Curiga Suami Selingkuh? Waspadai Tanda-Tandanya dari 5 Ucapan yang Biasa Dilontarkan Ini!

Curiga Suami Selingkuh? Waspadai Tanda-Tandanya dari 5 Ucapan yang Biasa Dilontarkan Ini!

4.5K
Suami selingkuh? Amit-amit, ya, Ma. Semua rumah tangga pasti mendoakan yang terbaik sepanjang hidup. Tapi, kita pun harus waspada dengan ucapan suami selingkuh ini agar tidak menjadi bumerang bagi pernikahan kita.

Selingkuh memang tak mengenal gender, namun penelitian membuktikan, bahwa pria punya lebih banyak semangat untuk melakukannya. *jleb. Duh, penelitian itu kok bikin baper ya, Ma. Nggak kebayang dah suami selingkuh. *ami-amit...

Ternyata nih, Ma, beberapa ucapan mereka bisa jadi indikasi bahwa ia sedang main mata dengan yang lain. Sedih banget ya, jika kita berada di posisi diselingkuhi. Kita pun kepikiran, apa yang salah? Apakah saya nggak cantik lagi? Kurang puas di ranjang? Dan serentetan pertanyaan panjang pasti menghiasi hari-hari kita.

Apa sih yang membuat suami selingkuh dan bagaimana mengatasinya? Ini menjadi pertanyaan maha penting yang harus kita ketahui.


BACA JUGA


Curiga Suami Selingkuh? Coba Cocokkan dengan Tanda-Tanda Berikut Ini!

Curiga Suami Selingkuh? Coba Cocokkan dengan Tanda-Tanda Berikut Ini!

Curiga suami selingkuh? Kumpulkan faktanya secara benar, jangan hanya dari analisis sepihak

Read more..


Inilah 5 ucapan suami selingkuh yang patut kita waspadai!


“Hargai privasiku dong! Jangan sembarangan buka-buka ponselku!”

Well, permintaannya mungkin wajar. Kalau menyangkut privasi, meski sudah menjadi suami istri sekalipun, sebaiknya memang tidak saling mengganggu barang pribadi masing-masing tanpa izin. Yah, memang tergantung kesepakatan dua belah pihak juga sih.

Ya, intinya, hormati kesepakatan batasan privasi.

Sayangnya, atas nama privasi pula, banyak pria menyembunyikan perselingkuhannya dengan meminta pasangannya untuk tak mengecek ponselnya. Karena, bisa jadi dalam ponsel tersebut ada bukti perselingkuhannya.

Solusi:
Memang benar setiap orang punya privasi. Namun, kita tak melanggar privasi itu jika minta izin dengan baik-baik untuk melihat isi ponselnya, meski mungkin kita tak terlalu jujur mengatakan alasannya. #eh


“Siapa? Oh, dia cuma teman biasa kok!”

Kita pergoki dia tengah berbicara dengan suara pelan dan akrab dengan seorang perempuan yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Ketika si perempuan pergi dan Mama menanyakannya, suami menjawab perempuan itu teman biasa, dan terkesan menghindari untuk membahasnya lebih lanjut.

Solusi:
Saat mengalami kejadian ini, mintalah suami untuk memperkenalkan kita pada perempuan itu. Jangan lupa tunjukkan bahwa kita adalah sepasang suami istri, misalnya dengan menggandeng tangan suami, atau bergelayut manja di bahunya.


“Sayang, aku lembur. Jadi, maaf, aku tak jadi bisa menjemput.”

Well, punya suami yang rajin bekerja pastinya membanggakan. Kalau suami sukses, kita juga yang senang kan, Ma? Kehidupan finansial terjamin pastinya. Sesekali tak dijemput untuk bisa pulang bersama dari kantor, barangkali nggak masalah.

Tapi, saat suami mulai sering lembur, padahal kita tahu banget kalau pekerjaannya tak terlalu menuntut kerja malam, ya seharusnya kita pun patut waspada. Jangan-jangan itu hanya alasannya untuk mencuri waktu bertemu perempuan lain.

Solusi:
Coba katakan kepadanya, kalau dia tak bisa menjemput, maka kita bersedia mendatanginya di kantor, dan menunggu hingga dia selesai bekerja untuk pulang bersama.

Atau, jika Mama tidak bekerja di kantor, dan sehari-hari di rumah saja, maka bisa saja Mama menawarkan untuk membawakannya makan malam, agar dia tak perlu membeli di luar.


“Kamu bertemu pria lain di belakangku ya?”

Wajar bila dalam hubungan, pernikahan sekalipun, pasangan sesekali bertengkar, adu argumentasi atau saling melemparkan kata-kata pedas dan tuduhan.

Biasanya, kalau hubungan tersebut baik-baik saja, maka perbedaan pendapat ini tidak akan berlangsung lama dan mudah baikan lagi.

Namun, jika saat marah, suami tiba-tiba menuduh kita selingkuh, maka patut dicurigai nih, kenapa dia terus membahas topik perselingkuhan.

Pasalnya, Ma, jika seseorang melakukan kesalahan, maka dia akan cenderung merasa takut kalau kita juga melakukan kesalahan yang sama.

Solusi:
Kalau memang tak bersalah, jangan tunjukkan rasa bersalah di hadapannya saat suami menuduh kita berselingkuh. Tatap matanya, dan katakan kita tidak berselingkuh. Lalu tanyakan, apakah dia selingkuh?


“Kenapa sih kamu nggak mengerti aku?”

Kata-kata ini bisa saja terlontar saat kita dan suami bertengkar. Dalam keadaan emosi, dia akan menyalahkan kita yang tak bisa mengerti dirinya. Akhirnya, suami pun menuduh kita bukan istri yang baik. Semua daftar kesalahan kita pun diungkitnya.

Padahal biasanya, seemosi apa pun, dia nggak akan mengeluarkan kata-kata tersebut.

Solusi:
Katakan padanya, kalau memang suami merasa kita bukanlah istri yang terbaik baginya, maka tanyakan seperti apa istri yang baik untuknya itu.


BACA JUGA


Mencintai Istri? Sudah Pasti Dong, Apalagi Kalau Suami Selalu Menunjukkan 10 Tanda Ini. Dia Cinta Mati pada Mama!

Mencintai Istri? Sudah Pasti Dong, Apalagi Kalau Suami Selalu Menunjukkan 10 Tanda Ini. Dia Cinta Mati pada Mama!

Setiap suami pastilah mencintai istri. Apalagi kalau Papa menunjukkan 10 tanda ini. Jangan ragukan lagi deh

Read more..


Setiap rumah tangga pasti menginginkan yang terbaik selama hidup.

Tak akan pernah terbesit harap di pikiran, bahwa suami akan selingkuh. Sungguh tidak ada.

Dalam sebuah ikatan pernikahan, badai bisa menerjang kita kapan saja. Berusahalah untuk berpikir jernih jika hal ini terjadi ya, Ma. Saat mengetahui suami selingkuh, juga jangan langsung memutuskan sesuatu dalam keadaan emosi.

Lakukanlah yang terbaik, dengan memberinya kesempatan untuk menjelaskan, bercerita, dan barangkali ia mengakui kalau ia salah.

5 Ucapan yang biasa dilontarkan oleh seorang suami selingkuh di atas juga jangan dipikirin terus, Ma, cukup agar Mama tahu dan waspada saja. Jangan menjadikannya beban atau justru menimbulkan pikiran negatif akan hal yang belum tentu kebenarannya.

Semoga Tuhan selalu melindungi pernikahan kita, dan dijauhkan dari perselingkuhan ya, Ma. Amin!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Curiga Suami Selingkuh? Waspadai Tanda-Tandanya dari 5 Ucapan yang Biasa Dilontarkan Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar