5 Mitos tentang Rumah Tangga Ini Dipercaya oleh Banyak Pasangan Namun Justru Bisa Membahayakan Pernikahan!

5 Mitos tentang Rumah Tangga Ini Dipercaya oleh Banyak Pasangan Namun Justru Bisa Membahayakan Pernikahan!

8.3K
Urusan rumah tangga kok tergantung pada mitos. Wah, padahal banyak yang nggak bener. Ayo, Ma, coba cermati. Apakah Mama masih saja percaya mitos-mitos seputar kehidupan rumah tangga berikut? Kalau iya, sekarang saatnya ditinggalkan!

Mama percaya nggak sih, jika hidup ini selalu bersentuhan dengan yang namanya mitos?

Satu hal yang pasti, Ma, mitos kadang (atau malah sebagian besar) nggak 100% berbalut fakta! Beberapa mitos hanya merupakan rekaan kita aja untuk mencegah atau menghindari sesuatu.

Begitu juga mitos dalam rumah tangga.

Nah, berikut ini nih, mitos-mitos yang berkembang di masyarakat kita tentang kehidupan rumah tangga, namun justru bisa membahayakan kelanggengan pernikahan kita. Rocking Mama mencatat beberapa hal nih.



BACA JUGA


Pernikahan Terancam Bubar? Mungkin Mama Masih Menganut 7 Paham yang Salah Besar Ini!

Pernikahan Terancam Bubar? Mungkin Mama Masih Menganut 7 Paham yang Salah Besar Ini!

Tanyakanlah ke orang tua kita, nenek kakek kita, pernikahan mereka langgeng, justru karena tetap menyukai seseorang dengan segala ...

Read more..


5 Mitos seputar rumah tangga yang salah kaprah

1. Jangan naik tempat tidur dalam keadaan marah


Yup, don’t go to bed angry!

Nah, kalau mitos tentang rumah tangga yang satu ini sih rasanya alasannya memang masuk akal. Buat apa meredakan pertengkaran hanya untuk semalam dan kemudian memulainya lagi keesokan hari?

Tapi, menurut Amanda Deverich, seorang terapis pernikahan yang berdomisili di Virginia, akan lebih baik jika kita tidur terlebih dahulu jika memang kita tak punya energi lagi untuk adu argumen.

Kita akan lebih mampu berpikir jernih keesokan harinya saat sudah beristirahat semalaman, dan kita pun akan dapat duduk tenang sembari ngopi-ngopi berdua untuk menyelesaikan masalah. Karena kalau kita adu argumen saat otak sudah lelah, apalagi sudah larut malam nih, Ma, akan berakibat buruk juga pada pengambilan keputusan atas pemecahan masalah yang terjadi.

Hmmm, bukankah semua hal yang diputuskan dalam kondisi emosi itu jadinya nggak baik? So, it’s ok going to be angry, tapi berjanjilah pada diri sendiri untuk segera menyelesaikannya first thing in the morning.


2. Bila benar cinta, gairah akan tetap membara seumur hidup


Faktanya, dalam rumah tangga, gairah ada karena dorongan untuk mencari sesuatu yang baru dan juga misteri. Kita nggak bisa, Ma, hanya statis dan berharap gairah akan selalu ada dengan sendirinya.

“Gairah menurun dari waktu ke waktu. Namun akan digantikan dengan cinta yang berbeda. Cinta yang akan membuat umur pernikahan panjang serta kebahagiaan.”

Ada begitu banyak hal yang bisa disyukuri dalam pernikahan. Termasuk di antaranya adalah usaha kita bersama pasangan untuk selalu saling menemukan yang baru, dan menelusuri misterinya bersama-sama. Agar terhindar dari kejenuhan, dan gairah tetap menyala.


3. Pernikahan mengubah pribadi seseorang


Pernikahan dan kehidupan rumah tangga tidak secara ajaib akan merubah karakter pasangan.

Salah satu fakta yang sulit untuk diterima oleh kebanyakan orang pada umumnya adalah pasangan kita tidak berubah hanya karena kita menginginkannya. Jika, kita berada dalam satu hubungan dengan seseorang dengan karakter yang keras, lalu pasangan kita dalam keadaan marah, tidak lantas dalam sekejap akan reda hanya dengan sebuah cincin yang melingkar di jari manisnya.

What we see is what we get.

Bukan satu hal yang baru ketika sikap yang sama akan terus berulang walau telah menikah.


BACA JUGA


Pernikahan Sudah Tak Membahagiakan Lagi? Perbaiki Kondisi dengan 5 Hal Kecil Ini!

Pernikahan Sudah Tak Membahagiakan Lagi? Perbaiki Kondisi dengan 5 Hal Kecil Ini!

Pernikahan yang harus kita hadapi bukanlah pernikahan ala negeri dongeng yang "happily ever after", tanpa muncul masalah sama sekali. ...

Read more..


4. Cinta dapat menyembuhkan segalanya


Love heals.

Awww, pernyataan tentang cinta dan kehidupan rumah tangga yang manis sekali kan, Ma? Tapi bener nggak sih, cinta mampu menyembuhkan? Hmmm, kalau iya, nanti dokter jadi nggak laku dong. #eh

Well, nggak ada bukti sebenarnya, bahwa cinta itu bisa menyembuhkan luka kita di masa lalu. Yang benar adalah cinta dari pasangan kita sekarang sangat mungkin bisa membantu dan akan sangat mendukung kita untuk menyelesaikan segala masalah yang (pernah) kita hadapi.

Nah, yang bisa saja menjadi masalah adalah kalau pasangan kita ternyata juga mengalami luka yang sama. Hal ini karena tanpa disadari, kita cenderung untuk memilih pasangan yang memiliki emosional yang sama dengan kita walaupun hal itu sebenarnya nggak sehat bagi kita.

Untuk hal semacam ini, yang bisa kita lakukan adalah bersama-sama menggali akar permasalahan kita dan pasangan, serta meminta pasangan untuk melakukan yang sama. Sehingga pada akhirnya kita bisa saling suport satu sama lain dengan cara yang sehat, menyejukkan dan bisa menghindari emosi satu sama lain yang membahayakan.


5. Pembagian tugas berdasarkan gender


Mitos tentang gender, terutama dalam urusan rumah tangga, ini sangat berbahaya karena membatasi kita sebagai individu dan pasangan secara keseluruhan.

Seorang suami boleh saja lebih menguasai memasak atau lebih peduli secara emosional dibandingkan dengan pasangannya. Tak ada keharusan, bahwa selalu istri yang memasak atau yang terlibat emosinya dalam satu rumah tangga.

Pun sebaliknya, ada juga wanita yang sangat produktif dan mengelola uang, termasuk memperbaiki dan mengatasi kerusakan-kerusakan kecil di rumah.

Pembagian tugas rumah tangga berdasarkan gender seperti itu hanya akan membuat pasangan kita lebih frustrasi dan merasa gagal.

So, akan lebih baik pasangan suami istri saling mengisi satu sama lain, tanpa harus terikat pada masalah klasik mengenai gender dalam rumah tangga. Nggak penting, Ma.



Just because you had a wedding doesn't mean you have a marriage. Your marriage needs attention.

Demikian ungkap Abby Rodman, seorang psikoterapis dan penulis buku Without This Ring: A Woman's Guide To Successfully Living Through and Beyond Midlife Divorce.

Intinya, kita tak bisa hanya berharap pada keajaiban akan kehidupan rumah tangga kita, Ma. Kita harus mengusahakannya. Marriage is not a destination, it is a journey.

Dan mitos-mitos rumah tangga yang ada tersebut, biarkan saja sebagai pengingat kita agar selalu waspada.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Mitos tentang Rumah Tangga Ini Dipercaya oleh Banyak Pasangan Namun Justru Bisa Membahayakan Pernikahan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar