Coba Rasakan Pelukan Papa Sesekali. Masing-masing Ternyata Memberikan Arti Tersendiri Lho!

Coba Rasakan Pelukan Papa Sesekali. Masing-masing Ternyata Memberikan Arti Tersendiri Lho!

2.1K
Sometimes a hug is all you need to make you feel better.

Pria memang sudah dari sononya jarang (atau kesulitan?) mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata. Mereka cenderung lebih suka menunjukkan perasaan melalui bahasa tubuh, seperti memeluk, mencium, menggandeng, atau sentuhan-sentuhan kecil lainnya. Ya, memang. Kan ada penelitian, bahwa pria itu ngomongnya 13.000 kata lebih sedikit daripada kita para perempuan. Hihihi. Kalau kita biasa merepet, tidak dengan mereka, Ma.

Papa juga suka gitu, Ma?

Kalau Papa nggak ahli dalam mengungkapkan rayuannya, bukan berarti dia nggak romantis. Tapi setuju nggak sih, bahwa sentuhan Papa itu memang memberikan efek yang bahkan lebih dahsyat ketimbang kata-kata. Kayak kesetrum gitu, Ma, kalau kita disentuh. Merinding! Hahaha. Apalagi dipeluk Papa. Duh, rasanya, kayak semua beban tiba-tiba terserap hilang musnah tak berbekas! *lebay*

Memang kok. Nggak cuma suasana hati yang mendung terus langsung bisa jadi cerah, tapi pelukan juga adalah salah satu bentuk bahasa cinta yang sangat universal, dan benar-benar nggak butuh kata-kata untuk mengiringinya.

Dr. Ludwig F. Lowensten, seorang psikolog keluarga, menyatakan, bahwa menyatunya debaran jantung antara pria dan perempuan dalam sebuah pelukan mampu membangkitkan ‘hormon cinta’ dalam tubuh masing-masing, hingga kemudian mampu memompa mood untuk kembali bagus.

Dan, ternyata nih, Ma, selain sebagai cara untuk mengungkapkan perasaan, ternyata gaya si Papa yang memeluk Mama ini juga bisa berarti macam-macam lho. Coba yuk, kita lihat. Karena kita akan tahu bagaimana perasaannya dari pelukan yang dia berikan, sehingga kita bisa tahu bagaimana harus menanggapinya.


Merangkul Mama


“Jika pasangan Anda meletakkan satu tangan pada bahu Anda dan nggak lebih jauh memeluk, itu bukanlah satu bentuk ekspresi keintiman,” kata Peter A. Andersen, Ph. D, seorang profesor komunikasi dari San Diego State University.

Merangkul seperti itu memang hanya merupakan sentuhan kecil saja sih. Tapi jangan anggap remeh rangkulan seperti ini, Ma. Itu justru merupakan tanda bahwa dia ingin selalu ada untuk Mama melalui sentuhan kecilnya. Dia menghargai Mama dengan selalu merangkul Mama.

Pria yang suka merangkul seperti ini adalah tipe pria yang meminta petunjuk agar bisa lebih intim. So, Mama, kalau Papa sering melakukannya, jangan segan-segan untuk memberikan saran saat sedang bercinta, dan ungkapkan saja apa yang menjadi keinginan Mama.


Baca juga: Suami Kurang Mantap di Tempat Tidur? Ayo, Bantu Dia dengan 7 Kursus Kilat, Cepat, dan Mudah Ini!


Suka meletakkan kepala di paha


Jika si Papa sering bermanja dengan cara meletakkan kepalanya di paha Mama, itu mengindikasikan bahwa dia sebenarnya adalah seseorang yang sensitif.

“Pria yang suka meletakkan kepala di paha pasangannya memiliki perasaan yang sensitif, dan senang mencari kenyamanan untuk diri sendiri pada pasangannya,” ujar Andersen. “Selain itu, dia juga merasa nyaman dengan emosinya dan bersedia untuk berbagi apa yang ada di kepalanya.”

Pria tipe seperti ini mempunyai keinginan besar untuk membuat pasangannya bahagia dan mencurahkan perhatian dengan cara yang erotis.


Baca juga: Jangan Salah, Papa Juga Sesekali Mengalami PMS. Ini Dia 7 Tandanya!


Memeluk dengan menekan ke dada


Saat si Papa memeluk Mama dengan erat sampai nempel ke dadanya, menandakan bahwa dia ingin menunjukkan dirinya sebagai pasangan satu-satunya bagi Mama, yang akan melindungi Mama dan akan mencintai Mama sepenuhnya.

So, kalau Papa sering banget melakukan pelukan seperti ini pada Mama, dia berarti adalah tipe pria yang bisa banget menjadi tempat bergantung yang dapat diandalkan oleh Mama dan anak-anak. Dia akan cenderung dominan saat bercinta, Ma. Jadi siap-siap saja mengikuti permainannya ya, meski ya sebenarnya dia lebih suka gaya-gaya konvensional macam missionary. Yah, paling banter doggy-style-lah.


Baca juga: Jika Suami Mama Menunjukkan 11 Tanda Ini, Maka Dia Adalah yang Terbaik!


Memeluk dari belakang


Banyak pria memeluk pasangannya dari belakang, baik saat ingin bermanja ataupun saat sedang tidur. Ternyata, ini merupakan pelukan pertanda dia sedang bergairah, Ma.

“Pria yang suka memeluk dari belakang menikmati perasaannya dnegan cara kontak fisik. Dia mungkin juga mempunyai gairah seks yang juga tinggi. Tapi saat dia benar-benar menikmati kontak fisik tersebut, ada kemungkinan dia tak terlalu nyaman mengekspresikan dirinya.” Demikian papar Audrey Nelson, Ph.D, seorang pakar komunikasi yang juga merupakan penulis buku You Don’t Say.


Baca juga: Ini Dia 5 Hal yang Membuat Pria (dalam Hal Ini, Suami) Tetap Bersemangat Menjalani Pernikahan


Selain sebagai bahasa untuk mengungkapkan perasaan terdalam, pelukan juga bisa menjadi salah satu cara paling efektif untuk meredam pertengkarang yang terjadi.

Saat sedang bertengkar hebat, Mama dan Papa biasanya akan saling menunjukkan ego masing-masing. Dan, tentu saja, meski Mama sadar (Papa juga, pastinya), bahwa ego yang didahulukan seperti itu nggak akan membuat permasalahan menjadi cepat selesai. Yang ada justru malah makin runyam. Nah, di sinilah pelukan biasanya bisa menjadi senjata ampuh untuk meredakan ego.

Caranya, yang pertama Mama (lagi-lagi) harus menyadari dulu, bahwa ego nggak akan membawa kita ke mana pun. Setelah menyadari egoisme diri sendiri, kemudian kita harus meredamnya. Meredam ego bukan berarti kita kalah kan? Justru malah merupakan pengorbanan untuk mempertahankan sebuah hubungan.


Saat Mama sudah merasa muak akan semua pertengkaran yang sedang terjadi, dan ingin berhenti secepatnya, ambil saja secarik kertas, Ma. Pada dasarnya manusia itu biasanya lebih dapat mengungkapkan pikiran dengan tulisan kan? Maka tulislah di atas kertas tersebut.

“Aku capek bertengkar begini. Boleh nggak, aku memeluk Papa saja?”


Baca juga: Atasi 3 Permasalahan Komunikasi Suami Istri Ini Segera, Kalau Nggak Mau Semua Berantakan!


Saat Papa membaca tulisan Mama di atas kertas tersebut, pasti dia akan luluh, Ma. Meminta pelukan darinya berarti Mama sudah mampu meredam emosi lebih baik (dan mungkin ini menjadikannya malu karena dia sendiri nggak mampu mengontrol ego dan emosinya).

Nah, selamat berpelukan, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Coba Rasakan Pelukan Papa Sesekali. Masing-masing Ternyata Memberikan Arti Tersendiri Lho!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar