Mudah Lupa, Ma? Begini 7 Cara Sederhana Mengatasi Penyakit Karena Kurang Konsentrasi Ini!

Mudah Lupa, Ma? Begini 7 Cara Sederhana Mengatasi Penyakit Karena Kurang Konsentrasi Ini!

1.9K
Mudah lupa bayar tagihan, mudah lupa letak barang, mudah lupa janji, ... Waduh! Kalau keseringan lupa, bisa-bisa kacau semua nih, Ma! Ayo, segera atasi!

Dalam hidup, ada ‘penyakit-penyakit’ mengganggu yang sering kali luput dari pengamatan. Jangankan ‘diobati’, penderitanya saja sering kali nggak merasa ada yang salah dengan dirinya. Sebut saja penyakit yang paling populer, salah satunya adalah kebiasaan (penyakit) mudah lupa.

Hayo, Ma, siapa yang suka mudah lupa? Rasanya hampir semua orang mengalaminya. Sepertinya juga wajar banget kalau kita melupakan sesuatu atau lupa melakukan sesuatu ya. Hanya stadium atau intensitasnya yang berbeda-beda.

Sebut saja beberapa ‘penyakit’ mudah lupa yang familiar; lupa membayar tagihan yang ujungnya bisa membuat kita kena bunga, lupa membayar utang pada teman yang akibatnya kita bisa diblacklist, atau lupa mau belanja apa saja, sehingga banyak barang yang sebenarnya kita nggak butuh malah masuk ke dalam keranjang. Atau, mudah ngelupain mantan? Eh, itu mah bagus ya. Hahaha.

Pasti pernah mengalami salah satunya, kan, Ma? Ini akan memperburuk kondisi, kalau kita sering melakukannya di tempat kerja kita. Mudah lupa tugas yang sudah disodorkan pada kita, lupa deadline, lupa menghubungi klien ... Waduh! Bisa runyam semua. Nggak cuma kerjaan kita saja, Ma, tapi pasti bakalan memengaruhi kinerja orang-orang lain yang tugasnya berkaitan dengan kita.

Penyakit mudah lupa ini bisa saja timbul karena kita kurang fokus atau konsentrasi, Ma. Kurang fokus ini bisa terjadi saat kita sedang menerima informasi tertentu. Kurang fokus membuat informasi yang masuk ke dalam otak tidak bisa dicerna dengan baik. Nah, kalau mau sedikit mengurangi gejala penyakit mudah lupa ini, kita bisa melatih fokus atau konsentrasi kita.

Gimana caranya? Ada 7 langkah yang bisa Mama lakukan.


BACA JUGA


Mama Sering Kesulitan dalam Membuat Keputusan Penting? Coba 3 Langkah Penting Ini, Ma.

Mama Sering Kesulitan dalam Membuat Keputusan Penting? Coba 3 Langkah Penting Ini, Ma.

Keputusan penting, apalagi yang berkaitan dengan masa depan dan harus mengorbankan hal lain yang tidak kalah vital, biasanya sangat sulit ...

Read more..


7 Cara sederhana mengatasi penyakit mudah lupa

1. Biasakan mencatat


Catat segala hal yang harus diingat saat akan melakukan aktivitas atau tugas harian yang tak boleh dilewatkan. Biasakan setiap awal hari, misalnya begitu bangun, Mama langsung menulis atau membuat to do list untuk hari ini. Tulislah di whiteboard yang diletakkan di tempat yang mudah terbaca.

Misalnya, ketika kita ingin memulai conference call atau percakapan penting lainnya, lebih baik catat hal-hal apa saja yang ingin disampaikan sebelum kita melakukannya.

Dengan mencatat tiap poin, kita pun akan siap dan lebih fokus mendengar lawan bicara, juga kita akan lebih sistematis dalam mengatakan apa yang ada di pikiran kita.

Begitu juga kalau mau belanja, catat semua barang yang dibutuhkan. Dan, setibanya di supermarket atau pasar, belilah hanya yang ada di daftar belanjaan saja, Ma.

Kalau sudah dicatat, jangan lupa untuk sesekali mengecek catatannya juga ya, Ma. Kan lucu, sudah dicatat ternyata Mama juga mudah lupa ngecek catatan.


2. Memetakan kegiatan


Dari hasil penelitian, ditemukan fakta bahwa otak manusia memang dapat mengurusi dua tugas secara bersamaan. Yes, multitasking.

Tapi, ketika datang tugas ketiga, otak akan mulai kesulitan untuk mengerjakannya. Apalagi kalau ada tugas keempat, kelima dan seterusnya. Aduh! Tapi, kadang yang seperti ini nggak bisa kita hindari ya, Ma.

Nah, agar terhindar dari kurang fokus gara-gara datangnya tugas ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya, ada nih triknya. Caranya, di pagi hari, petakan kegiatan kita hari itu, termasuk tugas-tugas harian yang harus dikerjakan. Jangan panik saat ada tugas dadakan yang masuk, usahakan untuk tetap stick to your to do list untuk hari itu.

Kalau tugas dadakan lebih urgent, coba telusuri kembali to do list yang sudah kita buat, geser tugas lain yang sekiranya tidak terlalu urgent.

Yang penting ya itu tadi, Ma, jangan panik duluan kalau ada tugas lain masuk di antara tugas-tugas yang belum terselesaikan dan menumpuk.


3. Ciptakan lingkungan yang kondusif


Sesungguhnya lingkungan kerja yang kondusif itu berada di tangan kita. Saat berhadapan dengan deadline, jika kita fokus, kita bisa bekerja di lingkungan yang sepi maupun berisik.

Jadi, ayo Ma, agar lebih konsentrasi dan nggak mudah lupa, ciptakan lingkungan yang nyaman bagi diri kita sendiri. Apa nih, yang kira-kira membuat Mama nyaman dan bisa bertahan menyelesaikan tugas-tugas Mama? Pasang musik, area kerja yang bersih, atau ditemani kopi? Atau yang lain?


BACA JUGA


Kebiasaan Baik Berawal dari Kebiasaan Baru. Latih Kebiasaan Baik Dengan 7 Langkah Ini Agar Hidup Mama Lebih Produktif dan Bermanfaat Bagi Orang Lain!

Kebiasaan Baik Berawal dari Kebiasaan Baru. Latih Kebiasaan Baik Dengan 7 Langkah Ini Agar Hidup Mama Lebih Produktif dan Bermanfaat Bagi Orang Lain!

Kebiasaan baik selalu akan berdampak positif dalam hidup. Betul? Apalagi kita sebagai orang tua memang perlu untuk mencontohkan kebiasaan ...

Read more..


4. Tentukan skala prioritas


Ada kecenderungan seseorang lebih senang menunda dan membiarkan tugas sampai menumpuk terlebih dahulu. Yep, procrastinating! Penyakit yang biasa banget nih menjangkiti orang-orang aktif. Kalau sudah menunda, lalu jadi mudah lupa.

Nah, untuk mengatasi procrastinating yang nggak perlu ini, triknya, buatlah skala prioritas. Kita harus bisa menentukan prioritas: mana yang urgent dan mana yang less urgent.

Tentukan mana yang perlu segera dikerjakan lebih dulu, baru kemudian ke tugas lainnya. Seperti pada poin kedua di atas.


5. Sempatkan istirahat


Di sela-sela kesibukan, kita juga membutuhkan waktu untuk bernapas lho, Ma. Ini juga penting untuk mengatasi penyakit mudah lupa.

Jadi, ayo, cari udara segar, karena mungkin memang itu yang kita butuhkan saat kepala mulai nyut-nyutan.

Jika kita telah selesai mengerjakan tugas, beri waktu istirahat untuk diri sendiri. Anggaplah sebagai reward atas kerja keras kita.


6. Atur menggunakan timer


Manfaatkan teknologi untuk membantu kita. Kita bisa menggunakan timer pada smartphone untuk mengatur jadwal harian, kapan kita bagun pagi, berangkat kerja, mengerjakan hal-hal tertentu di tengah tugas yang lain, dan janji bertemu.

Mama bisa menerapkan teknik pomodoro agar manajemen waktu Mama lebih baik, sehingga Mama lebih konsentrasi dan nggak mudah lupa.


7. Rencanakan hal yang menyenangkan


Bentuk lain dari hadiah pada diri sendiri selain istirahat sejenak di tengah kesibukan, bisa kita dapatkan ketika berhasil menyelesaikan tugas dengan baik.

Misalnya nih, ngopi bersama sahabat, nonton film favorit ke bioskop atau berjalan-jalan di taman dengan anak.

Ini bukan saja bonus karena kita berhasil menyelesaikan pekerjaan, namun membantu kita melihat bahwa pekerjaan ini tidak selalu membosankan.


BACA JUGA


Agar Produktivitas Kerja Terjaga, Lakukan 7 Hal yang Menyenangkan Ini Setiap Saat di Kantor

Agar Produktivitas Kerja Terjaga, Lakukan 7 Hal yang Menyenangkan Ini Setiap Saat di Kantor

Produktivitas kerja tak sepenuhnya tergantung pada lingkungan dan suasana di kantor. Mama pun, sebagai seorang pekerja dan karyawan, harus ...

Read more..


Gimana, Ma, siap nggak untuk mengubah hidup agar lebih fokus sehingga nggak mudah lupa? Tentunya tiap tugas yang kita kerjakan sekarang akan terselesaikan dengan baik ya.

Semangat, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mudah Lupa, Ma? Begini 7 Cara Sederhana Mengatasi Penyakit Karena Kurang Konsentrasi Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar

Alibaba Alibabi | @alibabaalibabi

Nice artikel, thanks buat infonya ya, bagus nih buat meningkatkan fokus sehar-hari ;v Cara Membuat CV