Ingin Dikenang Seperti Apakah Oleh Anak Kita - Sebagai Orang Tua yang Tak Acuh Atau Sebagai Orang Tua yang Peduli pada Mereka?

www.pixabay.com

Ingin Dikenang Seperti Apakah Oleh Anak Kita - Sebagai Orang Tua yang Tak Acuh Atau Sebagai Orang Tua yang Peduli pada Mereka?

1.4K
Wahai Mama Papa, ajaklah anak-anakmu bermain dan dengarkan cerita mereka. Karena waktu kita mendampingi anak tidaklah terlalu banyak. Untuk itu, selama kita masih ada, ukirlah kenangan manis tentang diri kita di hati mereka.

Wahai Mama Papa, pernahkah kita bertanya pada anak kita, apakah ia bahagia menjadi anak kita? Apakah ia senang punya orang tua seperti kita? Hal apakah yang berkesan olehnya tentang kebersamaan kita?

Beranikah Mama Papa meminta anak menjawab dengan jujur ​​tentang kita di hatinya? Dan, memintanya memberikan berapa nilai yang layak untuk kita terima dengan peran kita sebagai orang tuanya?


BACA JUGA


Kakak, Adik, Meski Anak Mama 2, Namun Percayalah, Cinta Mama Tetap Bulat Sempurna - Surat Terbuka untuk Anak-Anakku

Kakak, Adik, Meski Anak Mama 2, Namun Percayalah, Cinta Mama Tetap Bulat Sempurna - Surat Terbuka untuk Anak-Anakku

Anak memang bisa bertambah, 1, 2, 3 bahkan 6. Tapi, percayalah, cinta seorang mama akan tetap bulat sempurna

Read more..


Ya, terkadang kita butuh keberanian seperti itu agar kita mau mengintrospeksi diri kita sendiri demi menjadi orang tua yang lebih baik lagi.

Tahukah Mama Papa, ada banyak anak saat ditanyai oleh orang lain tentang orang tuanya, mereka pun menjawabnya dengan acuh tak acuh dan tak peduli? Seolah orang tua bukanlah siapa-siapa, atau bahkan lebih parah lagi, mereka menganggap orang tua sebagai penghambat langkah mereka?

"Orang tuaku ya gitu aja, nggak ada yang spesial tentangku dengan mereka."
"Orang tuaku itu orang-orang yang sibuk, jadi kami tak punya banyak waktu bersama."
"Yang kuingat tentang orang tuaku adalah mereka suka berteriak dan membentakku."
"Orang tuaku hanya sayang padaku saat aku masih kecil."
"Aku tidak punya kenangan masa kecil dengan orang tuaku, karena aku dibesarkan oleh kakek dan nenekku."

Duh, bagaimana perasaan Mama dan Papa jika mendengar mereka berkata demikian?

Menyesakkan!

Jangankan kenangan manis, kita justru malah membesarkan mereka dengan membawa luka di masa lalu!

Maka kemudian lahirlah anak-anak yang pemberontak, anak-anak yang salah pergaulan, anak-anak yang marah pada orang tuanya dan anak-anak yang tidak nyaman berdekatan dengan orang tuanya.

Pastinya semua luka itu nggak muncul begitu saja. Itu semua adalah "hasil" dari ketidakhadiran orang tua saat dibutuhkan. Sadarkah kita, Ma, bahwa mereka tak hanya membutuhkan kehadiran kita secara fisik saja, melainkan juga untuk mengisi kekosongan dalam jiwa mereka?

Lalu kita sendiri, ingin dikenang seperti apa oleh anak-anak kita? Dikenang dengan kenangan buruk? Ataukah kita ingin sosok kita terukir indah dan dikenang dengan kenangan manis di hati anak-anak kita kelak?

Semuanya tergantung dari kita sendiri, Ma.


BACA JUGA



5 Cara mengukir kenangan manis di hati anak

Mama Papa, ukir cerita dalam bentuk kenangan manis agar kita selalu ada di hati anak selamanya.

Memang perlu waktu dan proses yang panjang, tak cukup hanya dilakukan sekali atau dua kali. Namun, Mama dan Papa pasti bisa melakukan beberapa hal ini untuk anak mulai hari ini.


1. Ritual kebersamaan

Buatlah kegiatan rutin yang menyenangkan bersama anak setiap hari, misalnya seperti membacakan buku cerita untuk mereka setiap kali sebelum tidur malam, atau berolahraga bersama setiap hari libur, mengajaknya mengobrol santai setiap pulang sekolah, dan lain-lain.

Sekecil dan sesepele apa pun ritual itu, jadikanlah sebagai momen kebersamaan bersama si kecil. Jadilah sahabat baginya, dengan cara selalu mendengarkan cerita mereka, sesepele apa pun itu.


2. Mengajak anak jalan-jalan atau berlibur

Liburan sangat efektif untuk mengukir kenangan manis di hati dan pikiran mereka. Coba saja, Ma, meski nggak terlalu jauh, namun jika memang mereka menikmatinya mereka pasti akan mengingat terus.

Yang terpenting adalah menciptakan saat yang menyenangkan buat anak dan kebersamaan yang berkualitas.


BACA JUGA



3. Buatlah hari khusus untuk setiap anak

Buat satu hari spesial untuknya. Tanyakan pada anak, kebersaman yang seperti apa yang diinginkannya dalam satu hari yang didedikasikan khusus untuknya itu?

Contoh: hari Minggu pertama setiap bulan adalah hari spesial bagi si kakak. Di hari tersebut kita bisa menanyakan, Kakak pengin ngapain? Kakak pengin apa? Kakak pengin bermain apa dengan kita? Atau pengin ke mana?

Kalau Kakak sudah memilih kegiatan apa yang dimauinya, atau pengin ke mana, maka Mama atau Papa harus mengabulkannya. Pastinya harus disesuaikan dengan waktu dan dana yang ada ya, Ma. Istilahnya, berkencanlah berdua dengan Kakak di hari istimewanya. Yes, hanya berdua. Mungkin bisa menonton bioskop berdua, atau makan di luar berdua.

Lakukan pula hal ini untuk si adik.

Nggak harus mahal-mahal, yang penting adalah kualitasnya, agar anak merasa menjadi yang paling spesial di hati orang tuanya.



4. Selalu ada untuknya

Temani dan ada untuknya di saat anak membutuhkan kita. Jangan biarkan kesibukan kita membuat anak kita menjadi kesepian.

Ini juga termasuk para ibu rumah tangga nih. Jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, sehingga saat anak meminta untuk dibacakan buku cerita, kita malah menolak dengan alasan sibuk bersih-bersih rumah.

Untuk apa raga kita ada namun tidak bisa mengisi kebutuhan jiwa anak?


5. Perhatian-perhatian kecil akan selalu berharga

Sering-seringlah memberikan kejutan pada anak seperti saat anak berulang tahun. Berilah ia kado, atau Mama bisa membuat sendiri kartu ucapan untuknya. Lagi-lagi tidak harus yang mahal ya, Ma. Yang penting adalah perhatian kecil Mama yang tersirat di dalamnya.

Sering-seringlah ucapkan pada anak, betapa kita mencintainya, yang pastinya disertai dengan pelukan dan kecupan. Jangan ragu pula meminta maaf pada anak jika kita ada salah yang tak tersadari.

Kita juga harus belajar menghargai setiap usahanya. Perbanyaklah memuji anak, apalagi jika mereka sudah begitu berusaha kuat menjadi yang terbaik.


BACA JUGA


Ini Dia 7 Cara Sederhana Mendidik Anak untuk Selalu Berpikir Positif

Ini Dia 7 Cara Sederhana Mendidik Anak untuk Selalu Berpikir Positif

Berpikir positif sangat penting dalam keseharian kita. Setuju, Ma?Dengan perilaku ini, kita bisa mengenali hal-hal negatif yang terjadi dan ...

Read more..


Wahai Mama Papa, ukirlah kenangan manis di hati anakmu. Hingga saat seseorang bertanya tentangmu padanya, ia pun akan menjawab dengan senyum manis, tertawa, dan bahkan menangis bahagia karena ia begitu bersyukur telah menjadi anakmu.

Wahai Mama Papa, buatlah kenangan manis di hati anakmu. Hingga saat engkau sudah tiada, ia akan bercerita dengan bangganya karena memiliki orang tua sepertimu ke cucu-cucumu kelak.

Wahai Mama Papa, jadilah kenangan manis bagi anakmu. Hingga ia bisa dengan percaya diri menceritakan betapa bahagia masa kecilnya bersamamu kepada orang lain.

Wahai Mama Papa, waktumu mengukir cerita di hati anakmu tak akan lama, karena masa kecil mereka hanya berlangsung sesaat saja. Manfaatkanlah sebaik-baiknya, karena masa itu tak akan pernah terulang kembali.

Wahai Mama Papa, perbanyaklah memeluk dan minta maaf pada anakmu, karena kita tidak pernah tahu bahwa sekecil apa pun tindakan kita bisa menyakitinya sebegitu rupa.

Wahai Mama Papa, temanilah anak-anakmu dan buatlah mereka merasa paling spesial di hatimu. Sampai kelak, kamu tak akan tergantikan di hati mereka bahkan setelah tiada.

Wahai Mama Papa, ajaklah anak-anakmu bermain dan dengarkan cerita mereka. Karena waktu kita mendampingi mereka tak terlalu banyak. Untuk itu, selama kita masih ada, ukirlah kenangan manis tentang diri kita di hati mereka.

Sebelum waktunya kita habis lalu tutup mata untuk selamanya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingin Dikenang Seperti Apakah Oleh Anak Kita - Sebagai Orang Tua yang Tak Acuh Atau Sebagai Orang Tua yang Peduli pada Mereka?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Yeni Sovia | @yenisovia

Bunda Erysha / IRT / Blogger www.yenisovia.com

Silahkan login untuk memberi komentar