Anak Menangis Dalam Diam di Malam Hari? Ternyata 4 Hal Ini Menjadi Pemicunya!

webmd

Anak Menangis Dalam Diam di Malam Hari? Ternyata 4 Hal Ini Menjadi Pemicunya!

516
Anak menangis bukanlah sesuatu yang menyenangkan untuk dilihat. Waspadalah, Ma, jika si kecil mungkin kerap menangis diam-diam di malam hari.

Pernah nggak Mama melihat anak menangis dalam diam di malam hari? Entah itu anak menangis di sela tidurnya atau sebelum tidur. Pastinya bikin kita bertanya ya, Ma, hal apa yang membuat anak menangis dalam diam?

Terkadang, Mama dan Papa memerlukan sedikit waktu untuk memahami sifat anak. Di dalam waktu tersebut, drama antara orang tua dengan anak kerap terjadi. Orang tua yang sangat penyayang, sekesal apapun pada sang anak, tidak akan pernah menyakiti anaknya baik sari fisik maupun psikologi.

Namun orang tua pun adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Mungkin Mama dan Papa pernah "kelepasan" melakukan suatu tindakan yang kurang berkenan di hati sehingga anak menangis dalam diam.

Ada empat hal yang dapat membuat anak menangis diam-diam di malam hari tanpa Mama atau Papa ketahui loh.

1. Mereka melihat berita mengerikan

thestar

Anak-anak biasanya belum memiliki kemampuan atau pengalaman dalam memproses berita tragedi. Bagi anak, seluruh berita mengerikan yang terjadi di belahan dunia lain terasa sangat nyata, seakan sungguh-sungguh terjadi di sekitarnya.

Akibatnya, anak akan merasa tidak akan, ketakutan, dan terganggu. Parahnya lagi, ketakutan tersebut biasanya terjadi cukup lama, dan akan berefek pada perkembangannya di masa depan.

Akhir-akhir ini, dunia seakan tidak kehabisan tragedi kemanusiaan, dan media tidak berhenti memberitakannya. Jadi, tetaplah dampingi si kecil ketika mereka sedang menonton televisi, atau mengakses smartphone agar menghindari anak menangis di malam hari.

2. Pertengkaran Mama dan Papa

womansday

Jangan Mama kira si kecil tidak pernah mencuri dengar obrolan atau perdebatan Mama dengan Papa, apalagi jika pertengkaran terjadi di malam hari.

Dinding yang tipis serta suasana malam hari yang hening tidak akan banyak meredam suara tinggi Mama dan Papa, dan ... si kecil tidak menyukainya. Meskipun Mama dan Papa hanya memperdebatkan masalah kecil yang tidak serius. Bagi anak, semuanya terdengar serius, intens, dan mengerikan.

BACA JUGA


Orangtua Bertengkar di Hadapan Anak-Anak? Yes or No?

Orangtua Bertengkar di Hadapan Anak-Anak? Yes or No?

Orangtua bertengkar di depan anak-anak akan memberikan efek kejiwaan yang kurang baik terhadap mereka

Read more..

Salah satu solusinya adalah, Mama dan Papa berdiskusi saat suasana kedua hati sedang tenang, atau berdiskusilah di dalam kendaraan saat sedang berjalan-jalan berdua saja.

Bukan berarti anak tidak diperbolehkan melihat orang tuanya berbeda pendapat ya. Diskusi mengenai dua pendapat yang berbeda, antara Mama dan Papa, sesungguhnya baik untuk anak. Namun jika Mama dan Papa sudah masuk ke tahap bertengkar dan saling berteriak, anak akan terluka.

Dan biasanya itu akan membuat anak menangis ketakutan entah sebelum tidur maupun di sela tidurnya.

3. Perceraian

safetoterx

Perceraian adalah duka cita mendalam bagi setiap anak. Hampir tidak ada cara untuk mengurangi kepedihan seorang anak yang melihat kedua orang tuanya berpisah, meskipun memang ada kalanya perceraian adalah jalan yang terbaik. J

ika Mama sempat berpikir bahwa perceraian tidak akan melukai anak, dan beranggapan bahwa, "Nanti juga akan terbiasa kok. Ini adalah yang terbaik untuk anak-anak", maka sebaiknya Mama pertimbangkan lagi pemikiran tersebut.

Buku The Unexpected Legacy of Divorce mengungkapkan bahwa, bagi anak, perceraian adalah sebuah aliran sungai yang mengubah hidup mereka secara permanen. Dunia baru yang mereka masuki ini terlihat sebagai tempat yang jauh lebih tidak dapat dipercaya dan jauh lebih berbahaya karena bahkan sebuah hubungan paling dekat yang mereka kenal pun tidak dapat bertahan. Lebih dari itu, penderitaan anak tersebut menandakan berakhirnya masa kanak-kanak yang menyenangkan.

Apa yang orang tua alami, sangat berbeda dengan apa yang anak alami. Setelah melihat kedua orang tuanya berpisah, anak memiliki kesakitan dan kekecewaannya sendiri. Mereka akan bertanya-tanya, "Mengapa orang tua begitu egois? Mengapa mereka tidak bersedia mempertahankan pernikahan demi kepentingan kami?"

BACA JUGA


Inilah 11 Cara Anak-Anak Dari Keluarga Bercerai Melihat Cinta Dalam Pandangan Yang Berbeda

Inilah 11 Cara Anak-Anak Dari Keluarga Bercerai Melihat Cinta Dalam Pandangan Yang Berbeda

The fact that love is imperfect does not mean that it is untrue or unreal. - Pope Francis

Read more..

4. Memperlakukan anak dengan tidak menyenangkan

foreverymom

Shakespeare pernah berujar, melalui dramanya, "Apalah arti sebuah nama? Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi."

Koreksi, Shakespeare, nama ternyata begitu penting bagi anak.

Apabila Mama atau Papa sering memanggil anak dengan nama panggilan buruk, misalnya "si malas", "si gendut", "si cengeng", hati mereka akan terluka jauh lebih dalam dari yang bisa Mama bayangkan. Mereka akan merasa tidak berarti, tidak berharga, dan tidak dihargai. Jika Mama menganggap bahwa nama panggilan tersebut adalah bentuk motivasi, maka Mama sudah gagal karena efeknya justru kontradiktif.

Tindakan lain yang juga melukai anak adalah memukul anak. Dengan memukul anak, orang tua sedang mengajarkan mereka bahwa memukul anak adalah suatu tindakan atau kebiasaan wajar yang dapat diterima.

BACA JUGA


5 Strategi Mendampingi Anak Menghadapi Hal Baru dalam Kehidupannya

5 Strategi Mendampingi Anak Menghadapi Hal Baru dalam Kehidupannya

Anak akan terus menghadapi hal baru dalam setiap stage hidupnya. Itu wajar, Ma. Hanya Mama yang bisa mendampinginya

Read more..

Mama sangat bisa loh mendisiplinkan anak tanpa melukai mereka. Misalnya, memberlakukan batasan dengan tetap bersikap baik, lebut, hormat, teguh, dan konsisten. Hasilnya akan jauh lebih positif, dan anak pun tidak akan menangis diam-diam menahan sakit hati di kamarnya.

Kalaupun Mama sudah terlanjur lepas tangan pada si kecil, sebelum tidur usahakan meluangkan sedikit waktu dengannya. Bicaralah dengan lembut padanya dan meminta maaf atas perlakuan Mama tadi. Peluk erat si kecil dan ucapkan kalimat sayang.

Well, menjadi orang tua itu seperti belajar sepanjang waktu ya, Ma. Banyak hal yang mesti kita pelajari setiap hari. Dan tentunya kesempurnaan itu hanyalah milikNya, kita berusaha semampu mungkin untuk bisa meredam emosi, menjadi ibu yang baik dan bahagia.

Menghindari anak menangis dalam diam di malam hari tentunya memerlukan usaha dari kedua belah pihak. Jangan pernah letih untuk terus menjalaninya ya, Ma.

Peluk sayang selalu untuk si kecil.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Menangis Dalam Diam di Malam Hari? Ternyata 4 Hal Ini Menjadi Pemicunya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Azyyati | @raidahazyyati

Silahkan login untuk memberi komentar