Mendengarkan dan Memainkan Musik Bisa Meningkatkan IQ! Ini Dia 8 Buktinya!

Mendengarkan dan Memainkan Musik Bisa Meningkatkan IQ! Ini Dia 8 Buktinya!

4.1K
Music gives you a soul to the universe, wings to the mind, flight to the imagination and life to everything. – Plato

Siapa sih yang nggak suka musik?

Apa pun jenis musiknya nggak masalah ya, yang penting kita suka dan bisa menikmatinya. Entah itu jazz, dangdut, rock, pop, pop rock, metal dan lain sebagainya. Saat mendengarkan musik, kita bisa berimajinasi, kita bisa mengalahkan kemalasan, kita juga bisa terharu dan menangis sesenggukan saat mendengar musik atau lagu yang sedih.

Musik adalah perasaan.

Seorang ilmuwan, Albert Einstein, pernah mengatakan bahwa seandainya dia tidak menjadi seorang fisikawan, mungkin dia akan menjadi musisi. Atau Charles Darwin yang menyatakan, “If I had my life to live over again, I would have made a rule to read some poetry and listen to some music at least one every week.”

Kalau Mama sendiri apakah punya pandangan sendiri terhadap musik?

Frekuensi setiap orang mendengarkan musik kesayangan berbeda-beda, pun tujuan dari mereka mendengarkan musik. Ada yang setiap hari full musik, ada yang mewajibkan mendengarkan musik di pagi hari untuk mengumpulkan semangat dan menghalau kemalasan, ada juga yang mendengarkan musik untuk membuat ide mengalir di otak.

Sebagian besar mama, mungkin termasuk Anda, memanfaatkan musik untuk membantu menidurkan si kecil. Alunan musik yang lembut membuat si kecil cepat mengantuk, lalu bobok. Selain itu, bagus juga lho, Ma, mendengarkan musik saat menyusui. Agar pikiran Mama lebih rileks, sehngga ASI bisa mengalir dengan lancar.

Nah, tahukah Mama, ternyata di balik semua keuntungan mendengarkan musik, ternyata ada banyak penelitian yang menakjubkan terkait mendengarkan musik. Apa saja sih? Berikut yang bisa Rocking Mama rangkum untuk Mama.


1. Musik membuat Anda lebih bahagia


Penelitian membuktikan bahwa ketika kita mendengarkan musik yang kita sukai, otak kita melepaskan dopamin melalui neurotransmitter. Valori Salimpoor, seorang ilmuwan syaraf di McGill University meneliti tentang delapan jenis musik yang disukai dengan menyuntikkan zat radiokatif yang mengikat reseptor dopamin setelah mereka mendengarkan musik favorit mereka. Scan EPT menunjukkan bahwa sejumlah besar dopamin yang dirilis secara biologis menyebabkan peserta merasakan emosi seperti kebahagiaan, kegembiraan dan sukacita.

Jadi pada saat Mama membutuhkan dorongan emosional, dengarkan musik favorit Mama selama 15 menit. Itu sudah sangat membantu.


2. Musik menurunkan stress atau depresi dan meningkatkan kesehatan


Selain melepaskan dopamin ke tubuh, mendengarkan musik menurunkan hormon pembuat stress, yang namanya hormon kortisol. Apalagi 60% penyakit yang ada di dunia in disebabkan karena stressnya seseorang.

Dengan bermain alat musik dan ikut bernyanyi, kita dapat meningkatkan kekebalan tubuh lebih tinggi dibandingkan orang yang hanya mendengarkan saja. Dengan begitu, kesehatan kita bisa lebih terjaga.


3. Musik memperkuat ingatan dan meningkatkan IQ


Music is the language of memory. —Jodi Piccoult

Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan membantu mengingat informasi dengan lebih baik, walaupun tergantung juga dari seberapa besar seseorang menyukai musik.

Di pelajaran menghafal karakter di Jepang, menunjukkan hasil yang positif pada kelompok yang diberikan musik daripada yang tidak diberikan musik.

Selain itu, musik juga dapat meningkatkan IQ pada anak-anak lho, Ma. Dalam sebuah studi pada anak-anak berumur 6 tahun yang mengambil pelajaran alat musik keyboard atau menyanyi, dalam kurun waktu 36 minggu menunjukkanpeningkatan IQ secara signifikan daripada kelompok drama.

Nah, untuk membantu anak-anak kita mencapai keunggulan akademik, Mama bisa mendorong mereka untuk menyukai alat musik atau menyukai kegiatan bernyanyi.


4. Musik mengurangi nyeri


Musik yang ringan dan menyenangkan, membuat beberapa pasien dengan penyakit serius akan lebih rileks, sehingga mengurangi rasa nyeri yang sedang dideritanya. Penelitian di Drexel University di Philadelphia menemukan bahwa terapi musik mengurangi rasa sakit yang dirasakan oleh pasien yang mengidap kanker.

Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa musik klasik, musik instrumental, atau pilihan musik yang ringan dapat mengurangi nyeri pada pasien perawatan intensif. Penelitian lain menunjukkan bahwa mendengarkan musik yang santai dapat mengurangi kecemasan pada pasien yang akan melakukan operasi dan rasa sakit setelah operasi. Efeknya bahkan lebih bagus daripada obat yang diberikan secara oral kepda pasien untuk membuat pasien tersebut bisa rileks.

Dan bukan hanya pasien yang akan melakukan operasi, bahkan sudah diterapkan pada proses persalinan secara normal, untuk mendukung hypnobirthing.


5. Music mendongkrak semangat


Mama pernah mengantuk saat harus menyelesaikan pekerjaan kantor ataupun membereskan pekerjaan rumah? Atau pernah mengantuk saat mengemudi? Atau merasa malas sekali bangun di pagi hari?

Salah satu cara untuk mengembalikan semangat Mama adalah dengan musik. Bunyikan radio, atau CD player, atau apapun agar Mama bisa mendengarkan musik. Pilihlah musik yang nge-pop, yang bisa membuat tubuh Mama bersemangat. Jika perlu, ikutlah bernyanyi atau menari mengikuti alunan musik. Dijamin semangat Mama akan penuh kembali dengan segera!


6. Musik meningkatkan pemulihan pasien stroke


Stroke adalah penyebab no. 5 kematian di Amerika Serikat. Dan di Indonesia sendiri, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 orang dan satu dari 7 pasien yang mengalami stroke akan meninggal (Sumber: wikipedia).

Menurut penelitian di University of Helsinki menunjukkan bahwa pasien stroke yang mendengarkan musik mereka memilih sendiri selama dua jam sehari, telah meningkat secara signifikan pada pemulihan fungsi kognitif dibandingkan dengan mereka yang mendengarkan audio atau tidak mendengarkan apapun. Lirik pada musik memungkinkan kombinasi yang harmonis antara memori pendengaran dan verbal pasien.

Jadi, jangan ragu-ragu untuk memberikan terapi musik kepada penderita stroke. Bawakan mereka lagu-lagu favorit mereka sesegera dan sesering mungkin.


7. Meningkatkan inteligensi bahasa


Seorang peneliti, Sylvian Moreno, menunjukkan bahwa latihan musik dapat meningkatkan kemampuan untuk memahami kata-kata pada anak, berikut menjelaskan apa makna kata tersebut. Ada lagi sebuah studi di New York, menunjukkan bahwa 90% dari anak-anak antara usia 4 dan 6 tahun memiliki peningkatan yang signifikan dalam kecerdasan verbal setelah mereka memainkan alat musik.

Bagi Mama yang ingin si Kecil memiliki kemampuan bahasa yang bagus, cukup melatihnya bernyanyi, mendengarkan lagu anak-anak, atau segala jenis musik yang mereka suka.


8. Musik menjaga otak Anda tetap sehat di hari tua


Music is the true breath of life. We eat so we won’t starve to death. We sing so we can hear ourselves live. – Yasmina Khadra

Sebuah studi menemukan bahwa mereka yang memiliki pengalaman bermusik sepuluh tahun atau lebih menunjukkan nilai kognitif yang lebih tinggi daripada musisi dengan pengalaman musik di bawah 10 tahun, dan yang tidak punya pengalaman musik.

Dan kalau Mama tahu, tokoh bisnis seperti Warren Buffet masih tetap memukau di usia 84 tahun karena hobinya bermain ukulele. Tidak pernah terlambat untuk bermain alat musik dan bermusik, katanya.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa musik bisa mengomunikasikan perasaan dasar manusia tanpa memandang latar belakang budaya dan etnis pendengarnya.


Nah, beruntung sekali bagi mereka yang hobi mendengarkan musik, bernyanyi, atau senang memainkan alat musik. Rasanya hidupnya begitu menyenangkan, penuh semangat, dan selalu sehat bukan? Bagi yang sedang sakit pun, musik bermanfaat untuk penyembuhan. Jadi jangan ragu-ragu untuk bermusik.

Seperti kata Plato juga, music and rhythm find their way into the secret places of the soul.

Tidak peduli berapa usia Anda, apa jenis kelamin Anda, pekerjaan Anda, dan ras atau etnik Anda, musik dan irama akan menemukan jalan ke tempat-tempat rahasia jiwa.

Selamat bermusik, Ma! Rayakan kehidupan kita dengan gembira.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mendengarkan dan Memainkan Musik Bisa Meningkatkan IQ! Ini Dia 8 Buktinya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Nana Aditya | @nanaaditya

♡ Hot Mommy yang lagi belajar banyak hal baru. Harus segera menulis dan minum kopi saat gelisah...♡ **Life is like a piano, white and black. If God play it, all will be a beautiful melody.**

Silahkan login untuk memberi komentar