Dalam Mendidik Anak, Selalu Ucapkanlah 11 Kalimat Positif Ini Setiap Waktu Pada Mereka!

Dalam Mendidik Anak, Selalu Ucapkanlah 11 Kalimat Positif Ini Setiap Waktu Pada Mereka!

13.2K
Mendidik anak bukanlah perkara mudah. Setuju? Terkadang anak-anak pun ingin mendapat kalimat-kalimat positif dari Mama, nggak selalu hanya mendapatkan omelan yang panjang.
It’s the little things that make a difference.

Anak-anak memang mempunyai perasaan yang sangat sensitif. Saat kita melontarkan kata-kata positif, untuk mendukung mereka, mereka pun akan merasa disupport dan akan semakin berkembang. Begitupun sebaliknya, saat kita mengucapkan kata-kata negatif, hal tersebut pun akan memengaruhi mereka. See, mendidik anak memang nggak mudah, ya, Ma.

Karena itu ya, Ma, kita harus bijak dalam berkata-kata terutama saat sedang menyemangati mereka untuk terus maju dan berkembang. Tantangan menjadi orangtua mendidik anak sekarang ini banyak macam, salah satunya harus bisa mewaspadai status gaul dan kekinian anak-anak. *huft. Bener nggak, Ma? Sedikit pusing kita dibikinnya ketika berhadapan dengan hal tersebut.


Dalam mendidik anak, Mama perlu untuk mengatakan 11 hal ini pada mereka setiap hari setiap waktu, Ma, agar bisa memastikan mereka tahu bahwa mereka adalah anak-anak istimewa yang sedang bersiap menyongsong masa depan mereka.


1. “I love you."


Setiap anak pasti menginginkan cinta dari orangtuanya. Kalaupun Mama mengatakan “I love you” pada mereka setiap menit pun, mereka nggak akan pernah lelah mendengarnya. Mereka nggak akan menganggapnya sebagai kata-kata gombal belaka. Mereka akan benar-benar menganggapnya secara serius.

Untuk Mama, pasti hal ini nggak akan sulit, karena pada dasarnya perempuan, secara naluriah, akan lebih banyak mengatakannya pada anak-anak mereka. Nah, untuk Papa, PR banget nih, Ma. Coba dorong Papa agar mengatakan “I love you” lebih banyak pada anak-anak. Hal ini karena kecenderungan pria yang kesulitan untuk mengungkapkan apa isi hatinya. Konon kan mereka lebih suka untuk menunjukkannya saja, ketimbang harus mengucapkannya kan? Tapi untuk anak-anak, mengucapkan kata cinta itu sama pentingnya dengan menunjukkan arti cinta itu sendiri.

O ya, efek kalimat ini selain membuat mereka merasa dicintai, bisa menghindarkan mereka menjadi seorang pelaku bullying lho, Ma.

So, Mama - Papa, ayo, banyak-banyak bilang “I love you” pada anak-anak, ya!


2. “Setidaknya kamu sudah berusaha.”


Penelitian menunjukkan, bahwa saat Mama lebih menghargai usahanya ketimbang hasil yang diperolehnya, maka anak-anak akan cenderung lebih keras berusaha pada kesempatan berikutnya. Misalnya, dia tak berhasil meraih nilai yang bagus pada ulangannya kali ini. Katakan bahwa apa pun hasilnya tak masalah asal dia telah berusaha keras belajar dan tidak menyontek.

Dengan mengatakan hal tersebut pada mereka, maka Mama telah menciptakan kebiasaan untuk selalu optimis terhadap keadaan pada mereka. Mereka akan terbiasa untuk bekerja keras saat sudah menetapkan tujuan dan melatih mereka untuk tak cepat merasa puas. Selain itu, secara tak langsung kita sudah mendidik anak untuk lebih bersyukur dan membuat dia mengerti tentang kerja keras.


3. “Mama seneng banget bisa bersama Adik hari ini.”


Orangtua biasanya selalu sibuk setiap harinya. Katakan saja, meski Mama adalah seorang stay at home mama, tetap saja kan Mama akan lebih sibuk melakukan pekerjaan Mama sehingga sering juga “melupakan” kehadiran mereka.

Padahal sekadar ucapan, “Mama senang banget seharian di rumah gini sama Adik.” Saja akan membuat mereka merasa begitu berharga.


4. “Kamu keren banget, Sayang!”


Anak-anak sekarang kondisinya lebih rentan terhadap stres ketimbang generasi sebelumnya. Banyak hal menyebabkan mereka lebih tertekan. Beban pelajaran di sekolah, keinginan untuk diterima di antara teman-temannya, juga tuntutan dari lingkungan sekitarnya mengenai bagaimana seharusnya dia berperilaku, berpakaian dan seterusnya, merupakan beberapa penyebab stres pada anak. *duh

So, hanya dengan mengatakan, “Kakak hebat!” atau “Adik keren!” saja sudah akan membuat mereka yakin bahwa they are fine just the way they are.


5. “Coba terus!”


Anak-anak selalu butuh untuk didukung di setiap usahanya. Dan, dukungan siapa lagi yang paling penting, kalau bukan dukungan dari Mamanya?

So, saat mereka hampir gagal dalam usahanya, Mama harus cepat tanggap dan memberi mereka dukungan semampunya, sebelum mereka kehilangan semangatnya.


6. “Kakak sudah benar!”


Saat mereka merasa kurang yakin akan apa yang sudah mereka usahakan, mereka akan selalu meminta pendapat orangtua untuk memastikan bahwa mereka telah memilih hal yang benar.

Just a simple, “You’re on the right track.” Akan membuat mereka yakin dan akan terus melangkah meraih apa yang mereka inginkan.


7. “Adik baik banget!”


Ada penelitian yang menyebutkan, bahwa anak-anak zaman sekarang lebih merasa bangga saat mereka berhasil meraih nilai tinggi dalam pelajarannya di sekolah ketimbang saat bisa menunjukkan kindness pada orang lain.

Hmmm, mungkin juga ini adalah kesalahan kita, Ma, yang lebih sering memuji mereka dengan kata-kata, “Anak pintar!” alih-alih “Anak baik!”

So, start the kindness more by saying, “You’re so nice / kind!” now.


8. “Kamu itu spesial!”


Mana ada sih anak yang nggak spesial bagi orangtuanya? Setuju?

Ya, mereka istimewa, tapi seberapa sering kita mengingatnya? Bukankah setiap orang ingin merasa diterima dan dihargai for who they are, berapa pun usianya?


9. “Ayo, kita bersenang-senang!”


Anak-anak, berapa pun usia mereka, tetap butuh bermain. Jangankan anak-anak, kita pun butuh bersantai kan, Ma?

Dan menjadi kewajiban orangtua untuk building childhood memories yang memorable dan menyenangkan buat mereka kan?


10. “Mama percaya padamu!”


Anak-anak punya kecenderungan untuk suka dianggap kalau sudah besar. Mereka akan senang sekali saat diberi tanggung jawab dan kepercayaan selayaknya orang dewasa. *huft. Mendidik anak benar-benar kompleks, ya, Ma.

Jadi, mengapai kita nggak coba memberi mereka keleluasaan saat memutuskan atau memilih sesuatu? Mengapa kita nggak beri tanggung jawab lebih pada sesuatu yang nantinya juga akan baik bagi diri mereka sendiri?

Percayalah pada mereka, Ma! Dan, katakanlah hal tersebut pada mereka.


11. “Maafin Mama, ya, Sayang!”


Terkadang lidah ini kelu banget, ya, untuk ucapin kata maaf ke anak sendiri. Betul nggak, Ma? Kita merasa superior sebagai orangtua. Ketika melakukan kesalahan kecil seperti sudah marah berlebihan ke anak hingga membuat mereka nangis sesenggukkan, telat menjemput mereka di sekolah, mengingkari janji untuk bermain ke mal, kita enggan banget mengucapkan kata maaf. *huft.

Barangkali, mulai sekarang Mama harus bisa untuk mengucapkan kalimat maaf ini. Yakin deh, nggak akan membuat Mama lemah di mata anak-anak tapi membuat Mama terlihat hebat. Mama telah mengajarkan kepada mereka bahwa berbuat salah dan meminta maaf itu adalah tindakan yang baik, patut untuk ditiru. Kelak, mereka juga akan mudah mengakui kesalahan yang mereka lakukan dan meminta maaf.


Parenting is a demanding job indeed ya, Ma? Tapi, mendidik anak dengan memberikan beberapa kalimat sederhana seperti di atas setiap hari pada si kecil maka Mama sudah memberikan perubahan besar dalam diri mereka. Dan memang satu hal yang kita sadari juga, teori parenting tak selamanya mudah untuk dipraktikkan.

So, happy positive parenting selalu ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Dalam Mendidik Anak, Selalu Ucapkanlah 11 Kalimat Positif Ini Setiap Waktu Pada Mereka!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar