Ini Dia 4 Waktu yang Hilang Karena Kita Sering Terlalu Tenggelam dan Sibuk dalam Pekerjaan. Ayo, Lekas Ditata Ulang!

Ini Dia 4 Waktu yang Hilang Karena Kita Sering Terlalu Tenggelam dan Sibuk dalam Pekerjaan. Ayo, Lekas Ditata Ulang!

1.6K
Waktu yang hilang tak akan bisa diganti. Namun, kita bisa berusaha mengurangi waktu yang hilang tersebut dengan berbagai cara. Jangan sampai membuat hidup kita sendiri menjadi kacau.

Perempuan sering kehilangan waktu. Lho, kok bisa ada waktu yang hilang? Iya, Ma. Coba deh, lihat, perempuan (terutama yang berstatus mama) berhadapan dengan pekerjaan, baik itu pekerjaan rumah tangga maupun pekerjaannya di kantor. Dua-duanya serasa nggak ada selesainya. Adaaa ... saja yang dikerjakan setiap hari. Hingga kemudian rasanya, banyak waktu yang hilang.

Seperti saya misalnya. Saya adalah seorang ibu yang bekerja di rumah, nggak terikat jam kerja. Saya seringkali kehilangan hari karena waktu lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saya harus menyiapkan makan, beberes rumah, mengasuh anak, dan lain-lain. Ternyata semuanya menyita begitu banyak tenaga, hati serta pikiran.


BACA JUGA


Ibu Bekerja dari Rumah Kerap Dinyinyirin Tetangga? Ah, Biasa! Tapi Coba Lakukan 3 Hal Ini Demi Kenyamanan Bersama!

Ibu Bekerja dari Rumah Kerap Dinyinyirin Tetangga? Ah, Biasa! Tapi Coba Lakukan 3 Hal Ini Demi Kenyamanan Bersama!

Menjadi ibu bekerja dari rumah itu susah-susah gampang. Biasanya sih yang menjadi dilema adalah dalam hal memprioritaskan antara pekerjaan ...

Read more..


Kekurangan waktu akhirnya membuat perempuan, seperti kita, mengabaikan "kebutuhan" diri sendiri. Nggak ada waktu untuk diri sendiri. Pun nggak ada waktu untuk kebutuhan sosial.


Apa saja waktu yang hilang dari hidup kita karena terlalu sibuk itu ya, Ma?


Waktu Tidur


Ya, waktu tidur merupakan salah satu waktu yang hilang, kalau kita sibuk dengan aktivitas kita.

Mama pasti juga mengalami kan, saat si kecil masih bayi, Mama pasti mulai deh begadang. Mama juga harus tidur paling larut, setelah semua beres. Pun bangun paling pagi.

Saya merasakan sendiri nih, Ma, jika terpaksa tidur lewat dari pukul 00.00, tubuh akan terasa mudah lelah di pagi hari. Jadi lebih lemot dan lola. Sementara, kalau tidur jam 21.00 (paling lambat), meskipun hanya tidur 4 - 5 jam, artinya jam 01.00 atau jam 02.00 dini hari sudah bangun, maka tubuh pun akan terasa lebih bugar di siang harinya.

Tidur yang kurang membuat kemampuan daya ingat dan konsentrasi kita menjadi berkurang, Ma. Untuk mengatasinya, pastinya kita harus mengembalikan waktu yang hilang tersebut. Ya, tidur, Ma.

Lalu, biar nggak lupa dan tetap fokus, tulislah daftar yang harus dilakukan per hari. Misalnya jam berapa Mama akan tidur dan bangun.


Waktu untuk Keluarga


Waktu untuk keluarga juga merupakan salah satu waktu yang hilang saat kita terlalu asyik dengan pekerjaan.

Maka, supaya nggak kehilangan lebih banyak waktu lagi, tuliskanlah semua dengan rinci kebutuhan keluarga yang menjadi kewajiban kita. Mengatur rumah, dari beres-beres rumah, menyiapkan makan, memeriksa dan belanja kebutuhan pokok, mengurus tetek bengek sekolah anak dan keperluannya yang lain, juga termasuk kebutuhan untuk mengunjungi keluarga dan sanak saudara di tempat yang jauh, Ma.

Tulislah semua dengan rinci di buku lalu sering-seringlah dilihat dan sadar waktu. Ceklist semua yang sudah dilakukan. Atau Mama bisa juga membuat kalender khusus untuk kegiatan Mama. Misalnya, kapan mau mengunjungi ibu mertua, kapan menjenguk paman dan bibi. Atau kapan enaknya nelepon ibu di rumah.


Waktu untuk Diri Sendiri


Ya, jangan sampai melupakan diri sendiri, Ma! Biasanya karena kita sibuk ngurusin anak, suami, keluarga dan orang lain (termasuk ngurusin para artis) jadi lupa mengurus diri sendiri ya.

Waktu yang hilang untuk diri sendiri bisa Mama ganti dengan cara mengasah minat yang Mama suka. Mama hobi apa? Crafting, fotografi, menulis, melukis, atau hobi yang lain.

Bagilah waktu, sedari hari Senin hingga Jumat, kapan saja Mama bisa mengasah diri, mengembangkan dan mewujudkan semua ide Mama.

Kadang mungkin cuma bisa punya waktu 30 menit sampai 1 jam saja untuk diri sendiri. Tapi kalau dimaksimalkan penggunaannya, segitu juga sudah cukup, Ma. Yang penting, Mama harus punya target untuk peningkatan diri Mama sendiri, sehingga selalu akan mendapatkan poin penting dari apa yang dipelajari.


Waktu untuk Tuhan


Ah, kalau sampai ada waktu yang hilang untuk yang ini sih sebenarnya yang paling bikin sedih deh.

Sebetulnya, setiap langkah kita sebagai manusia adalah ibadah. Betul nggak, Ma? Kita dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang nggak bisa lepas. Kita saling memengaruhi, saling bergantung.

Setiap langkah kita adalah ibadah. Efek dari sebuah ibadah, tentulah akan secara harmoni bisa diterima oleh alam.

Maka, pergunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk “bicara”, bersatu dengan “alam” dan melepaskan segala beban yaitu melakukan salat bagi kita, muslim, dan berdoa bagi yang beragama non muslim.

Tepat waktulah saat beribadah, Ma. Ibadah akan membuat saraf-syaraf yang tadinya kencang dan hati yang menyempit kembali menjadi luas, rileks, dan tentram. Manfaatkan waktu-waktu berdoa ini sebagai bentuk kontemplatif atas kegiatan-kegiatan yang sudah Mama lewati.


BACA JUGA


1 Rahasia Agar Manajemen Waktu Mama Lebih Baik dan 24 Jam Tak Terasa Kurang Lagi (Termasuk untuk Stay at Home Moms)

1 Rahasia Agar Manajemen Waktu Mama Lebih Baik dan 24 Jam Tak Terasa Kurang Lagi (Termasuk untuk Stay at Home Moms)

Manajemen waktu nggak hanya milik pebisnis lho. Ibu rumah tangga seperti kita, juga perlu mempunyai manajemen waktu yang baik

Read more..


Seorang teman pernah mengingatkan saya, Ma. Katanya, dalam 24 jam itu kita harus dapat membaginya menjadi 3 waktu; 8 jam untuk Tuhan, 8 jam untuk orang lain (keluarga, teman) dan 8 jam untuk diri sendiri.

Dengan demikian, hidup pun harus seimbang. Artinya kita harus pintar mengatur jadwal kita sehari-hari tentunya supaya lebih “sehat”. Sehat luar dalam, kebutuhan fisik, mental dan jiwa terpenuhi. Caranya, ya itu tadi, Ma, ada hidup untuk diri sendiri, orang lain, dan Tuhan.

Yah, ini beberapa hal yang sedikit yang saya bagi mengenai beberapa waktu yang hilang karena kita terlalu sibuk dengan pekerjaan, dan bagaimana menggantinya.

Kita semua masih belajar memanajemen diri sendiri. Ada kalanya berhasil, lebih sering gagalnya. Saya juga begitu. Malas biasanya yang selalu menjadi alasan utama dan pertama.

Keep moving, Mama! Lakukan kegiatan dengan efektif serta lakukanlah dengan bahagia.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 4 Waktu yang Hilang Karena Kita Sering Terlalu Tenggelam dan Sibuk dalam Pekerjaan. Ayo, Lekas Ditata Ulang!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ima Rochmawati | @imatakubesar

Silahkan login untuk memberi komentar