untuk menyerap, itu betul. Namanya proses kan, Ma? Sedikit bersabar, karena pada waktunya nanti mereka juga akan berbicara sepatah-sepatah dalam bahasa Inggris, mengikuti Mama.


Nah, lalu apa yang harus kita berikan pada mereka pertama kali saat mulai belajar bahasa Inggris?

Ya, masalahnya memang dari mana harus memulai kan, Ma? Tenang, ini masalah semua orangtua juga nih. Saya juga sempat kebingungan. Namun, setelah membaca berbagai referensi, saya memperoleh 7 topik awal belajar bahasa Inggris bersama anak ini, Ma.



Nah, setelah saya mendapatkan 7 topik awal untuk mulai belajar bahasa Inggris di atas, selanjutnya metode belajar yang tepat.

Belajar bahasa Inggris, terutama bagi anak-anak yang sudah terbiasa berbicara dalam bahasa ibu, memang butuh beberapa tips, cara atau metode belajar yang tepat agar berhasil.

6 tips berikut ini adalah cara saya mendampingi anak saya belajar bahasa Inggris, Ma. Barangkali belum tentu cocok dengan anak Mama, tapi nggak ada salahnya dicoba. Setelahnya, Mama bisa amati, mana yang perlu disesuaikan dengan kondisi anak Mama, yes?

6 cara mudah dalam mendampingi anak belajar bahasa Inggris


1. Belajar setiap hari



Belajar bahasa inggris harus dilakukan setiap hari, Ma. Lebih baik sedikit-sedikit, tetapi frekuensinya sesering mungkin. Hal ini bisa membantu anak bisa menyerap kata demi kata dengan lebih mudah.

15 menit saja sudah cukup kok sebagai permulaan belajar bahasa Inggris kalau masih balita. Akan lebih baik jika belajarnya pada waktu yang sama setiap harinya, Ma. Mereka akan mereasa nyaman dan lebih percaya diri jika sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semakin besar umur anak, waktu belajarnya juga bisa agak lebih lama, karena kemampuan konsentrasi mereka pun juga meningkat.

Lakukan variasi ya, Ma, supaya anak nggak cepat bosan dan lebih fokus. Misalnya hari ini belajar angka, besok belajar nama-nama hewan, hari berikutnya anggota tubuh, dan seterusnya.

Tentukan target, bahwa anak-anak harus mendengar kata atau kalimat bahasa Inggris setiap hari sesering mungkin, sebelum akhirnya mereka merasa siap untuk mengucapkannya sendiri. Misalnya, ajak anak belajar bahasa Inggris dengan membaca dongeng dalam bahasa Inggris sebelum tidur. Atau, bisa juga Mama membuat English Corner di salah satu sudut rumah, letakkan berbagai barang yang digunakan untuk belajar bahasa Inggris di situ, seperti buku-buku berbahasa Inggris, permainan-permainan, DVD dan lain-lain. Buat suasananya menyenangkan baginya untuk belajar bahasa Inggris.


2. Bermain


Anak-anak dan bermain. Itu sudah pasangan absolut.

Anak-anak akan lebih mudah belajar jika kondisi mereka rileks dan hatinya senang.

Mama bisa memulai acara belajar bahasa Inggris ini dengan flashcard, yaitu kartu yang bisa dilipat-lipat, dengan gambar dan tulisan dalam bahasa Inggris. Flashcard ini cukup ampuh untuk memperkaya kosakata anak-anak, Ma.

Saat anak-anak sedang bermain, Mama bisa menemaninya sembari menyisipkan juga kata-kata berbahasa Inggris setiap kali berbicara dengannya. Misalnya nih, si kecil sedang main lego. Saat sedang menyusun per bagiannya, sisipkan satu dua kata dalam bahasa Inggris.

"Kakak bikin apa? A car or a house?"

“Kalau yang ini Kakak butuh 10 lego untuk menyusunnya. Nih, Kak, one, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, ten.”

Walaupun singkat, tapi jika kita melakukannya secara berulang, percaya deh, Ma, anak-anak akan lebih mudah menyerapnya, lalu nanti mereka pun akan dengan sendirinya pula ikut mengucapkan.


3. Manfaatkan situasi rumah


Salah satu keuntungan belajar bahasa Inggris sendiri di rumah itu adalah kita bisa memanfaatkan situasi rumah dan segala macam objek yang nyata untuk praktik.

Misalnya nih, Ma.

“Ke sekolah pagi ini kakak pakai blue socks, ya.”

“Ayo, kak, put your teddy bear on the bed!”

“Ok, Kak, this is ketchup.”


4. Manfaatkan buku cerita


Adakah nggak suka buku cerita? Kayaknya nggak ada ya? Biasanya sih anak-anak pasti suka buku cerita. Apalagi yang gambarnya menarik, pasti deh suka!

Saya pernah, Ma, membeli sebuah buku cerita kecil berbahasa Inggris untuk anak saya. Setiap malam, saat waktunya tidur, saya bacakan buku itu untuknya. Sambil bercerita, saya tunjuk pula gambar-gambar yang ada dalam buku tersebut. Hanya beberapa menit saja sebelum tidur, Ma. Dan dengan segera, anak saya pun bisa menyerap beberapa kata yang saya ucapkan lho! Saya senang banget! It works!


5. Mendengarkan lagu



Lagu bisa jadi salah satu alat pembelajar bahasa Inggris yang cukup efektif, Ma, apalagi untuk mempelajari kosakata dan pelafalan.

Pernah sekali saya menyanyikan satu lagu saat sedang menyuapi si Adik.

Are you sleeping? Are you sleeping? Brother John, brother John. Morning bells are ringing. Morning bells are ringing. Ding dong ding. Ding dong ding.

Lagu itu saya nyanyikan tiga kali. Dan begitu saya selesai menyanyikannya, si Kakak spontan menyanyikannya lengkap! Meski sedikit kurang jelas pelafalannya, tapi he did it! Yay!

Mama bisa juga memanfaatkan lagu ini jika ingin memperkenalkan warna atau angka, misalnya. Lagunya sih apa saja, lalu ganti liriknya. Yakin, Ma, mereka akan dengan cepat dan mudah menyerapnya.


6. Gunakan aplikasi belajar bahasa Inggris


Kita memang patut bersyukur dengan segala kecanggihan dan perkembangan teknologi sekarang ya, Ma. Karena memang jika kita pergunakan dengan semestinya, teknologi itu akan mempermudah hidup kita!

Mau belajar apa pun sekarang lebih mudah, karena semua tersedia berkat teknologi. Termasuk untuk belajar bahasa Inggris.

Sekarang ada banyak aplikasi di smartphone yang bisa membantu kita untuk belajar bahasa Inggris, dan bahkan tersedia juga aplikasi khususnya untuk anak-anak lho. Mama tinggal search aja di PlayStore atau AppStore. Banyak sekali aplikasi belajar bahasa Inggris yang bisa diunduh secara gratis.


Mendampingi anak mengenal dan belajar bahasa Inggris memang nggak mudah ya, Ma. Perlu kesabaran lebih untuk melakukannya. Ya, nggak apa-apa, pelan-pelan saja. Yang penting, lakukan secara rutin setiap hari.

Nggak perlu emosi kalau anak-anak belum bisa mengucapkan sepatah kata pun hal-hal yang sudah kita ajarkan. Jangan juga memaksakan grammar pada mereka. Yang penting, mereka harus terbiasa dulu. Lakukan semuanya dengan fun, agar mereka menyukainya.

Nah, Mama, selamat mencoba dan semangat ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "6 Langkah Dampingi Anak Belajar Bahasa Inggris Sendiri di Rumah demi Bekal Masa Depannya Nanti". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar