Ini Dia 7 Pengeluaran Nakal Khas yang Sering Dilakukan oleh Rocking Mama dan Bisa Sangat Berbahaya

Ini Dia 7 Pengeluaran Nakal Khas yang Sering Dilakukan oleh Rocking Mama dan Bisa Sangat Berbahaya

2.3K
Money was never a big motivation for me, except as a way to keep score. The real excitement is playing the game. ~ Donald Trump

Mungkin Mama sudah banyak membuat rencana di tahun ini berkaitan dengan target, misalnya: ingin mengambil KPR, membayar uang muka mobil, atau berencana melakukan liburan yang agak jauh. Semuanya sudah ada dalam angan-angan Mama, bahkan mungkin sudah Mama catat dalam buku dan berharap tepat pada waktunya nanti Mama bisa mewujudkannya.

Tapi ... ternyata kenyataan tak semudah bayangan, karena sering kali uang yang sudah terkumpul tiba-tiba berkurang, dan Mama bahkan nggak tahu ke mana larinya.

Nah loh!

Ya, itu dia, Ma, yang kita sebut sebagai "pengeluaran nakal", yaitu pengeluaran yang sebenarnya nggak kita rencanakan, tapi "dipaksain" ada dan dengan seribu alasan pembenaran diri bahwa kita benar-benar butuh.

Well, sebelum mengalami kebocoran lebih banyak, ayo kita kenali dulu, apa saja nih yang termasuk dalam "pengeluaran nakal" khas Rocking Mama.


1. Pengeluaran untuk mengusir bosan


Mama mungkin sering merasa bosan dan nggak tahu mau ngapain.

Nah, biasanya nih, kalau sudah begini, kita, para perempuan ini, langsung saja melenggang ke pusat perbelanjaan. Beli sepatu, beli baju, beli kosmetik baru, beli aksesoris, ngopi di coffee shop, sekalian karaoke, terus lanjut ke bioskop.

Padahal rasa bosan itu biasanya menyerang seminggu sekali, dan setiap kali bosan kita butuh pengalihan. Wah, gawat banget tuh! Kalau sebulan, empat kali bosan, empat kali jalan ke mal, langsung ludes deh gaji dari suami.


Baca juga: Mama Hobi Belanja Alias Shopaholic? Ada Kok Sisi Positifnya!


2. Pengeluaran untuk situasi "emergency"


Saat Mama sedang asyik masyuk dengan pekerjaan rumah, tiba-tiba seorang teman mengundang untuk menghadiri acaranya malam ini. Acaranya formal, dan diharapkan pula Mama bisa datang dengan dress code tertentu.

Waduh!

Mama pun gegas ke lemari, dan mencari-cari baju yang sesuai dress code. Nggak ada. Wah, situasi darurat ini!

Maka, di tengah gelendotan anak, Mama pun capcus ke mal untuk membeli baju yang sesuai dress code, dan tentu saja, yang akan membuat Mama bisa tampil prima.

Kalau sebulan diundang empat kali, dengan dress code yang berbeda-beda, gimana ya?


3. Pengeluaran karena latah


Teman-teman Mama secara bersamaan dan kebetulan (meski Mama curiga mereka pada janjian), datang ke arisan dengan menenteng tas baru. Entah tasnya asli atau KW-KW-an, yang pasti, tasnya pada bagus banget dan sangat stylish. Lha, masa Mama masih saja pakai tas lama?

Bahkan, lihat, salah seorang di antara teman Mama itu juga sedang memamerkan jam tangan keluaran terbaru yang kelihatan sangat chic, dan Mama pun merasa perlu untuk memilikinya.

Pernah nggak, Ma, berada dalam situasi seperti ini?

Jujur, kalau saya sih sering. Ya, gimana ya? Namanya juga perempuan. Sangat kompetitif, terutama buat hal-hal yang dipercaya bisa meningkatkan gengsi dan 'harga diri'. Halah halah.


Baca juga: 7 Festival Belanja di Seluruh Dunia ini Benar-benar Memanjakan Perempuan!


4. Pengeluaran demi kesempurnaan


Mama baru saja membeli stiletto hitam superseksi. Demi tampilan yang sempurna, Mama juga merasa wajib memadankannya dengan dress, kalung, dan anting yang sesuai dengan stiletto baru itu.

Atau, Mama baru saja membeli sofa untuk ruang baca di rumah, jadi Mama merasa wajib membeli pajangan dinding, karpet baru, meja kopi baru, dan lampu baru, demi tampilan ruang baca yang sempurna.

Well, iya sih, tampilannya memang akan sempurna. Tinggal tampilan dompet tuh yang memelas ya, Ma?


5. Pengeluaran karena balas dendam



Akhir-akhir ini Mama sudah merasa bekerja begitu keras. Anak-anak, entah kenapa, selalu berulah terus. Suami juga ikutan riwil. Belum lagi kemarin Mama harus menerima arisan mama-mama kompleks juga di rumah. Terus ada pertemuan sekolah si kecil. Endebre endebre.

Capek! Bahkan buat sekadar nyisir rambut yang bener saja susah!

Saatnya menghadiahi diri sendiri! Beli baju, sepatu, aksesoris, kosmetik ... terus mampir salon buat creambath!

Ya, Mama pun kemudian membeli apa saja yang Mama inginkan. Apa pun!


Baca juga: Mama Punya Hobi Traveling dan Belanja? Yuk, Jadikan Bisnis yang Menjanjikan!


6. Pengeluaran karena lapar mata


Niat awalnya hanya ingin belanja bulanan saja di supermarket, tetapi ketika melewati gerai kosmetik, Mama melihat lipstik favorit Mama didiskon sampai 50%! Wow! Kapan lagi nih, dapat lipstick incaran dengan diskon sebesar ini, ya kan, Ma?

Mama pun nggak mau menyia-nyiakan kesempatan. Mama langsung membeli dua sekaligus dengan warna yang berbeda. Mama merasa sudah begitu bijak karena berhasil mendapatkan barang dengan setengah harga.

Haha! Padahal di rumah, sepuluh lipstik bahkan masih dalam kemasannya, alias belum sempat dibuka dan dipergunakan!


7. Pengeluaran ketika merasa kecewa pada Papa


Bagi sebagian perempuan, belanja merupakan salah satu pelarian andalan ketika tengah patah hati. Nggak cuma bagi perempuan single, bagi perempuan menikah seperti Mama pun, hal ini juga berlaku.

Secara psikologis, belanja memicu aliran deras dopamine ke otak. Aliran itulah yang mengalir ketika Mama sedang merasakan cinta. Berbelanja juga bisa mengaktifkan endorphin, yang artinya dengan berbelanja membuat orang merasa jauh lebih baik.

Jadi, istilah belanja untuk membuang stres, ada benarnya juga. Namun, yang harus Mama ingat, seberapa seringkah Mama stres? Kalau Mama kecewa pada Papa, termasuk dalam stres juga nggak? Sudah mencoba untuk mengomunikasikannya dengan Papa perihal kekecewaan Mama ini? Belum? Mengapa tak membicarakannya dulu dengan Papa, sebelum Mama bablas belanja barang-barang yang nggak perlu? Barangkali malah Mama kemudian mendapatkan solusi bersama Papa lho.


Baca juga: Begini Seharusnya Cara Seorang Rocking Mama Mengatur Keuangan Rumah Tangga. Yay for Financial Freedom!


Nah, itu tadi 7 pengeluaran "nakal" yang sering dilakukan oleh perempuan, seperti yang ditulis oleh Herlina P Dewi dalam buku "Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi - One Step Closer to Financial Freedom for Women".



Lalu, bagaimana cara mengatasinya ya, supaya pengeluaran nakal ini bisa dikurangi? Soalnya kalau terus-terusan kan parah juga ya?

Dalam buku ini juga dijelaskan, ada banyak cara untuk memperbaiki keuangan pribadi kita. Salah satunya adalah dengan memberi batasan dalam berbelanja. Misalnya nih, Mama bisa menganggarkan dana setiap bulan untuk memenuhi keinginan-keinginan Mama ini. Berhentilah jika dana yang Mama anggarkan telah habis. Mama bisa membeli barang lagi bulan depan dengan anggaran baru.

Cara tersebut adalah cara yang paling tepat untuk membenahi dompet Mama yang "sakit" karena kenakalan Mama sendiri. Tentunya harus dilakukan juga berbagai upaya perbaikan finansial, yang sesuai dengan kondisi dan situasinya masing-masing ya.

Dari tujuh kenakalan kita di atas, mana nih yang paling atau masih sering dilakukan Mama? Atau ada kenakalan lainnya?

Ayo, Ma, kenali, dan kemudian segera perbaiki!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 7 Pengeluaran Nakal Khas yang Sering Dilakukan oleh Rocking Mama dan Bisa Sangat Berbahaya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar