Hobi Main Video Games Papa Sudah Berlebihan? Segera Atasi dengan 5 Tips Jitu Ini!

Hobi Main Video Games Papa Sudah Berlebihan? Segera Atasi dengan 5 Tips Jitu Ini!

1.4K
Main video games memang mengasyikkan! Tapi kalau sudah berlebihan, akhirnya bikin semua berantakan. Apalagi kalau Mama punya visi yang bertentangan. Atasi segera yuk!

Duh, suamiku kalau sudah main video games, lupa deh semuanya!

Sebagian besar curhat colongan para mama di sebuah support group menyebutkan bahwa keluhan terbesar mereka adalah saat menghadapi suami yang kecanduan bermain video games, baik itu games console maupun games online PC. Keluhan tersebut tentunya bukan tanpa alasan, Ma, karena seringkali kebiasaan tersebut berlebihan hingga memengaruhi sikap mereka dalam keluarga.

Misalnya, si papa terlalu larut bermain video games hingga menolak saat diajak bermain oleh si kecil. Lalu, seringkali sulit untuk meminta bantuan mereka dengan alasan "Tanggung nih, nggak bisa di-pause!".

Duh, bikin ngelus dada nggak sih, Ma?

Alasan lain yang bikin kebiasaan main video games ini sering dirasa kurang menyenangkan bagi para mama adalah kesehatan. Seriously, what is so healthy about sitting and looking at the screen for hours? Apalagi kalau pekerjaan suami di kantor sendiri sudah berkutat dengan layar komputer. Terlebih bagi Mama yang bervisi pengin memiliki anak yang gemar membaca, kebiasaan suami main video games ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Hal ini mengingat bahwa orangtua perlu menjadi role model bagi anak mereka.

Hal-hal di atas merupakan sebagian alasan yang melatarbelakangi ke-keki-an para Mama terhadap para gamer husbands. Terus, kita mesti gimana dong, Ma?

Sebenarnya, ketidaksetujuan Mama atas kebiasaan suami yang hobi main video games berlebihan tersebut memang sangat beralasan. Namun, akan tidak baik juga jika Mama meluapkan kekesalan dengan cara yang kurang bijak.

Sebelum Mama berniat mengomeli atau bahkan menghukum suami, ada baiknya jika Mama menenangkan diri terlebih dahulu dan ingat agar selalu menghargai mereka. Bagaimanapun, suami adalah kepala keluarga yang perlu kita taati. Betul, Ma? Taat di sini tentu bukan berarti menyetujui setiap tindakannya termasuk kalau itu negatif lho, Ma. Tapi jangan sampai kekesalan Mama pun memengaruhi sikap Mama terhadap suami, sehingga membuat mereka merasa tersinggung atau direndahkan.

Esther Perel, seorang relationship expert, dalam media Insider menyebutkan, bahwa terdapat tiga hal yang dimiliki oleh pasangan yang bahagia, yaitu:

  1. Rasa ingin tahu yang terjaga terhadap pasangan,
  2. Merasa bahagia terhadap satu sama lain,
  3. Saling menghargai individualitas.

Maka, berdasarkan ketiga hal di atas, Rocking Mama punya sedikit tips bagi Mama yang hidup bersama gamer husbands ini.


5 Tips hadapi suami gila video games


1. Kenali video games yang Papa mainkan


Be curious!

Gali seseru apa video games yang sedang dimainkan dan happening saat ini. Bahkan kalau Mama mau, boleh lho sesekali gabung dengan suami mencoba video games tersebut.

Biasanya sih para suami akan dengan senang hati mengenalkan video games kegemarannya pada Mama, dan menjelaskannya dari A-Z. Situasi yang lunak ini bisa jadi momen pembuka bagi Mama untuk memulai pembicaraan dengan Papa terkait kebiasaannya yang berlebihan tersebut.


2. Win-win solution

Mengingat setiap orang memiliki hobi yang berbeda-beda, alangkah baiknya jika Mama tetap mengizinkan Papa bermain video games. Karena bagi sebagian orang, bermain video games ini memang merupakan katarsis untuk melepas penat setelah beraktivitas.

Oleh karena itu, kalau kita meminta mereka untuk meninggalkan hobi mereka tersebut, itu bukanlah sebuah win-win solution. Mungkin Mama tak habis pikir, apa asyiknya bermain video games. Tapi bagi para suami gamer ini, bisa jadi mereka merasa lebih "hidup" setelah bermain video games.

So, jangan bosan untuk mengingatkan mereka atau buat kesepakatan mengenai durasi waktu bermain ya!


3. Menyusun budget hobi


Hingga tingkatan tertentu, hobi bermain video games ini bisa dibilang sebagai hobi yang mahal. Mulai dari perangkat console/PC khusus gaming hingga CD/DVD games yang bisa menghabiskan banyak dana jika tidak dibatasi.

Agar aliran kas keluarga tidak terganggu, Mama dan Papa bisa membuat anggaran untuk pos ini. Jangan lupa untuk memasukkan anggaran hobi Mama sendiri juga ya!


4. Ajak diskusi

Jika Mama mendapat bahan bacaan yang bagus mengenai bahaya lethal bermain video games, bisa lho dibagi dan didiskusikan dengan Papa.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan awareness mereka supaya stay in control dan tidak pasrah pada adiksi yang dialami. Dengan seringnya diingatkan melalui wawasan, hopefully, para suami pun akan lebih bijak dalam menjalankan hobinya tersebut.


5. Kenalkan pada kegiatan baru


Mengurangi candu tentu tidak bisa dilakukan sendiri, Ma. Suami butuh support yang tidak sekadar kata-kata atau omelan.

Jika Mama ingin agar suami mengurangi durasi mereka bermain video games, ada baiknya jika Mama menawarkan kegiatan lain yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari permainan tersebut. Misalnya, berolah raga bersama, mencoba jenis permainan lain seperti board games yang bisa dimainkan bersama si kecil. Coba ajak Papa bernostalgia sedikit dengan permainan ular tangga, monopoli, atau ludo. Pasti seru jika Mama juga ikut bergabung kan?

Mama dan suami juga bisa membuat semacam resolusi seru kegiatan yang ingin dilakukan bersama atau dicoba oleh pasangan.


Yes, kita nggak bisa mungkir kalau rumah seyogyanya menjadi tempat relaksasi dan ekspresi diri bagi para penghuninya. Memberi ruang bagi individualitas pasangan dapat menghindari pasangan dari rasa jenuh.

Dalam suatu ikatan pernikahan, seseorang tidak bisa menuntut pasangannya untuk menjadi diri mereka. Begitu juga dengan Mama dan Papa. Meski Mama jengkel setengah mati dengan kebiasaan Papa main video games hingga tak kenal waktu, namun ada baiknya tetap memberikan kebebasan bagi Papa untuk melakukan hobinya. Komunikasi tetap memegang peranan yang sangat penting dalam hal ini. So, komunikasikanlah keberatan Mama dan carilah solusi bersama.

Dengan demikian, hopefully keharmonisan rumah tangga dapat terjaga.

Stay positive, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hobi Main Video Games Papa Sudah Berlebihan? Segera Atasi dengan 5 Tips Jitu Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Nadia Khaerunnisa | @nadkhaerunnisa

Book Sniffer | Blabbering her stories and ideas on nadkhaerunnisa.com

Silahkan login untuk memberi komentar