Faktor Penyebab Keguguran Salah Satunya Adalah Makanan. Ibu Hamil Harus Hindari 6 Makanan Ini Selama Kehamilan!

Faktor Penyebab Keguguran Salah Satunya Adalah Makanan. Ibu Hamil Harus Hindari 6 Makanan Ini Selama Kehamilan!

6.1K
Penyebab keguguran bisa karena beragam faktor, salah satunya Makanan. Oleh karena itu, Mama mesti lebih berhati-hati lagi dalam mengonsumsi makanan agar tidak menjadi penyebab keguguran.

Bagi Mama dan pasangannya, kehamilan merupakan momen yang sangat membahagiakan. Terutama mereka yang sudah sangat lama mendambakan kehadiran buah hati. Agar kehamilan berjalan lancar hingga tiba waktu persalinan hendaknya Mama menjaga kondisi kesehatan terutama di trimester pertama (1 – 3 bulan pertama). Trimester pertama kehamilan merupakan kondisi yang rentan terhadap berbagai resiko keguguran. Sebuah survey menunjukkan keguguran bisa terjadi pada satu dari lima kehamilan bahkan diantara 1 dari 100 pasangan bisa mengalami keguguran tiga kali berturut-turut. Banyak faktor yang menjadi penyebab keguguran salah satunya adalah makanan yang Mama konsumsi.

Penyebab keguguran yang paling mudah dihindari oleh Ibu hamil adalah faktor makanan. Oleh karena itu, penting sekali bagi Mama hamil mengetahui jenis makanan apa saja yang dapat memicu keguguran. Dengan demikian, Mama bisa menghindari makanan tersebut dan terbebas dari resiko keguguran.

Inilah 6 jenis makanan penyebab keguguran yang harus Mama hindari selama kehamilan.


1. Nanas

Buah nanas banyak memiliki vitamin B1, B6, dan C serta mineral yang baik untuk kesehatan. Tetapi, nanas juga mempunyai enzim yang disebut protease bromelin, yaitu sejenis enzim yang dapat menghancurkan protein. Keberadaan enzim inilah yang ditengarai membuat suhu air ketuban meningkat secara drastis sehingga menghambat pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan. Bromelin juga menyebabkan terjadinya kontraksi kuat pada bagian leher rahim sehingga Mama hamil akan merasa seperti menerima induksi. Fakta-fakta itulah yang menjadi penyebab keguguran bagi Ibu hamil yang mengonsumsi nanas pada trimester pertama.

Fakta lainnya, buah nanas mengandung gula alami sehingga meningkatkan kadar gula darah. Peningkatan kadar gula darah bisa berbahaya untuk Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit diabetes atau pun diabetes gestasional (bahaya diabetes saat hamil). Efek lanjutnya menyebabkan masalah bagi janin, termasuk adanya resiko keguguran dan kelahiran.


2. Pepaya

Pepaya muda selalu menjadi pelengkap seporsi petis buah dengan sambal kacang. Kudapan ini memang identik dengan Mama yang sedang hamil muda, perpaduan buah segar dan sambal yang manis pedas tentu sangat menggugah selera Mama hamil yang kerap mengalami mual dan kehilangan nafsu makan. Betul? Namun, Mama harus hati-hati mengonsumsi pepaya terutama yang masih muda. Sama halnya dengan nanas, pepaya juga memiliki enzim protease yang dapat memicu kontraksi sehingga menyebabkan keguguran.


3. Protein Mentah atau Setengah Matang

Daging dan telur merupakan dua jenis makanan yang mengandung protein tinggi. Keduanya sangat baik dikonsumsi oleh Mama hamil agar pertumbuhan dan perkembangan janin di rahim baik. Hanya saja, Mama harus memastikan makanan tersebut diolah dengan cara benar dan dimasak dengan api besar hingga matang sempurna. Daging bisa saja terkontaminasi parasit toksoplasma, sementara di dalam telur mentah terdapat bakteri Listeria. Kedua kuman itu bisa menyebabkan bayi lahir cacat dan keguguran di awal kehamilan. Selain itu, telur mentah mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan diare berat sehingga membahayakan Mama dan bayi dalam kandungan. Mama hamil juga harus berhati-hati bila ingin menyantap salami, pepperoni dan sosis, pastikan bahan makanan tersebut dimasak hingga benar-benar matang agar kuman yang mungkin ada di dalamnya mati.

Bukan hanya bahan makanan daging dan telur saja yang perlu Mama waspadai, sayuran yang dicuci kurang bersih dan dimasak kurang matang juga bisa menjadi sumber parasit Toksoplasma penyebab keguguran. Jika Mama ingin menikmati salad sayuran, Mama harus yakin bahan-bahannya dicuci bersih menggunakan air mengalir. Namun, demi kesehatan buah hati dan Mama sendiri, hendaknya selama kehamilan Mama menghindari menyantap sayuran mentah seperti lalapan atau gado-gado mentah . Sebaiknya Mama hanya menyantap sayuran yang dimasak matang saja.


4. Hati

Sumber hati yang diperoleh dari unggas (ayam dan bebek), sapi serta kambing sangat berbahaya bagi Mama hamil. Beberapa hati sapi atau kambing mungkin terkontaminasi cacing hati yang bisa mengganggu kesehatan selama masa kehamilan. Hati juga memiliki kandungan vitamin A yang tinggi . Vitamin A dosis tinggi menyebabkan gangguan rahim yang berpotensi menjadi penyebab keguguran. Dampak lainnya, merusak sel-sel janin yang berakibat bayi lahir cacat, misalnya bibir sumbing dan kemungkinan paling buruk janin tidak berkembang atau mati di dalam rahim sebelum dilahirkan.


5. Ikan

Beberapa ikan laut, terutama tongkol, kakap, tuna dan ikan pedang tidak layak dikonsumsi oleh Mama hamil.

Ikan-ikan tersebut memiliki kandungan merkuri (sejenis logam yang berbahaya) yang lebih tinggi dibandingkan ikan berbadan kecil. Mungkin Mama masih ingat kasus Minamata di Jepang. Sebuah tragedi yang mengerikan akibat pabrik membuang limbah ke Teluk Minamata. Air laut di teluk tersebut tercemar merkuri sehingga hewan laut yang hidup di dalamnya turut terkontaminasi logam beracun. Penduduk Minamata yang makan ikan dari laut mengalami dampak buruk. Banyak bayi yang terlahir cacat bahkan tidak sedikit Mama hamil mengalami keguguran. Semua itu karena merkuri mengakibatkan menyusutnya ukuran rahim dan pendarahan. Merkuri juga membuat pertumbuhan janin terhambat atau bahkan terhenti.

Selain ikan, Ibu hamil juga harus menghindari kepiting dan kerang. Kedua hewan laut yang lezat tersebut juga mengandung merkuri cukup tinggi.


BACA JUGA


Ini Dia Beberapa Tips Memasak dan Mengolah Ikan yang Harus Mama Tahu

Ini Dia Beberapa Tips Memasak dan Mengolah Ikan yang Harus Mama Tahu

I'm on seafood diet. Whenever I see food, I eat it

Read more..


6. Teh Hijau

Semua orang tentu sudah mahfum, jika teh hijau baik untuk kesehatan. Sayangnya tidak demikian bagi Ibu hamil. Satu gelas teh hijau mengandung 200 mg kafein yang dapat membahayakan janin. Kafein memiliki efek stimulan dan diuretik sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil (memicu dehidrasi) dan meningkatkan denyut jantung serta tekanan darah tinggi. Kafein yang dikonsumsi Mama hamil bisa menembus plasenta sehingga berpengaruh terhadap janin ditandai dengan meningkatnya denyut jantung bayi.

Konsumsi kafein bagi Mama hamil lebih 300 mg per hari diduga menjadi pemicu penyebab keguguran atau bayi lahir cacat. Selama masa kehamilan, Mama harus lebih bijak mengatur asupan kafein pada tingkat yang aman untuk menghindari efek negatif pada ibu dan janin. Batas maksimal konsumsi kafein bagi Mama hamil adalah 200 mg perhari. Selain teh hijau beberapa minuman yang mengandung kafein antara lain kopi, teh hitam, cokelat dan minuman berenergi.


BACA JUGA


Awas! 9 Makanan Ini Harus Dihindari Oleh Mama yang Lagi Hamil!

Awas! 9 Makanan Ini Harus Dihindari Oleh Mama yang Lagi Hamil!

Pregnancy is the happiest excuse for feeling like crap

Read more..


Kehamilan merupakan periode penting dalam kehidupan Mama. Pastikan Mama mengkonsumsi makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi Mama dan janin. Penting bagi Mama memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi dan selalu hindari makanan yang menjadi penyebab keguguran.

Sehat selalu, ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Faktor Penyebab Keguguran Salah Satunya Adalah Makanan. Ibu Hamil Harus Hindari 6 Makanan Ini Selama Kehamilan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Anittaqwa Elamien | @anittaqwaelamien

Setelah resign sebagai peneliti di lembaga Penelitian Penyakit Tropis Universitas Airlangga. Bunda dari Fikri dan Raisa benar-benar jatuh cinta pada dunia menulis. Baginya menulis merupakan katarsis stress yang paling ampuh.

Silahkan login untuk memberi komentar