Ibu Rumah Tangga pun Bisa Terus Belajar di Tengah Rutinitas Harian Demi Mengisi Jiwa dan Tambahan Pengetahuan

Ibu Rumah Tangga pun Bisa Terus Belajar di Tengah Rutinitas Harian Demi Mengisi Jiwa dan Tambahan Pengetahuan

1.3K
Ibu rumah tangga walaupun berada di rumah haruslah terus belajar. Kejarlah ilmu hingga ke negeri Cina, walaupun mengejarnya dari rumah sambil mengasuh anak. Setuju?

Ya, Ma, saya mengerti, menjadi ibu rumah tangga yang tiap harinya memikirkan variasi menu buat si kecil itu ternyata membuat pusing. Saya paham, kalau anak-anak bisa tidur siang tanpa ‘pergumulan’ itu adalah sebuah prestasi. Saya juga tau kok, rasanya kangen sama rumah yang bersih dan rapi –tanpa mainan yang berserakan dan remahan kue di sofa. I feel you, Ma! Tapi, hal-hal tersebut merupakan seni kita sebagai ibu rumah tangga. Betul tidak, Ma?

Itu semua karena tugas utama sebagai seoran ibu rumah tangga adalah mengasuh anak-anaknya. Dan seperti yang kita sama-sama ketahui, menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan nyaris 365 hari setahun! Baik New Mama maupun Old Mama (eh, ini bukan ngomongin umur ya, hihi), sama saja. Tidak ada liburnya!

Tapi apakah setelah menjadi ibu rumah tangga, lalu dunia hanya berputar di urusan anak-anak saja? Apakah Mama tidak perlu ‘berkembang’ lagi? Atau, sebenarnya jauh di dalam hati, Mama masih ingin belajar dan melakukan banyak hal? Well then, let’s do it!

Ayo Ma, walaupun sebagai ibu rumah tangga dengan pekerjaan segudang, kita hidupkan kembali sel-sel kelabu di otak dengan tips-tips ‘tetap belajar ala Rocking Mama’ berikut ini.

1. Bergaul

Yup Ma, tips yang pertama adalah bergaul.

Keluarlah dari rumah, dan bertemu dengan sebanyak mungkin orang. Semakin banyak yang Mama temui, semakin terbuka kesempatan Mama untuk belajar, apapun itu jenis pelajarannya.

Suatu saat di angkutan umum sehabis mengantar anak sekolah, misalnya, Mama mengajak bicara seorang kakek yang duduk di sebelah. Ternyata beliau adalah seorang tentara veteran, dan menceritakan banyak hal mengenai seni perang bergerilya. Seru, walaupun menegangkan! Dan Mama jadi disadarkan kembali, bahwa hidup itu memang penuh tantangan yang butuh strategi untuk menjalaninya.

Atau ketika sedang antre menyetor uang di bank, dan berdiri di depan seorang mahasiswi yang sedang membaca sebuah buku tebal. Lalu Mama iseng bertanya tentang isi bukunya, dan ia menerangkan dengan senang hati tentang teori tarik-menarik di alam semesta. Mengenai resonansi sebuah pikiran positif, yang akan ditangkap oleh alam kemudian menyebarkan getarannya ke seluruh jagad. Kemudian setelah itu, Mama berusaha menghindari pikiran negatif, dan hanya berfokus pada pikiran positif saja, supaya yang datang hanya kebaikan.

Nah, di mana saja Mama bisa belajar, bukan? Gratis, mata kuliah apa saja, asal dapat memilahnya dengan tepat. Ini maksudnya, Mama juga perlu memilih pergaulan, yaa! Jangan berkutat dalam pertemanan yang hanya sibuk di seputaran affair rumah tangga orang lain, atau aib sendiri yang seharusnya ditutupi, bukan diumbar-umbar.

Go find your enriching lesson of life, Ma!

2. Ambil kelas online, kursus, atau program pelatihan

Kalau waktunya tidak memungkinkan untuk melanjutkan sekolah formal, mungkin sebaiknya memang tidak perlu dipaksakan. Mama dapat menaruhnya ke dalam list-to-do beberapa tahun ke depan. Sementara itu, sebagai penggantinya, ambillah satu atau dua kursus yang sesuai dengan minat atau kebutuhan.

Kursus Bahasa Inggris, misalnya, yang tentu saja berguna untuk diri sendiri, terutama bila anak-anak sudah punya banyak pe-er mata pelajaran tersebut. Malu dong, Ma, kalah sama anak-anak, hihi!

Sebagai ibu rumah tangga yang punya cita-cita ingin membuka usaha kue, mulai dari sekarang Mama bisa kepoin kelas-kelas pastry yang sering diadakan oleh sebuah brand tepung terkenal, sekalian mereka juga mempromosikan produknya. Setelah itu, jangan lupa ikutan workshop mengenai pengeloalaan Usaha Kecil Menengah, untuk menambah pengetahuan mengenai cara berbisnis yang sukses.

Atau.. ah, bagaimana kalau Mama ikut kelas salsa di gym depan sekolah anak saja, sambil menunggunya pulang? Lumayan, pasti ada satu-dua gerakan yang bisa dipraktekkan bersama Papa di ranjang, eh, di rumah.

Kelas online juga lagi marak sekarang ini. Tinggal Mama menyesuaikan dengan hobi dan keperluan yang dibutuhkan. Tapi, perlu Mama ingat jangan sampai terjebak kelas online bodong, ya!

3. Ikut Seminar

Sekarang ini, seminar-seminar mengenai apapun semakin sering digelar oleh berbagai instansi. Ada seminar mengenai kesehatan dari Departemen Kesehatan, seminar keuangan dari lembaga-lembaga keuangan (perusahaan asuransi, perusahaan trading, perusahaan fund manajemen, dan lain-lain), seminar tentang pengembangan atau motivasi diri, dan sebagainya.

Beberapa diantaranya bisa jadi gratis, Ma, dengan tujuan memprospek. Selebihnya, banyak juga yang berbayar. Yang jelas, ilmu yang dibagikan itu sangat bermanfaat. Jadi, kalau ada postingan untuk menghadiri acara ini dan itu di kota Mama, yuk langsung sign up! Yah, walaupun tetap dipertimbangkan dulu ya Ma, mengenai waktunya (jangan sampai bentrok dengan aktivitas fisik keluarga yang sudah direncanakan akhir pekan), dan tentang materinya. Sekiranya tidak cocok dengan minat Mama, skip saja, tunggu kesempatan seminar lain. Yang penting, niat Mama untuk terus mengeksplorasi dunia tetap dibuka ya!

4. Baca dan baca

Ini sesuai dengan perintah pertama dalam Islam; Iqro! Bacalah, Ma, niscaya ada sedikit pengetahuan yang akan memperkaya jiwa. Entah itu membaca sebuah buku tebal mengenai Business Modelling yang berisi model-model bisnis sederhana namun layak dicoba, buku tipis tentang cara membuat origami, atau.. buka saja Rocking Mama!

Rocking Mama menyadiakan banyak informasi mengenai parenting, masak-memasak, hobby dan kegiatan, hubungan suami-istri juga pertemanan, dan banyak lagi. Dengan membaca, Mama bisa keliling dunia tanpa meninggalkan rumah loh! Karena membaca, Mama mendapat jawaban atas beberapa hal. Dan tentunya gara-gara membaca, Mama ikut menularkan kebiasaan baik ini pada buah hati tercinta demi hidupnya yang lebih berwarna kelak!

Hindari terlalu sering membaca akun gosip. Memang sih mengasyikan membaca gosip si artis A yang lagi liburan di Bali bareng si aktor tampan B atau si artis X baru menikah dan acaranya disiarkan langsung di Facebook live. Kadang terlalu asyik membaca hingga lupa jadwal jemput anak, hayo ngaku Mama yang pernah mengalaminya? Membaca akun gosip bisa saja tapi manfaat bagi Mama apa? Bukan pengetahuan yang didapat malah dosa karena ikutan menggunjing masalah orang lain.

5. Menonton TV dan Mendengarkan Radio

Karena melalui medialah informasi tersebar, Ma.

Jadi mulai sekarang, kurangi jatah menonton sinetron, film India, atau drama Korea, dan mulai hijrah ke channel berita, yaa. Ikuti kelanjutan cerita si kopi sianida, kasusnya Dimas Kanjeng, bahkan kisah-kasih aa Gatot Brajamukti dengan benar (eh, ini mah sama aja kayak ngikutin sinteron ya, hehe!). Tontonin gaya berkampanye ala timur dari para Calon Gubernur Jakarta dan wakilnya, pun ala barat versi Hillary Clinton dan Donald Trump. Jangan lupa untuk hanya mengambil sisi positif dari berbagai pemberitaan negatif ya, Ma.

Selain itu, pantengin juga stasiun-stasiun radio. Mereka sering mengudarakan acara-acara talkshow yang penuh ilmu, loh Ma. Beberapa FM biasa mengundang seorang Manajer Pengelolaan Dana sebagai nara sumbernya di acara pengelolaan keuangan. Ada juga radio yang sering menyiarkan dakwah-dakwah agama. Dan beberapa stasiun lain suka membagikan berbagai tips mengenai apapun sebelum jeda iklan. Jadi, jangan melulu mendengarkan lagu-lagu mellow yang bikin baper ya. Sekali-sekali, ikutin siaran yang bikin Mama tambah pintar. Yay!

Menjadi ibu rumah tangga yang tiap hari harus menghadapi rutinitas ini-itu, rumah berantakan, kelelahan fisik, emosi labil jangan sampai membuat kita jadi malas untuk mengupdate ilmu pengetahuan dan ketinggalan informasi, ya, Ma. Jangan gunakan hal-hal tersebut sebagai tameng akan ketidaktahuan perkembangan ilmu pengetahuan.

Hayuk Ma, tetap semangat menghiasi hari-hari dengan keceriaan plus keruwetan tentang anak-anak, sekaligus mengisi jiwa dengan tambahan pengetahuan yang datang dari mana saja. Untuk kemudian ilmunya diamalkan dalam kehidupan keluarga, maupun demi sesama.

Terus belajar dan menebarkan manfaat, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ibu Rumah Tangga pun Bisa Terus Belajar di Tengah Rutinitas Harian Demi Mengisi Jiwa dan Tambahan Pengetahuan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar