Kakak, Adik, Meski Anak Mama 2, Namun Percayalah, Cinta Mama Tetap Bulat Sempurna - Surat Terbuka untuk Anak-Anakku

Berapapun banyaknya anak Mama, cinta Mama pada kalian tetap bulat sempurna

Kakak, Adik, Meski Anak Mama 2, Namun Percayalah, Cinta Mama Tetap Bulat Sempurna - Surat Terbuka untuk Anak-Anakku

1.9K
Anak memang bisa bertambah, 1, 2, 3 bahkan 6. Tapi, percayalah, cinta seorang mama akan tetap bulat sempurna.

Untuk anak anak Mama tercinta


Kakak,

Beberapa waktu yang lalu, adikmu telah lahir dari perut Mama. Sejak hari itu pula, Kakak juga resmi disapa "Mas", yang kami sematkan di depan namamu.

Bahagiakah kamu?

Iya, pasti. Mama bisa melihatnya. Mama menyimpulkan kebahagiaanmu dari caramu melindungi Adik dari tamu-tamu yang datang menjenguknya. Mereka bercanda denganmu, mengatakan bahwa mereka ingin meminjam Adik dan dibawa pulang.

Kamu marah ya, dengan candaan mereka teman-teman Mam. Bahkan kamu juga menangis karenanya. Kamu nggak rela ya, Sayang, kalau Adik sampai mereka bawa? Pasti, karena kamu juga sudah menanti kehadiran Adik sejak lama, seperti halnya Mama.


BACA JUGA


Lakukan 5 Tips Ini Agar Si Kakak Lebih Menyayangi Adiknya

Lakukan 5 Tips Ini Agar Si Kakak Lebih Menyayangi Adiknya

While we try to teach our children all about life, Our children teach us what life is all about. - Angela Schwindt

Read more..


Tapi, tahukah kamu, Sayang?

Beberapa hari setelahnya, Mama tergugu. Mama tiba-tiba saja menyadari, bahwa ada api cemburu di matamu yang indah. Waktu, yang selama ini penuh hanya untukmu, tiba-tiba harus kaubagi dengan Adik.

Ya, Mama mengerti, Sayang. Melihatmu menangis, hati Mama peruh. Tapi gimana lagi, Sayang? Tangan Mama hanya dua, padahal Mama harus melakukan semuanya. Menyusui Adik, lalu memandikanmu atau menyuapimu, dan kembali terburu-buru menggendong adikmu.

Tapi kamu memang anak yang pintar. Meski kamu tampak cemburu, namun kamu sangat mengerti kondisi Mama. Terima kasih banyak, karena Kakak telah mau mendengarkan penjelasan Mama. Terima kasih, karena cemburumu tak berlarut-larut.

Dan, yang membuat Mama makin bangga, kini kamu pun sudah bisa mandi sendiri, walau Mama masih merasa perlu untuk membilasnya lagi. Kamu sudah pandai melepas bajumu sendiri sebelum mandi. Dan, secara bertahap, kamu makin bisa menolong dirimu sendiri. Mama bangga, Sayang!

Terima kasih, karena sudah membantu meringankan pekerjaan Mama. Mama bahagia, anak Mama tambah pintar sekarang. Meski, rasa bersalah ini masih ada, karena Mama merasa belum sempurna menemanimu, mengurusmu, dan memperhatikanmu. Dan, kamu harus rela berbagi kasih sayang dengan Adik.

But, you know what? Kadang kamu terlelap, dan Mama bisa memperhatikan wajahmu dalam-dalam, Mama tak bisa menahan diri untuk tak memeluk dan mencium wajahmu. Perlahan air mata Mama menitik.

"Maafkan Mama ya, Sayang. Percayalah, cinta Mama padamu tetap besar seperti dulu. Walau sekarang anak Mama ada dua, namun cinta Mama untuk kalian bulat sempurna."

Kakak, ingat selalu pesan Mama ya, Sayang.

Jadilah anak yang soleh, karena Mama dan Papa akan selalu mengharapkan doa-doa yang tulus keluar dari bibirmu. Jadilah anak yang bermanfaat untuk semua. Pelihara hatimu.

Kamu adalah anak Mama yang lembut hati dan berjiwa mulia. Jangan lupa untuk menjaga Adik, ya. Sayangilah ia selalu. Bimbing ia, tegur ia jika salah. Rukun selalu bersamanya, karena kalian semua adalah cinta Mama.

Mama bahagia memiliki kalian berdua.


BACA JUGA


Sibling Rivalry: Anak-Anak Sering Bertengkar? Atasi dengan Cara-Cara Sederhana Tanpa Teriakan Berikut!

Sibling Rivalry: Anak-Anak Sering Bertengkar? Atasi dengan Cara-Cara Sederhana Tanpa Teriakan Berikut!

Kakak dan Adik berantem melulu, Ma, di rumah? Ah, biasa itu mah. Di mana-mana juga sama. Persaingan antar saudara, atau yang biasa dikenal ...

Read more..


Adik,

Selain Mama dan Papa, ada yang begitu sabar menunggu kelahiranmu. Iya, dia adalah Kakak.

Dulu, Kakak selalu berdoa sembari menempelkan kepalanya di perut Mama.

"Adik, sehat-sehat terus ya. Nanti keluarnya yang gampang ya. Kakak sayang Adik."

Dan, Kakak juga ikut menemani Mama dan Papa di rumah sakit saat waktumu lahir tiba. Papa dan Kakak sama-sama sabar menantimu, dan selalu mendoakan kelahiranmu.

Adik,

Ada juga yang setia menjagamu ketika Mama sibuk di dapur lho. Iya, dialah Kakak.

"Ceep, ceep, Adik. Jangan nangis. Kakak ada di sini lho."

Begitu katanya. Iya, ia adalah kakak yang baik, Sayang. Kakak nggak akan pernah rela meminjamkanmu pada orang lain. Jika ada yang menggendongmu, Kakak akan takut kamu dibawa pergi. See? Itu karena rasa sayang Kakak sangat besar padamu.

Jadi, Adik harus jadi adik yang baik ya, yang soleh. Rukun selalu bareng Kakak. Saling sayang, karena tidak ada yang lebih membahagiakan Mama dan Papa selain melihat kalian tumbuh bersama.


BACA JUGA


Hidup Bersama Tiga Anak Ribet, Ma? Not At All, It's a Blessing! 10 Hal Ini Buktinya

Hidup Bersama Tiga Anak Ribet, Ma? Not At All, It's a Blessing! 10 Hal Ini Buktinya

Two kids double the work. Three kids quadruple it. Same goes for noise. You constantly question how people with more than three kids even ...

Read more..


Kakak dan Adik, ingat selalu ya, Sayang. Berapa pun banyaknya anak Mama, cinta Mama pada kalian tetap bulat sempurna.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kakak, Adik, Meski Anak Mama 2, Namun Percayalah, Cinta Mama Tetap Bulat Sempurna - Surat Terbuka untuk Anak-Anakku". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Arinta Adiningtyas | @arin282

Silahkan login untuk memberi komentar