Ini Dia 6 Cara Pintar, Mudah, dan Praktis untuk Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga ala Rocking Mama!

Ini Dia 6 Cara Pintar, Mudah, dan Praktis untuk Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga ala Rocking Mama!

1.2K
We don't have to be smarter than the rest, we have to be more disciplined than the rest. ~ Warren Buffet

Pastinya yang sedang membaca artikel sekarang adalah seorang mama sekaligus istri ya? Kalau begitu, mari kita bicara masalah keuangan rumah tangga.

Yes, karena kan biasanya sang mamalah yang kebagian peran sebagai bendahara keluarga kan? Ya, ada sih yang keuangannya dipegang Papa. Kalau semisal demikian, Papa juga boleh kok, ikutan baca, yes? Hihihi. Atau boleh Mama nanti tunjukkan artikel ini pada Papa.

Nah, begini, Ma.

Tahu nggak, sih? Kalau uang yang kita miliki, sedikit demi sedikit, pasti akan menipis. Tapi, kebalikannya, pengeluaran setiap hari terus mengalir tanpa bisa dihentikan. Ya iyalah, namanya hidup kan? Bagaimanapun, semuanya butuhbiaya.

Sekarang, coba Mama bayangkan. Kalau kita mengisi air ke dalam ember, udah lama diisinya, tapi airnya nggak penuh juga. Ternyata oh ternyata, embernya bocor. Mau terus diisi, tetap saja air akan habis kan? Sama halnya dengan pengeluaran rumah tangga tuh, Ma. Kalau kita nggak bijak menggunakan uang, tentu akan habis tanpa jejak dengan cepat.

Banyak pengeluaran, bukan berarti membuat kita hidup boros. Makin banyak kebutuhan, harga semua naik, di situ kita harus berhemat. Karena hidup ini nggak akan berhenti di sini, harus terus berlanjut.

Sedikit curhat nih, Ma, sebelum punya anak saya boros sekali. Setiap mendapatkan gaji, langsung deh kalap mata. Saya akan langsung jalan ke mal, beli baju ini itu, kosmetik, sepatu dan lain-lainnya. Saat pertengahan bulan, nah loh, sudah nggak ada yang tersisa. Pucing pala Hayati, Ma!

Lalu apa solusinya dong? Ya, seperti perumpaan ember bocor tadi, solusinya kita harus tambal dulu embernya, baru kemudian diisi lagi.


Baca juga: Begini Seharusnya Cara Seorang Rocking Mama Mengatur Keuangan Rumah Tangga. Yay for Financial Freedom!


Saya kemudian sadari diri, saya harus hemat. Apalagi, seperti yang sudah saya tulis di atas, selain menjadi istri, saya tentu saja menjadi manajer keuangan rumah tangga.

So, saya harus bisa belajar untuk mengelola uang. Sulit? Ya, kalau tidak terbiasa, tentu saja sulit. Makanya saya pun harus terbiasa.

Dan berikut ini nih, Ma, cara saya untuk membiasakan diri untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Barangkali Mama yang masih suka "bocor" dompetnya juga bisa coba nih.


1. Latihan menahan diri



Salah satu godaan paling berat buat saya, adalah pada saat banyak "potongan harga".

Nah, jurus jitu saya untuk menahan diri dari segala godaan yang biasanya datang itu, saya pun menggunakan jurus 4T, yakni tutup mata, tahan hati, tutup dompet, dan (sok) tak butuh.

Yes, kita harus cuek saja pada segala jenis potongan harga yang sedang ditawarkan, Ma!

Awalnya memang sulit, tapi percaya deh, lama-lama juga terbiasa kok. Mama juga pasti bisa!


2. Ketahui kebutuhan rumah tangga


Yang paling tahu kebutuhan rumah tangga ya kita, Ma.

Untuk bisa tahu dengan pasti, catatlah kita membutuhkan beberapa kilo beras, berapa uang harus dibelanjakan untuk masak, penyediaan perlengkapan mandi, uang SPP anak, transportasi, bayar cicilan, sampai dengan tabungan, setiap bulannya. Kalau sudah ada catatan, akan lebih mudah deh. Karena sudah pasti bulan berikutnya pun kurang lebih akan sama juga kebutuhannya. Yang ngebedain hanyalah nominal harga saja.

Nah, selanjutnya, kita harus punya jadwal kebutuhan.

Misalkan, saya sudah tahu banget, bahwa setiap bulannya, keluarga saya akan membutuhkan beras, garam, gula, sabun, sampo, pasta gigi, dan lain-lain. Barang-barang tersebut akan selalu kami butuhkan setiap harinya. Nggak akan berubah-ubah. So, untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut, saya beli sekaligus untuk satu bulan. Kenapa? Karena, buat saya, anggarannya akan lebih mudah dihitung dan dicatat.

Kalau Mama lebih mudah menganggarkan per minggu, maka anggarkan per minggu, Ma! Sesuaikan saja dengan kebiasaan keluarga Mama.

Dan, jangan cuma dicatat di kertas kecil. Sediakan buku anggaran khusus, Ma! Karena, keperluan bulanan itu banyak lho. Misalnya ya itu seperti bensin atau ongkos transportasi, tabungan, hingga biaya tak terduga harus tetap dianggarkan juga. Pilah semua dalam kolom atau bagian yang berbeda-beda.


Baca juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Membantu Kita Berhemat


3. Buat Anggaran


Nah, kalau kita sudah mengetahui kebutuhan keluarga setiap bulannya, sekarang waktunya menghitung anggaran.

Cara yang paling mudah adalah dengan menyiapkan catatan serta amplop kosong. Tuliskan pos anggaran pada masing-masing amplop tersebut. Misalnya, makan, transport, SPP, tabungan, dan seterusnya.

Kebutuhan sudah terdaftar dan sudah kita ketahui. Sekarang pisahkan uang yang kita miliki ke dalam amplop-amplop tersebut. Contoh, anggaran SPP Rp 1.000.000, maka masukkan uang sejumlah itu ke dalam amplop yang sudah ditulisi "SPP anak-anak". Lalu anggaran transportasi, di sini termasuk bensin dan ongkos TransJakarta, misalnya, Rp 800.000, misal. Maka masukkan uang sejumlah tersebut dalam amplop bertuliskan "Transport", dan seterusnya.

Jangan lupa langsung pisahkan uang yang ingin ditabung, Ma.

Kemudian saat dana harian sudah mulai dikeluarkan, catatlah dalam kas kecil yang sangat sederhana, seperti punya saya ini misalnya.



4. Hindari pengeluaran tak penting


Nah, perencanaan sudah dibuat, anggaran sudah ada.

Tapi, Ma, percaya nggak, sekalinya kita keluar rumah, pasti ada saja barang yang pengiiin banget kita beli. Kalau bener dibeli, kadang setelah sampai di rumah, baru nyadar, bahwa bahwa barang itu nggak terlalu penting atau nggak mendesak. Nah loh!

So, hindari pengeluaran-pengeluaran seperti itu, Ma, dan utamakan kebutuhan pokok saja, terutama yang memang sudah kita rencanakan tadi.

Saya sendiri, bersama suami, nggak pernah menyiapkan dana untuk jalan-jalan, atau untuk makan di luar. Semua sudah saya masukkan ke dalam perencanaan per posnya dalam amplop-amplop kan? Nah, kalau pengin kulineran, saya nggak menggunakan uang yang kita dapat dari gaji, tetapi dari uang hasil kerja sampingan. Sisanya, ditabung deh.


Baca juga: 5 Hal yang Bisa Kita Ajarkan kepada Anak-anak Tentang Keuangan Agar Mereka Lebih Bertanggung Jawab


5. Menimbang sebelum membeli


Mama, biarpun dana sudah kita anggarkan, kita masih bisa loh berhemat dan menambah uang tabungan.

Misalnya nih, daripada membiarkan anak-anak jajan di luar, kita bisa membuat camilan sendiri. Selain tentunya lebih hemat, juga pasti lebih sehat kan, kalau dimasak sendiri?

Atau, kalau kasus saya, karena suami sudah mendapat makan siang di kantor, maka saya pun bisa mengurangi sedikit jatah makan harian keluarga. Lumayan kan?

Intinya, jangan biarkan pengeluaran banyak tapi nggak bisa maksimal manfaatnya. Mubazir. Supaya nggak mubazir inilah mengapa kita harus selalu menimbang baik-baik sebelum membeli segala sesuatu (bahkan termasuk untuk yang sudah dianggarkan pun).


6. Yakin bisa hemat


Nah, ini yang penting juga nih, Ma!

Kelima cara di atas nggak akan pernah berjalan dengan baik, kalau kita nggak yakin atau nggak benar-benar niat mau untuk berubah. Sikap hidup boros itu mudah banget kok diubah. Tapi memang harus dimulai dari diri sendiri dulu.

Keyakinan yang kuat akan membuat kita bisa kuat juga dalam mengubah kebiasaan atau perilaku negatif. Use more logic, agar bisa mengantisipasi segala hal yang kita lakukan secara impulsif semata.


Baca juga: Ini Dia 5 Tipe Pria Berdasarkan Kebiasaannya Mengelola Keuangan. Papa Tipe yang Mana Ya?


Yakin deh, Ma, hidup boros itu nggak akan mendatangkan manfaat apa pun pada hidup kita. Dengan hidup hemat, masa depan keluarga akan lebih terjamin, hidup pun bahagia.

Kayak saya gini, Ma, belajar dari segala kesalahan di masa lalu, kini rasanya semua begitu bermanfaat. Pertengahan dan akhir bulan saya nggak takut dan bingung lagi. Nggak pernah ada lagi drama nggak punya uang. Bahkan sekarang selalu ada sisa lho. Alhamdulillah kan?

Keenam cara pintar, mudah, dan praktis untuk menghemat pengeluaran rumah tangga di atas pada awalnya memang sangat sulit, Ma. Apalagi yang nggak terlalu telaten mencatat pengeluaran setiap hari ya. Tapi yakinlah, Ma, kalau Mama bisa! Lakukan demi keluarga Mama!

Jika Mama ada trik tambahan untuk bisa menghemat pengeluaran rumah tangga selain yang sudah ditulis di atas, boleh lho, langsung saja ditulis di kolom komen ya!

Semoga bermanfaat!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 6 Cara Pintar, Mudah, dan Praktis untuk Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga ala Rocking Mama!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Liswanti Pertiwi | @liswantipertiwi

Blogger, reviewer, freelance financial

Silahkan login untuk memberi komentar