Berburu Sekolah di Tahun Ajaran Baru - Apa Saja Sih Kriteria Sekolah Idaman bagi Para Rocking Mamas?

Berburu Sekolah di Tahun Ajaran Baru - Apa Saja Sih Kriteria Sekolah Idaman bagi Para Rocking Mamas?

7.4K
Banyak cara ditempuh oleh orangtua untuk bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah unggulan atau sekolah terbaik. Salah satunya mungkin Mama ya, Ma.

Saya masih nggak percaya, kalau anak saya yang kecil tahun ini sudah harus lulus dari TK-nya dan harus segera mendaftar di sekolah baru. Selain umurnya memang sudah mencukupi, kemampuan anaknya pun sepertinya juga sudah memenuhi persyaratan.

Saya tak pernah memaksanya untuk segera bisa membaca dan berhitung selama ia TK ini, tapi nyatanya sekarang anaknya sudah lancar membaca dan berhitung bilangan puluhan dengan cara bersusun. Sungguh, saya tak pernah memaksanya. Hanya saja, ia memang sering memperhatikan saya saat saya sedang menemani kakaknya yang sudah duduk di bangku SD belajar.

Dengan berbekal keyakinan saya bahwa si Adik sudah berkembang sesuai umurnya, maka saya dan suami sepakat mendaftarkannya ke salah satu sekolah yang tak jauh dari rumah.

Baru 2 kali saja, saya mengalami momen berburu sekolah di tahun ajaran baru ini. Saat si Kakak masuk TK, saya sempat berkeliling ke beberapa sekolah (yang katanya) unggulan yang ada di kota saya. Akhirnya, saya memutuskan untuk mendaftarkannya ke sebuah sekolah swasta berbasis agama yang tak jauh dari rumah. Saat si Adik harus mulai bersekolah di TK, Kakak pun harus masuk SD. Agar mengurangi kerepotan, saya memasukkan keduanya ke sekolah yayasan yang sama.


BACA JUGA


7 Tips Jitu Persiapkan Si Kecil Masuk TK untuk Pertama Kalinya!

7 Tips Jitu Persiapkan Si Kecil Masuk TK untuk Pertama Kalinya!

Taman yang paling indah, hanya taman kami. Taman yang paling indah, Taman Kanak-Kanak

Read more..


Yes, pertimbangan saya dalam memilih sekolah cukup simpel. Yang pertama, TK dan SD-nya ada dalam satu kompleks. Jadi saya akan lebih mudah mengantar jemput. Nggak usah ke mana-mana. Kedua, sekolah yayasan ini berbasis agama yang mana saya butuhkan terlebih dulu untuk dasar perkembangan anak saya.

Kepenginnya saya sih, nanti saat mereka melanjutkan sekolah ke sekolah lanjutan, baru deh mereka bisa memilih sekolah negeri, agar bisa bergaul dengan teman-teman yang lebih heterogen. Supaya apa? Ya, supaya mereka segera menyadari bahwa di hidup mereka nanti, mereka harus menemui banyak perbedaan. Dan, mereka harus berlatih menghadapinya sedini mungkin.

Ya, itu sih maunya saya. Hahaha. Kalau mereka punya keinginan berbeda ya, nantilah bisa didiskusikan.

Ternyata makin ke sini, saya melihat si Adik bisa berkembang dengan baik di TK yang saya pilihkan tersebut. Ia yang seorang pembelajar kinestetis dihadapkan pada aktivitas belajar yang menuntutnya untuk selalu aktif melakukan percobaan. Kelasnya bermetode moving class, di mana ada sentra-sentra per konsentrasi belajar. Misalnya ada sentra science, sentra persiapan (baca dan tulis), sentra bermain peran dan sebagainya.

Saya jadi merasa nggak salah pilih sekolah deh.

Well, saya mungkin termasuk dari para mama yang terlalu ribet saat menentukan sekolah. I just go with the flow, dipikir yang praktisnya aja. Tapi pastinya, nggak semua mama seperti saya.

Karena itu, saya menanyai beberapa mama yang tergabung dalam Rocking Mama Community mengenai kriteria mereka dalam memilih sekolah untuk buah hati masing-masing. Tujuannya, ya supaya bisa berbagi pengalaman saja dengan Mama yang mungkin tahun ini harus memilih sekolah baru untuk si kecil, agar mengenali berbagai macam pertimbangan umumnya mama saat mereka memilih sekolah.

Karena memilih sekolah yang terbaik buat si kecil itu memang nggak bisa disebut mudah sih, Ma, kalau menurut saya. Sebisa mungkin, metode sekolahnya juga harus cocok dengan karakter si kecil agar kemudian si kecil juga berkembang. Betul nggak?


BACA JUGA


Ini Dia Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Kembali Bersekolah a la Rocking Mama!

Ini Dia Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Kembali Bersekolah a la Rocking Mama!

The hardest thing for me is planning ahead. My mom was brilliant at it. ~ Faith Hill

Read more..


Berikut beberapa sharing para mama keren dari Rocking Mama Community mengenai pengalaman mereka mendaftarkan anak-anak di sekolah



Astin Astanti

Saya, meskipun anak saya masih kecil dan orang tua "berhak" memilihkan sekolah untuk anaknya, akhirnya mengajak anak saya untuk memilih opsi sekolah A, B, atau C. Nah, 3 sekolah ini tentunya sudah dari penyaringan orang tua. Tinggal anak saya saja yang memilih mau sekolah di mana.

Kriteria pemilihannya adalah, pertama, sekolah yang memiliki tujuan membentuk karakter yang baik untuk anak. Hal ini bisa dilihat dari perilaku murid-muridnya.

Kedua, lingkungan sekolah. Pemilihan lingkungan sekolah juga sangat penting Terutama kantin sekolah. Sebisa mungkin lingkungan sekolah tidak dikelilingi oleh gerobak penjual makanan. Sekolah menyediakan kantin sekolah dengan standar yang sehat.

Biaya bisa menjadi kriteria terakhir, sekolah mahal dan murah memang bukan soal mendasar untuk pendidikan anak. Tapi ada pengaruhnya juga sepertinya.


Myra Anastasia

  1. Jangan ada PR
  2. Dekat rumah
  3. Lingkungan sekolah atau sekitar aman, saya pernah mau masukin anak saya ke sekolah yang ada kolam renang di dalamnya, tapi batal karena nggak ada pengaman.
  4. Cara mengajar, mending ikut trial supaya bisa ngerasain cara mengajar dan interaksi murid-guru.
  5. Biaya paketan, murah atau mahal relatif. Tapi saya lebih suka sekolah yang biayanya per 1 - 2 tahun sekaligus. Habis itu nggak ada biaya apa pun selain SPP.
  6. Masih ada halaman.
  7. Ajak anaknya. Dia suka atau enggak. Biasanya anak-anak suka kalau sekolahnya banyak mainan.


OPhi Ziadah

  1. Karena saya seorang working mom, maka saya prefer sekolah yang full day, supaya mereka mainnya di sekolah saja. Karena kalau di rumah, takutnya jadi malah kebanyakan nonton TV.
  2. Kalau bisa satu kelas jangan terlalu banyak. Kasihan, anak-anak nggak termonitor dengan baik.
  3. Negeri ataupun swasta nggak masalah, asalkan kualitasnya bagus. Sayangnya di sekitar tempat tinggal saya, jarang ada SD negeri jarang yang bagus. Kalaupun ada, bukan sekolah full day.
  4. Anak-anak selalu diminta pendapat sebelum akhirnya mendaftar. Jika perlu survey, saya langsung ajak anak dan ikutan trial class.


BACA JUGA


Working (Rocking) Mama Bisa Tetap Menghadiri dan Mengikuti Kegiatan Anak di Sekolah,  Coba Langkah Berikut ini Ma!

Working (Rocking) Mama Bisa Tetap Menghadiri dan Mengikuti Kegiatan Anak di Sekolah, Coba Langkah Berikut ini Ma!

“There’s no way to be a perfect mother and a million ways to be a good one.” —Jill Churchill

Read more..


Yes, setiap orang tua pastilah ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya ya, Ma. Dari hasil diskusi saya dengan para mama yang tergabung dalam Rocking Mama Community, saya pun menyimpulkan beberapa hal berikut mengenai soal memilihkan sekolah terbaik bagi anak-anak kita.


Tips menentukan kriteria dan memilih sekolah idaman bagi si kecil ala Rocking Mama


1. Tempatkan diri kita pada posisi anak


Saat kita melakukan survey, melihat kondisi sekolah, ataupun akan menjalani tes masuk ke sekolah tersebut (jika ada), maka tempatkanlah diri kita pada posisi anak.

Pastinya, Mama kan sudah dan paling tahu karakter si kecil seperti apa. Sehingga pasti juga akan tahu hal-hal apa saja yang akan disukai dan tidak disukai dari sekolah yang sedang Mama incar. Nyamankah si kecil jika berada di sana? Akan bahagiakah ia? Mama bisa langsung mengajak si kecil survey dan menentukan sekolah mana yang ia mau.

Perlakukan anak sebagai subjek, bukan sebagai objek. Dengan kondisinya yang senang berada di sekolah di masa mendatang, maka ia pun akan menikmati kegiatan belajar, bukan sekadar belajar karena disuruh Mama ataupun Papa.


2. Hindari memilih sekolah karena tren


Yah, soalnya kalau ini sampai terjadi, kemungkinan anak akan mengalami kendala dalam proses pendidikannya kelak, Ma. Sayang kan, kalau pengalaman belajar yang semestinya menyenangkan malah jadi terbentur hal-hal uang mengakibatkan anak jadi nggak semangat belajar, atau malah stres.

Saya sih tidak terlalu percaya akan adanya sekolah ideal. Yang ada adalah sekolah yang sesuai dengan visi dan misi orang tua dan cocok dengan karakter anak belajar. Karena setiap anak kan berbeda, sekolah yang baik untuk anak yang satu belum tentu baik pula untuk anak yang lain.

Bahkan hal ini sebenarnya juga berlaku untuk saudara sekandung.

Yah, lagi-lagi ini kembali lagi pada kita, pada kemampuan kita mengenali karakter si kecil.


3. Pilih dengan bijak


Beberapa kriteria sekolah yang baik untuk si kecil memang sudah cukup diwakili oleh pendapat beberapa mama yang tergabung dalam Rocking Mama Community.

Beberapa kriteria yang umum diminta oleh orang tua antara lain:

Nah, masing-masing kriteria bisa jadi patokannya berbeda antara mama yang satu dengan yang lainnya. Yang penting, Ma, kembali ke poin 1 di atas. Tempatkan si kecil sebagai subjek dalam menentukan kriteria tersebut.


BACA JUGA


Si Kecil Nampak Stres di Sekolah, Ma? Jangan Remehkan, Mungkin Tiga Hal Ini Penyebabnya!

Si Kecil Nampak Stres di Sekolah, Ma? Jangan Remehkan, Mungkin Tiga Hal Ini Penyebabnya!

Going to school is an everyday process; it isn't something we accomplish and are all done with. ~ Bruce Vento

Read more..


Nah, demikian cerita dan sharing seru saya bersama para mama Rocking Mama Community mengenai momen berburu sekolah terbaik bagi anak-anak kami.

Mama barangkali punya cerita yang berbeda? Yuk, share dan tuliskan pengalaman Mama di komen ya! Pasti seru, dan bisa jadi pesan tersendiri juga bagi orang tua yang lain.

Semangat!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Berburu Sekolah di Tahun Ajaran Baru - Apa Saja Sih Kriteria Sekolah Idaman bagi Para Rocking Mamas?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar