Agar Anak Mandiri Ternyata Hanya Perlu Kita Ajak Melakukan Beberapa Hal Kecil Sehari-hari Ini Saja!

Agar Anak Mandiri Ternyata Hanya Perlu Kita Ajak Melakukan Beberapa Hal Kecil Sehari-hari Ini Saja!

1.5K
Mendidik anak mandiri tak perlu dengan cara mendidik yang keras ala tiger mom. Cukup lakukan 5 hal kecil sederhana ini saja.

Hai, Mama! Apa kabar? Bagaimana si kecil? Apakah sudah tumbuh menjadi seorang anak mandiri?

Saya pengin cerita sesuatu.

Anak perempuan saya telah memilih untuk sekolah nun jauh di sana, kembali ke kampung halaman, sembari belajar agama. Di sana ada sang nenek yang menemani. Tanpa saya sadari, ternyata anak perempuan saya itu berani memutuskan untuk berpisah dari saya pada usia yang begitu muda. Dia telah bertumbuh menjadi anak perempuan pemberani dan kuat, bahkan di rumah neneknya pun dia nggak sekadar numpang tidur dan mandi saja. Dia juga mau membantu mengerjakan tugas-tugas rumahan, meski masih berantakan. Tapi saya bangga, Ma, setidaknya dia sudah punya kemauan kuat untuk bisa mandiri.

Sedangkan anak laki-laki saya, yang sebentar lagi genap berusia 4 tahun, juga telah tumbuh menjadi anak yang aktif dan selalu ingin tahu. Biarpun dia masih kecil, saya juga ingin dia belajar pintar, kuat, dan menjadi anak mandiri.

Meski telah tumbuh menjadi anak mandiri, mereka juga masih manja sekali. Yah, maklumlah anak-anak ya, Ma, dan masih wajar.

Tapi, memang pada dasarnya, saya ingin menjadikan mereka anak mandiri sejak kecil. And, no, saya tidak mendidiknya dengan keras ala militer atau layaknya seorang tiger mom. Saya hanya mengenalkan mereka pada 5 hal kecil sehari-hari ini saja, dan berusaha mengajak mereka disiplin saat melakukannya.


1. Biasakan menabung meski tak seberapa


Ya, saya sudah mengenalkan arti celengan pada mereka sejak usia 2 tahun.

Keduanya memang suka jajan. Sama seperti anak-anak Mama kan? Namun, dengan pelan-pelan, saya mulai membiasakan mereka menabung juga di celengan. Seribu dua ribu nggak masalah, asal setiap hari mereka bisa menyisihkan sedikit saja dari uang jajan mereka.

Manfaatnya? Sudah nggak perlu lagi saya jelaskan kayaknya ya. Menabung bisa membuat anak-anak lebih menghargai uang, nggak boros, dan bisa berhemat saat mereka dewasa nanti.

Saat celengannya sudah penuh dan berat maka kemudian saya buka. Betapa senangnya mereka, melihat uangnya ternyata sudah banyak terkumpul. Saya tukar dengan uang kertas, dan saya biarkan mereka membeli mainan mana pun yang mereka suka.

Celengannya masih ada sampai sekarang, dan mereka tetap disiplin menabung di celengan kesayangan masing-masing, Ma.


2. Tumbuhkan cinta pada lingkungan


Lingkungan adalah tempat mereka hidup, sekarang hingga nanti di masa depan. Anak mandiri akan selalu mencintai lingkungannya, karena mereka sadar penuh bahwa lingkunganlah yang akan menjadi tempat mereka tinggal. Karena itu, kalau bukan mereka yang menjaganya ya, siapa lagi yang bisa?

Ada berbagai cara yang bisa kita ajarkan agar mereka bisa selalu mencintai lingkungan, salah satunya yang paling sederhana adalah dengan membuang sampah pada tempatnya.

Dan cara yang paling gampang untuk bisa menumbuhkan sikap cinta lingkungan ini adalah dengan memberinya contoh langsung. So, saya selalu mengingatkan diri sendiri untuk selalu membuang sampah ke tempat yang seharusnya. Dengan demikian, tanpa harus saya suruh pun, mereka akan mengikuti apa yang saya lakukan.

Mama juga bisa mengajaknya sesekali bermain-main di kebun, ikut menanam bunga di pot, atau sekadar membiasakannya mengurangi pemakaian plastik.


3. Mengajaknya terlibat di rumah


Dengan mengenalkan berbagai tugas rumahan pada mereka, maka kemudian mereka akan mencintai rumah mereka juga. Saat rumah kurang nyaman, mereka pun akhirnya berinisiatif untuk membuatnya agar terasa nyaman.

Saya selalu melibatkan mereka kalau harus beberes rumah. Nggak perlu yang terlalu berat. Sekadar membersihkan mainan mereka sesaat sebelum saya pel pun jadilah. Atau merapikan tumpukan baju sebelum saya setrika.

Yang penting semua harus dilakukan dengan hati senang! Dengan demikian, maka mereka pun menganggap bahwa menjadi anak mandiri itu juga menyenangkan dan juga fun!


4. Membiasakannya makan sendiri


Sejak mereka kecil, saya sudah membiasakannya makan sendiri. Meskipun akhirnya berantakan, ya biar sajalah. Yang penting, mereka mau makan sendiri tanpa disuapi.

Memang risikonya kemudian saya harus beberes terus seharian di rumah, Ma. Tapi demi membiasakan mereka agar menjadi anak mandiri, saya rela-rela saja. Semoga beneran, mereka bisa tumbuh menjadi anak mandiri dan tangguh ya. Amin!

Untuk makanannya, jangan lupa perbanyak buah dan sayur ya, Ma! Atur menunya supaya mereka nggak sampai bosan. Jangan terlalu banyak menyajikan makanan yang berminyak dan pedas, karena bisa menyebabkan mereka panas dalam.


5. Mengajak bersosialisasi


Membiasakan anak bersosialisasi itu pastinya penting sekali dalam proses mendidik mereka agar tumbuh menjadi anak mandiri ya, Ma. Tujuannya apa lagi kalau nggak biar mereka jadi lebih mengenal lingkungan dan mampu berkomunikasi dengan orang lain.

Saya selalu mendorong mereka untuk berkenalan dengan anak-anak lain, jika mereka saya bawa ke lingkungan baru. Saya juga meminta mereka untuk bermain dan berbaur dengan anak-anak seusianya.

Dengan membiasakan anak bersosialisasi, apalagi sering-sering mengajaknya ke lingkungan baru, nanti ke depannya dia akan terbiasa dan mudah beradaptasi, Ma. Nggak jadi anak pemalu yang gelendotan di ujung daster mamanya.


5 hal sederhana di atas senantiasa saya lakukan sejak anak-anak saya masih kecil. Saya percaya, Mama juga sering melakukannya kan? Nah, sekarang lebih diintensifkan saja, Ma, supaya mereka terbiasa dan akhirnya tumbuh menjadi anak mandiri.

Masa kecil saatnya belajar bagi anak-anak, karena mereka lebih mudah dalam memahami sesuatu. Seperti yang diungkapkan Ibu Efnie, seorang pakar psikolog anak, bahwa masa kecil adalah masa-masa yang indah bagi anak-anak. Karena pada masa kecil inilah ikatan kasih sayang antara anak dan orangtua bisa dibentuk, sehingga menjadi dasar emotional attachment antara orangtua dan anak-anak mereka saat mereka dewasa nanti.

Semoga anak Mama pun bisa tumbuh menjadi sosok anak mandiri yang kuat, pintar, kreatif, memiliki kepedulian kepada sesama, dan juga pemberani ya, Ma. Amin!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Agar Anak Mandiri Ternyata Hanya Perlu Kita Ajak Melakukan Beberapa Hal Kecil Sehari-hari Ini Saja!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Liswanti Pertiwi | @liswantipertiwi

Blogger, reviewer, freelance financial

Silahkan login untuk memberi komentar