Balita dan Anak-anak Itu Sungguh Mengerti Arti Menikmati Hidup - Kita Harus Belajar 7 Hal tentang Kehidupan Ini dari Mereka!

https://www.pexels.com/photo/laughing-boy-sitting-on-table-during-daytime-160191/

Balita dan Anak-anak Itu Sungguh Mengerti Arti Menikmati Hidup - Kita Harus Belajar 7 Hal tentang Kehidupan Ini dari Mereka!

1.4K
Balita dan anak-anak adalah guru kehidupan yang terbaik yang pernah ada. Kita harus belajar dari mereka!

Terkadang hidup ini memang menyebalkan! Uang di dompet yang tinggal 1 lembar, tumpukan setrikaan di keranjang, dan target-target yang tidak terpenuhi membuat hidup ini terasa penuh beban. Begitu banyak tuntutan pekerjaan yang perlu diselesaikan, sementara waktu begitu sempit. Bahkan sampai bikin kita lupa untuk tersenyum.

Nah, di sinilah gunanya punya balita-balita kecil yang menggemaskan. Walau saat ini anak-anak saya sudah berumur 10 dan 6 tahun, saya masih ingat sekali bagaimana kepolosan mereka membuat hidup menjadi lebih indah. Bagi saya anak-anak itu adalah komedian sejati yang kocaknya bisa menyaingi komika di televisi - menurut mamanya masing-masing.


BACA JUGA


Ini Dia 7 PR Terbesar bagi Setiap Orangtua yang Punya Balita

Ini Dia 7 PR Terbesar bagi Setiap Orangtua yang Punya Balita

Menanam kebiasaan baik pada si kecil akan menuai kebiasaan baik pula

Read more..


Kak Seto Mulyadi dalam sejumlah seminarnya sering menyebutkan bahwa suara anak adalah suara Tuhan. Anak-anak membawa pesan Ilahi untuk orang tuanya. Sebagai orang tua kita bisa belajar banyak dari balita-balita yang polos ini.


Berikut 7 hal yang saya pelajari dari balita-balita yang membuat hidup ini terasa lebih berwarna-warni



1. Mereka hidup di momen saat ini

1. Mereka Hidup Di Momen Saat Ini -


Melihat para balita itu menikmati momen mereka dengan fokus dan sepenuh hati benar-benar bikin iri. Kok mereka bisa, kok saya nggak? 

Anak-anak itu kalau lagi main, ya main saja. Lagi marah ya marah saja. Lagi senang ya senang saja. Tidak ada pusing sama masa lalu, atau tegang menghadapi masa depan. Dunia serasa berhenti bagi mereka sehingga mereka bisa hanya menikmati satu momen saja sebelum berganti ke aktivitas lain.



2. Anak-anak itu pelatih kesabaran yang baik

2. Anak-anak Itu Pelatih Kesabaran Yang Baik -


Ciri khas anak-anak, terutama balita, adalah tidak bisa satu kali saja dikasih tahu. Sama sih, orang dewasa terkadang banyak yang begitu juga. Perintah untuk jangan begini, jangan begitu, biasanya harus diulang berkali-kali. 

Sekali kita sabar, 6 kali kesabaran mulai menipis, 12 kali akhirnya bentakan yang keluar.

“Ma, makannya mana?”
“Sabar ya, Mama lagi nulis dulu. 5 menit lagi.”

5 menit kemudian ...

“Mama, sudah 5 menit, makannya sudah mau dibuatin belum?”
“Tanggung, Sayang, dikit lagi ya.”

15 menit kemudian ...

“Ma, makannya mana?”
“SABAR DONG! MAMA SEBENTAR LAGI SELESAI. BISA SABAR KAN?”, dengan nada tidak sabaran.

Coba ngacung yang gayanya seperti saya di atas?

Punya anak itu benar-benar melatih otot sabar orang tua. Dimulai dari latihan sabar ke anak, melebarkan rentang sabar ternyata sangat bermanfaat dalam menghadapi sejumlah persoalan hidup.



3. Anak-anak selalu melihat dari sisi yang baik

3. Anak-anak Selalu Melihat Dari Sisi Yang Baik -


Ketika rumah kami pernah kebanjiran, saya agak kebingungan untuk memindahkan sejumlah barang ke tempat yang lebih tinggi agar tidak basah. Ada rasa bingung dan sedih. 

Eh, anak-anak malah terlihat sangat menikmati air yang masuk ke dalam rumah.

“Keren, Ma, ada kolam di rumah kita!”

Anak-anak dan balita, selama perut mereka kenyang dan tidak mengantuk, hampir selalu bisa menemukan hal-hal menarik dari segala sesuatu. Misalnya dalam kemacetan lalu lintas, mereka mengamati mobil yang lewat dan menyebutkan mereknya satu demi satu dengan penuh antusias. 

Sama sekali nggak kayak kita yang ngomel dan berkali-kali memencet klakson, seakan dengan begitu kemacetan bisa terurai dengan cepat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Balita dan Anak-anak Itu Sungguh Mengerti Arti Menikmati Hidup - Kita Harus Belajar 7 Hal tentang Kehidupan Ini dari Mereka!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Shanty Arifin | @shantydewiarifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Fo

Silahkan login untuk memberi komentar