Begini Aturan Puasa bagi Mama yang Sedang Hamil Agar Tetap Sehat

Begini Aturan Puasa bagi Mama yang Sedang Hamil Agar Tetap Sehat

3K
Puasa tapi sedang hamil? Bisa kok, asal memperhatikan rambu-rambunya dan selalu rajin kontrol ke dokter!

Ada banyak cara agar Mama yang sedang hamil dapat juga ikut melakukan puasa dengan aman dan nyaman. Tidak hanya bagi dirinya sendiri, tapi juga demi janin yang dikandungnya.

Nggak bisa dimungkiri bahwa puasa memiliki banyak manfaat ya, baik dari segi spiritual maupun gaya hidup sehat. Ada kondisi tertentu di mana seorang mama yang muslim tidak diwajibkan berpuasa, salah satunya saat ia sedang hamil.

Namun, jika Mama masih tetap ingin menjalankan ibadah puasa, siapkan diri dengan baik fisik maupun mental.


BACA JUGA


Ramadhan 2017 Hampir Tiba, Mama yang Sedang Hamil dan Menyusui Sebenarnya Wajib Berpuasa Nggak Sih?

Ramadhan 2017 Hampir Tiba, Mama yang Sedang Hamil dan Menyusui Sebenarnya Wajib Berpuasa Nggak Sih?

Ramadhan 2017 sebentar lagi tiba! Betapa membahagiakan! Namun, perubahan pola makan ini akan sering membuat Mama yang sedang hamil dan ...

Read more..


Ada beberapa yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh Mama yang sedang hamil jika ingin tetap menjalankan ibadah puasa.


1. Konsultasi dengan dokter


Sebelum berpuasa

Sebelum memutuskan untuk menjalankan ibadah puasa, ada baiknya Mama berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Beri tahukan kondisi Mama kepada dokter, agar ia bisa memutuskan apakah Mama layak berpuasa atau tidak.

Sedang berpuasa

Saat berpuasa, Mama dianjurkan untuk kontrol ke dokter lebih sering, misalnya setiap 2 minggu sekali. Kontrol sangat penting agar dokter dapat mengecek kondisi kesehatan Mama dan janin.

Ada beberapa hal yang membuat ibu hamil tidak bisa melanjutkan puasa, di antaranya muncul banyak keluhan, kondisi fisik seperti berat badan kurang, dan menurunnya produksi air ketuban.

Kehamilan Trimester pertama

Pada trimester awal kehamilan biasanya terjadi perubahan hormon, sehingga kandungan menjadi lebih rentan. Di saat ini, janin juga mengalami pertumbuhan organ yang sangat krusial. Janin membutuhkan asam folat, mineral, dan nutrisi lainnya untuk berkembang dengan baik.

Karenanya, jika kehamilan baru memasuki trimester pertama, Mama tidak dianjurkan untuk puasa, terutama kalau terasa mual.


2. Cukupi asupan kalori dan cairan


Kalori dan cairan yang dibutuhkan saat berpuasa tetap mengacu pada kebutuhan normal ibu hamil sehari-hari. Hanya saja, jika biasanya dibagi ke dalam 3 sesi, yaitu pagi, siang, dan malam, saat berpuasa hanya 2 sesi, yaitu sahur dan berbuka.

Mengingat waktu untuk menjalankan puasa cukup panjang, maka Mama pun harus cerdas dalam memilih asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Saat sahur

  • Hindari makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi, karena mudah diserap, sehingga membuat Mama mudah lapar. Konsumsilah lebih banyak biji-bijian, gandum, dan sayur-sayuran yang kaya serat.
  • Perbanyak konsumsi daging karena mengandung protein yang bisa disimpan di dalam tubuh dalam waktu lama.

Saat berbuka

  • Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat simpleks, seperti kolak dan kurma. Hindari makanan bersantan.
  • Mama boleh saja mengonsumsi camilan, namun hindari yang terlalu manis agar nggak mengalami insulin shock.

Makanan yang dianjurkan:

Makanan yang harus dihindari:

Kebutuhan cairan

Normalnya, tubuh membutuhkan 2 – 2.5 liter atau sekitar 8 gelas air sehari, sementara ibu hamil memerlukan tambahan sekitar 300 cc air agar tidak kekurangan cairan. Dehidrasi pada ibu hamil dapat mengakibatkan berkurangnya produksi air ketuban dan membuat janin tidak berkembang sempurna. Asupan air ini dapat dibagi pada waktu sahur dan berbuka puasa.


BACA JUGA


Awas! 9 Makanan Ini Harus Dihindari Oleh Mama yang Lagi Hamil!

Awas! 9 Makanan Ini Harus Dihindari Oleh Mama yang Lagi Hamil!

Pregnancy is the happiest excuse for feeling like crap

Read more..


3. Kenali kemampuan diri


Mama yang paling bisa memutuskan apakah mampu menjalankan puasa selama sebulan penuh atau tidak. Jika di tengah-tengah puasa Mama mengalami keluhan, seperti tidak enak badan atau mengalami dehidrasi, maka sebaiknya batalkan puasa Mama.

Ingat ya, Ma, Kesehatan tetap nomor satu.


4. Persiapan mental


Menjalankan puasa mungkin menjadi hal yang berat jika dilakukan saat hamil. Mama pun bisa merasa tertekan karenanya dan akibatnya jadi stres. Lakukan beberapa tip berikut agar berpuasa tidak menjadi beban.

  • Perubahan rutinitas, pola makan, dan menahan diri saat berpuasa dapat menimbulkan stres. Apalagi, ibu hamil yang berpuasa memiliki hormon kortisol penyebab stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak. Karenanya, berusahalah untuk tetap tenang.
  • Jangan terlalu banyak mengeluarkan energi. Jika ada yang menawarkan bantuan saat Mama ingin melakukan sesuatu, terima saja.
  • Berdiskusilah dengan teman yang pernah menjalani puasa selama hamil, minta kiat dan saran darinya.
  • Jika Mama bekerja dan tetap berpuasa, ambil cuti sesekali agar bisa digunakan untuk beristirahat.
  • Hindari membawa barang berat saat Mama tengah hamil dan berpuasa, serta kurangi kesibukan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.


BACA JUGA


Ini Dia 9 Kondisi yang Sering Dikeluhkan oleh Mama Hamil - Wajar Kok, Tak Perlu Khawatir!

Ini Dia 9 Kondisi yang Sering Dikeluhkan oleh Mama Hamil - Wajar Kok, Tak Perlu Khawatir!

It is the most powerful creation to have life growing inside of you, there is no bigger gift. - Beyonce

Read more..


Nah, Mama, semoga dengan beberapa tips aturan puasa bagi ibu hamil di atas, Mama tetap sehat pun bisa menjalankan ibadah dengan baik sehingga bisa diterima Allah di Lebaran nanti ya. Amiiin!

Sehat selalu ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Begini Aturan Puasa bagi Mama yang Sedang Hamil Agar Tetap Sehat". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar