Hati-Hati! 7 Tipe Teman Berikut Ini Bisa Bikin Mama Bangkrut Dadakan!

Hati-Hati! 7 Tipe Teman Berikut Ini Bisa Bikin Mama Bangkrut Dadakan!

827
Seorang teman seharusnya bisa membawa hal baik pada kita. Namun, ternyata nggak semua begitu. Ada juga yang malah bikin kita bangkrut! Ouch!

Kalau dompet Mama kerap megap-megap di tengah, apalagi di akhir bulan, well, barangkali memang sedang banyak pengeluaran di bulan itu ya. Tapi, bisa juga lo karena hadirnya beberapa teman yang ada di sekitar Mama.

Lo, kok gitu?

Iya, karena ada beberapa tipe teman yang memang berpotensial membuat kita jadi bangkrut dadakan. Mereka punya bakat untuk membobol dompet Mama!

Waduh! Teman kok gitu? Nggak percaya, Ma?

Simak ulasannya berikut ya!


BACA JUGA


6 Tipe Teman Berbahaya Ini Perlu Mama Hindari Demi Kewarasan dan Kesehatan Jiwa!

6 Tipe Teman Berbahaya Ini Perlu Mama Hindari Demi Kewarasan dan Kesehatan Jiwa!

Teman, bisa membuat diri kita "kaya" namun juga bisa membuat diri kita "menyedihkan". Mau yang mana, tergantung kita sendiri yang memutuskan ...

Read more..


7 Tipe teman yang bisa bikin kita bangkrut dadakan

1. Si Pandai Memuji


“Ya ampun, cantik banget lo, baju yang kemarin aku beli itu. Kalau kamu yang pakai, pasti deh bakalan lebih cantik lagi. Yakin!”

Yes, tipe teman ini selalu mendukung dan selalu berhasil membuat kita membeli sesuatu. Padahal mungkin barang tersebut belum tentu kita butuhkan, atau hanya akan kita pakai sesekali saja.

Sebenarnya berbelanja dengannya sangat menyenangkan, selama kita punya pendirian dan nggak mudah terbujuk kalau ia mengumbar pujian.

Jika Mama “terpaksa” harus berbelanja dengan si pandai memuji ini, tinggalkan kartu kredit di rumah dan bawalah uang tunai secukupnya. Terima pujiannya dengan baik, dan katakan, “Iya, cantik. Aku sudah punya satu di rumah, modelnya sama.”


2. Si Pengagum


“Ini cardigan yang baru kamu beli tadi? Lucu banget! Boleh nggak pinjem?”

Yes, dia adalah tipe teman yang selalu kagum dengan barang-barang yang Mama miliki. Apa pun yang Mama punya selalu menjadi incarannya untuk dipinjam. Well, barangkali juga udah sahabatan sejak kuliah, atau bahkan SMA ya. Jadi sampai sudah menikah pun, semua kebiasaan saling meminjam itu masih tetap awet.

Pun jadi nggak enak hati kalau menolak kan, Ma?

Sialnya, ia juga selalu lupa mengembalikan barang tersebut, dan malah jadi beralih pemilik. Saat waktunya Mama mau pakai, jadi sungkan kan menagihnya? Saking lamanya!

Kalau dia nggak ragu untuk bertanya dan meminta, maka Mama sebaiknya juga nggak perlu ragu untuk berkata tidak atau memintanya kembali.


3. Si Tukang Pamer


="">
“Aduh, sepatuku kecipratan lumpur nih. Padahal harganya 5 juta, coba!”

Tipe teman seperti ini paling rajin mengumbar cerita, bahwa ia sudah menghabiskan sekian juta ketika berbelanja akhir minggu lalu, atau berapa harga apartemen atau rumah yang baru saja dibelinya, dan bla bla bla.

Yes, sifat seperti ini bisa memicu semangat kompetisi Mama lo.

“Emang cuma dia aja yang bisa beli sepatu seharga segitu. Saya juga bisa!”

Sebenarnya tipe teman seperti ini tuh cuma pengin cari perhatian saja, Ma. Walau Mama memang bisa membelinya, tapi keuangan Mama bisa jadi dalam bahaya, kalau selalu menerima ‘tantangannya’.

Jangan mudah mengeluarkan uang hanya agar nggak kalah dengannya ya.


BACA JUGA


Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

Sahabat baik, seharusnya kehadirannya bisa membuat kita jadi bahagia. Tapi jika tidak? Well, tak ada yang tak bisa dilepaskan kan

Read more..


4. Si Borju


“Hai, aku baru pulang dari Paris nih! Ketemuan yuk! Di hotel X ya! Ada oleh-oleh tas Chanel buat kamu lo.”

Teman seperti ini memang mempunyai kehidupan yang sangat menarik ya, Ma, karena didukung pula dengan kekayaan yang ia miliki. Namun, mungkin tanpa Mama sadari, kehidupan glamornya membuat dompet Mama nggak aman lho.

Dengan mengikuti gayanya bisa membuat keuangan Mama ketar-ketir, semua pengalaman menariknya bisa membuat Mama iri, atau Mama jadi kesusahan ketika ingin membalas segala kebaikan yang ia beri untuk Mama. Apalagi kalau dia lantas juga minta ketemuan di tempat-tempat nongkrong yang harga per minumannya saja bisa untuk belanja keperluan rumah selama sebulan! Waduh!

Salah satu cara untuk meredam borosnya keuangan Mama adalah dengan membuat mengerti bahwa tak selamanya Mama bisa mengikuti gaya hidupnya dengan selalu makan siang di hotel mewah, misalnya.

Bisa juga dengan memperkenalkan dia dengan gaya hidup Mama sendiri. Siapa tahu kan, dia ternyata excited kalau diajak menikmati segelas wedang jahe di angkringan? Atau berburu barang lucu di flea market?


5. Si Peminjam Uang


“Duh, gaun ini kok bagus banget sih. Pasti seneng deh kalau bisa beli lalu kupakai ke acara formal kantor suami Sabtu besok. Tapi, ah, nggak mampu beli ah.”

Yah, walaupun sedikit, pasti ada perasaan bersalah yang muncul ketika berbelanja bersama teman seperti ini, apalagi kalau dia sudah menjadi sahabat dekat kita ya, Ma.

Terlebih saat dia ngomongnya pas Mama sudah menjinjing beberapa tas belanja yang berisi koleksi sepatu dan pakaian terbaru.

“Mau pinjam uangku dulu?”

Pasti kalimat itu jadi terlontar deh, dari mulut Mama. Atau, malah lebih parah. Mama menawarkannya membeli dengan meminjam kartu kredit Mama!

Well, ya memang sih ya, nggak ada salahnya berbagi atau menolong teman di saat dia butuh. Tapi kalau setiap berbelanja seperti ini, ya keuangan Mama bisa bahaya.

Pada akhirnya, kalau sudah numpuk dan kelamaan, Mama pasti akan sungkan untuk menagihnya.


6. Si Pelit


“Aku bayar Rp 50.000 aja ya. Kan donatnya sebagian besar kamu yang makan!”

Yah, tipe teman seperti ini sih sebenarnya bukan tipe yang kekurangan uang sih, Ma. Tapi ia pelit mengeluarkannya untuk sesuatu yang bukan untuk dirinya.

Kalau Mama tidak enak hati membicarakan kepadanya, maka ikuti saja aturan mainnya. Ini untuk mencegah Mama terus membayar lebih dan menutupi tagihan yang sebenarnya Mama bisa bagi dua dengannya.

Atau, hindarilah membeli barang yang harus dinikmati berdua. Sebaiknya sedari awal, pisahkan saja sekalian bill-nya.


7. Si Kepo

“Wih, habis borong ya? Pak Suami barusan dapat bonus ya? Atau habis naik gaji? Eh, jabatan setinggi suamimu itu gajinya berapa ya? Berapa bisa nabung tiap bulannya?

Aw! Mau tahu aja apa mau tahu banget?

Hati-hati, Ma. Sesama teman mungkin memang biasa saja untuk saling terbuka. Tapi kalau sudah soal urusan dapur rumah tangga, sebaiknya keep it for yourself saja, Ma. Yang terlalu kepo, apalagi mengorek keterangan soal gaji suami kayak gini, bisa jadi nggak sekadar pengin tahu. Bisa saja akan dia gunakan untuk memanfaatkan Mama.

So, kalau nanya-nanyanya sudah terlalu kepo, jawab saja secara diplomatis dengan sopan, tanpa terlalu jelas menyebutkan detail. Usahakan segera alihkan pembicaraan kalau ia sudah mencari tahu lebih jauh mengenai hal-hal yang bersifat pribadi.



Nah, Mama, itu dia beberapa tipe teman yang berpotensi bikin kita bangkrut dadakan. Bukannya dihindari, tapi Mama hanya harus tahu strategi untuk menghadapi tipe teman seperti ini. For your own sake!

Semoga bermanfaat ya, Ma. Dan, jangan lupa selalu berbahagia!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hati-Hati! 7 Tipe Teman Berikut Ini Bisa Bikin Mama Bangkrut Dadakan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar