Bertengkar Dengan Suami? Amit-Amit Deh! Begini Cara Efektif Bagi Mama Untuk Menghindarinya!

Bertengkar Dengan Suami? Amit-Amit Deh! Begini Cara Efektif Bagi Mama Untuk Menghindarinya!

887
Bertengkar dengan suami adalah hal yang nggak menyenangkan. Mood pun jadi hilang, pekerjaan terbengkalai merupakan sedikit dari efek bertengkar dengan suami. Yuk, Ma hindari hal tersebut dengan cara ini.

Pada tahun 2009 di Journal of American College of Cardiology menyatakan bahwa amarah atau pertengkaran bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner secara signifikan pada orang yang sehat. Selain itu, kemarahan akan memengaruhi kesehatan jantung baik pada pria maupun wanita. Nah, kan bertengkar memang bukanlah satu solusi yang baik dari satu masalah. Apalagi jika Mama bertengkar dengan suami, ada baiknya tidak dilakukan di depan anak-anak.

BACA JUGA


Suami Istri Sama-Sama Anak Bontot, Keras Kepala, dan Baru Saja Jadi Pasutri? Ini Tipsnya Biar Nggak Berantem Terus!

Suami Istri Sama-Sama Anak Bontot, Keras Kepala, dan Baru Saja Jadi Pasutri? Ini Tipsnya Biar Nggak Berantem Terus!

Menjadi newlywed alias pasangan suami istri baru memang excited sekali ya, Ma. Ada banyak sekali hal baru yang harus ditolerir, mulai dari ...

Read more..

Bertengkar dengan suami memang hal yang wajar terjadi di dalam rumah tangga. Tapi, jika intensitas bertengkar dengan suami rutin terjadi, sebaiknya Mama ambil waktu jeda untuk membicarakannya dengan orang ketiga yang dipercaya. Efek bertengkar itu nggak enak loh. Mood hilang, pekerjaan terbengkalai dan terlebih anak-anak itu kadang bisa trauma loh Ma, apabila pertengkarannya sambil teriak dan melempar barang.

4 cara efektif ini bisa bantu Mama untuk menghindari bertengkar dengan suami.

1. Duduk

Hanya segelintir orang yang bisa menahan mulutnya untuk 'membalas' perkataan lawan bicara saat terlibat pertengkaran. Saat marah, denyut nadi, tekanan darah, dan hormon adrenalin meningkat. Solusinya, dengan duduk. Posisi duduk akan membuat lonjakan adrenalin menurun. Jadi, coba ajak Papa untuk melanjutkan pembicaraan sambil duduk.

2. Senyum

Bos lagi nggak bersahabat dan semua orang kantor kena 'semprot'? Hade... Yang salah siapa, yang kena marah siapa. Well, ketika bos lagi mengucap sumpah serapah karena kurang puas dengan kinerja karyawannya atau target perusahaan bulan ini gak tercapai, Mama bisa menyikapinya dengan tersenyum.

Begitu juga saat Papa menegur dan cenderung menyalahkan Mama karena nggak memperhatikan kesehatan si kecil, berikan senyuman. Lho? Orang lagi marah kok senyum-senyum?

Sebuah riset membuktikan bahwa seseorang cenderung kesulitan untuk marah jika yang menyulut amarah atau lawan bicara tersenyum.

Yasssh, keep smileeee!

BACA JUGA


5 Rahasia Bahagia Suami Istri yang Harus Selalu Dijaga Setiap Waktu

5 Rahasia Bahagia Suami Istri yang Harus Selalu Dijaga Setiap Waktu

Menjaga hubungan suami istri memang antara gampang dan susah. Kadang disepelekan, hingga tanpa sadar sudah menjadi masalah pelik yang tak ...

Read more..

3. Turunkan nada suara

Yap, kalau Papa bicara sambil teriak-teriak atau ngomongnya ngegas, Mama bisa menurunkan nada suara nih. Santai aja Ma, yang dikuatkan itu argumennya bukan nada suaranya. Jadi, biarkan otak yang lebih dominan dalam 'membalas' perkataan lawan bicara, ya.

4. Gunakan kata "saya" daripada "kamu"

Menurut Mayo Clinic, dengan penggunaan kata 'saya' yang lebih sering dapat meredakan pertengkaran yang sedang dihadapi.

Yes, ternyata kekuatan kata-kata itu betul adanya, Ma. Daripada kalimat, "Pa, kamu kan tahu sepatu itu jangan diletakin di luar tapi di rak sana!" yang Mama lontarkan, lebih baik ubah sedikit dengan "Pa, tolong dong sepatunya diletakin di rak, ya." Terdengar lebih enak kan, Ma?

5. Hitung sampai 5

Setelah Papa melontarkan kalimat yang kecepatannya seperti petasan gantung ketika disulut api, jangan langsung membalas. Biarkan Papa berpikir sembari Mama berpikir juga. Jangan anggap pertengkaran antara Mama dan Papa sebagai ajang debat, tapi lebih kepada percakapan. Untuk menyiasatinya coba Mama hitung sampai lima sambil menarik napas dan hembuskan.

BACA JUGA


Pasangan Suami Istri Sering Melakukan 6 Kebiasaan Perusak Hubungan Rumah Tangga Ini. Pastikan Mama dan Papa Tak Melakukannya!

Pasangan Suami Istri Sering Melakukan 6 Kebiasaan Perusak Hubungan Rumah Tangga Ini. Pastikan Mama dan Papa Tak Melakukannya!

Menjadi suami istri memang tidak mudah, tapi menjalaninya dengan penuh kerja sama akan menjadikannya terasa mudah

Read more..

Entah kenapa kalau marah atau bertengkar sambil berdiri itu memang Mama cenderung menunjukkan gestur yang membuat pertengkaran makin tersulut, seperti menunjuk-nunjuk Papa. Hih, jangan sampai deh emosi kayak gitu. Penyesalan selalu datang belakangan Ma, jadi sebaiknya pikir ulang saat bertengkar dengan suami, ya.

Dari 5 cara itu, cara paling efektif untuk saya cara yang nomor 1, Ma. It really works! Kalau Mama, pilih cara nomor berapa untuk menghindari pertengkaran dengan orang lain?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bertengkar Dengan Suami? Amit-Amit Deh! Begini Cara Efektif Bagi Mama Untuk Menghindarinya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Githa MuthiaAnanda | @githamuthiaananda

Silahkan login untuk memberi komentar