Awas, Ma, Gejala-Gejala Ini Menunjukkan Mama Kurang Minum Air Putih!

Awas, Ma, Gejala-Gejala Ini Menunjukkan Mama Kurang Minum Air Putih!

2.1K
Jangan abaikan alarm tubuh, karena bisa jadi pertanda penyakit akan muncul.

Mama yakin, sudah rajin minum air putih setiap hari?

Sudah menjadi anggapan umum, air putih memberi banyak manfaat kesehatan bagi tubuh ya, di antaranya membantu pencernaan, menetralisir racun yang mungkin masuk bersama makanan, juga sebagai pengatur suhu tubuh. Kalau kita kurang konsumsi air putih, secara tidak sadar kita juga sudah merusak tubuh kita sendiri. Makanya air putih harus cukup, Ma!

Berikut beberapa tanda atau sinyal tubuh yang sering muncul kalau kita kurang minum air putih :


Beberapa bagian tubuh nampak atau terasa kering


Pernah nggak, Ma, merasa mulut tidak enak, tidak nyaman menelan, lengket, dan kering?

Gara-gara mulut terasa kering, buru-buru kita meminum apa saja yang ada di depan mata. Minuman manis dianggap dapat menghilangkan rasa haus dengan cepat. Tanpa kita sadar, bahwa minuman manis hanya solusi sementara.

Lebih baik, kalau mulut terasa kering, segeralah minum air putih, Ma, karena dapat melubrikasi selaput lendir yang ada di mulut dan tenggorokan layaknya pelumas. Hal ini akan menjaga kelembapan mulut dengan memproduksi air liur yang lebih banyak.

Demikian juga dengan kulit, Ma. Kulit seharusnya tetap terjaga kelembapannya. Tapi kalau kulit Mama lebih sering dalam kondisi kering, barangkali itu merupakan pertanda kalau Mama mengalami dehidrasi.

Air dikeluarkan dari dalam tubuh dalam bentuk ludah, urin, keringat, dan air mata. Kurang air berarti keringat yang dikeluarkan juga sedikit. Ini menunjukkan tubuh tidak mampu mengeluarkan kelebihan kotoran dan minyak. Padahal kotoran dan minyak menumpuk setiap hari. Salah satunya bisa jadi jerawat tuh, Ma.

Makanya, Ma, kalau nggak ingin berjerawat, salah satu cara mencegahnya adalah dengan banyak minum air putih.

Kurang minum juga nggak cuma berdampak pada mulut dan tenggorokan yang terasa kering saja. Kurangnya asupan air dalam tubuh dapat membuat mata Mama menjadi kering. Jadinya akan tampak merah seperti orang yang sedang mabuk. Ouch! Tanpa air dalam tubuh akan menyebabkan saluran air mata ikut mengering. Hal ini jelas menyakitkan mata, dan lama kelamaan dapat membahayakan kesehatan mata Mama. Apalagi kalau Mama sering menggunakan lensa kontak setiap hari,


Baca juga: Kulit Wajah Anda Kering, Ma? Atasi dengan 7 Tip di Bawah Ini!


Rasa haus dan lapar yang berlebihan


Pernahkah Mama mengalami rasa haus yang teramat sangat? Hausnya kayak lagi di gurun pasir, bayangkan saja!

Orang yang pernah mabuk akibat konsumsi alkohol mungkin dapat merasakan kehausan berlebih seperti ini. Begitu tersadar, dia akan merasakan keinginan minum air putih yang tinggi (rasa haus yang berlebih). Ya, alkohol memang menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi.

Begitu pun dengan rasa lapar. Biasanya kalau kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi, kita juga akan merasa mudah lapar. Sepanjang hari inginnya makan terus, bahkan saat terbangun tengah malam, kita tergoda untuk ngemil. Padahal aktivitas makan yang terlalu sering akan memaksa tubuh bekerja lebih keras, apalagi kalau sudah bukan waktunya makan. Banyak minum air putih akan membuat rasa kenyang lebih cepat dan melancarkan proses kerja tubuh.


Baca juga: Terlalu Banyak Makan Padahal Lagi Diet? Ini Tips untuk Membebaskan Rasa Bersalah Mama


Gangguan pencernaan


Kekurangan cairan juga dapat mengganggu sistem pencernaan tubuh, Ma.

