Ini Dia 10 Tanda Bahaya Pernikahan yang Sudah Tak Sehat Lagi dan Harus Segera Diwaspadai!

Ini Dia 10 Tanda Bahaya Pernikahan yang Sudah Tak Sehat Lagi dan Harus Segera Diwaspadai!

45.9K
Many marriages fail because the man insists on treating his wife as a problem to be solved, not a mystery to be known and loved. ~ J. Eldridge

Pernikahan selalu diangankan untuk sekali saja seumur hidup. Pun pasangan, diharapkan untuk menjadi satu-satunya hingga bersama menua. Meski begitu, jangan harap dalam sebuah pernikahan semua akan berjalan lancar dan baik-baik saja. Ada kalanya ombak kecil hingga badai terbesar harus dihadapi. Namun, kalau memang si pasangan itu memang punya pondasi dan ikatan yang kuat, ya semuanya pasti bisa diatasi bersama. Nggak mudah kadang, tapi bisa. Selalu bisa.

Tapi ... ada kalanya nggak bisa. Badai dan ombak-ombak yang harus dihadapi ternyata tak mampu dihadapi. Bukan badainya yang terlampau besar, namun ikatan si pasangan yang terlalu lemah.

Mama sedang mengalaminya? Ada sesuatu dalam pernikahan Mama, dan sepertinya salah? Coba cek dari 10 tanda berikut ini, apakah sesuatu itu termasuk di dalamnya.



1. Selalu bertengkar

1. Selalu Bertengkar -

So, Mama, berapa kali dalam seminggu Mama berbeda pendapat dengan Papa? Berapa kali sehari? Berapa kali sejam?

Berbeda pendapat itu biasa. Bahkan kita bisa saja setiap waktu berbeda pendapat dengan pasangan. Itu wajar banget. Tapi kalau selalu dengan berantem? Sekali sebulan itu juga masih normal, asalkan nggak sampai saling menyakiti ataupun membahas persoalan yang sama setiap waktu. Kalau keseringan, dan membahas masalah yang sama terus, wah, kayaknya Mama harus waspada deh.

Agar clear, pasangan harus segera duduk berdua dan mencari sumber permasalahannya. Bicarakan serasional mungkin. Kalau penyebabnya sepele, ngapain dimasukkan ke hati? Yang pasti, inti dari sebuah diskusi adalah saling mendengar, jadi berbicaralah bergantian. Kalau keduanya merasa sudah paling benar, permasalahan itu nggak akan pernah terpecahkan. An argument is a healthy thing in a relationship, bukan buat mencari siapa yang benar siapa yang salah. Tetapi untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan dan pikirkan, hingga kemudian berkompromi dan mencapai kesepakatan.



2. Lack of respect

2. Lack Of Respect -

Kalau pasangan selalu membuat kita down atau insecure, kayaknya kita juga harus mulai waspada, Ma. Karena yang seperti ini juga bisa dibilang mentally abusive.

Untuk bisa mengatasi situasi yang seperti ini, kita harus mengungkapkan apa yang kita pikirkan dan rasakan pada pasangan. Dan, ungkapkan juga kalau kita sedih banget karena dia memperlakukan kita seperti itu.



3. Abusive relationship

3. Abusive Relationship -

Yang dimaksud dengan “abusive” di sini nggak melulu tentang kekerasan fisik lho, Ma. Kadang yang lebih sering terjadi adalah mentally abusive, dan justru ini lebih melukai si korban. Dan nggak selalu juga abusive relationship ini dilakukan oleh pria terhadap perempuan. Tapi juga bisa perempuan terhadap pria, terutama yang mentally abusive.

Perilaku abusing biasanya dilakukan secara bertahap, dan hari ke hari akan semakin memburuk. Abuser, baik fisik maupun mental, akan menyerang self esteem pasangannya dan membuat mereka untuk merasa “not deserve any better of anything”. Nah, faktanya lagi, dan ini sedih banget, bahwa perempuan rata-rata menunggu 5 – 7 kali kejadian dulu baru mulai ngerasa bahwa mereka mengalami abusive relationship.

Mama, nggak perlu nunggu pelaku abusing untuk insaf. Karena mereka tak akan pernah insaf. Karena an abuser will always repeat their pattern to hurt us.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 10 Tanda Bahaya Pernikahan yang Sudah Tak Sehat Lagi dan Harus Segera Diwaspadai!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar