9 Fakta Tentang Diet yang Bisa Membantu Mama Mempertahankan Berat Badan Seumur Hidup!

9 Fakta Tentang Diet yang Bisa Membantu Mama Mempertahankan Berat Badan Seumur Hidup!

484
Tips diet memang banyak. Tapi manakah yang paling baik dan cocok untuk kita?

Masalah berat badan selalu menjadi mimpi buruk bagi setiap perempuan, termasuk saya. Duh, berat badan agak susah kembali normal sejak melahirkan. Sudah beberapa kali tips diet saya baca dan dilakukan, tapi tetap saja turun sebentar dan balik lagi. *Hiks

Saya yakin, di antara Mama pasti memiliki masalah yang sama tentang berat badan dan diet. Sudah ratusan tips diet yang dibaca adan dilakukan, tapi kenapa yah nggak ada yang berhasil? Alasannya sih simpel saja, tips diet tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang pendek.

Seringnya kita merasa senang berat sudah turun dan menghentikan diet tersebut. Betul nggak? Padahal baru jalan sebulan saja. Euforia sesaat itulah yang mesti dilenyapkan!


BACA JUGA


Sudah Diet Tapi Kok Malah Tambah Gemuk? Duh, Pasti Ada yang Salah Nih!

Sudah Diet Tapi Kok Malah Tambah Gemuk? Duh, Pasti Ada yang Salah Nih!

Program diet rutin sudah dijalankan. Tapi, kok, bukannya langsing, malah berat badan makin nambah sih? Apa yang salah ya

Read more..


Inilah 9 fakta tentang diet, bagaimana cara makan yang tepat agar tubuh bisa mempertahankan berat badan yang sehat seumur hidup!

1. Don’t obsess about dairy


Pokoknya susu lemak tinggi itu HARAM untuk diminum selama diet! Dan sebaiknya diganti ke susu rendah lemak.

Stigma yang berkembang di masyarakat selama ini, susu dengan lemak tinggi akan menambah lemak yang berimbas ke berat badan, sebaliknya dengan minum susu low fat akan menguranginya. Ini dipercaya oleh banyak orang, termasuk saya. Makanya, saya lebih memilih minum susu rendah lemak.

Tapi, tahu nggak Ma, para peneliti malah lebih menyarankan susu full-fat di mana akan berdampak lebih baik untuk lingkar pinggang. Hal ini menjadi perhatian akhir-akhir ini oleh banyak orang.

Study dari Swedia menemukan, bahwa orang-orang yang makan dan minum produk susu full fat (butter, krim, whole milk) memiliki lemat yang lebih sedikit di area perut daripada yang mengonsumsi produk susu low fat.

Tapi, hal ini bukan berarti sudah pasti ya, Ma. Karena penelitian masih terus berlanjut.

Saran para ahli akan hal ini adalah ambillah mana yang terbaik untuk tubuh Mama, entah itu full atau low fat. Which is, Mama tahu bisa mengubah ke arah lebih sehat.


2. Saat lapar, pikirkan protein terlebih dahulu


Kita tahu bahwa sangat penting untuk mengonsumsi makanan dengan jumlah protein yang tepat setiap hari. Tapi sayangnya, nggak semua memahami kenapa harus melakukan hal itu.

Jadi, penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung 20-30 gram protein bisa membantu membentuk otot yang ramping. As we know ya, Ma, otot tidak menyimpan protein. Jadi diperlukan makanan yang mengandung protein untuk membentuknya.

Singkatnya, dengan mengonsumsi protein, kita bisa membentuk banyak otot dan membakar kalori bahkan di saat istirahat sekalipun. Jadi, jangan lupa memasukkan protein di setiap makanan yang akan dimakan ya, Ma, walaupun itu hanya camilan.


3. Eat what you want, but only until you’re full


Ahli nutrisi dan kesehatan, Melissa Halas-Liang, menyarankan untuk mengikuti prinsip masyarakat di Okinawa, yang orang-orangnya makan hanya sampai 80% kenyang. Hal ini disebabkan, otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengolah rasa kenyang.

“It’s easier to stop yourself at 80% if you eat slowly, and you definitely won’t miss the sluggish aftereffects that accompany unintentional overeating,” ujarnya.

Jadi, Ma, intinya makanlah dengan perlahan, kunyah selama 32 kali, ini akan mendatangkan rasa kenyang. Ya, rahasia kenapa orang Jepang itu sehat dan ramping, salah satunya adalah mereka makan dengan pelan, porsi kecil tapi berkali-kali.

Dan satu hal juga, makanlah apa yang Mama sukai karena akan jauh memuaskan, walaupun dalam jumlah yang kecil.



4. Eat lunch earlier


Seringkali karena banyak kerjaan, kita selalu menunda makan siang. Betul?

Ada juga yang sengaja menunda makan siang hingga saat ‘tepat’ makan siang tiba. Tapi, ada baiknya Mama makan sesuatu saat rasa lapar itu muncul.

