5 Hal Ini Lho, yang Membuat Perempuan Merasa Nyaman dalam Sebuah Pernikahan!

www.imghd.net

5 Hal Ini Lho, yang Membuat Perempuan Merasa Nyaman dalam Sebuah Pernikahan!

3K
When a woman tells a man about her feelings, she doesn't want him to fix her, she wants him to shut up and listen. - Anonim

Kita sudah pernah mengobrol tentang kebutuhan pria untuk menciptakan hubungan yang hangat. Dan, rasanya nggak adil kalau kita tidak membicarakannya dari sisi perempuan.

Iya dong. Hubungan yang hangat adalah hasil kerjasama kedua belah pihak. Jadi kenapa enggak kita buat daftar tentang hal-hal yang menyenangkan perempuan dalam sebuah hubungan?

Ajak si papa untuk ikut membaca ya, Ma!


1. Didengarkan


Wah ini sih, kebutuhan primer perempuan ya, Ma. Perempuan dikaruniai kecakapan verbal yang lebih baik. Itu sebab perempuan bisa menerangkan sesuatu dengan detail.

Ya, soal detail, perempuan memang jagonya. Tidak hanya dalam hal menerangkan, namun juga saat mengobservasi sesuatu. Informasi yang tersimpan di kepala perempuan jauh lebih kompleks. Kalau ibarat layar monitor, banyak tab-nya dan semua running. Wow! Kebayang kan, Ma bagaimana rumitnya pikiran kita. Pantas saja perempuan punya kecenderungan untuk berbicara lebih sering dari pria. Itu adalah salah-satu solusi natural perempuan untuk menguraikan isi kepalanya yang kompleks tadi. Yang kalau tidak ‘dikeluarkan’ alias dibiarkan mengendap dalam keadaan running tadi, bisa-bisa hasilnya malah jerawat, penyakit atau depresi berkepanjangan. Duh!

Jadi, biarkan kami bicara dan dengarkan kami, ya Sayang ….


2. Pujian


Tuh kan, tidak hanya pria yang suka dipuji. Perempuan apalagi, suka banget dipuji oleh pasangannya.

Cuma ya, Ma, entah kenapa kita kok suka denial saat pasangan melontarkan pujian. Akhirnya, alih-alih ucapan terima kasih, yang keluar dari mulut kita malah, “Ah masa? Kamu bohong, aku kan bla… bla… bla.” Yang akhirnya malah bikin pasangan kesal dan ujung-ujungnya berantem. Hahaha.

Jujur aja sih, Ma, sebenarnya itu upaya perempuan untuk memastikan, kan? Mungkin karena sudah kodratnya kalau perempuan selalu butuh kepastian. Halah.

Tapi tahu nggak Ma, menerima pujian dengan dewasa sebenarnya menunjukkan tingkat percaya diri kita, lho. Jadi mulai sekarang, jangan ragu menerima dan merespon pujian dengan positif. Kita memang sekeren itu kok, Ma. *benerin poni*


3. Kecukupan Materi


Diakui atau tidak diakui, sumber ketenteraman hati perempuan salah-satunya adalah tercukupinya kebutuhan materi.

Nah, dalam hal ini kata ‘relatif’ menjadi berperan. Tak ada tolak ukur yang pasti. Tapi yang pasti, mama-mama di mana saja pasti lebih ringan pikirannya saat tidak panik menghadapi kenaikan harga cabai, misalnya. Efeknya bisa ke mana-mana lho. Mama yang bahagia akan banyak tersenyum. Mama yang banyak tersenyum akan tampak cantik dan auranya menghangatkan rumah. Kalau sudah begini, yang suka siapa? Suami juga, kan? Anak-anak juga, pasti!


4. Me Time


Eits, kita butuh libur lho, Ma. Lega sejenak dari rutinitas sehari-hari. Nggak cuma berlaku hanya pada stay at home mama saja lho. Mama yang berkarier di luar rumah juga butuh me time!

Pada dasarnya, baik pria maupun perempuan yang sudah berkomitmen apa pun bentuknya, termasuk menikah, tetap membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Entah berupa kegiatan sosialisasi bersama sahabat atau kegiatan pribadi. Memberikan jarak dan waktu yang seimbang sebenarnya menguatkan hubungan itu sendiri, Ma. Jarak dan waktu personal itu adalah bentuk recharging bagi masing-masing. Sehingga saat kembali ke rutinitas baik perempuan maupun pria akan lebih fresh dan bersemangat. Jadi, boleh dong kita memanjakan diri ke salon sesekali. Ya, nggak Ma?


5. Belaian dan Sentuhan


Wah ini.

Suka heran nggak sih, Ma kenapa saat kita ndusel sedikit saja, pasangan langsung merespon sebagai undangan bercinta? Padahal kita lagi nggak mood. Padahal cuma ingin dipeluk sambil curhat. Padahal … Ah sudahlah.

Cara berpikir pria yang sederhana dan selalu langsung ke sasaran membuat mereka cenderung mengasumsikan sentuhan fisik sebagai 'ajakan'. Sementara perempuan kebalikannya.

Nah, daripada salah persepsi melulu yang akhirnya malah bikin kita menganggap seks sekedar kewajiban belaka yang membosankan, tidak ada salahnya kalau kita berterus terang ke pasangan. Dibelai dan pampering time itu sangat menyenangkan untuk perempuan. Mama merasa dicintai, dijaga, diinginkan sekaligus dihormati.

That turns women on.


Tuh kan, jadi baper.

Nah gimana, Mama? Sudah siap membahasnya dengan pasangan? Yuk segera!

Selamat bangun cinta!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Hal Ini Lho, yang Membuat Perempuan Merasa Nyaman dalam Sebuah Pernikahan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Aline Mora | @alinemora

❣ humalien ❣ writer ❣ dream walker ❣ tarot & oracle reader ❣ extraordinary mother ❣ runeranu.wordpress.com akusanglirang.wordpress.com

Silahkan login untuk memberi komentar