Inilah 5 Manfaat  Positif Memasak Bareng Si Kecil

Inilah 5 Manfaat Positif Memasak Bareng Si Kecil

6.3K
Cooking with kids is not just about ingredients, recipes, and cooking. It's about harnessing imagination, empowerment, and creativity. ~ Guy Fieri

Mau masak tapi si kecil bikin riweuh aja, Ma?

Kondisi ini sepertinya familiar ya, bagi kebanyakan mama. Mama yang punya anak usia balita tentu pernah merasa kerepotan saat harus mengasuh si kecil sekaligus memasak makanan untuk keluarga. Rasa ingin tahu si kecil akan aktivitas mama ini membuat durasi memasak jadi lebih lama. Belum lagi dapur yang jadi lebih berantakan. Hadeuh ....

Nah, daripada kesal yang akhirnya membuat si kecil sedih karena kena marah, kenapa tidak masak bersama saja, Ma?

Banyak lho, manfaat yang bisa diperoleh dengan memasak bersama si kecil.

Ini dia 5 di antaranya:



1. Belajar Keterampilan Hidup

Dengan memasak bersama, Mama bisa membantu si kecil mengasah kemampuan matematikanya dengan melakukan sesuatu yang sederhana, seperti menghitung telur atau menuangkan air ke gelas ukur. Anak juga dapat belajar kosakata baru dari membaca resep bersama Mama. Dan yang paling penting adalah Mama bisa mengajarkan tentang keamanan di dapur seperti cara menggunakan pisau yang benar; bahwa kompor itu panas jadi anak harus berhati-hati di dekatnya dan bagaimana memegang telur dengan hati-hati karena kulitnya yang rapuh.

2. Menstimulasi Panca Indra

Anak belajar dari mengeksplorasi benda-benda di sekitarnya. Dan dapur adalah tempat yang ideal untuk belajar karena banyak hal yang bisa dilakukan di sana, Ma. Warna-warni sayur dan buah-buahan dapat menstimulasi indra penglihatan mereka. Mencuci sayuran pada air yang mengalir atau membedakan jenis buah dari kulitnya berguna untuk menstimulasi indra peraba. Suara mixer, blender bisa menstimulasi indra pendengaran. Bau harum masakan yang sudah matang dan mencicipi hasil masakan yang mereka olah, mampu meningkatkan kepekaan indra penciuman dan perasanya.

3. Membangun Kepercayaan Diri

Anak-anak, terutama usia pra sekolah, suka sekali menunjukkan kemampuan mereka melakukan sesuatu. Nah, manfaatkan kesempatan ini untuk membangun kepercayaan dirinya, Ma. Katakan pada si kecil, bahwa bantuannya mencuci buah-buahan sangat berguna. Atau sajikan hasil masakan hari ini dengan mengambil namanya sebagai judul masakan, misalnya “Pizza Rara” atau “Puding Coklat Kenzie”. Pasti si kecil akan bangga sekali dan semakin semangat untuk mempelajari hal-hal yang lain.

4. Mendorong Anak untuk Makan Makanan Sehat

Punya masalah dengan si picky eater kesayangan, Ma? Atau ingin supaya dia mau mencoba makan makanan baru dan lebih banyak makan makanan sehat? Ajak dia untuk memasak bersama. Ketika memasak, coba ceritakan manfaat dari bahan yang sedang diolah untuk kesehatan tubuh. Kaitkan dengan tokoh-tokoh idola mereka atau cita-cita mereka. Biasanya sih, anak akan mau mencoba sesuatu yang ia masak sendiri atau setidaknya terlibat dalam proses memasaknya.

5. Meningkatkan Ikatan Batin antara Mama dan Anak

Saat memasak bersama si kecil dapat Mama manfaatkan untuk bercerita, ngobrol, mendiskusikan masalah-masalah yang sedang ia alami atau sekadar bernyanyi dan tertawa bersama. Hal-hal ini dapat meningkatkan ikatan batin Mama dan anak. Juga menjadi kenangan manis baginya kelak.

Memasak bersama si kecil juga bisa mengasah keterampilan memasaknya, Ma. Ini pasti berguna untuk kehidupannya kelak. Selain itu menurut WebMD, anak yang sering memasak bersama orangtua cenderung bebas dari ketergantungan obat terlarang lho. Menarik ya, Ma. Yuk, luangkan waktu untuk masak bersama si kecil.

Baca juga: 9 Resep Masakan Yang Bisa Mama Praktikkan Bersama Si Kecil

Selamat memasak!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 5 Manfaat Positif Memasak Bareng Si Kecil". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Alfa Kurnia | @alfakurnia

Mamah galau. Introvert yang suka gaul. Punya cita-cita abadi jadi kurus tapi doyan makan. Blogging at http://pojokmungil.com. Believe that “Blogging is not rocket science, it’s about being yourself, and putting what you have into it.

Silahkan login untuk memberi komentar