Jangan Sampai Overdosis Makanan! Perhatikan Lagi Berapa Banyak yang Dikonsumsi untuk 7 Jenis Makanan Ini!

Jangan Sampai Overdosis Makanan! Perhatikan Lagi Berapa Banyak yang Dikonsumsi untuk 7 Jenis Makanan Ini!

155
Segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik untuk kesehatan, termasuk makanan.

Apa itu overdosis makanan?

Ketika Mama mendengar overdosis makanan, pasti pada mengernyit. Saya juga kok. Hehehe. Setelah membaca beberapa artikel, overdosis makanan yang dimaksud ini tubuh kita secara berlebihan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

Kenapa nggak boleh overdosis makanan?

Begini, Ma, mau kan hidup sehat? Jadi Mama harus lebih memperhatikan apa yang dikonsumsi tubuh--which is mesti diseimbangkan. Karena kalau berlebihan akan mengundang penyakit. Apalagi kalau Mama lagi menjalani diet. Beuh, selain harus bisa menyortir jenisnya, Mama mesti membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi tiap hari.


BACA JUGA


11 Makanan Enak Kekinian Ini Sudah Mama Coba Semua Belum? Kudet Banget Kalau Belum!

11 Makanan Enak Kekinian Ini Sudah Mama Coba Semua Belum? Kudet Banget Kalau Belum!

Trend juga memengaruhi sektor kuliner. Sudah nyobain 11 makanan kekinian ini belum? Jangan sampai enggak ya

Read more..


Untuk kesehatan tubuh, hindari overdosis makanan dengan mengonsumsi porsi yang tepat untuk 7 jenis makanan ini.

1. Sumber Karbohidrat

Asupan karbohidrat amat penting sebagai sumber energi untuk beraktivitas sepanjang hari. Menurut, Kellie Hogan, seorang ahli nutrisi asal Australia, dalam setiap kali penyajian, satu porsi nasi adalah 100 gram atau setara dengan ¾ gelas.

Bila bosan dengan nasi, Mama boleh menggantinya dengan sumber karbohidrat yang lain, seperti, roti tawar 4 iris, sebutir kentang berukuran sedang atau 50 gram mi kering.

Untuk menghindari kelebihan kalori, sebaiknya hindari penyajian roti atau kentang dengan tambahan mentega dan krim.


2. Daging

Berdasarkan panduan dari Australian Dietary Guidelines, setiap hari paling tidak Mama membutuhkan satu kali sajian daging tanpa lemak, ikan atau unggas. Itu artinya, Mama boleh menyantap 100 gram steak, 100 gram ayam, 2 genggam daging giling atau 2 potong daging tanpa lemak yang dipanggang, 120 gram ikan atau 2 butir telur berukuran kecil.

Jangan lupa, hindari memasaknya dengan cara digoreng. Jika Mama tetap hendak menggoreng, minimalkan bahaya asam lemak trans dengan cara menggorengnya dengan minyak zaitun, minyak kedelai.


3. Sayuran

Sayur-sayuran adalah jenis makanan yang kaya serat dan berbagai zat gizi lain yang diperlukan tubuh. Karenanya, sah-sah saja jika Mama ingin memenuhi piring dengan sayuran. Penting sekali menyantap sayuran dalam jenis yang bervariasi. Pasalnya, jika asupan makanan Mama itu-itu saja, bisa-bisa Mama kekurangan sejumlah zat gizi tertentu.

Satu kali sajian sayuran, setara dengan ½ cangkir brokoli, ½ cangkir wortel dan ½ cangkir jagung manis. Tapi, jika memang doyan, Mama bebas kok menambahkan jumlah sayuran di dalam piring. Menurut banyak ahli nutrisi, nggak ada istilah ‘kebablasan’ dalam menyantap sayur-sayuran.


4. Buah-buahan

Warna buah mengindikasikan zat nutrisi yang terkandung di dalamnya. Buah warna merah mengandung antosianin dan likopen. Antosianin berguna mencegah infeksi dan kanker kandung kemih, sedangkan likopen mampu menghambat kepikunan.

Buah berwarna jingga dan kuning kaya akan betakaroten yang mampu memperlambat proses penuaan. Makanya makin banyak jenis warna yang Mama santap, kian bervariasi pula kandungan zat gizi yang Mama peroleh.

Jadi, makanlah buah-buahan yang berbeda setiap hari supaya Mama bisa melengkapi kebutuhan nutrisi.

Ini rumus penyajiannya: satu porsi buah-buahan setara dengan 1 butir apel, 1 butir jeruk, 8 butir stroberi, 20 butir anggur dan ceri, 4 butir aprikot kering dan 1 cangkir buah kalengan.

Tinggal pilih mana yang Mama sukai!



5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah gudangnya protein, serat serta lemak tak jenuh. Tapi awas, meski makanan ini kaya gizi Mama nggak boleh menyantapnya terlalu banyak.

Sebagai contoh, 2 butir kacang mede atau almond mengandung 1 gram lemak. Jadi, mengudap 20 butir kacang sama saja dengan menelan 10 gram lemak!

Padahal, selagi nonton televisi atau bertukar gosip, mudah sekali ya memindahkan sekantong kacang dari dalam pembungkus ke dalam perut kita. Makanya, supaya nggak menyantap berlebihan, selingi makan kacang dengan minum air putih atau segelas jus tanpa gula.

Ketimbang digoreng, akan lebih sehat bila Mama mengolah kacang dengan cara dipanggang di oven atau disangrai.


6. Keju

Keju kaya akan kalsium dan merupakan sumber protein yang amat baik. Tapi, karena jenis lemak tak jenuh ada banyak yang terkandung di dalamnya, Mama mesti berhati-hati agar tidak menyantap keju secara berlebihan. Memang sulit sih, berhubung segala jenis makanan yang dibubuhi keju bisa berlipat ganda kelezatannya. Betul?

Tapi, Mama masih bisa kok menikmati makanan dengan keju putih seperti keju fetta atau ricotta yang tidak terlalu berlemak. Jumlah 1 kali penyajian keju yang terbilang ‘aman’ adalah kira-kira sebanyak 40 gr. Sedapat mungkin, pilihlah jenis keju rendah lemak, terutama apabila keju merupakan bagian tak terpisahkan dari santapan harian Mama.


7. Camilan

Entah tujuannya untuk meredam stres, teman ngobrol ataupun partner kerja, rasa-rasanya kudapan adalah bagian dari menu wajib setiap perempuan.

Mama doyan cokelat? Separuh batang cokelat atau kira-kira setara dengan 50 gram, sama dengan satu kali penyajian per hari.

Untuk menjaga agar Mama nggak menyantap terlalu banyak, ketimbang membeli cokelat dalam bentuk bungkusan besar, lebih baik Mama membeli cokelat yang dikemas dalam bungkusan kecil-kecil. Selain cokelat, jenis makanan lain yang tergolong makanan ‘ekstra’ dan masih aman Mama nikmati setiap hari adalah ½ potong pizza, 2 sendok es krim, 30 gram keripik kentang, serta 1 sendok makan (20 gram) butter atau mentega.


BACA JUGA


5 Makanan Ini Ternyata Nggak Bergizi Seperti yang Digembar-gemborkan - Be Wise!

5 Makanan Ini Ternyata Nggak Bergizi Seperti yang Digembar-gemborkan - Be Wise!

Banyak makanan beredar di pasaran yang diklaim sehat dan bergizi. Namun kalau kita lebih jeli lagi, ternyata makanan tersebut justru ...

Read more..


Sekarang Mama sudah tau yes, porsi yang sehat untuk 7 jenis makanan ini. Semoga, bisa lebih sehat dan terhindar dari overdosis makanan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jangan Sampai Overdosis Makanan! Perhatikan Lagi Berapa Banyak yang Dikonsumsi untuk 7 Jenis Makanan Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar