Ibu Hamil, Ini Dia yang Perlu Diketahui tentang Multi-mikronutrien Agar Janin Tumbuh Optimal

Ibu Hamil, Ini Dia yang Perlu Diketahui tentang Multi-mikronutrien Agar Janin Tumbuh Optimal

4K
Selain harus selalu bahagia, seorang ibu hamil pun harus bisa memenuhi asupan nutrisi bagi dirinya sendiri dan bagi janin yang sedang dikandungnya. Kekurangan satu, maka akan berdampak pada anak di masa depan.

Seorang ibu hamil harus berjuang menjaga asupan nutrisinya agar pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan janinnya optimal. Idealnya, berat badan bayi saat dilahirkan adalah tidak kurang dari 2500 gram.

Namun, Ma, berdasarkan data Riskesdas 2013, sekarang ini bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR <2500 gram) di Indonesia masih 10,2% lo.

Itulah pentingnya bagi para ibu hamil dan menyusui, termasuk Mama, untuk memperhatikan asupan nutrisi selama kehamilan. Jadi makanan dipilih bukan karena keinginan dan enak doang ya, Ma. Tapi

Nutrisi pada umumnya mengandung komponen makro dan mikro-nutrien. Yang termasuk makronutrien adalah karbohidrat, protein dan lemak, sedangkan mikronutrien adalah vitamin dan mineral.


BACA JUGA


Ibu Hamil, Hindari 6 Makanan yang Bisa Membahayakan Kehamilan Ini Ya!

Ibu Hamil, Hindari 6 Makanan yang Bisa Membahayakan Kehamilan Ini Ya!

Demi kesehatan ibu hamil sendiri dan juga sang buah hati. tentunya, hindari dulu mengonsumsi keenam makanan ini ya, Ma

Read more..


Kurangnya asupan mikronutrien pada ibu hamil dan menyusui di Indonesia


Nah, Mama mungkin juga termasuk dari sekian banyak ibu hamil di Indonesia yang tidak mendapatkan asupan multi-mikronutrien yang mencukupi untuk kebutuhan diri dan janin atau bayi. Padahal, kebutuhan mikronutrien Mama sebagai ibu hamil dan menyusui justru meningkat lo, Ma, terutama pada trimester terakhir kehamilan. Peningkatan kualitas gizi di masa kehamilan dan menyusui memberikan dampak penting pada perkembangan anak dan kesehatan Mama sendiri nantinya.

Makanya nih, Mama membutuhkan tambahan asupan mikronutrien asam folat, zat besi, yodium, kalsium, dan Omega-3 pada masa kehamilan dan menyusui, demi menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan performa anak di sekolah, dan dengan demikian, meningkatkan produktivitas sumber daya manusia.

Normalnya, 70% total kalori yang dikonsumsi oleh ibu hamil di Indonesia adalah karbohidrat, sedangkan kebutuhan mikronutrien kebanyakan tidak tercukupi.

“Ibu hamil dan menyusui perlu diedukasi atas pentingnya nilai-nilai gizi demi kesehatan janin dan bayinya. Mereka juga harus menyadari bahwa kekurangan mikronutrien tidak hanya berdampak pada janin sewaktu hamil, melainkan juga sepanjang hidupnya.”

Demikian jelas Dr. med. dr. Damar Prasmusinto, SpOG(K)., Konsultan Fetomaternal, Departemen Obsteri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia. Ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk memperkaya jenis buah dan sayur segar yang dikonsumsi, agar asupan mikronutrien-nya bertambah.


Mikronutrien yang umumnya dianjurkan oleh dokter dan para ahli adalah:

  • Asam folat: untuk perkembangan otak dan mencegah neural tube defect (NTD), mengurangi risiko bayi lahir prematur, dan berat bayi lahir rendah (BBLR)
  • Zat besi: untuk kebutuhan memproduksi darah dan sirkulasi oksigen di berbagai organ dan jaringan, serta percepatan pertumbuhan bayi. Tahu nggak sih, Ma, bahwa di Indonesia sendiri, 37,1% ibu hamil mengalami anemia dan 21,7% bayi berumur ≥ 1 tahun mengalami anemia lo. Duh, jangan sampai deh Mama juga mengalaminya ya.
  • Yodium: untuk fungsi kelenjar tiroid, perkembangan visual, motor skills, pendengaran dan perkembangan kognitif anak. Di Indonesia sendiri, meskipun 77.1% rumah tangga memiliki garam beryodium, hanya 36.9% ibu hamil yang memiliki asupan yodium yang cukup.
  • Kalsium: untuk pertumbuhan tulang dan gigi bagi janin; mengurangi resiko pre-eclampsia selama kehamilan.
  • Omega-3, terutama DHA12, untuk perkembangan neurodevelopment, khususnya mata dan otak.


“Praktik medis saat ini biasanya hanya merekomendasikan asupan asam folat dan zat besi kepada paraibu hamil dan menyusui. Padahal kebutuhan mikronutrien lainnya juga tidak terpenuhi."

Assoc. Professor Dr. Lesley Braun, PhD, Direktur Blackmores Institute, mengutarakan, bahwa kekurangan multi-mikronutrien ini bisa diatasi salah satunya melalui peningkatan konsumsi sayuran dan buah-buahan segar, dan berbagai jenis sumber protein.

Nah, di sini nih, Blackmores Institute melalui Program Edukasinya mengupayakan pemenuhan asupan multi-mikronutrien pada ibu hamil dan menyusui, termasuk dalam bentuk suplemen, untuk dapat membantu menjembatani kekurangan asupan dari makanan. Ibu hamil harus memastikan mikronutrien yang dikonsumsi mengandung asam folat, zat besi, rangkaian vitamin B, omega-3 terutama DHA, yodium, dan kalsium.

Dickson Susanto, Country Manager Kalbe Blackmores Nutrition (KBN) setuju, bahwa pemberian multimikronutrien akan memberi pengaruh yang besar pada ibu hamil dan menyusui.

Kabar gembiranya, Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kini sudah hadir di Indonesia, Ma, memberikan rangkaian nutrisi lengkap untuk kesehatan Ibu dan perkembangan buah hati, mengandung tinggi DHA, kalsium, zat besi, asam folat, vitamin dan mineral yang diperlukan selama masa kehamilan dan menyusui.

Dengan adanya Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, diharapkan bisa menjadi salah satu opsi untuk memenuhi kebutuhan multi-mikronutrien bagi para ibu hamil dan menyusui di Indonesia.


BACA JUGA


Penuhi 2 Jenis Nutrisi Ibu Hamil Ini Agar Mama Bisa Menjalani Kehamilan dengan Sehat dan Bahagia!

Penuhi 2 Jenis Nutrisi Ibu Hamil Ini Agar Mama Bisa Menjalani Kehamilan dengan Sehat dan Bahagia!

Nutrisi ibu hamil ada 2; nutrisi ibu hamil secara fisik, dan nutrisi jiwa. Penuhi keduanya untuk masa kehamilan yang sehat dan bahagia

Read more..


Kerjasama Kalbe Blackmores Nutrition dengan Yayasan Bumi Sehat


Komitmen Kalbe Blackmores Nutrition (KBN) dengan visi dan misi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan di masyarakat dan memperbaiki nutrisi masyarakat di Indonesia, melalui salah satu produknya, yaitu Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, untuk mendukung kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui yang kurang beruntung di Bali, Papua dan Aceh, khususnya kepada ibu yang kurang mampu.

Hal ini diwujudkan dengan melakukan penandatanganan kerja sama yang telah dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2017 lalu, dengan memberikan donasi Blackmores Pregnancy & Breast-feeding Gold produk kepada Yayasan Bumi Sehat.

Kalbe Blackmores Nutrition mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut serta dalam mendukung pemenuhan asupan multi-mikronutrien untuk ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu melalui kerja sama dengan Yayasan Bumi Sehat, lewat program 12.000 Pelukan Untuk Ibu dan Bayi yang diluncurkan tanggal 10 Agustus 2017.

Para Ibu di seluruh Indonesia dapat menyumbangkan foto pelukan kasih untuk para ibu dan bayi di Yayasan Bumi Sehat melalui website Blackmores. Setiap foto yang terkumpul akan dikonversikan menjadi 1 botol Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang disumbangan kepada Yayasan Bumi Sehat untuk ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu.


BACA JUGA


Untuk Mempersiapkan Kehamilan, Mama Perlu Tahu 4 Hal Ini Agar Program Hamil Mama Berjalan Lancar

Untuk Mempersiapkan Kehamilan, Mama Perlu Tahu 4 Hal Ini Agar Program Hamil Mama Berjalan Lancar

Mempersiapkan kehamilan adalah masa-masa yang menyenangkan. Tapi, ada hal-hal yang perlu Mama ketahui terlebih dahulu dalam mempersiapkan ...

Read more..


Semoga partisipasi kita dalam mengurangi tingkat kekurangan nutrisi pada ibu hamil dan menyusui dapat mengedukasi pentingnya nilai gizi demi kesehatan generasi sekarang dan yang akan datang ya, Ma.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ibu Hamil, Ini Dia yang Perlu Diketahui tentang Multi-mikronutrien Agar Janin Tumbuh Optimal". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar