Ingin Anak Mencintai Buku dan Gemar Membaca? Yuk, Terapkan 6 Tips Ini, Ma!

www.wallco.net

Ingin Anak Mencintai Buku dan Gemar Membaca? Yuk, Terapkan 6 Tips Ini, Ma!

2.1K
Books are uniquely portable magic - Stephen King

Di zaman yang serba digital ini rasanya semakin sulit membuat anak mencintai buku ya, Ma? Aplikasi permainan di gadget berkali lipat terlihat lebih menarik perhatian si kecil. Padahal tak kurang banyak buku yang telah kita hadiahkan untuk mereka. Bertandang ke toko buku pun tak kalah sering kita agendakan saat ke Mal, tapi kecintaan anak-anak pada buku hanya segitu-gitu saja?

Anak-anak bahkan juga dewasa yang sudah bisa membaca memang belum tentu gemar membaca, Ma, Kecintaan pada buku adalah penggerak utama untuk membangkitkan kegemaran anak membaca. Dalam hal ini tentu saja dibutuhkan trik-trik khusus dan peran aktif dari orangtua.

Apa saja sih, yang bisa dilakukan Rocking Mama untuk membuat anak-anak mencintai buku dan gemar membaca?


Mulailah Membacakan Buku



Lho, ingin anak suka membaca kok malah dibacakan buku?

Pasti pertanyaan ini muncul di benak Mama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk membuat anak menjadi gemar membaca adalah membuatnya jatuh cinta terlebih dahulu kepada buku. Sekarang perhatikan deh, anak mana yang tidak suka ketika orangtuanya membacakan buku cerita. Hampir seluruh anak menyukainya! Ketika orangtua membacakan buku dan anak berbinar-binar menyimaknya, itulah saat kecintaan pada buku tengah ditumbuhkan. Anak-anak akan selalu mengingat momen tersebut dan mempersepsi buku sebagai benda yang berkaitan dengan kebahagiaan.

Selain itu membacakan buku cerita sebenarnya menyiapkan anak untuk menerima bahasa buku. Sebab bahasa buku memiliki perbedaan dengan bahasa percakapan, Ma. Bahkan jika kecerdasan anak tidak pada visual melainkan pada auditory atau kinestetik misalnya, membacakan buku cerita akan memberikan manfaat yang sama. Terbiasa mendengar bahasa buku akan membuat otak menyiapkan semacam gambaran mengenai pola-pola kalimat dalam bahasa buku. Sehingga ketika anak-anak diharuskan untuk membaca buku secara langsung, ia akan segera ‘mengenali’ pola-pola tersebut dan lebih mudah untuk memahami isinya.

Belum lagi dengan kosa kata baru yang kita perdengarkan. Sementara Mama asyik membacakan buku, anak menyerap setiap kosa kata. Jelas ini akan memperkaya kosa kata yang anak miliki. Yuk, kita luangkan waktu membacakan buku untuk anak-anak kita, Ma.


Baca juga: Ini Dia 13 Buku Anak Terasyik Sepanjang Masa versi Rocking Mama!


Buku Yang Diinginkan atau Yang Dibutuhkan?


Kedua-duanya, Ma!

Sedikit cerita ya, Ma. Saya sempat mengerutkan kening melihat buku-buku pilihan si sulung dan membandingkan dengan buku-buku yang saya baca ketika seusianya. Kok rasanya buku yang dipilih si Sulung agak cemen ya?

Namun Paul Jennings, seorang penulis buku anak dari Australia dalam bukunya yang berjudul “The Reading Bug … And How You Can help Your Child to Catch It” mengatakan, selama mengenai buku anak-anak, apa yang mereka inginkan adalah yang mereka butuhkan. Bahkan menurut Jennings, selama isinya pantas, komik pun baik untuk anak-anak.

Ada banyak faktor yang memengaruhi kesukaan dan ketertarikan anak pada buku. Bisa jadi itu adalah tren, kaver, bahkan juga kalimat-kalimat yang ada dalam buku.

Ketika anak memilih buku dengan kalimat-kalimat yang (menurut kita) terlalu sederhana untuk usianya, biarkan saja, Ma. Tidak mengapa. Berpatokan pada prinsip Jennings tadi, itulah yang ia butuhkan. Ketika anak merasa ia membutuhkan ‘tantangan’ yang lebih, secara alami anak akan memilih buku dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Dan itu dilakukan anak dengan bahagia, tanpa ada paksaan.

Bukankah membaca itu menyenangkan?


Baca juga: Pengin Punya Perpustakaan Pribadi Sendiri di Rumah? Hanya Perlu 1 Pojok dan 4 Langkah Mudah Ini!


Mengenali Karakter Anak


Anak lelaki saya bukan tipe anak yang tahan duduk diam. Termasuk diam untuk membaca. Ia hanya akan sanggup bertahan beberapa menit untuk membaca tiga atau empat paragraf, lalu melesat ke halaman untuk mengayuh sepedanya. Namun di sisi lain, ia bisa betah duduk berjam-jam untuk merakit sesuatu menjadi robot, pesawat, mobil, kapal induk, atau benda-benda mekanik lainnya.

Jadi saya menggabungkan kekurangan dan kelebihan ini menjadi satu. Alih-alih memilih buku dengan huruf berukuran kecil dan spasi rapat, saya justru memilih komik bergambar menarik tentang mekanik dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Anak lelaki saya bisa membaca dengan rentang waktu lebih lama dengan topik yang ia sukai. Saya senang, demikian pula dengan dirinya.

Selalu memulai dengan yang anak sukai ya, Ma. Lalu perhatikan karakter anak. Ini akan memudahkan kita untuk memilihkan buku yang akan membuat anak tertarik untuk membacanya.


Mulailah Dengan Membaca Apa Saja


Jangan terpaku pada buku saja, Ma. Tumbuhkan kegemaran untuk membaca dengan mulai membaca apa saja. Baliho di pinggir jalan, kertas pembungkus, tulisan pada kotak pensil, bahkan juga notes kecil yang mama selipkan di kotak makanan bekal sekolah. Anak-anak selalu senang membaca ‘surat cinta’ kecil dari Mama ketika membuka kotak bekal makan siang mereka.

Membiasakan anak-anak membaca tulisan-tulisan kecil lambat laun akan membuat mereka ‘haus’ akan bacaan. Yuk, ajak anak-anak untuk mulai memperhatikan kalimat-kalimat yang bertebaran di sekitar kita.


Baca juga: Lakukan 6 Cara Jitu Ini Agar Anak Mama Suka Membaca Buku!


Jadikan Buku Sebagai Hadiah


Menjadikan buku sebagai hadiah sebuah pencapaian akan lebih menyenangkan daripada memberikan langsung sekaligus dalam jumlah yang banyak. Anak akan lebih fokus untuk menikmati dan menyelesaikan buku-bukunya satu persatu. Selain itu buku sebagai hadiah akan membuat anak menghargai buku itu sendiri, tidak menyia-nyiakannya sebagai jendela pengetahuan. Pada akhirnya kecintaan anak pada buku akan semakin bertambah.


Jadilah Role Model


Sebelum mengharapkan anak untuk mencintai buku dan gemar membaca, sudahkah Mama melakukannya terlebih dahulu? Atau jangan-jangan kita adalah mama-mama yang hanya suka membeli buku tapi memiliki segudang alasan untuk tidak membacanya.

Anak-anak cenderung untuk meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya lho. Maka jika Mama mengharapkan atau melarang anak melakukan sesuatu, sebelum keinginan tersebut digantungkan pada anak, alangkah baiknya jika Mama memberlakukannya terlebih dahulu pada diri sendiri. Termasuk dalam hal membaca juga ya, Ma.


Baca juga: Kehabisan Ide Main? Ini Dia 10++ Aktivitas Seru untuk Anak Usia 0 - 2 Tahun ala Buku Pojok Bermain Anak


Pada akhirnya, orangtua adalah pihak yang berperan paling aktif untuk menumbuhkan kecintaan anak pada buku dan membuat mereka gemar membaca. Dari sekian banyak tips, saya paling suka tips yang pertama. Sangat asyik mengucapkan kalimat dengan intonasi yang berbeda-beda di setiap tokohnya. Dan yang paling seru, Mama bisa menjadi apa saja! Menjadi ratu sekaligus penyihir, raksasa juga peri, bajak laut atau bahkan pangeran kecil yang lugu dan naif.

Nah, bagaimana dengan Mama, tips mana yang menurut Mama paling asyik untuk diterapkan ke buah hati? Atau Mama punya tips lain untuk menumbuhkan kecintaan si kecil pada buku? Ayo, share di kolom komen ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingin Anak Mencintai Buku dan Gemar Membaca? Yuk, Terapkan 6 Tips Ini, Ma!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Aline Mora | @alinemora

❣ humalien ❣ writer ❣ dream walker ❣ tarot & oracle reader ❣ extraordinary mother ❣ runeranu.wordpress.com akusanglirang.wordpress.com

Silahkan login untuk memberi komentar