Bila tidak cukup cairan atau kurang minum, produksi dan daya tahan lendir 'pelumas' di lambung juga berkurang. Akibatnya produksi asam lambung meningkat yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sering mulas atau sakit perut.

Nggak cukup di situ, Ma. Kurangnya cairan dapat juga mengganggu kerja usus besar dan usus halus. Akibatnya proses pembuangan kotoran akhir atau BAB pun terganggu. Jadi sembelit deh. Duh.

Nah, cukup atau tidaknya cairan yang masuk dapat dilihat dari jumlah urin yang keluar dan warna urin tersebut. Jika warna urin tampak bening atau kuning cerah dan banyak yang dikeluarkan, artinya kita cukup cairan. Tapi jika warnanya kuning gelap dan sedikit, berarti tubuh kita kurang cairan. Dalam kasus ekstrim, jika warna urin cokelat gelap atau pekat, bisa jadi terkena infeksi saluran kemih. Untuk itu segera konsultasikan dengan dokter.


Gangguan pada tubuh lainnya


Saat tubuh kekurangan cairan, maka air akan diambil dari darah. Darah yang kekurangan cairan akan menyebabkan oksigen yang seharusnya dibawa ke seluruh tubuh jadi ikut berkurang. Akibat berkurangnya oksigen akan menyebabkan munculnya rasa kantuk, mudah lelah, dan menurunnya stamina lebih cepat.

Tulang rawan dan tulang belakang cakram kita juga 80%-nya terdiri atas air. Jumlah ini mutlak dibutuhkan untuk menjaga lancarnya pergesekan antar tulang saat melakukan gerakan. Dengan menjaga tubuh tetap cukup cairan, maka akan mencegah terjadinya nyeri tulang persendian, Ma. Terutama bila terjadi gerakan tiba-tiba, seperti berlari, melompat, atau jatuh.

Begitupun dengan otot-otot kita, Ma, sebagian besar juga terdiri dari air. Jadi, kekurangan air dalam tubuh akan menyebabkan berkurangnya massa otot. Kalau Mama suka berolahraga atau latihan fisik yang berat, minum air sebelum, selama, dan setelah latihan nggak hanya membuat tubuh cukup cairan dan nyaman, tapi juga melancarkan aliran air ke seluruh tubuh, dan mengurangi terjadinya peradangan dan nyeri akibat latihan tersebut.

Banyak minum air putih juga dapat membantu tubuh Mama untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Gampangnya gini, Ma, organ tubuh bekerja menyaring zat-zat sisa pembuangan. Sisa pembuangan ini, supaya lancar, harus digelontor keluar dari tubuh dengan air. Kalau airnya nggak cukup, racun yang seharusnya dapat dikeluarkan, jadi tidak terbuang sempurna dan malah mengendap,

Akibatnya kita jadi mudah sakit, dan begitu sakit kita akan sulit sembuh, Ma, bahkan bisa muncul gangguan di bagian organ tubuh lainnya.


Baca juga: Sering Sakit Kepala, Ma? 5 tips Praktis Ini Membantu Meredakannya


Penuaan dini


Secara alami, jumlah air tubuh kita semakin sedikit seiring dengan pertambahan usia. Jadi, dengan bertambahnya usia, kita harus lebih meningkatkan asupan air yang masuk ke dalam tubuh.

Kurangnya cairan dapat mempercepat proses penuaan dini. Untuk mengurangi risiko penuaan terjadi lebih cepat, penting konsumsi air putih setiap hari dengan jumlah yang cukup disesuaikan dengan berat badan.


Nah, gimana nih, Ma? Apakah Mama mengalami salah satu atau beberapa hal seperti yang saya tulis di atas? Kalau iya, cobalah lebih banyak minum air putih. Ubahlah kebiasaan, dan mulailah dengan minum segelas air, atau sediakan botol minuman di dekat Mama ke mana pun Mama pergi atau beraktivitas.

Stay healthy, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Awas, Ma, Gejala-Gejala Ini Menunjukkan Mama Kurang Minum Air Putih!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


| @RisaRusli

Silahkan login untuk memberi komentar