Beralih ke Transportasi dan Angkutan Umum? Nyaman Juga Kok, Asal Jangan Lupa Bawa 3 Barang Wajib Ini!

Beralih ke Transportasi dan Angkutan Umum? Nyaman Juga Kok, Asal Jangan Lupa Bawa 3 Barang Wajib Ini!

401
Beralih menjadi pengguna transportasi atau angkutan umum? Eits, jangan lupa bawa 3 barang ini, Ma!

Tinggal di kota besar pasti nggak asing lagi dengan fenomena macet ya, Ma, di mana kendaraan pribadi, angkutan umum, kendaraan besar, kecil, semua tumplek blek di satu jalan.

Yap, hasil survei yang dilakukan oleh Magnatec Stop-Start Index pada 2015 silam telah menobatkan Jakarta sebagai kota termacet di dunia. Bukan macet lagi, malahan hampir seperti parkir!

Bayangkan, Ma, Selasa lalu saya naik mobil dari Halim ke Slipi via tol aja bisa memakan waktu 1,5 jam! Padahal sudah berangkat dari pukul 09.00, ya pastinya dengan harapan jalanan lumayan lengang sesudah jam sibuk. Eh, ternyata masih saja bikin geleng-geleng kepala.

Belum lagi yang saya pikir dengan masuk tol itu bakalan jauh lebih cepat, karena definisi tol kan 'jalan bebas hambatan' bukan? Tapi ya, gitu deh, Ma. Sama saja! Meskipun nggak ada kendaraan roda dua di dalam tol, tapi kondisi tetap nggak beda jauh sama jalanan non-tol. Kapokkk!

Untungnya sekarang transportasi atau angkutan umum sudah jauh lebih nyaman dan aman.

Yes! Maka, saya sekarang beralih menggunakan angkutan umum.

Apakah Mama termasuk pengguna setia angkutan umum? Atau baru mau nyobain menggunakannya?


BACA JUGA


Ibu Hamil yang akan Ber-Commuter Line, Baca Dulu Tips Aman dan Nyaman Naik Transportasi Umum Ini Yuk!

Ibu Hamil yang akan Ber-Commuter Line, Baca Dulu Tips Aman dan Nyaman Naik Transportasi Umum Ini Yuk!

Ibu hamil harus tetap aktif, namun di sisi lain juga pengin selalu nyaman. Makanya, harus ada tips agar ibu hamil nggak malas ber-Commuter ...

Read more..


Wah, Mama yang sudah sering menggunakan angkutan umum bisa dibilang sebagai seorang fighter nih. Angkutan umum mana yang biasa Mama gunakan? Kereta rel listrik (commuterline), Transjakarta, atau Kopaja?

Ngomong-ngomong soal kereta rel listrik, ada teman saya yang bertubuh kecil dan tidak terlalu tinggi. Dia sampai sempat keangkat gitu, Ma, alias kakinya nggak napak saking penuhnya di gerbong KRL! Kegencet!

Awalnya saya pikir dia lebay. Tapi, saat saya coba naik KRL pukul 18.15 dari Manggarai, etdah, saya cuma bisa nelen ludah sambil coba memberanikan diri masuk ke gerbong KRL. Aduhaiii ... penuhnya!

Saya pun nyempil di antara penumpang-yang-sudah-penuh-tapi-maksa-masuk. Iya, saya diuntungkan oleh badan saya yang kecil (kalau dibandingkan gerbong keretanya). Tapi nih, kebanyakan orang memaksakan diri beneran deh. Sudah penuh, full, overload, masih saja pada masuk.

Oh! My! God! Huft! Welcome to real life!

Sampai di stasiun selanjutnya, benar saja, Ma, saya nggak bisa bergerak. Sebelah kaki ketekuk, jadi nggak bisa berdiri tegak gitu. Saya cuma bisa zikir dalam hati. Ya Allah. Rasanya kayak ikan sarden. Hiks!

Oh iya! Balik lagi ke Mama pengguna setia angkutan umum, ada 3 barang yang wajib bangeeeet Mama bawa! So, apa aja sih 3 barang itu? Simak terus artikel ini, Ma!


3 barang yang wajib Mama bawa kalau naik angkutan umum!


1. Masker


Bukan masker muka kayak masker bengkoang gitu ya, Ma. Hehehe.

Masker di sini adalah penutup hidung dan mulut yang biasa Mama dapatkan kalau naik ojek online itu, lho! Meskipun mungkin kemudian akan membuat lipstik Mama akan sedikit pudar dan nempel di bagian dalam masker, tapi barang ini wajib Mama bawa.

Siapkan masker selalu di dalam tas ya, Ma. Mengingat ada kendaraan di mana-mana berarti juga polusi ada di mana-mana. So, untuk meminimalisir polutan terhirup langsung, pakailah masker. Penggunaan masker ini sehari sekali harus diganti, kecuali kalau Mama memakai yang berbahan katun dan bisa dicuci dan dipakai berulang-ulang.


2. Pashmina


Ha? Buat apa pashmina?

Pashmina atau kain yang bisa digunakan untuk penutup kepala ini penting banget untuk dibawa naik angkutan umum. Misal di kopaja atau bus, joknya kan sudah diduduki ribuan orang yang berbeda-beda. Jadi untuk menjaga kebersihan rambut, Mama perlu bawa pashmina, nih. Apalagi kalau Mama suka ketiduran dan senderan di jok.

Nah, untuk Mama yang sering naik KRL, kebayang kan bakal desak-desakan di gerbong terutama saat jam sibuk? Jarak antara Mama dan orang lain bahkan nggak ada karena udah nempel. Terlebih kalau Mama nggak berada di gerbong khusus wanita. Barangkali terasa risih ya kalau harus bersentuhan dengan penumpang laki-laki.

Untuk menutupi tengkuk, leher, atau bagian samping wajah Mama, pashmina akan sangat berguna!


3. Ponco atau payung lipat


Berhubung sekarang-sekarang ini cuaca nggak menentu, maka ponco atau payung lipat menjadi barang wajib bawa ketiga bagi Mama pengguna angkutan umum.

Jangan sampai Mama sudah di seberang stasiun tapi karena hujan lebat jadi harus menunggu lama, hingga hujan reda, baru bisa masuk dan naik kereta deh. Sayang banget kan waktunya.

So, siapkan selalu barang satu ini di tas Mama, ya. Jangan lupa lapisi dengan plastik. Ribet sedikit sih memang, tapi kan waktu yang bisa dihemat jauh lebih banyak, Ma.


BACA JUGA


Sering Terjebak Gangguan Commuterline? Atasi Panik dan Stres dengan Beberapa Persiapan Berikut!

Sering Terjebak Gangguan Commuterline? Atasi Panik dan Stres dengan Beberapa Persiapan Berikut!

Gangguan Commuterline bisa bikin Senin pagi Mama yang sudah semangat menjadi kelabu. Yuk, persiapkan diri akan apa pun yang terjadi biar ...

Read more..


Nah, bagi Mama yang baru mau beralih ke transportasi atau angkutan umum, biar nggak kapok dan nggak zonk, maka siapkanlah 3 barang itu di tas Mama, ya. Meskipun agak ribet dibandingkan jika naik kendaraan pribadi, tapi dari segi waktu nggak bisa dipungkiri kalau naik angkutan umum kita justru bisa jauh lebih efisien.

Belum lagi, petugas di Transjakarta atau di gerbong KRL yang tanggap. Hal itulah yang juga membuat saya memutuskan untuk beralih ke angkutan umum! Saya ingat, suatu saat ada bapak-bapak paruh baya yang nggak sengaja masuk ke gerbong wanita. Para penumpangnya, termasuk saya, hanya diam saja dan bengong kenapa si bapak ini nggak segera pindah juga ke gerbong sebelah. Namun, nggak lama kemudian, ada petugas yang langsung nyamperin si bapak, dan mengingatkan dengan santun kalau yang ditempatinya adalah gerbong khusus wanita. Uh, lega deh. Hehehe.

So, nyaman juga lho, Ma, naik angkutan umum. Cobain deh! Tapi, jangan lupa bawa 3 barang tadi ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Beralih ke Transportasi dan Angkutan Umum? Nyaman Juga Kok, Asal Jangan Lupa Bawa 3 Barang Wajib Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Githa MuthiaAnanda | @githamuthiaananda

Silahkan login untuk memberi komentar