Agar Ibu Menyusui Nggak Stres dan Ringan Bebannya, Yuk, Kita Lakukan 6 Hal Ini untuk Mendukungnya!

Agar Ibu Menyusui Nggak Stres dan Ringan Bebannya, Yuk, Kita Lakukan 6 Hal Ini untuk Mendukungnya!

788
Kesuksesan ibu menyusui bayinya memang tergantung pada diri ibu itu sendiri. Tapi, peran kita, orang-orang di sekitarnya juga bisa membuatnya lebih ringan dan nyaman menjalaninya. Yuk, dukung ibu menyusui dengan cara-cara ini.

ASI memang makanan terbaik anak, baik dari segi kandungan gizi maupun manfaat lain, seperti mengeratkan bonding antara mama dan bayi yang baru lahir. Menyusui dan memberikan ASI yang terbaik untuk bayi memang menjadi cita-cita bagi semua mama.

Untuk sebagian perempuan, menyusui mungkin akan menjadi pekerjaan yang mudah dan ringan. Air susu mengalir deras, dan tidak ada kesulitan berarti ketika harus mempererat bonding dengan bayinya.

Tapi, bagi perempuan yang lain, aktivitas menyusui menjadi sebuah ritual yang cukup menyakitkan, menimbulkan luka fisik, bahkan menimbulkan tekanan karena ASI tidak bisa mengalir lancar. Sehingga ibu menyusui yang mengalaminya akan lebih rentan menghadapi stres, bahkan kemudian memutuskan untuk berhenti memberikan ASI.

Dan, setelah berhenti pun, si mama ini bukannya semakin bahagia, ia akan dihinggapi rasa bersalah karena merasa tidak sempurna menjadi Ibu.

Nah, Ma, perkara menyusui dan memberikan ASI ini memang bisa jadi sangat sensitif bagi perempuan.

Nah, jika sekarang Mama memang sedang berjuang menyusui dan menemui banyak kesulitan, ada baiknya perlihatkan artikel ini pada orang-orang terdekat Mama agar mereka tahu seperti apa perjuangan Mama yang sebenarnya. Mungkin saja mereka sudah tahu, dan mereka pengin membantu Mama tapi tak tahu mesti bagaimana.

Atau mungkin, Mama sendiri sudah berhasil berjuang di urusan per-ASI-an, dan melihat teman Mama atau mama lain yang sedang dalam kesulitan menyusui, berikut ada 6 cara yang bisa dilakukan untuk memperingan beban seorang ibu menyusui.

BACA JUGA


Ibu Menyusui Akan Membutuhkan Dukungan dari Seluruh Keluarga - Berikut Hal-hal yang Bisa Dilakukan Agar Sukses Menyusui!

Ibu Menyusui Akan Membutuhkan Dukungan dari Seluruh Keluarga - Berikut Hal-hal yang Bisa Dilakukan Agar Sukses Menyusui!

 Ibu menyusui tidak sendirian. Ada banyak orang tersayang yang bisa membantu dan mendukung selama proses ibu menyusui. Ayo, ajak mereka ...

Read more..


6 cara yang bisa dilakukan untuk mendukung para ibu menyusui, agar mereka sukses memberikan ASI dan tak semakin stres


1. Katakan pada ibu menyusui, bahwa ia sedang melakukan sesuatu yang hebat


"Good job! Kamu hebat sekali!"
"Hei, kamu sudah bekerja keras sampai sejauh ini. Menyusui itu tidak gampang lho!"

Pernyataan positif semacam itu dapat membantu ibu menyusui merasa dihargai karena telah melakukan sesuatu yang benar dan hebat.

Linda Smith, seorang konsultan bersertifikat laktasi di Ohio mengatakan, pernyataan tersebut sangat tepat untuk diungkapkan ke setiap mama mana pun yang sedang menyusui sebagai bentuk dukungan.

Alih-alih kita berkomentar macam-macam saat ia menceritakan pengalaman menyusuinya, pernyataan sederhana dan tampak sepele ini akan membuat ibu menyusui merasa lebih semangat, Ma.


2. Mengakui bahwa, menyusui memang tidak mudah


Ma, menyusui memang seharusnya menjadi perilaku alamiah bagi ibu yang baru saja melahirkan. Meskipun demikian, menyusui itu tidak selalu mudah. Ada banyak alasan yang menjadi tantangan bagi ibu menyusui, meskipun di beberapa kasus, si ibu akhirnya bisa tetap menyusui secara sempurna.

Faktor psikologis adalah faktor utama yang membuat mudah tidaknya proses menyusui.

Mama yang terganggu psikologisnya, baik karena masalah rumah tangga, tekanan dari orang sekitar, maupun komentar tentang menyusui yang kurang tepat dapat membuat ASI tidak lancar.

Juga ada faktor medis. Mama dengan riwayat penyakit tertentu, akan mengalami kesulitan saat menyusui. Faktor fisik sang mama juga bisa saja tidak mendukung, misalnya seperti payudara yang terlalu besar atau bentuk puting yang rata. Juga dipengaruhi oleh kemampuan bayi untuk mengisap dan menyusu, serta bentuk anatomi mulut dan rahang bayi yang menyulitkan bayi menyusu.

Alih-alih menyatakan betapa pentingnya menyusui bagi ibu dengan kondisi-kondisi di atas, kita sebaiknya mengatakan padanya, "Setiap ibu, dan setiap bayi itu berbeda kondisinya. Tak ada yang bisa disamakan satu sama lain."

Karena pengalaman kita, dan pengalaman mereka pasti berbeda. Janga kan pengalaman ibu lain, Ma, pengalaman kita dengan anak yang berbeda, juga pasti berbeda juga kan?


3. Jangan berusaha mengurangi rasa sakitnya, saat ia mengeluh sakitnya menyusui


"Duh, sakit banget ya, menyusui itu!"

Jika ada ibu menyusui sedang curhat begitu, maka biasanya kita respon dengan, "Eh tapi aku nggak sakit kok, seharusnya bisa diakali biar ngga sakit. Sudah coba bla bla bla ..."

Yes, kata-kata tersebutlah yang sering keluar untuk menanggapi curhatan ibu menyusui mengenai sakitnya menyusui. Ya, mungkin alasannya karena kita perhatian, dan ingin berbagi tips ya, Ma. Dan, juga menyemangati si ibu menyusui tersebut.

Tapi, ada luka menyusui yang dengan mudah sembuh tanpa harus diberi perlakuan khusus. Ketika puting mengalami lecet, kita bisa memberinya olesan madu atau apa pun yang biasanya kita gunakan untuk mengurangi rasa sakit itu. Sekejap, sudah hilang. Ketika datang lagi, kita juga masih bisa bertahan dengan rasa sakitnya.

Tapi ada mama yang tetap merasa sakit sepanjang ia menyusui padahal berbagai cara telah ia lakukan. Christine Jaslar, seorang perawat dan konsultan ASI bersertifikat menyatakan, bahwa ibu menyusui yang tidak kunjung bisa mengatasi rasa sakit pada puting susunya, kemungkinan memiliki masalah pada anatomi bayinya. Seperti masalah pada bentuk lidah atau sesuatu yang harus segera diperiksa lebih lanjut.

So, sebaiknya gimana kalau dicurhatin bahwa menyusui itu sakit?

Well, dengarkan saja curhat si ibu menyusui itu, Ma. Hindarilah respon yang bernada meremehkan padanya. Karena kemungkinan hal tersebut bisa berdampak serius. Bisa jadi, ia benar-benar membutuhkan pertolongan medis.


BACA JUGA


Antara Ibu Menyusui, Teori Idealisme, Realita Setelah Melahirkan, Serta Hal-Hal yang Selalu Menjadi Perdebatan

Antara Ibu Menyusui, Teori Idealisme, Realita Setelah Melahirkan, Serta Hal-Hal yang Selalu Menjadi Perdebatan

ibu menyusui kan harus bahagia. Kalau semua idealisme dan teori-teori ini nggak mungkin diterapkan, maka ya sudah, fleksibel saja. ...

Read more..


4. Bantu dalam hal lain selain urusan menyusui


Ada banyak hal yang bisa dilakukan teman maupun keluarga ibu menyusui untuk meringankan bebannya. Bantuan tidak selalu harus dengan nasihat atau saran. Mama bisa membantu para ibu menyusui dengan melakukan berbagai hal di sekitarnya yang akan membuatnya bertambah nyaman.

Bahkan bisa jadi ibu menyusui lebih membutuhkan bantuan fisik ini dari pada nasehat kita yang hanya membuatnya semakin kebingungan.

Kita bisa membantu membereskan pakaian bayi, menyiapkan makanan bagi ibu menyusui, membantu menggantikan popok, menjaga bayi sementara sang ibu mandi atau istirahat sejenak.

Dengan bantuan seperti itu, maka ibu menyusui bisa lebih fokus untuk menyusui dan mempererat bonding dengan si bayi atau membuatnya bisa istirahat.

Kita juga bisa menceritakan hal lucu atau konyol yang bisa membuatnya tersenyum sepanjang waktu. Cukup mudah dan simpel kan, Ma?


5. Menjadi jembatan penghubung dengan konselor ASI profesional


Terkadang, ibu, ibu mertua, kakak ipar atau mungkin siapa pun bisa saja memang memiliki tips "hebat" yang dirasa mampu mempermudah ibu menyusui. Tapi di lain waktu, ada beberapa hal yang hanya bisa diatasi dengan bantuan langsung dari profesional.

Seorang konselor ASI profesional dapat memberikan bantuan berupa nasihat dan akses solusi dengan dasar keilmuan yang ia miliki. Nasihat ini bersifat sangat personal dan kasusistik, sehingga jika ada masalah spesifik yang terjadi pada ibu menyusui, yang bisa dilakukan kita adalah menghubungkannya dengan konselor ASI bersertifikat atau tenaga medis lainnya.

Ingat, semua ada ahlinya. So, meski mungkin kita sudah atau lebih berpengalaman, tapi tidak ada salahnya kita tidak sembarang memberikan solusi.


6. Ingat, bayinya bukan anakmu


Saat ibu menyusui menceritakan tentang apa pun yang menjadi perasaan atau pemikirannya saat memberikan ASI, seharusnya tidak ada seorang pun yang boleh atau bisa menyalahkanna atau memengaruhinya.

Ia pasti sudah tahu bahwa ia harus berusaha lebih keras dalam memberikan ASI. Kita harus menyemangatinya, jangan sampai justru melemahkan semangatnya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah ibu menyusui anaknya.

Misalnya, ibu menyusui bisa menggunakan supplemental nursing system (SNS), yang berupa botol berselang yang berisi ASIP, ASI donor, maupun susu formula. Selang dimasukkan ke dalam botol, sedangkan selang yang satu dilekatkan ke puting ibu sehingga bayi tetap dapat menyusu melalui puting ibu tanpa frustrasi karena susu yang kering atau kosong.

Biasanya supplement nursing system ini digunakan oleh ibu yang mengadopsi bayi dan ingin merekatkan bonding dengan si bayi. Mama juga bisa melakukannya, jika perlu.

Selain SNS, nipple shield juga sangat membantu mengurangi rasa sakit saat menyusui. Alat ini dipasang di sekitar puting sehingga mulut bayi dan puting tidak bersentuhan langsung.

Ibu menyusui yang bekerja biasanya akan menggunakan pompa pemerah ASI untuk mempermudah pemberian ASI pada si bayi saat ia bekerja. ASI perah ditempatkan pada botol steril, lalu diberikan pada si bayi dengan cara disendokkan, atau dengan cara lain.

Jika sudah benar-benar darurat, ibu boleh saja memberikan susu formula sebagai susu penyambung saat dalam keadaan darurat seperti sata air susu tidak juga keluar, sedangkan anak sudah terindikasi butuh cairan lebih banyak.

Cara mana yang akan dipakai ibu menyusui, biarkanlah mereka yang memutuskan. Yang pasti, apa pun caranya, bayi yang ia susui adalah anaknya, bukan anak kita. Jadi dukung dia memilih cara yang membuatnya merasa nyaman.


BACA JUGA


Ini Dia 7 Masalah Ibu Menyusui yang Biasanya Dialami, Beserta Tips untuk Mengatasinya!

Ini Dia 7 Masalah Ibu Menyusui yang Biasanya Dialami, Beserta Tips untuk Mengatasinya!

Bisa menyusui, pastilah sudah menjadi keinginan Mama begitu si bayi lahir ya, Ma. Dan, jangan dikira pula bahwa menyusui itu mudah, tinggal ...

Read more..


Nah, dengan melihat semua kesulitan ibu menyusui di atas, yuk, coba kita ubah cara empati kita terhadap ibu menyusui. Karena menyusui adalah hal paling hebat yang dilakukan oleh seorang ibu untuk anaknya.

Tapi, jangan juga kita antipati terhadap ibu yang tidak bisa menyusui penuh. Yakin saja, bahwa mereka pasti punya alasan yang baik.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Agar Ibu Menyusui Nggak Stres dan Ringan Bebannya, Yuk, Kita Lakukan 6 Hal Ini untuk Mendukungnya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hepi Risenasari | @hepirisenasari

Seorang perempuan dalam perjalananya menjadi Bahagia dan berguna

Silahkan login untuk memberi komentar