Karena jika Mama memaksakan untuk menunda hingga makan siang di saat terakhir, Mama akan merasa lapar yang warbiyasak! Dan hal itu bisa meningkatkan kemungkinan untuk memilih makanan yang paling cepat untuk disajikan.

Tak jarang, pilihan akhirnya jatuh pada junk food.

So, makan siang lebih awal (sekitar pukul 12 siang) lebih baik daripada menundanya.


5. Nikmati makanan!


Sekarang ini, sering banget kita melakukan multitasking saat makan. Tangan kanan pegang sendok, tangan kiri sibuk membalas chattingan, e-mail atau sekedar kepo akan aktivitas Instagram artis. Duh!

Banyak banget loh pemandangan seperti ini yang bisa Mama temui di setiap restoran. Belum lagi ‘kewajiban’ laporan dulu di media sosial apa yang akan dimakan. *fiuh

Melakukan semua hal itu, apa Mama bisa menikmati makanan yang ada di hadapan? Sesekali bisalah makan selayaknya. Hentikan obrolan, multitasking, dan nikmatin makanan!

Selain itu, ada juga kebiasaan terlalu memikirkan apa yang akan dimakan, efeknya bikin gendut dan bla bla lainnya. Alih-alih, mending berpikir apa yang bisa Mama makan. Sebaiknya hilangkan konsep ‘bad foods’ lalu lakukan kebiasaan positif dengan mengeliminasi segala multitasking yang nggak penting saat makan.


6. Stop berpikir bahwa karbo itu jahat!


Karbohidrat nggak hanya menyediakan sumber energi utama untuk otak, tapi juga membantu meningkatkan kadar serotonin, yang secara alami mengurangi nafsu makan Mama dan berkontribusi pada kesehatan emosional.

Fakta dari sudut ilmu pengetahuan: serotonin (neurotransmitter yang membuat kita merasa bahagia) sekresi bergantung pada sekresi insulin, yang merupakan efek dari mengonsumsi karbohidrat.

Sebaiknya, Mama memilih karbohidrat yang mengandung serat tinggi seperti biji-bijian, buah atau kacang, karena makanan berserat tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membuat Mama kenyang lebih lama.


BACA JUGA


Diet Sehat Mama Selalu Gagal? Mungkin Karena Mama Mempunyai Kepribadian Penyebab Gagal Diet Ini!

Diet Sehat Mama Selalu Gagal? Mungkin Karena Mama Mempunyai Kepribadian Penyebab Gagal Diet Ini!

Penyebab gagal diet sehat Mama mungkin bukan karena makanan yang enak-enak itu, mungkin saja kepribadian Mama sendiri yang menyebabkan Mama ...

Read more..


7. Stop mencari diet yang terbaik!


Mama tahu nggak, pada dasarnya semua diet itu sama saja lo!

Analisis terbari dari hampir 50 penelitian menemukan, bahwa diet rendah lemak dan rendah karbohidrat hampir identik dalam hal mengurangi berat badan. Itulah mengapa para ahli menyarankan agar menemukan cara makan yang membuat kita nyaman dan menikmatinya.


8. Jangan memaksa diri untuk makan kalau tidak lapar


Ada baiknya Mama mengikuti alarm tubuh saat lapar, dan biarkan hal itu membantu Mama memilih makanan apa yang akan dimakan.

Beberapa diet menyarankan untuk makan di jam-jam tertentu padahal belum tentu kita lapar. Percayalah akan alarm tubuh Mama. Dan tubuh kita pun lebih tau berapa banyak nutrisi yang dibutuhkan.


9. To lose a lot of weight, do it in small chunks


Mengubah gaya hidup secara perlahan lebih baik daripada diet.

Saat Mama mengalami penurunan berat badan, di saat bersamaan akan kehilangan lemak dan otot. Nah, apalagi Mama melakukan diet ketat yang kalau berhasil, Mama pun berhenti, nggak melakukannya lagi. Efeknya, berat badan kembali lagi, dan saat itulah persentase lemak akan meningkat dan otot yang ramping akan menurun.

Untuk mengatasinya, Mama bisa lakukan olahraga minimal dua kali seminggu. Dan ingat nggak ada yang instan, lakukan perlahan, nikmati biarkan hal tersebut menjadi bagian dari kebiasaan.


BACA JUGA


Diet Ini Terbukti Menurunkan Risiko Terkena Pikun Dini Lho!

Diet Ini Terbukti Menurunkan Risiko Terkena Pikun Dini Lho!

The toughest part of a diet isn't watching what you eat. It's watching what other people eat

Read more..


Well, itulah 9 hal tentang diet yang perlu Mama tau, bisa jadi ya selama ini Mama salah persepsi sehingga programnya gagal atau berhenti di tengah jalan. Menjalani diet nggak salah, tapi hidup sehat itu lebih utama.

Sehat selalu, ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "9 Fakta Tentang Diet yang Bisa Membantu Mama Mempertahankan Berat Badan Seumur Hidup!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar