Ini 6 Cara Menghadirkan Jiwa Seni dalam Diri Mama!

Karya Seni

Ini 6 Cara Menghadirkan Jiwa Seni dalam Diri Mama!

128
“Every artist was first an amateur,” begitu kata Ralph Waldo Emerson. So, jangan bimbang jangan ragu, yuk, berkarya seni!

Sadarkah, Ma, bahwa setiap dari kita adalah bentuk karya seni? Unik, spesial, karena berbeda dengan yang lainnya? Penyataan itu mungkin terdengar klise, ya? Wong sudah tahu kok, bahkan yang kembar saja banyak perbedaannya. Tapi kalau diamati baik-baik, Mama bakal terheran-heran sendiri lo, dengan keunikan, spesialisasi, perbedaan Mama dengan yang lainnya.

Coba deh, Mama perhatikan, bagaimana wajah Papa berbeda garis dan guratannya dengan Mama. Garis-garis itu menandakan perjalanan hidup, Ma. Dan walaupun Mama telah menghabiskan hidup bertahun-tahun bersama Papa, guratan-guratan itu tidak akan berada di tempat yang sama.

Perhatikan juga, bagaimana bentuk mata, hidung, dan mulut anak-anak berbeda. Mirip, tapi tidak sama. Lekukannya, bentuknya ... Aneh ya Ma, memikirkan bagaimana semua itu tercipta dengan indahnya. Bagaimana Sang Pencipta, Sang Maha Seni, memahat semuanya dengan penuh kesempurnaan.

Nah, bagaimana kalau Mama ikut 'menciptakan' sesuatu? Berkarya seni apa saja, dan tidak harus sempurna. Kan kesempurnaan hanya milikNya. Menciptakan sebuah karya seni itu membangkitkan perasaan yang membahagiakan lo.

Mama mau tapi nggak tau caranya?


BACA JUGA


Ini Lho 12 Tanda Mama Seorang Yang Berjiwa Seni dan Kreatif

Ini Lho 12 Tanda Mama Seorang Yang Berjiwa Seni dan Kreatif

If you wear your true colors brightly; You're an artist. - Aline Mora

Read more..


Yuk, cari tau, bagaimana mengeluarkan jiwa seni dalam diri Mama!

1. Selaraskan dengan passion


Setiap orang kan spesial, jadi minatnya juga tidak sama. Bahkan sesama pelukis abstrak pun memiliki kesukaan pada media yang berbeda.

Coba Mama renungkan baik-baik, Mama punya kecenderungan pada seni apa. Memahat? Menulis? Crafting? Food garnishing? Semua bisa jadi karya seni, Ma, bahkan kulit telur juga bisa dijadikan bahan kreasi.

Yuk, Mama ingat-ingat lagi, sejak kecil hingga sekarang, Mama senangnya ngulik apa sih?


2. Mengamati sekitar


Yup, hal kedua yang harus Mama lakukan hanyalah mengamati sekitar. Tidak perlu jauh-jauh dulu, Ma. Sekadar yang ada dalam pandangan mata saja.

Amati deh, bentuk-bentuk daun yang beragam. Mulai dari daun pinus yang tajam bak jarum, sampai daun talas yang lebarnya sedunia. Eh, hiperbola ini mah! Hahaha.

Daun-daun itu indah, ya Ma. Bahkan hanya dengan menatapnya saja, Mama bisa takjub.

Atau, tak perlu ke mana-mana. Mama bisa mengamati jalan raya selagi Mama sedang berangkat ke kantor atau mengantar si kecil sekolah. Para pejalan kaki, para pengemudi taksi, bus-bus yang berseliweran. Semua adalah objek seni yang indah, saat Mama bisa melihatnya dari sisi yang lain.

Nah, rekam itu semua dalam ruang memori di kepala, ya. Ini modal yang pertama dalam berkarya seni.


3. Membayangkan penciptaannya


Setelah mengamati sekitar, entah itu dedaunan, buah-buah dan bunga-bunga, jalan raya, gedung-gedung tinggi, atau apa pun itu yang menarik perhatian Mama, coba deh menarik diri sejenak. Berdiam diri, membayangkan bagaimana semua itu tercipta. Dari bibitkah, yang terbawa angin dan hinggap di sebuah dataran, lalu tumbuh menjadi tanaman yang berdaun-berbunga-berbuah?

Lalu burung-burung itu, apakah telurnya dierami dengan suhu yang hangat, hingga cairan di dalamnya berkembang menjadi daging?

Berimajinasi seperti ini akan membangkitkan rasa ingin mencipta, Ma, walau hanya dalam bentuk gambar dan di atas kertas saja.


BACA JUGA


Kenalan dengan Hand Lettering - Hobi Asyik yang Bisa Menghasilkan Karya Artistik!

Kenalan dengan Hand Lettering - Hobi Asyik yang Bisa Menghasilkan Karya Artistik!

Happy is the man who is living by his hobby. ~ George Bernard Shaw

Read more..


4. Mulai dari hal kecil


Kalau Mama sudah dapat gambaran mengenai sebuah penciptaan, yuk segera dimulai. Tidak perlu bermodalkan banyak hal dulu, sebaliknya, mulai dari yang kecil.

Misalnya saja bikin Quilt, tidak harus menunggu punya mesin jahit yang canggih seperti di tempat kursus itu. Jahit dengan tangan dulu, dua-tiga lembar perca dengan motif beraneka, lalu simpan. Kapan-kapan, jika sudah ada bahan lagi, Mama bisa meneruskannya.

Intinya, sebagai pemula, biasanya Mama suka berubah keinginan. Yang tadinya merasa suka menjahit, jadi suka memasak. Dengan memulai dari hal kecil, Mama bisa mendokumentasikan hasil karya Mama sesedikit apa pun. Kalau masih suka, maka tinggal diteruskan.

Jika tidak, Mama ngga akan rugi karena sudah terlanjur berinvestasi banyak.


5. Bergabung dengan komunitas


Sebagai orang baru yang ingin mendalami seni, Mama tentu tidak punya banyak pengetahuan.

Yuk, cari tau mengenai komunitas seni yang sesuai dengan minat, lalu bergabunglah. Tidak perlu merasa malu, karena mereka akan dengan senang hati berbagi dan membantu. Tidak usah juga berkecil hati, karena setiap kreasi itu pasti bernilai seni --walau kreasinya masih gaje alias nggak jelas.

Ingat kan Ma, setiap kita itu beda. Biarkan yang lain mahir dengan gayanya, Mama pun kelak akan menonjol dengan karya signature Mama!


6. Pergi ke tempat yang sakral


Ya, perbanyaklah bepergian ke tempat-tempat suci warisan para leluhur, Ma. Seperti candi-candi, rumah ibadah yang sudah berdiri selama ratusan tahun, misalnya.

Somehow, hanya berada di sana dapat menyelinapkan energi spiritual yang mendalam. Efek mistisnya juga dapat, membaur jadi sebuah perasaan baru yang unik -seram tapi menakjubkan.

Tempat-tempat seperti ini turut membantu mengkoneksikan jiwa dengan semesta lo, Ma. Nah, mintalah kepadaNya kemudahan dan kelancaran dalam menuangkan bakat seni Mama.


BACA JUGA


Kenali Bakat Seni pada Anak, dan Terus Stimulasi Agar Tak Pernah Terputus dari Seni demi Kebaikan Anak di Kemudian Hari

Kenali Bakat Seni pada Anak, dan Terus Stimulasi Agar Tak Pernah Terputus dari Seni demi Kebaikan Anak di Kemudian Hari

Bakat seni pada dasarnya ada pada setiap orang, dan merupakan kecerdasan dasar pada anak-anak. Tinggal bagaimana kita membantunya ...

Read more..


Well, gimana Ma? Sudah siap terjun ke dunia seni? Kalau iya, berarti Mama akan masuk ke dunia penuh kreativitas, yang mengantarkan pada aktualisasi diri dan memperkaya jiwa!

Selamat berkarya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini 6 Cara Menghadirkan Jiwa Seni dalam Diri Mama!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar

Crystal Monica | @alibabaalibabi

Daftar Online BPJS