Demi Hubungan Suami Istri yang Hangat dan Langgeng, Jangan Pernah Sebut 5 Kalimat Ini!

Demi Hubungan Suami Istri yang Hangat dan Langgeng, Jangan Pernah Sebut 5 Kalimat Ini!

2K
Tingkat perceraian semakin tinggi, nih. Jaga hubungan suami istri yang hangat, dan jangan sampai keluar kalimat yang menyebabkan perceraian rentan terjadi, Ma.
Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan sesuatu.

Sepakat dengan kalimat itu, Ma?

Mencapai jenjang pernikahan aja, kita sudah butuh perjuangan; banting tulang demi nabung untuk pesta pernikahan, pendekatan dengan calon ipar dan keluarga besar, serta persiapan pernikahan. Apalagi soal mempertahankan keharmonisan hubungan suami istri setelah pernikahan?

Berbagai problema bisa saja datang mengganggu hubungan suami istri sewaktu-waktu. Entah itu setelah dipercaya untuk memiliki momongan ataupun setelah bertahun-tahun pernikahan belum memiliki momongan. Atau, soal pendapatan istri yang lebih besar daripada suami, dan sederet masalah yang umumnya dihadapi oleh pasangan suami istri.


BACA JUGA


Suami Istri Bertengkar? Wajar! Walaupun Mama Masih Marah Tetap Tunjukkan Rasa Cinta Pada Papa Dengan 8 Cara Ini. Dijamin Papa Bakal Melted!

Suami Istri Bertengkar? Wajar! Walaupun Mama Masih Marah Tetap Tunjukkan Rasa Cinta Pada Papa Dengan 8 Cara Ini. Dijamin Papa Bakal Melted!

Hubungan suami istri mana yang sempurna di dunia ini? Semua pasti melewati pasang surut dalam menjalaninya

Read more..


Dari rentetan 'drama' yang pernah Mama dan Papa alami dalam hubungan suami istri tersebut, hal yang terpenting harus tetap diingat dan dilakukan adalah menahan diri untuk berbicara yang menyakitkan.

Memang sih, kadang suka refleks aja gitu, atau lepas kontrol. Tapi kekerasan dalam rumah tangga jangan sampai terjadi, baik kekerasan fisik ataupun kekerasan verbal.

Nah, kali ini Rocking Mama ada saran khusus buat Mama yang kadang suka 'kelepasan' ngomong hal yang menyakitkan atau mengungkit kesalahan Papa ketika berantem. Untuk menyelamatkan hubungan suami istri yang harmonis antara Mama dan Papa, berikut kalimat yang jangan sampai keluar dari mulut Mama.


Jangan pernah sebut 5 kalimat yang memperkeruh hubungan suami istri ini



1. "Papa kok nggak pernah bantuin Mama urusin pekerjaan rumah?"

Jauh sebelum Mama dan Papa melakoni peran yang sekarang, tentu sudah didiskusikan dengan baik, kan?

Papa sepakat untuk menjadi full-time employee dan fokus sama pekerjaan kantor atau bisnisnya. Mama barangkali juga sudah memilih untuk jadi stay-at-home Mom. Jadi, ingatlah 'koridor' masing-masing.

Sebaiknya, kalau memang Mama perlu bantuan, langsung minta tolong Papa mengerjakan sesuatu sambil menyodorkan tugasnya.

Contoh, "Pa tolong bikinin makan adik, ya. Kentang, telur, brokoli, sudah Mama rebus semua. Tinggal Papa kupas dan blender. Makasih, Pa!"

Jadi nggak ada lagi celah untuk Papa bilang 'enggak' ke Mama kan kalau kalimatnya begini? Ha!


2. "Kenapa sih, nggak bisa kayak suaminya si X, yang perhatian sama istrinya?"

Uh oh. BIG NO!

Jangan pernah banding-bandingin Papa dengan orang lain ya, Ma. Bagaimanapun Papa punya karakteristiknya sendiri, dan pasti Mama tahu itu jauh sebelum memutuskan untuk menikah, bukan?

Bayangin juga kalau Mama dibandingin dengan istri-istri lain. Sakitnya tuh di sini. *nunjuk dompet*



3. "Aduh, nggak peduli deh!"

Komunikasi harus terus berlangsung antara Mama dan Papa. Mau itu komunikasi soal urusan sekolah anak, soal finansial yang kurang mencukupi, atau soal hubungan suami istri, pribadi antara Mama dan Papa.

Kalau udah nggak ada rasa peduli, gimana bisa menjalin komunikasi? Jangan sampai hanya karena Mama 'gertak sambel', maunya ngambek biar Papa ngerti, ngomong nggak peduli lagi tapi berujung penyesalan.

So, tahan diri ya, Ma!


BACA JUGA


Kenali Tanda Ego Tinggi Suami Istri untuk Kesehatan dan Kebahagiaan Pernikahan Mama dan Papa

Kenali Tanda Ego Tinggi Suami Istri untuk Kesehatan dan Kebahagiaan Pernikahan Mama dan Papa

Suami istri sudah sepantasnya saling berbagi; saling memberi dan saling menerima. Hanya ego yang tinggi yang kadang menjadi satu-satunya ...

Read more..


4. "Terserahlah!"

Selain nggak peduli, kalimat lain yang menunjukkan kalau Mama sudah 'hampir menyerah' dengan hubungan suami istri ini adalah TERSERAH.

Saat melontarkannya, terkesan Mama nggak mau ambil pusing dan lebih suka mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan perdebatan dengan melontarkan kalimat yang satu ini.

Kalau amarah Mama udah sampai ubun-ubun, air mata udah menggenang di kelopak mata, dan tubuh sudah gemetar karena menahan emosi, mendingan langsung tinggalkan saja arena perdebatan, dan pindah ke ruangan lain.

Duduk dan minum air. Kalau sudah tenang, baru balik lagi lanjutin percakapan.



5. "Papa kok makin aneh-aneh sih sekarang!"

Ini sudah bukan curiga lagi namanya, Ma, tapi menuduh.

Kalau memang muncul keanehan-keanehan dalam hubungan suami istri, antara Mama dan Papa, sikap Papa ke Mama, atau kebiasaan Papa yang dulu sudah berubah, jangan sampai keluar kalimat yang satu ini duluan deh.

Kalau tanda serunya diganti dengan tanda tanya mungkin masih aman untuk Mama ucapkan. Tanyakan baik-baik dan temukan waktu yang pas untuk membicarakannya.


BACA JUGA


5 Pikiran Negatif Tentang Suami yang Harus Segera Mama Hilangkan Sebelum Semuanya Hancur Berantakan

5 Pikiran Negatif Tentang Suami yang Harus Segera Mama Hilangkan Sebelum Semuanya Hancur Berantakan

You live with your thoughts. So be careful what they are. ~ Eva Arrington

Read more..


Whoosaaah!

Kalau Mama bertengkar sama Papa atau sudah mulai keluar perdebatan kecil, langsung cari distraksi positif aja. Ke kamar anak misalnya? Main ke tetangga sebelah yang baru punya anak bayi? Atau, kebiasaan yang para Mama sering lakuin, belanja! Hahaha.

Pokoknya, segarkan dulu pikiran sebelum melanjutkan untuk diskusi soal permasalahan hubungan suami istri yang dihadapi.

Eits, tapi inget Ma. Kalimat-kalimat di atas jangan sampai terlontar kalau Mama pengin memperkecil risiko terjadi yang lebih buruk lagi. Wajar banget kalau Mama pernah lelah ngadepin urusan rumah tangga, asalkan jangan pernah menyerah ya, Ma!

Yuk, kasih kelingkingnya dulu ke Papa. Baikan deh!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Demi Hubungan Suami Istri yang Hangat dan Langgeng, Jangan Pernah Sebut 5 Kalimat Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Githa MuthiaAnanda | @githamuthiaananda

Silahkan login untuk memberi komentar