Curiga Suami Selingkuh? Coba Cocokkan dengan Tanda-Tanda Berikut Ini!

Curiga Suami Selingkuh? Coba Cocokkan dengan Tanda-Tanda Berikut Ini!

7.8K
Curiga suami selingkuh? Kumpulkan faktanya secara benar, jangan hanya dari analisis sepihak.

Memiliki pasangan yang setia sampai akhir hayat pasti menjadi harapan semua perempuan, termasuk Mama ya. Membesarkan anak dalam keluarga lengkap dan bahagia itu menjadi semacam life goals bagi para mama yang kini mungkin baru saja menikah, juga bagi Mama yang sudah belasan hingga puluhan tahun hidup dalam ikatan pernikahan. Tapi kadang hidup menawarkan hal yang tidak kita duga. Ada kalanya manusia menjadi khilaf atau malah bertindak di luar batas. Termasuk soal suami selingkuh.

Duh! Godaan yang buruk banget! Salah satu hal yang pasti ingin dihindari dalam pernikahan adalah perselingkuhan. Betul, Ma?


BACA JUGA



Apakah suami Mama akhir-akhir ini melakukan hal-hal yang membuat Mama curiga? Ada yang berbeda dengan kebiasaannya? Ada yang berbeda dengan tingkah lakunya? Lebih cuek dari biasanya, atau justru begitu banjir perhatian?

Hmmm ... Daripada sibuk menerka-nerka, coba cek beberapa hal di bawah ini yang bisa dipakai untuk mendeteksi apakah ada potensi suami selingkuh atau tidak.


5 hal yang harus diperhatikan dan biasanya dijumpai pada suami selingkuh


Sejarah yang kurang bagus


Apakah pernah suami selingkuh baik sebelum atau di awal pernikahan?

Barangkali sejarah yang kurang bagus ini bisa menjadi sebuah alarm pertama, Ma, agar Mama menjaga kewaspadaan. Kalaupun saat bersama Mama dia belum pernah melakukan hal itu, sejarah masa lalunya dengan mantan kekasih juga bisa dijadikan acuan. Pernah berselingkuh dengan pasangan terdahulu, berarti menandakan si dia punya bibit tidak baik di perilakunya.

Bukan berarti semua yang salah nggak mungkin bisa memperbaiki kesalahannya juga sih, Ma. Percayalah padanya, tapi juga jangan terlalu terlena. Tetap gunakan intuisi Mama.


Ada perubahan yang terlalu ekstrem


Perubahan sikap yang terlalu mendadak atau di luar kebiasaan suami juga patut menjadi hal yang harus Mama waspadai, karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda suami selingkuh.

Misalnya jika suami selama ini cenderung cuek, lalu tiba-tiba sikapnya penuh perhatian dan juga mudah berkata manis, bisa jadi memang ada hal yang sedang ia sembunyikan.

Sebaliknya juga begitu, Ma. Jika suami adalah orang yang sangat perhatian dan juga manis tetapi mendadak sulit sekali dihubungi dan sering terlambat pulang ke rumah dengan banyak alasan, maka hal ini seharusnya segera Mama telisik.

Perubahan sikap tersebut bisa terjadi jika ada sesuatu yang memang membuat fokus perhatian suami tak hanya ada di rumah. Terlalu manis karena si dia sedang berusaha menutupi kebohongan atau terlalu cuek karena dia sudah tak betah lama-lama di rumah.


Mudah marah hanya karena pertanyaan kecil


Wajar jika Mama bertanya mengenai perubahan-perubahan mendadak pada perilaku suami, seperti yang disebutkan pada poin di atas. Bagaimanapun, perubahan pasti lambat laun akan memantik kecurigaan. Bukan begitu, Ma?

Cobalah bertanya secara lembut mengenai alasan sikap suami yang cuek, atau justru cobalah iseng-iseng menggoda kenapa sikapnya berubah menjadi begitu manis padahal sebelumnya walau Mama merengek minta dimanjakan, suami tetap cuek.

Jika kemudian dia mudah marah dengan pertanyaan sepele dari Mama ini, hingga akhirnya memicu pertengkaran. jangan dulu langsung mengonfrontasinya. Carilah tahu tanpa terlalu kentara. Mama bisa memulainya dari menanyai rekan sekantor suami, apakah benar suami selingkuh.


Gadget yang terlalu dilindungi


Kalau sudah menikah cukup lama, biasanya pasangan suami istri cenderung lebih membebaskan satu sama lain untuk memegang barang pribadi masing-masing, termasuk handphone. Tinggal di satu atap yang sama, memiliki barang dari uang bersama dan juga membesarkan anak, akan mempererat ikatan antar individu.

Namun, waspadalah, Ma, jika suami sudah mulai sangat protektif dengan ponsel atau gadget yang dimilikinya. Aplikasi yang diberi password sampai sering menelepon tanpa ingin dilihat pasangan juga bukanlah hal yang wajar. Itu sepertinya Mama sudah harus patut curiga kalau suami selingkuh.


Semua pertanda sudah menunjukkan sinyal positif


Mama sudah mengumpulkan fakta mengenai perubahan sikap suami, dan hampir pasti bahwa suami selingkuh?

Well, kini waktunya Mama memaksimalkan kemampuan intuisi perempuan yang sangat peka terhadap orang-orang terdekatnya. Bersyukurlah karena perempuan punya kemampuan intuisi yang lebih baik dari pria. Perasaan yang halus seringkali lebih cepat menangkap gelagat aneh jika memang ada perubahan dari diri suami.

Jangan biarkan kecurigaan berlarut, dan sebaiknya segera komunikasikan dengan hati lapang serta pikiran terbuka.


BACA JUGA


Suami Selingkuh Ingin Kembali? Meski Berat, Namun Kalau Masih Cinta Nggak Ada Salahnya Dicoba Kan?

Suami Selingkuh Ingin Kembali? Meski Berat, Namun Kalau Masih Cinta Nggak Ada Salahnya Dicoba Kan?

Suami selingkuh memukul harga diri istri yang diselingkuhi, bahkan memorakporandakan hubungan yang sudah disahkan oleh agama dan negara. ...

Read more..


Walau sudah ada pertanda-pertanda kurang menyenangkan soal suami selingkuh, namun tetap ingat ya, Ma, bahwa Mama harus konfirmasi terlebih dahulu, bukannya membunuh kecurigaan sampai kurang waspada. Jangan sampai cemburu dan curiga berlebihan juga menutupi logika Mama. Kumpulkan faktanya secara benar, jangan hanya dari analisis sepihak.

Well, kita hanya berharap, semoga semua baik-baik saja dengan Mama dan suami. Karena tak ada seorang pun kan yang mau pernikahannya gagal?

Stay in love, Mama. Salam buat Papa.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Curiga Suami Selingkuh? Coba Cocokkan dengan Tanda-Tanda Berikut Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Reffi Seftianti | @reffiseftianti

Saya seorang japanese interpreter, blogger di wordholic.com dan penulis 4 buku solo serta puluhan antologi. Saat ini tergabung sebagai anggota Forum Aktif Menulis Surabaya, volunteer editor Storial.co dan juga Manager Blogger Mengintipnusantara.com.

Silahkan login untuk memberi komentar