Begini Cara Aman Berkendara Bersama Bayi dan Si Kecil untuk Mama dengan Mobilitas Tinggi

Begini Cara Aman Berkendara Bersama Bayi dan Si Kecil untuk Mama dengan Mobilitas Tinggi

286
Apakah memang aman berkendara sendiri bersama bayi dan si kecil? Well, pastikan aman dengan beberapa tips berikut!

Sudah lumrah banget kita melihat banyak mama sibuk wira-wiri di jalan, nyetir mobil sendiri. Tak jarang dari mereka juga membawa bayi dan anak-anak. Nah, pertanyaannya, apakah aman berkendara sendiri bersama anak-anak begitu?

Ya habis mau gimana lagi ya? Kalau mau ruang gerak tak terbatas, dan bisa produktif, kita memang harus bisa lincah bergerak. Zaman sekarang, kita dituntut untuk bisa lebih mandiri. Harus mobile sendiri ke sana kemari, tak tergantung pada suami untuk mengantar.

Belum lagi urusan antar jemput anak sekolah, les dan aktivitas lain yang sekarang makin banyak ya. Sudah pasti, kita yang harus sibuk kan? Nggak mungkin enggak.

Makanya, sudah nggak bisa menghindar lagi dari kebutuhan untuk bisa menyetir sendiri dan berkendara ke sana kemari bersama anak, bahkan bayi.


BACA JUGA


Kena Tilang Polisi? Hadapi dengan Cantik, Tak Perlu Marah-Marah Apalagi Mencakar

Kena Tilang Polisi? Hadapi dengan Cantik, Tak Perlu Marah-Marah Apalagi Mencakar

Kena tilang? Ah, itu biasa. Jutaan pengendara dan pengguna jalan lain juga mengalaminya. Nggak perlu drama, yang dibutuhkan adalah sikap ...

Read more..


Namun, berkendara di jalan umum, baik itu mengemudikan mobil ataupun naik motor, itu adalah aktivitas yang menuntut konsentrasi yang tinggi. Lalu lintas sekarang makin ruwet dan melelahkan. Nah, terus, tahu sendiri kan, Ma, gimana lasaknya anak-anak? Gimana hebohnya bayi kalau rewel? Bisa-bisa memecah konsentrasi, dan itu berarti bahaya mengintai!

Karena itu, kita butuh cara aman berkendara. Berbagai hal bisa saja terjadi di jalan, saat kita sedang berdua saja dengan si kecil. Ditambah lagi, siapa yang bisa memprediksi mood mereka? Tahu sendiri kan, kalau mereka bosan ya akan rewel. Kalau lapar ya akan langsung minta disodorin makanan, begitupun kalau haus. Nggak peduli mamanya lagi sibuk berusaha keluar dari kemacetan kan?

Nah, jadi kembali lagi ke pertanyaan, bagaimana cara aman berkendara bersama si kecil?

Saya punya beberapa tips aman berkendara ini. Jika Mama ada tambahan tips aman berkendara yang belum saya tuliskan, boleh nanti sharing juga di kolom komen ya, Ma!



Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Mama tetap aman berkendara meski sedang bersama si kecil


1. Aman Berkendara dimulai dari persiapannya


Jika perjalanannya cukup jauh, atau ini merupakan kali pertama si kecil berduaan saja dengan Mama dalam mobil, maka sebaiknya kondisikanlah jauh-jauh hari.

Siapkan berbagai perbekalan, namun pastikan Mama membawa yang praktis-praktis saja, mudah disiapkan, dan mudah dijangkau.

Pastinya nanti dalam perjalanan, si kecil akan lebih aman berada di jok belakang bukan, baik dengan car seat ataupun tidak? So, pastikan tempat minum dan tempat makanannya mudah dipegang dan jika sewaktu-waktu harus disodorkan pada si kecil. Misalnya gini, kan nggak mungkin Mama menyodorkan air minum dalam gelas pada si kecil yang duduk di belakang sementara Mama di belakang kemudi kan? Jadi, lebih baik Mama cari tempat minum botol yang aman, tanpa risiko tumpah dan mudah dipegang si kecil.

Supaya si kecil nggak terlalu cemas sendirian di belakang, bekali ia dengan mainan kesayangannya, camilan dan minuman favoritnya.

Untuk perjalanan yang agak lama, jangan lupa bawa juga baju ganti, diapers, dan handuk kecil. Oh iya, boleh juga membawa CD lagu anak-anak untuk diputar di mobil.


2. Aman berkendara di perjalanan

Di beberapa negara maju, peraturan berkendaraan dengan membawa bayi dan anak kecil sangatlah ketat. Bahkan ketika ada foto Britney Spears memangku anaknya sambil menyupir pun dikritik keras oleh netizen.



Di negara maju, anak usia 0 - 3 tahun harus duduk di baby carseat di bangku belakang. Ada beberapa negara yang memang memperbolehkan baby carseat diletakkan di samping supir, dengan catatan dihadapkan ke belakang dan air bag dalam keadaan tidak aktif.

Beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan agar aman berkendara di perjalanan:

  1. Pastikan seat belt terpasang dengan benar, baik untuk anak yang duduk di carseat maupun yang duduk sendiri di belakang.
  2. Hindarkan menggunakan ponsel sembari menyupir. Big no ya, Ma!
  3. Kalau anak menangis atau rewel, kemungkinannya adalah karena bosan atau lapar dan haus. Maka menepilah, dan lihat apa yang si kecil butuhkan. Penuhilah dulu semua keinginannya, dan tenangkan ia.
  4. Saat si kecil sudah tenang, baru Mama lanjutkan perjalanan.
  5. Jangan ngebut hanya gara-gara pengin cepat sampai karena si kecil rewel. Lebih baik tenangkanlah si kecil ketimbang ngebut.
  6. Overall, mengemudilah dengan santai dan tetap waspada.
  7. Jangan pernah meninggalkan bayi atau anak-anak sendirian di dalam mobil, meski hanya untuk mengambil uang di ATM. Apalagi kalau parkirnya di tempat yang panas, tanpa jendela dibuka. No, Mama!


BACA JUGA


Harus Menerobos dan Mengemudi di Tengah Banjir? Hati-hati, dan Lakukan 8 Hal Berikut!

Harus Menerobos dan Mengemudi di Tengah Banjir? Hati-hati, dan Lakukan 8 Hal Berikut!

Kadang kita terjebak dan harus mengemudi di tengah banjir. Tetap tenang, dan lakukan 8 tips berikut

Read more..


Nah, demikian cara aman berkendara bersama si kecil versi saya. Jika Mama ada saran lain yang belum saya tulis di atas, silakan menambahkannya di kolom komen.

Well, have a safe driving/riding now, Mama! Semoga selamat sampai di tujuan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Begini Cara Aman Berkendara Bersama Bayi dan Si Kecil untuk Mama dengan Mobilitas Tinggi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hani Widiatmoko | @handayaniwidiatmoko

hai...saya Hani.