Anak Kecanduan Permainan Games Online? Duh, Jangan Sampai Deh! Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Mengizinkannya!

Anak Kecanduan Permainan Games Online? Duh, Jangan Sampai Deh! Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Mengizinkannya!

768
Permainan games online? Hati-hati, anak yang terlalu banyak terpapar, akan menghadapi risiko kecanduan permainan games online. Dan kalau sampai tak terukur maka pasti akan menjadi masalah di kemudian hari.

Permainan games online? Wah, anak mana yang nggak suka memainkannya?

Termasuk anak-anak saya juga suka bermain permainan games online. Ya, sejak internet muncul, media permainan anak-anak pun menjadi bergeser. Kalau zaman kita dulu ya, Ma, hampir semua permainan yang ada akan melibatkan banyak anggota badan untuk bergerak, atau harus melibatkan banyak anak biar seru. Sekarang? Cukup jari jemari aja deh yang berolahraga. Anak pun cenderung nyaman diam di rumah, sama sekali nggak pengin keluar untuk bermain bersama teman-temannya.

Hingga kemudian, makin ke sini, orangtua seperti kita-kita ini akhirnya harus tambah hati-hati. Anak yang terlalu banyak terpapar permainan games online, akan menghadapi risiko kecanduan permainan games online. Dan kalau sampai tak terukur maka pasti akan menjadi masalah di kemudian hari.

Saya sendiri juga pada awalnya memperkenalkan jenis permainan games online yang sifatnya edukatif untuk anak-anak. Menurut hemat saya, permainan games online yang edukatif pastilah akan membawa manfaat bagi mereka, dan bisa jadi metode belajar yang tepat.

Dan iya kok, hal ini terbukti tuh, Ma. Melalui permainan games online yang edukatif, anak-anak saya bertambah pengetahuannya. Lalu, seiring waktu dan bertambahnya usia serta keterampilannya, mereka pun mulai memainkan permainan games online yang semata hanya untuk hiburan saja, misalnya seperti My Talking Tom, Piano Tales dan lain-lain.


BACA JUGA


Anak Ketagihan Gadget, Atasi dengan 3 Cara Ini Sebagai Langkah Awal!

Anak Ketagihan Gadget, Atasi dengan 3 Cara Ini Sebagai Langkah Awal!

Anak ketagihan gadget, jangan melulu salahkan dia. Nyadar atau enggak, kitalah yang sudah mengenalkannya pada gadget sejak dia lahir

Read more..


Dari mana sih mereka akhirnya bisa mengakses permainan games online ini?


Sebelumnya, biasanya sih, anak-anak mengenal games melalui PC ataupun laptop, yang pastinya diinstal oleh para orangtua ya. Kan nggak mungkin mereka menginstal sendiri kan, Ma?

Namun, kini, akses terhadap games, terutama permainan games online, menjadi lebih bebas terbuka dan mudah karena adanya smartphone dan tablet. Teknologi smartphone dan tablet yang semakin praktis membuat anak-anak mudah memegangnya dan bahkan mengoperasikannya. Harganya pun makin murah.

Dengan berbagai alasan, akhirnya smartphone dan tablet pun diisi dengan permainan games online yang nggak kebetulan juga dengan mudah diunduh, dan gratis pula.


Apa alasan orangtua membiarkan anak-anak mengenal permainan games online ini?


Well, tahukah Mama, bahwa ternyata, tak semua orangtua memiliki alasan yang jelas mengenai hal ini. Hmmm ... Jangan-jangan Mama juga salah satu di antara orangtua ini ya? Yah, barangkali saya juga sih, Ma. Hehehe.

Berdasarkan survey, yang saya kutip di buku “17 Rumus Keren Internet Baik” yang dirilis oleh Telkomsel, ada bukti bahwa:

“Sekitar 65% orangtua memberikan fasilitas games pada anaknya yang berusia 3 hingga 5 tahun. Kebanyakan orangtua beralasan agar anaknya bisa memainkan games. Sementara itu sekitar 36% orangtua memberikan fasilitas tersebut tanpa alasan yang jelas.”

Apakah alasannya:

“Kan kasih hiburan buat anak-anak!” *Ya iya sih. Hiburan yang mudah didapat dan gratis pula!*

“Anak saya bakal anteng kalau main permainan games online begini. Saya jadi bisa nyambi menyelesaikan kerjaan rumah!” *Eaaa, bener juga. Kalau mereka anteng, kerjaan bakal beres tanpa disela rengekan kan?*

“Biar anak-anak nggak gaptek dong ah!" *Iya, betul betul betul. Tapi sudah diperhitungkan dampaknya belum?*

Alasan sih sekadar alasan, Ma. Namun, ingat, bahwa apa pun yang dilakukan secara berlebihan dan tanpa pengawasan, bisa jadi bahaya! Termasuk permainan games online ini.

Internet ibarat hutan belantara, Ma. Bayangkan jika anak-anak kita lepas begitu saja menjelajah hutan itu tanpa petunjuk. Duh, apa ya jadinya? Ngeri deh ngebayanginnya!

Oleh karena itu, Ma, kita harus cermat dan berpikir panjang, sebelum akhirnya kita mengizinkan anak-anak bermain permainan games online.


4 hal yang harus dicermati, sebelum memberikan izin pada anak untuk bermain permainan games online


1. Konten


Di dunia maya tersebut, ada banyak sekali permainan games online yang bisa kita unduh dan kita mainkan. Namun, nggak semua permainan games online, kontennya cocok untuk anak-anak. Misalnya jika permainan games online tersebut mengandung kekerasan. Pastinya nggak akan baik untuk anak-anak kan?

Daya serap otak anak itu 2x lebih cepat dan lebih aktif dari daya serap otak orang dewasa. Jika dia melihat sesuatu yang negatif seperti kekerasan dalam permainan games online yang dimainkannya, maka hal itu akan dengan segera pula terekam dalam memorinya.

Ini jelas berbahaya, Ma, karena anak bisa menirukan apa yang sudah dilihatnya tadi.

“Otak bayi luar biasa. Mampu menirukan gerak manusia bahkan sejak hari pertama”
- Andrew Meltzoff, Ph.D –
(University of Washington)

So, pilihkan permainan games online yang sesuai bagi anak-anak. Kalau perlu, cobalah dulu games-nya, sebelum dimainkan oleh anak-anak agar Mama yakin betul kontennya pas untuk mereka.

Nggak cuma konten games saja yang perlu Mama perhatikan, tapi apakah berpotensi mengandung iklan yang tak pantas.

Berikut adalah beberapa permainan games online yang dinilai berbahaya menurut buku “17 Rumus Keren Internet Baik”.

  • Death Race
  • Mortal Combat
  • Grand Theft Auto
  • Silent Hill
  • Resident Evil
  • Mass Effect
  • Postal
  • Tomb Rider dan lain-lain.

Nah, barangkali juga ada permainan games online lain yang berdampak tak baik bagi perkembangan anak yang belum termasuk dalam daftar di atas. So, sebaiknya Mama tetap waspada ya.


BACA JUGA


Anak Tertarik Gadget? Jangan Panik, Ma! Bantu Dia Menggunakannya Secara Bijak dengan 5 Tips Ini!

Anak Tertarik Gadget? Jangan Panik, Ma! Bantu Dia Menggunakannya Secara Bijak dengan 5 Tips Ini!

Waktu terus bergulir. Zaman sudah berubah. Teknologi semakin berkembang, bahkan begitu pesat. Dan saat ini, segala sesuatu menjadi lebih ...

Read more..


2. Rating

Cara untuk mengetahui apakah suatu permainan games online sesuai bagi anak-anak adalah dengan memperhatikan rating games tersebut.

Masyarakat dunia telah menyepakati pembatasan konten permainan games online dengan sistem rating yang disebut dengan ESRB Rating. Tujuannya, tentu, agar orangtua terbantu dalam memilihkan games yang cocok bagi anak-anaknya.

Berikut ini ESRB Rating (USA) yang perlu Mama ketahui:


Nah, Mama, pastikan permainan games online yang Mama pilihkan untuk si kecil mempunyai rating yang aman ya.


3. Durasi permainan games online yang dimainkan

Berapa lama sih sebaiknya, screen time anak-anak dalam sehari. Screen time ini termasuk adalah bermain permainan games online, juga waktu mantengin televisi, Ma. Berikut adalah rekomendasi dari The American Academy of Pediatrics (AAP)



Nah, anak-anak di bawah usia 2 tahun, menurut AAP, hanya boleh screen time dengan pengawasan yang sangat ketat dari orangtua, misalnya saja kalau mereka melakukan video call dengan anggota keluarga yang lain, ini pastinya diperbolehkan.

Jadi, poin ini juga harus menjadi pertimbangan orangtua ya, sebelum mengeluarkan izin anak memainkan permainan games online.


4. Dampak permainan games online


Paparan cahaya dari gadget, dan screen pada umumnya, bisa berbahaya bagi kesehatan mata anak-anak karena menyebabkan terkikisnya lapisan Lutein, yang merupakan pelapis pelindung retina mata. Tanpa Lutein ini, pandangan mata kita akan kabur, Ma. Selain itu, paparan radiasi sinyal dari gadget juga ditengarai dapat menganggu perkembangan neuron pada anak.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada berbagai dampak juga akan mengikuti jika anak-anak terlalu banyak memainkan permainan games online, di antaranya:

  • Nyeri tulang belakang akibat, duduk dalam posisi membungkuk
  • Radang jari tangan (kejang tangan)
  • Sulit tidur
  • Susah makan
  • Kecanduan
  • Terpapar pornografi dan judi
  • Perubahan perilaku, menjadi kasar, malas belajar, bahkan memalak dan mencuri


BACA JUGA


4 Aplikasi Gadget Untuk Anak yang Direkomendasikan Untuk Mama Unduh Agar Bakat Anak Lebih Terasah!

4 Aplikasi Gadget Untuk Anak yang Direkomendasikan Untuk Mama Unduh Agar Bakat Anak Lebih Terasah!

Sekarang ini banyak banget aplikasi gadget untuk anak yang bisa Mama temukan di App store maupun Google play store. Mama harus jeli untuk ...

Read more..


Nah, Mama, berbicara mengenai kecanduan permainan games online, sudah seharusnya kita tak menyepelekannya. Sudah sering kita dengar, ada anak-anak yang kecanduan permainan games online dan akhirnya harus kehilangan masa depannya. Sekolahnya kacau, kesehatan badan dan jiwanya terganggu. Duh. Hiks!

Memang ada sih yang akhirnya bisa sembuh. Tapi pastinya, usahanya untuk sembuh itu butuh waktu yang panjang, dan pastinya nggak mudah.

Yah, kita boleh saja sibuk mencari nafkah demi menjamin masa depan anak-anak. Tapi, jangan sampai abai dalam mengawasi anak-anak. Bisa sia-sia saja semua kerja keras kita, Ma.

Yah, beginilah, tantangan orangtua di era digital.

Semoga, 4 hal tadi bisa dipertimbangkan secara matang ya, Ma, sebelum kita mengizinkan anak-anak bermain permainan games online.

Stay smart, Mama!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Kecanduan Permainan Games Online? Duh, Jangan Sampai Deh! Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Mengizinkannya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ety Abdoel | @etyabdoel

Lifestyle Blogger. Mom of two daughters. Live in Solo. Visit me at www.etyabdoel.com

Silahkan login untuk memberi komentar