Cek Kesehatan Sebelum Menikah? Perlu Banget! Ini Dia Beberapa Hal yang Perlu Diperiksa!

Cek Kesehatan Sebelum Menikah? Perlu Banget! Ini Dia Beberapa Hal yang Perlu Diperiksa!

1.2K
Cek kesehatan pranikah sering diabaikan. Begitu menjumpai masalah kesehatan setelah menikah, baru deh saling menyalahkan. Yuk, sebarkan artikel ini agar keluarga-keluarga baru Indonesia selalu sehat! Selamat Hari Kesehatan Dunia!

Hai, Mama! Mumpung hari ini, 7 April, diperingati sebagai Hari Kesehatan Sedunia, kayaknya nggak ada salahnya nih, kita membahas salah satu hal yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Yes, cek kesehatan sebelum menikah, atau yang biasa disebut premarital check up.

Cek kesehatan sebelum menikah? Harus ya? Bukannya mau menikah, ya menikah saja. Kenapa harus repot-repot cek kesehatan?

Rasanya, memang, cek kesehatan sebelum menikah ini baru ada sekarang-sekarang ini. Zaman dulu pasangan yang akan menikah nggak perlu repot-repot ke dokter untuk memeriksakan kesehatan mereka.


BACA JUGA


5 Nasihat Untuk Kamu yang Sebentar Lagi Menikah, dari Kami yang Telah Beberapa Tahun Menjalani Pernikahan

5 Nasihat Untuk Kamu yang Sebentar Lagi Menikah, dari Kami yang Telah Beberapa Tahun Menjalani Pernikahan

Hei, kalian. Iya, kalian yang sebentar lagi akan mulai terikat satu sama lain. Sebaiknya kalian membaca terlebih dahulu artikel ini sampai ...

Read more..


Dan, yang biasa terjadi adalah, setelah muncul masalah kesehatan saat menjalani kehamilan, atau mungkin anak-anak yang lahir ternyata membawa penyakit yang diturunkan, baru deh saling menyalahkan, yang kemudian berakibat fatal pada pernikahan.

Nah, dengan memeriksakan calon pasangan suami istri ini sebelum menikah, kalaupun ada permasalahan dalam kesehatan mereka, maka akan bisa cepat ketahuan dan bisa segera diobati sampai sembuh.

Kalaupun misalnya ada penyakit yang sifatnya genetis, dan mungkin nggak ada obatnya, maka berbekal pengetahuan dini ini, pasangan suami istri pun dapat memutuskan langkah selanjutnya. Mau keputusan yang pahit atau tidak, semua kembali pada pasangan.

Kalau anak kemungkinan terlahir dengan kebutuhan khusus, orang tuanya pun, karena sudah punya informasi lengkap, seharusnya sudah siap menanggung semua konsekuensinya dan tetap bertanggung jawab, apa pun kondisinya.

Cek kesehatan pranikah ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum acara pernikahan dilangsungkan. Pertimbangannya adalah, bila ditemukan masalah kesehatan maka masih ada waktu untuk mencari solusi pengobatan yang tepat.

Untuk melakukan cek kesehatan ini, calon pasangan suami istri bisa mendatangi klinik, yang akan memeriksa beberapa hal terkait kesehatan pasangan.

Apa saja?


BACA JUGA


Ini Dia Rahasia Kecantikan Alami dan Kesehatan Perempuan-Perempuan Dunia yang Bisa Mama Contoh!

Ini Dia Rahasia Kecantikan Alami dan Kesehatan Perempuan-Perempuan Dunia yang Bisa Mama Contoh!

Rahasia kecantikan masing-masing warga dunia ternyata berbeda-beda. Dan semuanya dilakukan secara alami, tanpa rekayasa. Yuk, cobain

Read more..


Beberapa hal yang akan diperiksa dalam cek kesehatan pranikah


Cek darah rutin dan analisis hemoglobin

Cek kesehatan ini termasuk rutin untuk mengetahui adanya kelainan atau penyakit darah, Ma.

Sebagai contoh, pemeriksaan gambaran darah tepi dilakukan untuk mengetahui kelainan penyakit darah, seperti thalasemia dan infeksi darah.

Thalasemia sendiri terdiri dari thalasemia mayor dan thalasemia minor. Penderita thalasemia mayor biasanya sudah sampai tahap harus ditransfusi karena pembentukan sel darah merahnya sangat kurang. Gejala thalasemia minor sama dengan anemia, yaitu kekurangan sel darah merah.

Walaupun thalasemia minor tidak separah thalasemia mayor, namun apabila pasangan suami istri yang mengidap thalasemia minor nantinya memiliki anak, maka bisa saja anak-anak mereka mengidap thalasemia mayor.


Cek golongan darah dan rhesus faktor

Tujuannya untuk mengetahui kemungkinan golongan darah calon bayi. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus juga akan berguna bagi calon janin.

Pemeriksaan golongan darah dan rhesus faktor ini cukup penting, karena banyak terjadi ketidakcocokan darah antara ibu dan calon bayinya. Misalnya ibu mempunyai golongan darah rhesus negatif, sedangan bayi yang dikandung mempunyai golongan darah rhesus positif.

Akibatnya, bisa saja terjadi keguguran yang tidak diketahui penyebabnya, Ma.


Cek urine lengkap

Cek kesehatan satu ini bertujuan untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal atau saluran kemih.


Cek HBsAg untuk mengetahui kemungkinan peradangan hati (Hepatitis B)

Apabila salah satu pasangan menyandang Hepatitis B, maka pasangannya harus segera diimunisasi agar tidak tertular, Ma, karena salah satu cara penularan penyakit Hepatitis B adalah melalui hubungan seksual.

Penyakit ini perlu penanganan serius karena negara kita, Indonesia, tergolong endemis tinggi. Penderitanya mencapai 9 dari 100 orang penduduk, atau sekitar 25 juta penduduk.

Dalam jangka panjang, Hepatitis B dapat menjadi sirosis hati, yaitu hati yang mengeras dan tidak berfungsi lagi.


Cek TORCH

Cek kesehatan ini untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), dan virus Herpes yang bila menyerang ibu hamil maka akan dapat mengakibatkan kelainan pada janin, keguguran, atau kelahiran prematur.

Infeksi-infeksi yang disebabkan oleh parasit, bakteri, dan virus ini dapat diobati, Ma, namun membutuhkan waktu yang cukup lama, dan harus dipantau sampai benar-benar sembuh.

Dari data medis dijumpai bahwa sebagian besar wanita Indonesia terjangkit toksoplasma yang menyebabkan kesuburan organ reproduksinya terganggu. Adapun penularannya bisa melalui kotoran dan bulu hewan peliharaan, seperti kucing, anjing, dan kelinci.

Sementara itu, kasus yang terjadi pada pria adalah penyakit saluran reproduksi, seperti sifilis atau gonorrhea. Selain itu, terdapat pula kasus kelainan sperma yang bisa memengaruhi fertilitas pria.


BACA JUGA


Jangan Katakan 10 Hal Ini pada Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus!

Jangan Katakan 10 Hal Ini pada Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus!

Raising a child with special needs does not take a special family. It makes a family special

Read more..


Vaksinasi antitetanus (Tetanus Toksoid)

Vaksinasi ini diperuntukkan bagi calon mempelai wanita, dan diberikan pada 2 bulan sebelum menikah.

Tujuan vaksinasi TT ini untuk mencegah timbulnya tetanus pada luka terbuka yang terjadi akibat melahirkan. Akan tetapi, apabila calon ibu nantinya yakin melahirkan di klinik atau rumah sakit yang terjamin steril dan bersih, vaksinasi antitetanus sebenarnya tidak diperlukan.


Vaksinasi kanker serviks

Vaksinasi ini tergolong baru dan masih cukup mahal. Cara pemberian imunisasinya sebanyak 3 kali dalam rentang waktu 6 bulan.

Manfaat vaksinasi ini adalah mencegah virus HPV (Human Papilloma Virus), pembawa kanker serviks tadi, yang cara penularannya melalui hubungan seksual. Beberapa pendapat menyatakan, bahwa vaksin ini sebaiknya diberikan kepada perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Vaksin ini harus diulang setelah 5 tahun.


Cek kesehatan yang lain

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada pula beberapa cek kesehatan pranikah yang perlu dilakukan:

  • Laju Endap Darah (LED) untuk mengetahui proses inflamasi (peradangan).
  • Pemeriksaan gula darah untuk memantau kemungkinan diabetes mellitus.
  • Pemeriksaan VDLR/RPR untuk mengetahui adanya kemungkinan penyakit sifilis.
  • Pemeriksaan pemicu tumor bagi yang keluarganya mempunyai riwayat sakit kanker.


BACA JUGA


Ini Dia 4 Jenis Pemeriksaan Kesehatan Rutin dan Standar yang Harus Dilakukan oleh Perempuan

Ini Dia 4 Jenis Pemeriksaan Kesehatan Rutin dan Standar yang Harus Dilakukan oleh Perempuan

It’s good to have money and the things that money can buy, but it’s good too, to check up once in a while and make sure that you haven ...

Read more..


Kok banyak sekali rangkaian cek kesehatannya ya? Iyalah, Ma. Kan penginnya kita juga sehat semua dan terus sehat kan?

Semua cek kesehatan serta tes-tesnya bisa dilakukan berdasarkan prioritas kok. Tentukan saja yang mana yang mau diambil terlebih dahulu, dan disesuaikan dengan bujet.

Untuk biayanya, memang bervariasi di setiap laboratorium. Biasanya mereka juga menawarkan paket-paket cek kesehatan yang kalau dihitung-hitung, jatuhnya akan lebih murah, antara Rp 600.000 hingga Rp 1.500.000, tergantung jenis-jenis tesnya. Maka, jangan lupa untuk survei dulu ya. Penting lho, membandingkan harga antara laboratorium yang satu dengan yang lainnya.

Dan, memang, mungkin calon pasangan yang tidak siap apabila dalam serangkaian cek kesehatan pranikah tersebut lantas dijumpai hal-hal medis yang dapat menyebabkan gagalnya pernikahan. Namun, yah, ketimbang menyesal kemudian atau jadi saling menyalahkan hal-hal yang seharusnya dihadapi bersama kan, Ma?


BACA JUGA


Menjaga Kesehatan Anak? Mulailah dari Beberapa Kebiasaan Kecil Ini untuk Manfaatnya hingga Jauh ke Masa Depan Nanti!

Menjaga Kesehatan Anak? Mulailah dari Beberapa Kebiasaan Kecil Ini untuk Manfaatnya hingga Jauh ke Masa Depan Nanti!

Kesehatan anak ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaannya yang sudah diajarkan oleh Mama sejak kecil. So, jangan pernah menyepelekan beberapa ...

Read more..


Makanya cek kesehatan ini perlu. Jika Mama belum pernah melakukannya, mungkin sekarang belum terlalu terlambat lho, Ma, untuk ke laboratorium untuk diperiksa.

Bagikan artikel ini pada keluarga, teman, sahabat, kenalan Mama yang akan menikah ya. Supaya mereka pun dapat mempersiapkan pernikahan dan membina keluarga sehat lahir dan batin.


Sumber: Hani Widiatmoko; 2014; Ketika Anakku Siap Menikah; Elex Media Komputindo


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cek Kesehatan Sebelum Menikah? Perlu Banget! Ini Dia Beberapa Hal yang Perlu Diperiksa!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Hani Widiatmoko | @handayaniwidiatmoko

hai...saya Hani. Blog saya http://www.haniwidiatmoko.com

Silahkan login untuk memberi komentar