Ini Dia Cara Berlibur Sehat Menikmati Alam Bebas Bersama Keluarga a la Rocking Mama Petualang!

Ini Dia Cara Berlibur Sehat Menikmati Alam Bebas Bersama Keluarga a la Rocking Mama Petualang!

3.4K
“The sun does not shine for a few trees and flowers, but for the wide world’s joy.” –Henry Ward Beecher

Liburan telah tiba, Ma. Coba pejamkan mata Mama sebentar saja, bayangkan liburan yang akan dipilih bersama keluarga.

Jika Mama membayangkan suasana mal, sepatu dan tas baru, suami dan anak-anak duduk manis bermain gadget masing-masing, buka mata Mama kembali. Renungkan sekali lagi, apakah hanya liburan itu yang Mama pikirkan?

Liburan bukan hanya mal, nonton film, makan fast food, dan main gadget sembari menunggu makanan keluar. Bersama namun terasing. Semua tertawa di meja makan yang sama, namun untuk humor yang berbeda. Semua tersenyum memandang layar gadget masing-masing, namun dengan orang yang terpisah jauh.

Duh, saya kok malah jadi sedih ngebayanginnya ya.

Izinkan saya untuk berbagi salah satu resep liburan sehat yang Mama bisa coba untuk keluar dari comfort zone. Liburan apakah itu?

Menikmati alam bebas Ma. Outdoor activities a la seorang petualang! Nggak ada salahnya kan sesekali menjadi seorang Rocking Mama petualang?


Baca juga: Yuk, Liburan Sambil Belajar Mencintai Hewan di Peternakan Mini yang Asyik!


Matahari bersinar tidak hanya untuk pohon dan bunga yang mekar di taman, namun juga buat kita Ma. Ada banyak fakta yang mungkin Mama belum tahu bahwa liburan di luar ruangan untuk menikmati alam bebas itu ternyata manfaatnya banyak.

Apa saja sih manfaatnya?


1. Membuat kita jadi lebih kreatif dan sehat


Sebuah studi belum lama ini menunjukkan bahwa kualitas kehidupan menjadi lebih baik seiring kita beraktivitas fisik dengan mendapat kekuatan untuk mengatasi masalah kehidupan. Akan ada banyak keterbatasan kita alami dengan berpetualang di alam bebas seperti ini. Alih-alih merepotkan, hal tersebut justru akan menuntut kita untuk kreatif dan sabar dengan keterbatasan.

Ketika nanti Mama dan keluarga selesai liburan dan kembali ke 'habitat' semula, semua masalah akan terasa lebih mudah untuk diatasi, karena kita terbiasa dengan keterbatasan dan belajar memecahkan masalah. Dengan bergerak, secara tidak langsung peredaran darah juga akan lebih lancar. Udara sehat lebih banyak dihirup. Pemandangan indah bisa menyegarkan pikiran.

Dan, sekembali dari kegiatan ini, tidur kita akan lebih nyenyak. Sebuah studi di tahun 2006 menemukan, bahwa orang yang berlibur secara aktif, kualitas tidurnya meningkat rata-rata 1 jam atau lebih ketika kembali.

Semua ini membuat kita lebih sehat, Ma.


Baca juga: Mau Liburan Naik Motor? Pastikan Periksa Dulu 3 Hal Berikut Ini!


2. Aktivitas bersama di luar ruangan meningkatkan ikatan emosional satu sama lain


Dengan beraktivitas di alam bebas seperti hiking, camping, atau mountain trekking, anggota keluarga akan lebih banyak berkomunikasi satu sama lain, saling menumbuhkan sifat solider, dan menciptakan kenangan bersama yang indah.

Hal-hal itu akan membantu membangun dinamika keluarga yang lebih baik. Hal-hal inilah yang akan dikenang sepanjang masa, dan akan berguna untuk menguatkan satu sama lain, Ma.



3. Aktivitas di alam bebas akan membuat kita lebih menghargai lingkungan hidup dan lebih bersyukur kepada Tuhan


Dengan lebih banyak berada di luar, anak-anak akan belajar untuk lebih mencintai lingkungannya.

Mereka akan terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak lingkungan, dan menjaga kelestarian alam, agar tetap indah dan memberikan kebahagiaan bagi kita ketika melihatnya.

Kita juga bisa mengajak anak kita bersyukur akan karunia Tuhan yang begitu indah.



Baca juga: Yuk, Lebih Sayangi Bumi dengan 4 Langkah Kecil Termasuk Diet Plastik yang Sudah Kami Lakukan Sejak 5 Tahun yang Lalu!


4. Melatih kita bersosialiasi dengan orang lain


Ketika kita pergi berkemah, kita bisa mengajak keluarga, teman, atau tetangga untuk bersosialisasi. Kita juga akan banyak bertemu orang baru selama berada di alam. Kita akan semakin banyak berinteraksi langsung dengan mereka.

Hal ini akan bermanfaat sekembalinya kita dari liburan, sehingga hubungan dengan sesama kolega atau tetangga akan lebih rukun dan positif.



Bagaimana Ma? Tertarik? Ok ok. Apakah harus langsung naik gunung? Berkemah di tempat jauh?

Tidak juga, Ma. Kita bisa memperkenalkan secara berangsung-angsur kepada anak-anak kita. Setiap keluarga berbeda. So, silakan ditentukan mana yang paling tepat untuk mengawali kegiatan ini.

Beberapa hal yang bisa dilakukan misalnya:


1. Berjalan-jalan ke taman untuk bermain bola atau layang-layang





Baca juga: Liburan? Jangan Sampai Lewatkan 7 Tempat Wisata Murah di Solo Ini!


2. Jalan-jalan di pagi hari bersama-sama



3. Bermain ke pantai atau air terjun



Dengan mengajak anak ke pantai dan air terjun, mereka tidak akan selalu fokus dengan gadget mereka, dan aktif di alam bebas untuk mendapatkan aktivitas motorik yang menyenangkan.

Jangan mager, ya Ma.


Baca juga: Menempuh Perjalanan Panjang Nggak Lagi Membosankan bagi Si Kecil dengan 9 Aktivitas Ini!


Nah, jika anak-anak sudah terbiasa dengan kegiatan di luar ruangan, Mama bisa mencoba berkemah di halaman rumah jika ada halaman yang tersedia.



Untuk melakukan hal ini ada beberapa hal yang perlu disiapkan.

  1. Tenda. Kita bisa membeli tenda secara online, atau bisa juga menyewanya saja. Ada banyak situs yang menyewakan tenda secara online kok, Ma.
  2. Matras anti air, agar dinginnya tanah tidak langsung ke tubuh kita. Ini juga bisa disewa atau dibeli untuk keperluan setiap kali berkemah.
  3. Baju, selimut, sarung, atau jaket hangat jika diperlukan.
  4. Lampu tenda, bisa menggunakan lampu LED USB, atau yang dengan baterai biasa.
  5. Senter untuk mencari barang di dalam tenda jika dirasa perlu.


Seiring waktu, nanti jika sudah siap untuk mencoba petualangan baru, Mama bisa mengajak berkemah di luar rumah. Tempat rekomendasi saya untuk berkemah bagi mereka yang tinggal di Jakarta atau Bandung ada beberapa tempat, Ma.


1. Ranca Upas, Ciwidey, Bandung.


Courtesy of Wisnu Widiarta(dot)com

Di Ranca Upas Mama bisa mendapatkan banyak kegiatan, misalnya hiking, berkuda, bersepeda, flying fox, paint ball, mandi air hangat, dan memberi makan rusa. Tidak hanya itu, tempat ini dekat dengan Kawah Putih Ciwidey dan Situ Patenggang yang terkenal. Satu tempat bisa mendapat banyak tujuan wisata. Menarik kan, Ma?


2. Sukamantri, Bogor


Courtesy of Wisnu Widiarta(dot)com

Kelebihan berkemah di kedua tempat itu adalah kita bisa memarkir mobil tidak jauh dari tenda kita, sehingga tidak lelah membawa barang keluar dari mobil.


Nah, kalau sudah terbiasa berkemah di alam bebas, saatnya naik kelas Ma. Naik gunung!

Tenang, Ma. Jangan panik dulu. Ada banyak gunung yang relatif mudah didaki oleh pemula. Misalnya:

  1. Gunung Munara di Ciseeng, Rumpin, Bogor
  2. Gunung Lembu di Purwakarta
  3. Gunung Papandayan di Garut
  4. Gunung Gede di daerah Bogor


Naik gunung tidak seberat yang dibayangkan kok, Ma. Asal kita jogging 45-60 menit seminggu, atau tiga kali keliling kompleks selama satu bulan, juga sudah cukup untuk naik keempat gunung tersebut.

Naik gunung bisa menginap bisa juga tidak. Namun saya menyarankan Mama untuk menginap agar cukup istirahat dan menikmati alam sekitar dengan puas.



Percayalah, Ma. Aktivitas luar ruangan ini tidak hanya menyehatkan dan menyenangkan, namun juga investasi kita menggembleng generasi penerus yang tangguh, tidak cengeng, tidak mudah menyerah, penuh semangat ,dan tidak kenal putus asa.

“Earth and sky, woods and fields, lakes and rivers, the mountain and the sea, are excellent schoolmasters, and teach of us more than we can ever learn from books.” –John Lubbock


Mama ada pertanyaan terkait aktivitas luar ruangan ini?

Silakan tulis kesan dan pertanyaan Mama di komentar, ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia Cara Berlibur Sehat Menikmati Alam Bebas Bersama Keluarga a la Rocking Mama Petualang!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Wisnu Widiarta | @wishknew

A father of two cool kids who love to share good stuffs about movies, outdoor activities, family, and technology. wisnuwidiarta.com

Silahkan login untuk memberi komentar