Ini Dia 9 Kondisi yang Sering Dikeluhkan oleh Mama Hamil - Wajar Kok, Tak Perlu Khawatir!

Ini Dia 9 Kondisi yang Sering Dikeluhkan oleh Mama Hamil - Wajar Kok, Tak Perlu Khawatir!

1.3K
It is the most powerful creation to have life growing inside of you, there is no bigger gift. - Beyonce

Masa-masa hamil adalah masa yang paling menyenangkan.

Ada yang mengatakan bahwa perempuan yang sedang hamil itu selama 9 bulan menjadi ratu. Semua keinginan selalu dipenuhi oleh suami, keluarga dan orang di sekeliling. Konon, ada juga yang mengatakan, kalau keinginan perempuan hamil nggak dituruti maka mata akan mengalami bintitan. Hehehe Dan hal ini dipercaya walau hanya sekedar mitos belaka.

Dan setiap kehamilan pasti memiliki cerita tersendiri. Bener nggak, Ma?

Seperti kehamilanku yang ketiga ini, banyak hal yang membuat saya nggak nyaman dan saya keluhkan ke dokter kandungan atau bidan. Padahal nih, Ma, keluhan yang saya rasakan itu sering juga terjadi pada perempuan hamil lainnya. Hanya saya bagiku sungguh nggak nyaman. *huft*


Baca juga : Cerdaskan bayi sejak dalam kandungan dengan asam folat


Apa saja sih keluhan saya selama hamil ketiga ini? Yuk, simak 9 hal yang sering dikeluhkan perempuan hamil.


1. Dada bengkak


Pernah nggak mengalami dada bengkak yang sakitnya seperti menyusui dalam keadaan ASI full banget?

Saya mengalaminya!

Bulan Agustus kemarin, saya melakukan test pack karena sudah telat haid. Hasilnya, dua garis muncul di test pack. Ketika bulan September, saya sempat haid selama dua hari dan setelahnya langsung bersih. Saya pun penasaran, pengin test pack lagi dan hasilnya satu garis alias negatif. Nah lho? Akhir September, saya coba untuk test pack lagi karena merasakan dada bengkak seperti yang saya gambarkan di atas. Hasilnya? Positif!


Baca juga: Ingin Kulit Kembali Kencang Usai Persalinan, Ma? Ini Kiat Praktisnya!


2. Sulit poop

Keluhan berikutnya adalah sulit untuk poop (buang air besar). Sering banget saya mengalami sudah mulas perutnya, tapi ketika masuk ke wc, ealah ... susah banget untuk keluarinnya dan fesesnya pun keras disertai sedikit darah. Kadang lebih dari 4 hari baru bisa saya poop. Beneran mengganggu!

Saat saya konsultasi dengan dokter kandungan, saya pun disarankan untuk perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur. Jika dalam kurun waktu 3 hari belum juga poop, saya diminta untuk memasukkan obat pencahar berbentuk kapsul gel ke dalam (maaf) dubur.

Hadeh. Makanya, jangan malas makan makanan yang berserat tinggi selama kehamilan ya, Ma!


Baca juga: Perut Kembung Selama Hamil? Coba Atasi dengan 7 Tips Ampuh Ini, Yuk, Ma!


3. Sering buang air kecil

Ini sering banget terjadi pada perempuan hamil. Entah itu di awal atau akhir kehamilan.

Saya pun mengalaminya dengan cerita berbeda.

Di kehamilan pertama dan kedua, saya sering merasakan buang air kecil di trimester awal. Menurut dokter kandungan, hal ini wajar terjadi pada perempuan hamil, karena bayi sering muter-muter untuk mencari posisi yang pas. Efeknya ya gitu deh, kita jadi sering buang air kecil.

Keadaan ini pun saya alami mejelang akhir trimester ketiga. Intensitas buang air pun makin sering. Ini menunjukkan bahwa nggak lama lagi bakal melahirkan. Jika Mama merasakan mulai sering buang air kecil, biasanya paling telat seminggu akan melahirkan. Jadi, siap-siap ya, Ma!


Baca juga: 28 Ilustrasi oleh Okke Sepatumerah Ini Menggambarkan dengan Jelas Kondisi Mama Hamil. Lucu, Membahagiakan, sekaligus Menggemaskan!


4. Keputihan


Hal ini yang pengin banget dihindari perempuan semasa hamil! Bener nggak, Ma?

Seperti yang saya katakan bahwa tiap anak pasti beda cerita. Saat hamil anak pertama dan kedua, saya nggak mengalami yang namanya keputihan. Tapi, ketika hamil anak ketiga baru saya merasakannya.

Saya pun baru tau bahwa keputihan pada perempuan hamil itu ada dua jenis, keputihan karena pengaruh hormon dan keputihan penyakit (biasanya karena faktor air).

Ciri-ciri keputihan karena penyakit, lendirnya lumayan banyak dan disertai rasa gatal, keputihan ini bisa menyebabkan bayi lahir sebelem waktunya. O ya, Ma, jika gatalnya hanya sesekali saja sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter untuk mencegah hal-hal yang nggak diinginkan.

Untuk keputihan yang saya alami, lendirinya banyak dan gatalnya pun sesekali saja. Saya pun langsung konsultasi dengan dokter kandungan. Dokter menyarankan apabila mau cebok, airnya dicampur dengan detol, dan saya pun diberikan obat keputihan yang harus dihabiskan selama tujuh hari. Obat keputihan ini nggak diminum melainkan dimasukkan ke dalam vagina.


5.Muntah saat gosok gigi

Ini barangkali terdengar aneh ya, tapi saya mengalaminya.

Di awal kehamilan hingga semester kedua, saya masih mengalami muntah saat gosok gigi. Saya pun bingung kenapa, apa karena pasta giginya, cara menggosok, sikat gigi atau bawaan hamil. *hiks

Saran saya jika Mama mengalami hal ini, menyikat giginya jangan terlalu dalam dan cepat. Pelan saja biar nggak muntah.


6. Kram kaki

Pernah nggak Ma, mengalami bangun tidur terus nggak bisa gerak karena kaki terasa kram? Saya mengalaminya!

Menurut dokter kandungan, hal ini disebabkan karena kurang kalsium dalam tubuh. Untuk Mama yang berusia tiga puluh, sangat penting asupan kalsium selama masa kehamilan. Bisa Mama peroleh kalsium ini dari susu khusus perempuan hamil.


7. Sakit Pinggang

Ini adalah keluhan umum perempuan hamil. Ya, kan Ma?

Biasanya sih terjadi karena sering membungkuk (ketika jemur pakaian, mengangkat sampah atau mengangkat si kecil), sering mengangkat barang berat, kurangnya minum air putih per hari dan janin yang semakin membesar.

Jika sakit pinggang ini muncul, bisa Mama atasi dengan cara simpel ini, kompres dengan air hangat di pinggang dan bagian belakang, atau minta tolong suami pijitin. Nah, pilihan terakhir itu pasti mempan deh! Hehehe.


Baca juga: Ini Dia 6 Tips Aman Berkendara Saat Hamil


8. Kenyamanan tidur terganggu


Bertambahnya usia kehamilan, membuat kenyamanan tidur agak terganggu. Ini disebabkan karena perut yang semakin besar, keluhan sakit bagian belakang, selangkangan ataupun bagian perut. Kadang kala ada juga yang mengalami sesak napas.

Untuk menyiasati masalah susah tidur ini, Mama lebih baik tidur dengan posisi miring dan disanggah dengan bantal. Tapi, selalu ingat ya, Ma, harus berusaha tidur walaupun keadaan nggak nyaman! Ini demi kesehatan bayi dalam kandungan dan Mama sendiri.


9. Terjadi pembengkakkan di kaki dan tangan

Pembengkakkan di kaki dan tangan biasanya terjadi karena banyak melakukan aktivitas, sering jalan, kebanyakan duduk dan konsumsi garam yang tinggi.

Jika bengkak ini terjadi di trimester satu dan dua, maka Mama harus hati-hati. Konsultasikan segera dengan dokter, Mama harus jujur apa saja yang dilakukan sehingga terjadi pembengkakkan. Bengkak kaki yang normal itu terjadi di akhir semester. Yang menunjukkan nggak lama lagi akan melahirkan.

Bengkak ini berada pada level bahaya jika tekanan darah Mama tinggi. Ini menunjukkan ada indikasi gangguan pada ginjal.


Baca juga: Pengin Lahiran Normal, Ma? Lakukan 8 Tips Ini, dan Percayalah Mama Bisa Melakukannya!


Pastinya selama hamil, Mama akan mengalami beberapa hal di atas. Yang perlu Mama lakukan jangan panik, nggak usah khawatir berlebih. Karena semua masalah pasti ada solusinya. Konsultasikan semuanya dengan dokter kandungan, masalah yang dialami pun memiliki solusinya.

Walaupun 9 hal ini mendatangkan ketidaknyamanan, tapi nikmati saja, Ma! Percaya deh, setelah melahirkan semua keluhan itu hilang dengan sendirinya.

Sehat selalu, ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 9 Kondisi yang Sering Dikeluhkan oleh Mama Hamil - Wajar Kok, Tak Perlu Khawatir!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Harie Khairiah | @hariekhairiah

Silahkan login untuk memberi komentar