Baru Pindah ke Rumah Baru, Begini Caranya Bisa Langsung Berbaur dengan Para Tetangga yang Lebih Senior

Baru Pindah ke Rumah Baru, Begini Caranya Bisa Langsung Berbaur dengan Para Tetangga yang Lebih Senior

762
Menjadi warga di lingkungan rumah baru yang baik haruslah mengenal warga lama lebih baik lagi ya, Ma.

Bagi Mama yang baru saja menempati rumah baru, pasti banyak yang merasa takut dan canggung di daerah yang belum sama sekali dikenal ya? Banyak hal yang mungkin harus diadaptasi, salah satunya lingkungan dan tetangga.

Tapi bagaimana ya, jika di lingkungan rumah baru ternyata Mama adalah tetangga yang usianya paling muda? Bagaimana cara mengatasi tetangga senior supaya Mama tidak canggung dan lebih mudah beradaptasi? Ikuti tips dan trik berikut ini ya, ma.


BACA JUGA


Tetangga yang Hobi Nyinyir Itu Menyebalkan! Daripada Emosi dan Bikin Mama Nggak Waras, Mending Lakukan 5 Hal Ini!

Tetangga yang Hobi Nyinyir Itu Menyebalkan! Daripada Emosi dan Bikin Mama Nggak Waras, Mending Lakukan 5 Hal Ini!

Tetangga itu seperti dua sisi mata uang, ada yang tulus namun adapula yang hobi nyinyir

Read more..


Trik berbaur dengan tetangga yang lebih senior di lingkungan rumah baru

1. Sapalah tetangga


Menyapa adalah penyatu semua jurang.

Jadi, cobalah untuk menyapa tetangga terdekat Mama di lingkungan rumah baru. Jangan takut jika diacuhkan atau malah digosipkan oleh tetangga. Karena itu langkah awal untuk memperkenalkan diri.


2. Bertamu ke rumah tetangga


Hal aneh ini mungkin terdengar sangat lucu, tapi cobalah membawa sekadar camilan kecil untuk dibawa ke rumah tetangga di lingkungan rumah baru. Mereka pasti tidak akan menolak, lalu akan mulai menanyakan hal kecil berhubungan tentang diri Mama.

Yah, camilan yang Mama bawa memang hanya sekadar alasan, namun ini membuka peluang agar tetangga bisa mengenal Mama lebih dekat.


3. Ikutilah arisan dan pengajian/acara keagamaan di lingkungan rumah baru


Di mana ada ibu-ibu biasanya tidak jauh dengan keberadaan arisan dan seputar kegiatan keagamaan lainnya.

Nah, ini adalah wadah di mana mama bisa lebih mengenal tetangga senior dalam lingkungan rumah baru Mama. Jangan minder atau malu untuk bergabung di dalamnya, Ma. Karena ada banyak ilmu yang dapat dipelajari dari permasalahan kehidupan di dunia nyata dari mereka yang sudah lebih berpengalaman.


4. Jangan cemaskan kritik dan saran


Kalau Mama menghadapi kritikan dari para tetangga di lingkungan rumah baru kudu ekstra sabar. Seperti kata pepatah, masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Tapi ingat, Ma, itu berlaku untuk kritikan tak penting saja ya, Ma. Kecuali kritikan yang membangun.

Karena di tengah ibu-ibu senior harus tebal iman mendengarkan kritikan pedas dari mereka tentang apa pun yang Mama lakukan. Bahkan kalau Mama bisa ketawa sekali pun, bisa kok jadi bahan ejekan bagi mereka.

Di sini perlu kesabaran tingkat dewa karena ejekan dan kritikan itu biasanya beda tipis.


BACA JUGA


Ibu Bekerja dari Rumah Kerap Dinyinyirin Tetangga? Ah, Biasa! Tapi Coba Lakukan 3 Hal Ini Demi Kenyamanan Bersama!

Ibu Bekerja dari Rumah Kerap Dinyinyirin Tetangga? Ah, Biasa! Tapi Coba Lakukan 3 Hal Ini Demi Kenyamanan Bersama!

Menjadi ibu bekerja dari rumah itu susah-susah gampang. Biasanya sih yang menjadi dilema adalah dalam hal memprioritaskan antara pekerjaan ...

Read more..


5. Sabarlah jika dibanding-bandingkan


"Lo, Jeng, saat saya muda nggak kayak kamu. Saya pas jadi ibu muda itu rajin lo masaknya. Bla bla bla bla ..."

Nah, satu lagi nih yang hati-hati bikin naik darah seketika. Bayangin aja, Mama yang baru belajar bersosialisasi harus mendengar kata-kata ajaib tersebut. Lagipula, Mama kan ada di lingkungan rumah baru, kok mereka bisa-bisanya sudah menghakimi dan membanding-bandingkan Mama. Mereka kan belum terlalu kenal Mama, bukan?

Tapi tenang, Ma, ambil saja hikmah dari setiap perkataan mereka. Karena mereka yang lebih berpengalaman jadi ambil positifnya saja ya.


6. Jangan pernah bergosip


Dalam urusan dan hal apa pun belajarlah untuk tidak membicarakan orang lain.

Jika ada di antara tetangga mama membicarakan seseorang dengarkan dan diamlah. Jangan pernah mengucapkan satu kata apa pun.

Ingat, jika saat ini mereka bisa membicarakan tentang orang lain, kenapa tidak suatu saat nanti mereka membicarakan Mama kan?

Jika hal tersebut tidak ingin terjadi pada Mama, maka belajarlah untuk tidak berkomentar dan membicarakan tentang orang lain.


7. Sopan santun dan menghargai


Ini adalah poin utama dalam bertetangga.

Bagaimana pun tetangga Mama, apakah muda atau senior, Mama harus memiliki rasa saling menghargai dan menjaga sopan santun di mana pun. Apalagi ini di lingkungan rumah baru.

Tetaplah bertutur kata yang baik meskipun Mama masih berusia muda ya, Ma?


BACA JUGA


Bersosialisasi Di Dunia Nyata Penting Banget, Ma! Jangan Hanya Di Dunia Maya Saja. 3 Aksi Kecil Ini Bisa Membantu Mama!

Bersosialisasi Di Dunia Nyata Penting Banget, Ma! Jangan Hanya Di Dunia Maya Saja. 3 Aksi Kecil Ini Bisa Membantu Mama!

Bersosialisasi di dunia maya sering banget yes kita lakukan. Tapi, coba diingat apa iya kita imbangi dengan bersosialisasi di dunia nyata

Read more..


Mama muda kece adalah mama muda yang mudah beradaptasi. So, menjadi mama muda tetap bisa kece ya, walaupun dengan lingkup orang yang lebih tua.

Intinya tetap jaga komunikasi yang baik dan saling mengenal satu sama lain sehingga selalu ada pembahasan yang bisa diobrolin dan tidak monoton.

Selamat mencoba menjadi mama paling kece di lingkungan rumah baru, Mama!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Baru Pindah ke Rumah Baru, Begini Caranya Bisa Langsung Berbaur dengan Para Tetangga yang Lebih Senior". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Letta | @Vinaleta

Silahkan login untuk memberi komentar