Ini Dia 7 Cara Merawat Miss V Supaya Tetap Sehat dan Keset

Ini Dia 7 Cara Merawat Miss V Supaya Tetap Sehat dan Keset

87.4K
Merawat miss V, entah saking gampangnya atau saking ribetnya, malah sering dilupakan.

Sepertinya semua orang sudah tahu ya, bahwa miss V merupakan organ intim yang harus dirawat dengan baik. Tapi, semua juga perempuan seperti juga sudah tahu, bahwa merawat miss V itu ternyata ribet.

Karena ribetnya itu, makanya kadang kita lupakan perawatannya. Asal disabun sekalian mandi, sudah. Nah, nanti kalau sudah terserang keputihan, atau mengeluarkan aroma kurang sedap, baru deh mengeluh.

Padahal sebenarnya, Ma, kunci untuk merawat miss V ini hanya mau dan peduli. Iya, sudah itu saja.


BACA JUGA



Berikut adalah tips merawat miss V ala saya, yang saya dapatkan dari ibu saya. Ya, tahulah ya, orang-orang zaman dulu itu caranya biasanya tradisional saja, tapi hasilnya oke banget. Nggak ada salahnya beberapa kita coba juga kan?


7 Cara merawat miss V ala perempuan zaman dulu yang layak juga kita coba



1. Bersihkan area miss V secara total

Menurut saya, ini inti dari merawat miss V ya, Ma, yaitu menjaga agar kondisinya selalu bersih.

Bukan sekadar dibilas, namun kalau kita hendak mencucinya, maka semua harus dibersihkan. Gunakan jemari Mama untuk mencuci, menggosok lembut dan meraba ke seluruh bagian miss V. Kadang Mama akan menemukan cairan-cairan licin tertinggal di antara lipatan miss V. Bilas terus dengan air yang mengalir, dengan arah dari depan ke belakang.

Saya sendiri kadang menghabiskan waktu hingga 3 - 5 menit hanya untuk memastikan setiap bagiannya bersih.


2. Keringkan miss V sampai benar-benar kering

Mengeringkannya adalah hal kedua yang terpenting dalam merawat miss V.

Sediakan selalu handuk kecil khusus untuk pemakaian sehari-hari di rumah, Ma. Keringkan miss V sampai benar-benar kering, setiap kali selesai ke toilet.

Sediakan selalu juga tisu yang tebal dalam tas Mama, jika harus ke toilet umum. Kan seringnya sudah disediakan tisu gulung di toilet-toilet umum? Well, saya kurang menyarankan sih, Ma. Soalnya tisu gulung tersebut biasanya tipis, sehingga ada risiko tertinggal dan menempel di area miss V, sehingga bisa menjadi media bakteri juga.

Mendingan membawa sendiri tisu yang agak tebal dan lembut.


3. Minum air rebusan daun sirih

Nah, ini saya sendiri melakukan sudah rutin sejak SMA.

Bikinnya mudah kok, Ma. Rebus 7 lembar daun sirih, ditambah selembar daun salam, dan minum sehari sekali sudah cukup. Rebusan ini nggak cuma berkhasiat membuat dan merawat miss V agar selalu keset, tapi juga meminimalisir bau badan lho. Saya jadi nggak pernah ada bujet untuk beli deodoran.



4. Ganti pembalut, pantyliner, dan celana dalam secara teratur

Saya pribadi sih nggak pakai pantyliner, Ma. Tapi pernah sih, dokter kandungan saya bilang, kalau bayi saja harus ganti popok 4 jam sekali, maka hal yang sama juga berlaku untuk orang dewasa.

Maka, gantilah pantyliner setiap 4 jam sekali. Bahkan, jika Mama sedang menderita keputihan, berarti pantyliner harus diganti setiap 2 jam sekali.

Begitupun dengan celana dalam, gantilah 2 kali sehari. Pernah juga sih, Ma, saya mendapatkan informasi, bahwa untuk sehat maksimal, sebaiknya kita mengganti celana dalam 3 x sehari.

Begitu juga dengan bahan celana dalamnya juga harus diperhatikan, Ma. Sebaiknya pilihlah bahan yang terbuat dari katun, karena menyerap keringat sehingga mengurangi risiko lembap. Usahakan pula modelnya yang simpel saja, tanpa renda-renda. Karena renda yang berbahan kaku dan kasar bisa memicu iritasi di area selangkangan.


5. Jangan gunakan sembarang cairan pembersih

Ya, untuk merawat miss V dengan baik, kita gunakan air biasa saja. Karena cairan pembersih itu kita juga nggak bisa jamin kandungannya apakah benar-benar aman untuk kita.


6. Rawat juga rambut di area miss V

Rambut di area miss V juga rentan terhadap kelembapan dan bisa menjadi sarang bakteri. Jadi, kita juga harus memperhatikannya, Ma. Mama bisa sesekali merapikan dengan mengguntingnya.

Kenapa harus dirapikan?

Alasannya sederhana saja. Kalau rambutnya pendek, maka kita akan lebih mudah menjaga miss V agar tetap kering dan nggak lembap.



7. Setelah hubungan suami istri, segera BAK dan bersihkan

Nasihat ini saya dapatkan dari seorang dokter kandungan yang pertama kalinya saya kunjungi di tahun 2006 saat persiapan umrah. Kebetulan ibu dokternya memang perhatian banget, jadi saya bisa dapat banyak nasihat dan ilmu tambahan lagi mengenai kesehatan dan cara merawat miss V yang baik.


BACA JUGA


5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Kenali 5 penyakit wanita yang berbahaya ini, Ma. Dan ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati

Read more..


Nah, kalau sekarang Mama sudah merawat miss V dengan baik, maka pastinya kesehatan reproduksi Mama sudah baik ya, seperti terhindar dari keputihan, jadwal datang bulan pun akan teratur dan lebih baik.

Selalu sehat ya, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 7 Cara Merawat Miss V Supaya Tetap Sehat dan Keset". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Uli Hape | @ulihape

Mom of two boys who loves blogging, also a working mommy and full time ladies in the haouse

Silahkan login untuk memberi komentar