Demi Anak Juga, Maka Mama Harus Egois pada Diri Sendiri untuk 6 Hal Penting Ini!

Pixabay

Demi Anak Juga, Maka Mama Harus Egois pada Diri Sendiri untuk 6 Hal Penting Ini!

1.1K
Gimana caranya bisa mengurus rumah tangga dengan 3 anak kecil tanpa pembantu? Gimana manajemen waktunya? Gimana saya bisa menjaga kesehatan? Dan, tak ketinggalan, gimana cara saya ber-me time?

Banyak yang tanya sama saya, gimana caranya bisa mengurus rumah tangga dengan 3 anak kecil tanpa ART? Gimana manajemen waktunya? Gimana saya bisa menjaga kesehatan? Dan, tak ketinggalan, gimana cara saya ber-me time?

Yah, saya memang bukan termasuk mama muda yang sukses mengelola semuanya sendirian sih. Bukan juga tipe mama keren macam Andien, mamanyaa Kawa, yang bikin saya berdecak kagum. Tapi saya tahu, mungkin sahabat yang menanyakan itu pengin tahu (banget) behind the scene betapa karut marut tugas saya di rumah. Hahaha.

Percaya sajalah, kalau saya juga pasti pernah salah dalam mengatur rumah dan juga dalam mengurus anak. Saya juga sering gagal multitasking, bahkan berkali-kali jatuh sakit karena gagal menjaga kesehatan selama (mencoba) jadi seorang super mom.

Tapi dari situlah, saya belajar banyak. Tentang ritme tubuh saya, ritme kegiatan anak dan juga soal mengatur waktu. Dan itu bukan proses yang sebentar, melainkan bertahun-tahun. Saya terus belajar mengatur waktu terbaik, yang sesuai untuk diri saya sendiri. Yang kemudian saya sadari, bahwa untuk (berusaha) menjadi super mom itu memang adakalanya harus egois, terutama pada anak.


BACA JUGA


Hidup Bahagia Adalah Impian Semua Ibu. 8 Tips Ini Bisa Bantu Mama Mendapatkannya!

Hidup Bahagia Adalah Impian Semua Ibu. 8 Tips Ini Bisa Bantu Mama Mendapatkannya!

Hidup bahagia itu bukanlah sebatas fatamorgana. Terkadang, hal-hal kecil bisa membuat hidup bahagia lho, Ma

Read more..


Dalam 6 hal ini, saya harus egois, mendahulukan diri saya sendiri dulu ketimbang anak


1. Makanan bergizi


Bukan rahasia lagi, banyak mama mengalah untuk tidak makan makanan bergizi, dan lebih memilih untuk memberikannya pada anak. Apalahi kalau anaknya yang minta ya, Ma.

Misalnya nih, makan daging. Daging kan adakalanya mahal ya. Nah, sudah deh, kadang kita mengalah nggak makan daging, mendingan buat anak aja. Mamanya cukup makan tahu tempe saja. Iya, dulu saya begitu.

Sekarang nggak lagi. Saya rasa saya kan juga butuh gizi. Bisa-bisa anemia, malah repot kan?

So, saya belajar, bahwa tak hanya untuk anak, saya pun juga harus cukup gizi. Bahkan, saya sekarang juga makin rajin beli susu lho. Iya, soalnya saya kan butuh kalsium banget. Saya nggak mau nanti kalau sudah waktunya saya punya cucu, malah keburu osteoporosis.

Nggak lupa juga penuhi kebutuhan air putih, buah dan sayur juga, Ma. Bukan cuma buat anak saja.


2. Buang air


Kalau anak saya rewel, atau alasan apa pun yang bikin saya menahan BAK atau BAB, biasanya ya saya jabanin daripada anak nangis kan.

Tapi nyatanya, menahan BAK dan BAB itu sangat buruk untuk kesehatan. Bisa kena infeksi saluran kemih, konstipasi, dan penyakit buruk lainnya.

Sekarang, saya nggak peduli anak menangis kalau ditinggal. Saya tetap mendahulukan BAB atau BAK saya. Demi apa? Kesehatan saya sendiri pastinya.


3. Ibadah


Mengurus rumah tangga memang ibadah. Tapi sebagai umat muslim, salat 5x sehari adalah wajib. Maka demi kewajiban yang satu ini saya harus egois juga pada anak.

Sekarang, meski sesibuk apa pun saya usahakan semua urusan lepas dulu untuk ibadah jika sudah masuk waktu untuk salat.



4. Kebersihan diri


Saya selalu berusaha, kalau suami saya pulang kerja atau ada tamu di rumah, anak saya harus dalam keadaan yang sudah bersih dan wangi.

Tapi saya pikir-pikir, kenapa hanya anak yang harus bersih ya? Saya sendiri juga harus bersih dan wangi bukan? Bukankah kebersihan diri seorang ibu juga akan berpengaruh besar pada kesehatan anak, dan lingkungan sekitarnya?

So, ayo, siapa belum mandi hari ini? Iyuh! Hihihi.


5. Istirahat


Banyak mama, termasuk saya, yang tetap terus beraktivitas saat semua anggota keluarga, termasuk anak, beristirahat. Bahkan kadang, kalau anak lagi tidur itu jadi waktu yang tepat buat menyelesaikan pekerjaan rumah ya, Ma?

Tapi, demi kesehatan saya, saya selalu berusaha untuk istirahat cukup setidaknya 6-7 jam per hari. Selain tidak baik untuk kecantikan (kulit kusam, mata panda, dan sebagainya), kalau kita sampai nggak istirahat itu juga tidak baik untuk kesehatan organ tubuh lainnya lho, Ma.

So, ayo, Ma. Mau tiduran sambil dengarkan musik, atau mungkin nonton film. Atau sekadar scroll-scroll Instagram buat penyegaran mata lihat foto-foto keren. Mama pilih istirahat ala Mama yang paling cucok. Atau, mau tidur siang sekalian? Ayo deh!


6. Waktu bersama Papa


Karena Papa terlalu terlihat sibuk sehari-hari, maka begitu ada waktu luang, kayaknya kita nggak tega ya, Ma, 'merampas' waktunya anak untuk bersama papanya. Sebisa mungkin, Mama selalu memberi ruang bagi Papa agar bersama anak untuk quality time.

Tapi, sadar nggak, Ma, bahwa Mama sendiri juga butuh ber-quality time bersama Papa? Sekadar curhat, atau ngomongin masa depan. Tsah.

Bukankah komunikasi akan lancar kalau suasana mendukung, dua-duanya bisa duduk dan mengobrol?

Maka, carilah waktu untuk bisa berdua saja sama Papa, tanpa kehadiran anak. Semuanya Mama lakukan kan juga demi menjaga keharmonisan rumah tangga kan.

Kalau nggak mungkin untuk kencan di luar, ya bisa lewat pillow talk atau dinner berdua saja di rumah setelah Mama masak masakan favorit Papa. Duduk berdua, ngobrol, sembari sentuh-sentuh manja. Ah.

Ini nggak cuma akan membahagiakan Papa lho, tapi bikin hati Mama happy juga. Bagaimana pun juga, Papalah sahabat terbaik Mama begitu menikah.


BACA JUGA


Nak, 8 Janji Ini Akan Mama Lakukan Demi Kebahagiaan Kalian. I Promise!

Nak, 8 Janji Ini Akan Mama Lakukan Demi Kebahagiaan Kalian. I Promise!

Janji, kata sederhana namun sering terlontar dari mulut kita. Dan terkadang janji pula yang membuat kita melakukan hal-hal untuk kebahagiaan ...

Read more..


Nah, gimana, Ma? Sepertinya nggak terlalu berlebihan kan, jika Mama mendahulukan ke-6 hal di atas tadi sebelum kebutuhan anak?

Intinya sih, Ma, jangan cuma selalu memikirkan anak, keluarga, dan orang lain terus. Mama sendiri juga harus tercukup kebutuhannya. Dan, pastinya, harus bahagia!

Kalau mamanya merasa bahagia, maka Papa dan anak-anak pasti juga hepi. Setuju kan?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Demi Anak Juga, Maka Mama Harus Egois pada Diri Sendiri untuk 6 Hal Penting Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ruli Retno Mawarni | @ruliretno

Supermom for 3 kids, lifestyle & travel blogger, content writer, www.ruliretno.com Cp : ruliretno@gmail.com

Silahkan login untuk memberi komentar