Fakta Tentang Hubungan Suami Istri - 9 Hal Ini yang Membuat Papa Malas Bercinta!

Fakta Tentang Hubungan Suami Istri - 9 Hal Ini yang Membuat Papa Malas Bercinta!

6.1K
Perkara hubungan suami istri memang sensitif ya, Ma. Ada yang salah sedikit saja, sudah deh, suasana pun berubah muram.

Kita nggak bisa memungkiri bahwa urusan ranjang adalah salah satu hal krusial dalam hubungan suami istri. Fakta tentang seks, terkadang satu pernikahan bisa bubar karena ranjang yang sudah tidak hangat lagi.

Yah, sebagai sepasang suami istri, kita harus bisa komunikasikan soal satu ini dengan baik. Memang benar mengurus anak itu penting, tapi bukan berarti hubungan suami istri itu juga nggak penting lho, Ma. Seringkali kita menyampingkan masalah ranjang karena berharap Papa mau paham dan mengerti, bahwa kita capek mengurus rumah dan anak seharian.

Well, dalam hal ini kita nggak boleh egois lho, Ma. Papa juga sama kan, bekerja seharian? Dan, menghangatkan ranjang itu adalah tugas suami istri. Betul?



Sudah menjadi rahasia umum bahwa kaum perempuan yang menjadi kubu yang sering malas untuk melakukan hubungan suami istri. Nah, ketika hal ini terjadi pada kaum suami, kita seakan ‘amazed’ sendiri. Kok bisa Papa nggak mau bercinta? Dan serangkaian pikiran buruk pun mulai muncul di kepala.

Daripada Mama hanya menerka-nerka alasan Papa malas bercinta, ada baiknya langsung mencari tahu penyebabnya saja. Mengapa Papa memilih untuk ‘puasa’ bercinta dengan Mama?


Berikut ini adalah fakta tentang hubungan suami istri dan 9 hal inilah yang membuat Papa malas bercinta.


1. Pengaruh obat-obatan


Coba Mama perhatikan, apakan Papa berada dalam pengaruh obat antidepresan atau obat penurun tekanan darah? Seringkali kedua obat ini menjadi penyebab hilangnya gairah bercinta pada para pria. Bahkan obat-obatan ini juga dituding menjadi pemicu munculnya disfungsi seksual.

Solusi :

Daripada mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang, sebaiknya Mama mengajak Papa untuk menerapkan pola hidup sehat, yaitu olahraga ataupun food combining. Aktivitas ini tak hanya menurunkan tingkat stres dan tekanan darah tapi juga bisa menambah kemesraan suami istri lho.


2. Selisih paham


Pria juga bisa ngambek lho jika marah atau berbeda pendapat dengan pasangan. Dan kalau sudah marah, ia kan melampiaskan dalam bentuk aksi ‘puasa bercinta’. Ini salah satu fakta tentang seks atau hubungan suami istri lho, Ma, di mana cara ini dilakukan Papa untuk ‘menghukum’ Mama hingga konflik teratasi.

Solusi :

Jika Mama dan Papa bertengkar, segera selesaikan sebelum tidur. Kalau perlu, selesaikan di tempat tidur. Ada beberapa pasangan yang memilih untuk menyelesaikan persoalan keesokan harinya. Apa pun pilihannya, coba selesaikan dengan kepala dingin. Bukan dengan saling berteriak atau menyalahkan, tapi mengalahlah untuk menang.

Bisa juga Mama coba setelah beradu argumen, diamkan sebentar, lalu datangilah Papa dan peluk dia. Nggak selamanya kan kita menjadi pihak yang harus dimengerti terus, kan, Ma?


3. Masturbasi


Pria yang terlalu asyik masturbasi kadang tidak membutuhkan ‘lawan main’ dalam memuaskan libidonya.

Masalah ini memang semakin memuncak, terutama sejak internet berkembang pesat, khususnya cybersex. Efeknya, pria lebih senang berimajinasi dengan sosok yang mereka temukan di majalah, internet, atau film. Ini akan menjadi masalah jika mereka melupakan pasangannya di dunia nyata.

Solusi :

Memang agak sulit mengatasi masalah ini. Namun dengan komunikasi terbuka dan saling berbagi fantasi, Mama dan Papa akan bisa menyelesaikannya. Jika tidak bisa diselesaikan sendiri, berkonsultasilah pada konsultan perkawinan atau pakar seks.


4. Kurang tidur


Saat pria melewati masa puber atau berusia 20-an, keinginan melakukan seks kadang melebihi minat tidurnya. Apalagi jika baru saja memulai hubungan. Namun, seiring pertambahan umur dan perkembangan hubungan itu sendiri, minat bercinta juga surut. Apalagi jika pasangan kelelahan dan kurang tidur.

Solusi :

Obat untuk masalah ini hanya tidur cukup sehingga rasa lelah berkurang. Jadi, biarkan sesekali Papa tidur seharian di hari liburnya juga ya, Ma.


5. Kadar hormon


Stimulan fisiologis terpenting terhadap minat seksual adalah hormon testosteron yang tinggi. Terlalu banyak prolaktin dan SHBG (sex hormone binding globulin) dalam darah dapat mengikat hormon testosteron pada sel sehingga menekan libido dan hasrat untuk melakukan hubungan suami istri.

Solusi :

Jika hormon menjadi biang keladi, maka tes darah untuk mengecek kandungan hormon testosteron, prolaktin, SHBG dibutuhkan. Jadi, jangan segan untuk mengajak atau mintalah Papa secara baik-baik untuk mengonsultasikan masalah ini pada pakar seks.


6. Stres


Stres hampir selalu menjadi penghambat utama urusan bercinta. Stres ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, misalnya kesulitan keuangan, perubahan di tempat kerja dan isu yang melibatkan keluarga besar. Tentu saja masih ada hal lain yang berpotensi sebagai sumber stres selain yang disebutkan tadi.

Solusi :

Pengertian Mama akan sangat membantu Papa dalam mengatasi rasa stresnya. Jadi, jangan segan untuk memberinya perhatian lebih.


7. Disfungsi seksual


Sejumlah lelaki yang mengalami disfungsi ereksi atau ejakulasi dini, atau bahkan ejakulasi lama akan menghindari hubungan suami istri. Alasannya, daripada gagal sebelum ‘beperang’ lebih baik mereka tidak memulainya sama sekali.

Solusi :

Jangan mencela apalagi menyalahkan, ya, Ma. Ini pantang banget untuk dilakukan! Cari solusi bersama seperti mengubah posisi bercinta, melakukan variasi foreplay maupun suasana. Kalaupun tidak bisa, ada baiknya Mama dan Papa menemui pakar seks untuk mencari solusinya.


8. Krisis identitas


Saat pria mengalami ketidakpastian mengenai perannya di dunia, minatnya pada seks pun bisa ikut padam. Depresi sering dihubungkan dengan hal ini (meski tidak selalu demikian). Masalah identitas bisa berupa kehilangan pekerjaan, ditinggal pergi salah satu anggota keluarga serta pertanyaan mengenai orientasi seksualnya.

Solusi :

Memang agak sulit untuk membantu pasangan dalam masalah ini. Mungkin pengertian Mama dan konsultasi dengan pakar seks bisa membantu Papa untuk bangkit kembali.


9. Hal lain



Pria memilih tidak melakukan hubungan suami istri jika ada hal-hal tertentu yang menyinggung perasaannya. Misalnya, Mama suka mencela atau mengritik yang terlalu berlebihan, sehingga Papa marah dan memilih menghindar.

Solusi :

Hindari kritik yang sifatnya menjatuhkan atau mencela kejantanannya. Rayulah dirinya dengan memuji kelihaiannya bercinta. Dijamin, Mama bisa segera mengajaknya kembali bercinta.


BACA JUGA


Suami Kurang Mantap di Tempat Tidur? Ayo, Bantu Dia dengan 7 Kursus Kilat, Cepat, dan Mudah Ini!

Suami Kurang Mantap di Tempat Tidur? Ayo, Bantu Dia dengan 7 Kursus Kilat, Cepat, dan Mudah Ini!

Well, if you kiss my neck, I'm not responsible for what happens next

Read more..


Nah, Mama, fakta-fakta mengenai hubungan suami istri nggak terbatas usia pernikahannya. Komunikasi adalah hal utama untuk menjembatani kondisi ranjang yang sudah tidak hangat lagi. Sekali lagi, jangan anggap sepele ya, Ma, masalah ranjang ini.

Stay in love, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Fakta Tentang Hubungan Suami Istri - 9 Hal Ini yang Membuat Papa Malas Bercinta!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar